Sabtu, 18 Januari 2025

MEMAHAMI PERDAGANGAN INTERNASIONAL

MATERI IPS KELAS 8

 


 A.   Konsep Dasar Perdagangan Internasional

Sahabat IPS! Sudahkan kalian tahu apa itu perdagangan internasional? Aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat suatu negara dengan masyarakat negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Sederhananya perdagangan internasional merupakan aktivitas jual beli barang atau jasa antar negara. Nah! Sahabat IPS itulah pengertian perdagangan internasional.

Perdagangan internasional melibatkan dua kegiatan utama yakni ekspor dan impor barang atau jasa. Kegiatan impor terjadi ketika seseorang membeli barang atau jasa keluar negeri. Sebaliknya, kegiatan ekspor terjadi ketika seseorang atau pun lembaga menjual barang atau jasa keluar negeri. Sudah pahamkan sahabat IPS apa itu ekspor dan impor!

 

Konsep Dasar Perdagangan Internasional yaitu:

1.   Kegiatan ekonomi yang dilakukan penduduk, perusahaan, dan pemerintah suatu negara dengan penduduk negara lain dengan tujuan mendapatkan keuntungan, dan meningkatkan perekonomian bangsa.

2. Perdagangan internasional dapat mendorong industrialisasi, kemajuan transportasi, globalisasi, dan kehadiran perusahaan-perusahaan multinasional.

 


Ruang lingkup perdagangan internasional mencakup:

1.     Perpindahan barang atau jasa dari suatu negara ke negara lain.

2.     Perpindahan modal melalui investasi

3.     Perpindahan tenaga kerja dari suatu negara ke negara lain

4.     Perpindahan teknologi dengan mendirikan pabrik-pabrik di negara lain

5.     Penyampaian informasi tentang bahan baku dan pangsa pasar

 

Aktivitas Utama Perdagangan Internasional

1.     Ekspor

Ekspor merupakan kegiatan menjual barang atau produk ke luar negeri. Ekspor dilakukan oleh seseorang, dan sebuah badan usaha atau lembaga. Orang yang melakukan ekspor disebut eksportir. Tujuan utama kegiatan ekspor adalah memperoleh keuntungan. Bagi suatu negara kegiatan ekspor sangat penting karena dapat menambah devisa bagi negara, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Barang yang diekspor dibayar oleh pihak pembeli menggunakan mata uang asing yang disepakati. Mata uang asing tersebut selajutnya ditukar ke rupiah di bank dalam negeri. Devisa yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai impor.

Sawit sebagai komoditas ekspor
 

2.     Impor

Impor merupakan kegiatan membeli barang dari luar negeri. Impor bisa dilakukan oleh seseorang, dan lembaga yang disebut importir. Importir melakukan pembayaran terhadap barang yang ia beli, importir menukarkan uang mata uang asing, lalu melakukan pembayaran ke bank. Akibatnya devisa negara berkurang.

Barang-barang yang diimpor Indonesia terdiri dari dua macam, yaitu migas dan non migas. Barang-barang yang termasuk dalam migas antara lain minyak tanah, bensin, solar, dan elpiji. Adapun barang-barang yang termasuk non migas adalah karet, kopi, ikan, kayu lapis, kelapa sawit, dan barang tambang non migas seperti nikel, batu bara, timah, dan lain-lain.

 

Buah-buahan Komoditas Impor

Nah… Sahabat IPS, dari dua kegiatan utama perdagangan internasional di atas yakni ekspor dan impor, mana yang paling bagus dilakukan oleh suatu negara? Apa alasannya?

 

Tujuan Perdagangan Internasional

1.     Meningkatkan cadangan devisa negara

2.     Meningkatkan pertumbuhan ekonomi

3.     Memengaruhi stabilitas harga barang

4.     Meningkatkan kebutuhan tenaga kerja

5.     Memenuhi kebutuhan suatu negara

6.     Memperoleh keuntungan

7.     Memperluas pasar

8.     Transfer teknologi modern

 

B.      Faktor Pendorong dan Penghambat Terjadinya Perdagangan Internasional

Banyak faktor yang mendorong terjadinya Perdagangan internasional yaitu:

1.     Perbedaan sumber daya alam yang dimiliki

Sumber daya alam yang dimiliki oleh masing-masing negara tidaklah sama, sehingga hasil produksinya pun berbeda-beda.

2.     Perbedaan penguasaan teknologi

Setiap negara memiliki sumber daya manusia yang berbeda. Ada negara yang penguasaan teknologinya bagus dan ada negara yang penguasaan teknologinya belum bagus. Contoh: negara Prancis menguasai teknologi pembuatan pesawat tempur Rafale, sedangkan Indonesia belum mampu menguasai teknologi pembuatan pesawat tempur. Indonesia perlu belajar ke Prancis agar bisa menguasai teknologi pembuatan pesawat tempur.

3.     Pemenuhan kebutuhan nasional

Hasil alam setiap negara berbeda-beda, dan tidak semua barang yang diproduksi di dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan dalam negerinya. sementara kebutuhan masyarakatnya sangat komplek. Untuk mencukupi kebutuhan yang kompleks tersebut perlu melakukan impor. Di sinilah perdagangan internasional sangat diperlukan.

4.     Penghematan biaya produksi

Negara yang belum menguasai IPTEK dengan baik, untuk membuat sendiri produk seperti pesawat terbang, kapal laut, dan lain-lain, pembuatannya akan membutuhkan biaya yang sangat mahal. Oleh karena itu negara tersebut harus membelinya dari negara lain.

5.     Keinginan memperoleh keuntungan

Tujuan utama perdagangan internasional adalah mencari keuntungan. Oleh sebab itu, pemerintah suatu negara berupaya untuk meningkatkan terus penjualan barang ke luar negeri.

6.     Keinginan menjalin kerja sama dengan negara lain

Masing-masing negara berusaha untuk menjalin kerja sama dengan negara lainnya. Kerja sama tersebut menunjukkan adanya saling membutuhkan satu sama lainnya.

7.     Terjadinya kelebihan produksi sehingga memerlukan wilayah pemasaran baru.

Jika suatu negara mengalami kelebihan produksi, sebaiknya barang tersebut diekspor. Barang-barang yang biasanya mengalami kelebihan produksi adalah produk kelapa sawit, nikel, batu bara, timah, bauksit, dan lain-lain.

 

Sedangkan faktor yang menghambat terjadinya Perdagangan internasional yaitu:

1.     Nilai tukar uang masing-masing negara yang berbeda-beda

2.     Kebijakan ekonomi internasional

3.     Terjadinya konflik di suatu negara

4.     Kualitas sumber daya manusia yang rendah

 

Bagaimana cara transaksi perdagangan Internasional?

Kegiatan perdagangan internasional membutuhkan alat pembayaran yang sah antara kedua belah pihak. Alat pembayaran tersebut meliputi:

1.  Uang tunai: Alat pembayaran paling sederhana dan umum dalam perdagangan internasional. Pembayaran secara tunai dilakukan importir apabila importir membayar bersamaan dengan surat pesanan atau diterimanya kabar bahwa barang telah dikirim oleh eksportir.

2.    Surat wesel bank atas tunjuk, adalah surat perintah yang dibuat bank dalam negeri yang ditujukan kepada bank di luar negeri.

3.   Commercial Bils of Exchange, adalah surat yang dikirim oleh eksportir yang berisi perintah kepada importir untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu, dan apabila importir menandatanganinya berarti ia telah menyetujuinya.

4.   Letter of Credit (L/C): jaminan pembayaran diterbitkan oleh bank yang diteruskan kepada importir. Letter of Credit adalah suatu cara pembayaran dalam perdagangan luar negeri dengan penarikan suatu wesel dalam jumlah yang telah ditentukan.

 

C.     Manfaat Perdagangan Internasional

Kebijakan perdagangan internasional memiliki beberapa manfaat, salah satunya membuka kesempatan bagi negara lain untuk memanfaatkan sumber daya secara optimal.

1.    Memperoleh keuntungan

Setiap produsen ingin agar produk yang dihasilkannya laku terjual tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Hal tersebut mencerminkan bahwa produsen ingin melipat gandakan keuntungannya melalui kegiatan perdagangan internasional.

2.     Memperoleh barang yang tidak dapat di produksi di dalam negeri

Setiap negara memiliki sumber daya alam yang berbeda. Sebagai contoh produk nikel, bauksit, timah, tembaga, dan lain-lain melimpah di Indonesia, sedangkan di negara-negara Eropa sedikit. Oleh karena itu diperlukan perdagangan internasional agar barang yang tidak dapat di produksi di dalam negeri dapat diimpor dari negara lain.

Ilustrasi tujuan perdagangan Internasional

3.     Menjalin persahabatan antar negara

Dengan menjalin hubungan perdagangan internasional, maka negara tersebut dapat membentuk relasi persahabatan dengan negara lain.

4.     Transfer teknologi modern

Teknologi yang dimiliki oleh suatu negara memiliki keterbatasan. Perdagangan internasional memberi peluang bagi suatu negara untuk mempelajari teknologi modern yang dimiliki oleh negara lain.

5.     Menstabilkan harga

Banyak negara mengalami kelangkaan barang akibat produksi dalam negerinya sedikit, kebutuhan akan barang tersebut banyak dan harganya pasti mahal. Untuk menutupi kekurangan barang tersebut diperlukan tambahannya dari luar negeri. Sehingga harga barang tersebut tidak terlalu mahal karena persediaannya banyak.

 

Kebijakan Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional tidak hanya untuk mencari keuntungan, melainkan juga untuk melindungi produksi di dalam negeri. Kebijakan-kebijakan untuk melindungi perekonomian negara antara lain:

1.     Tarif, adalah pajak yang dikenakan pada barang impor untuk melindungi industri dalam negeri.

2.     Kuota impor, adalah Pembatasan jumlah barang yang bisa diimpor dalam periode tertentu

3.  Larangan ekspor dan impor. Larangan impor merupakan kebijakan yang diberlakukan untuk menghemat devisa negara atau untuk membatasi impor barang berbahaya. Sedangkan kebijakan larangan ekspor bertujuan agar tidak terjadi kelangkaan dalam negeri.

4.   Subsidi, adalah bantuan finansial yang diberikan pemerintah untuk untuk produsen dalam negeri agar bisa bersaing dengan barang impor.

5.   Premi, adalah pemberian dana kepada produsen yang berhasil mencapai target produksi seperti yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Materi Kelas 7

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS 8

  Hai! Sahabat IPS, senang berjumpa lagi!!! Kali ini saya posting kisi-kisi ujian akhir semester ganjil kelas 7 mata pelajaran IPS   KISI-...