Tampilkan postingan dengan label Materi IPS Kumer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi IPS Kumer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 September 2025

KONSEP HARGA, PASAR, DAN LEMBAGA KEUANGAN

 

A.    Pengantar

Kita sering mendengar bahwa “harga barang-barang naik”. Kalian juga sering menyaksikan kondisi pasar yang sangat ramai. Kadang-kadang kalian ke bank dan menyaksikan orang sedang antri untuk menabung dan mengambil uang. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan ekonomi. Sahabat IPS! agar mengetahui bagaimana sistem ekonomi bekerja, kita harus memahami konsep dasar tentang “Harga, Pasar, dan Lembaga Keuangan”.

 

Konsep harga adalah nilai suatu barang yang ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar. Transaksi jual dan beli barang atau jasa oleh penjual dan pembeli terjadi di pasar. Lembaga keuangan seperti bank berfungsi menyalurkan uang baik berupa tabungan maupun kredit kepada masyarakat untuk mendukung kegiatan ekonomi.

 

B.    Harga

Harga adalah nilai tukar suatu barang atau jasa yang dinyatakan dalam satuan uang. Harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Permintaan adalah jumlah barang yang ingin dibeli. Sedangkan penawaran adalah jumlah barang yang ingin dijual.

Proses terbentuknya harga melalui tawar-menawar dan ada kesepakatan harga antara penjual dan pembeli, sehingga terbentuklah harga pasar atau harga keseimbangan (equilibrium).

 

Permintaan (demand)

Pada awal tahun ajaran baru permintaan buku sangat tinggi. Meskipun harganya naik buku tersebut tetap dibeli oleh siswa karena digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Keinginan membeli buku pada tingkat harga dan waktu tertentu disebut dengan permintaan.

Permintaan adalah jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyarakat pada waktu dan harga tertentu. Bunyi hukum permintaan: jika harga barang naik, jumlah barang yang akan diminta turun. Sebaliknya jika harga barang turun, jumlah barang yang diminta naik. Hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta berbanding terbalik atau negatif.

 

Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan

a.  Harga barang itu sendiri, jika harga barang naik, permintaan akan barang tersebut berkurang. Sebaliknya jika harga barang turun, permintaan akan barang tersebut meningkat.

b.   Pendapatan masyarakat, semakin tinggi tingkat pendapatan, permintaan akan barang tersebut juga meningkat.

c. Selera masyarakat, apabila selera masyarakat terhadap suatu barang tinggi, permintaan akan barang tersebut ikut meningkat.

d.  Kualitas barang, jika kualitas barang bagus dan harganya lebih mahal sedikit dari barang sejenis, maka masyarakat cenderung memilih barang yang berkualitas.

e.  Harga barang lain, banyak sedikitnya jumlah barang yang diminta sangat dipengaruhi oleh harga barang lain yang sejenis. Contoh, jika harga kopi naik, masyarakat akan cenderung membeli teh karena harganya lebih murah.

f. Jumlah penduduk, semakin tinggi jumlah penduduk di suatu wilayah, maka permintaan terhadap barang juga meningkat.

g.  Ramalan masa depan, jika prediksi harga BBM akan naik meskipun saat ini haga masih tetap, masyarakat cenderung membeli banyak BBM.

 

Permintaan dapat dibedakan menjadi permintaan menurut daya beli dan permintaan berdasarkan jumlah konsumen.

a.      Permintaan menurut daya beli

1.  Permintaan efektif, adalah permintaan yang didukung kemampuan membeli. Artinya sudah melakukan pembelian. Contoh Anjelo merasa lapar dan membeli kue karena memiliki uang.

2.  Permintaan potensial, adalah permintaan yang didukung kemampuan membeli, namun belum melakukan transaksi pembelian. Artinya masih berupa rencana. Contoh Putra memiliki uang untuk membeli sepatu, namun belum melakukan transaksi pembelian.

3.  Permintaan absolut, adalah permintaan yang tidak didukung oleh kemampuan membeli. Contoh, Herto ingin memiliki ponsel, namun tidak punya cukup uang untuk membelinya.

b.     Permintaan menurut jumlah konsumen

1. Permintaan individual, adalah permintaan dari masing-masing orang sesuai dengan kemampuan tiap-tiap orang. Contoh permintaan Alves terhadap buku tulis.

2.  Permintaan pasar, adalah permintaan yang dilakukan oleh masyarakat. Caranya menghitung semua permintaan masing-masing individu terhadap suatu barang atau jasa. Contoh total pembelian minyak goreng di Kios Tiga Nera Podor.

 

Kurva Permintaan

Kurva permintaan adalah grafik yang menggambarkan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta konsumen. Kurva Permintaan memiliki ciri-ciri:

1.     Harga barang berbanding terbalik dengan permintaan barang

2.     Kurva berslope negatif

3.     Kurva turun dari kiri atas ke kanan bawah

4.     Kurva permintaan berbentuk garis lurus

 

Tabel Permintaan Jeruk                                          

No

Harga/kg


Permintaan kg

1.

Rp3.000

10

2.

Rp6.000

8

3.

Rp9.000

6

4.

Rp12.000

4

5.

Rp15.000

2

 

Kurva permintaan jeruk 


Penawaran (Supply)

Pada awal tahun ajaran baru, produsen menawarkan buku dalam jumlah banyak. Hal tersebut terjadi karena tingginya permintaan buku. Menyediakan sejumlah buku pada waktu dan tingkat harga tertentu disebut penawaran.

Penawaran adalah jumlah barang yang ingin dijual oleh masyarakat pada waktu dan tingkat harga tertentu. Bunyi hukum penawaran: jika harga barang naik, jumlah barang yang ditawarkan akan naik. Sebaliknya jika harga barang turun, jumlah barang yang ditawarkan akan turun. Hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang ditawarkan berbanding lurus atau positif.

 

Faktor-Faktor yang mempengaruhi Penawaran

1.     Biaya produksi

2.     Teknologi

3.     Harapan mendapat laba

4.     Faktor-faktor nonekonomi

 

Kurva Penawaran

Kurva penawaran adalah grafik yang menggambarkan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang ditawarkan produsen. Kurva Penawaran memiliki ciri-ciri:

1.     Harga barang berbanding lurus dengan penawaran barang

2.     Kurva berslope positif

3.     Kurva naik dari kiri bawah ke kanan atas

4.     Kadang berbentuk garis lurus untuk menyederhanakan hubungan harga dengan penawaran barang.

 


Tabel Penawaran Jeruk                                                       

No

Harga/kg

Penawaran/kg

1.

Rp3.000

2

2.

Rp6.000

4

3.

Rp9.000

6

4.

Rp12.000

8

5.

Rp15.000

10


 

 Kurva Penawaran jeruk

 


 

Harga Keseimbangan (Equilibrium), merupakan sebuah kondisi dimana jumlah barang yang diminta konsumen sama dengan jumlah barang yang ditawarkan produsen. Faktor-faktor yang memengaruhi harga keseimbangan:

a.     Permintaan meningkat, sementara jumlah barang terbatas

b.    Penawaran meningkat, sementara daya beli konsumen menurun

c.    Tinggi dan rendahnya biaya produksi

d.    Kesamaan jumlah permintaan dan penawaran

 

Tabel permintaan dan penawaran Jeruk                       

No

Harga

Permintaan


Penawaran

1.

Rp3.000

10

2

2.

Rp6.000

8

4

3.

Rp9.000

6

6

4.

Rp12.000

4

8

5.

Rp15.000

2

10

       Kurva Keseimbangan Pasar

C.    Pasar

Sahabat IPS! masih ingat tentang kegiatan ekonomi terutama kegiatan distribusi? Kegiatan penjualan yang yang dilakukan melalui mekanisme pasar baik pasar tradisional maupun pasar modern. Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Perlu diingat bahwa transaksi jual beli tidak hanya dilakukan melalui pasar, tetapi dapat juga secara online. Jual dan beli barang secara online dikenal dengan istilah e-commerce.

Unsur-unsur penting yang harus dipenuhi dalam membentuk pasar

1.     Ada penjual dan pembeli

2.     Ada barang yang diperjualbelikan

3.     Ada kesepakan antara penjual dan pembeli

4.     Ada media komunikasi

 

Fungsi Pasar:

a.  Fungsi Distribusi, yaitu menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Contoh Pak Markus setiap hari menjual ikan di stan miliknya di pasar Puni Ruteng.

b. Fungsi pembentukan harga, yaitu melalui tawar-menawar antara penjual dan pembeli. Contoh, Pak Maximus sedang menawar ikan milik pak Markus dan disepakati Rp30.000 per kilo gram.

c.   Fungsi promosi, yaitu sarana untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dan meningkatkan penjualan. Contoh PLN memberi diskon 50% untuk naik daya listrik.

 

Pasar memiliki banyak jenis, yaitu pasar menurut wujud, pasar menurut barang yang diperdagangkan, pasar menurut luas jaringan distribusi, pasar menurut waktu penyelenggaraannya, dan pasar menurut organisasi atau strukturnya.

1.    Pasar menurut wujudnya

a.    Pasar kongkrit, yaitu pasar nyata karena pembeli dan penjual bertemu langsung, dan ada barang yang dijual. Contoh pasar tradisional, dan pasar modern.

b.  Pasar abstrak, yaitu pasar yang tidak nyata karena penjual dan pembeli tidak bertemu langsung, barang yang dijual berupa contoh, kesepakatan, dan janji. Contoh Pasar modal, pasar uang, dan pasar online.

2.    Pasar menurut jenis barang yang diperdagangkan

a. Pasar barang konsumsi, yaitu pasar yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari. Contoh pasar buah, pasar ikan, dan supermarket.

b.  Pasar barang produksi, yaitu pasar yang menjual faktor-faktor produksi seperti barang modal, mesin, dan bahan mentah, dan pasar tenaga kerja.

3.    Pasar menurut luas jaringan distribusi

a. Pasar lokal, yaitu pasar yang mencakup wilayah suatu daerah, penjual dan pembeli berasal dari satu daerah, contoh Pasar Reo, pasar Puni Ruteng.

b.  Pasar nasional, adalah pasar yang mencakup wilayah satu negara, penjual dan pembeli berasal dari berbagai wilayah negara tersebut. Contoh Pasar Senen, dan Pasar Tanah Abang Jakarta.

c.   Pasar regional, yaitu pasar yang mencakup wilayah beberapa negara dalam satu kawasan, penjual dan pembelinya berasal dari berbagai negara dalam satu wilayah. Contoh MEA, dan AFTA di Asia Tenggara.

d.   Pasar global, yaitu pasar yang menjual dan membeli produk ke berbagai negara. Contoh pasar kopi di Brasil, pasar tembakau di Breman Jerman, dan pasar minyak bumi di Uni Emirat Arab.

4.     Pasar menurut waktu penyelenggaraan

a.   Pasar harian, yaitu pasar yang dibuka setiap hari. Contoh Pasar Reo, dan Pasar Puni Ruteng.

b.  Pasar mingguan, yaitu pasar yang dibuka satu kali dalam satu minggu. Contoh pasar Pagal yang dibuka setiap hari Kamis.

c.  Pasar bulanan, Pasar yang dibuka sebulan sekali, Contoh Bazaar bulanan yang menjual makanan khas daerah, atau kerajinan lokal.

d. Pasar tahunan, pasar yang dibuka sekali  dalam setahun. Contoh pasar yang dibuka saat festival Golo Koe di Labuan Bajo.

5.     Pasar menurut organisasi atau struktur

a.     Pasar persaingan sempurna, yaitu pasar di mana penjual dan pembeli mempunyai informasi yang sama tentang keadaan pasar. Contoh pasar sayur-mayur, pasar buah-buahan, toko baju, dll.

b. Pasar persaingan tidak sempurna, yaitu pasar dimana pembeli dan penjual memiliki kebebasan untuk menentukan harga dan jumlah barang yang ingin diperdagangkan. Contoh Pertamina, industri motor dan rokok, dan produsen sampoo dan detergen.

 

D.    Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan adalah lembaga yang bergerak di bidang pengelolaan keuangan untuk masyarakat. Lembaga keuangan dibagi menjadi dua yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank. Kedua lembaga ini memiliki peran yang sama yaitu menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat. Namun, perbedaannya lembaga keuangan memiliki kewenangan yang lebih luas berupa penawaran jasa-jasa perbankan, jasa pengiriman uang, pembuatan rekening, pembuatan tabungan berjangka, dan lain-lain. Sementara, lembaga keuangan bukan bank tidak memiliki kewenangan tersebut.

Lembaga keuangan bank terdiri dari bank sentral, bank-bank umum, dan bank perkreditan rakyat. Sementara, lembaga keuangan bukan bank terdiri dari perusahaan sewa guna (leasing), perusahaan asuransi, perusahaan dana pensiun, bursa efek, pegadaian, dan koperasi.

 

Jenis lembaga keuangan bank

a. Bank sentral, adalah lembaga keuangan independen yang bertugas mengelola kebijakan moneter, memastikan kestabilan nilai mata uang, mengendalikan inflasi, dan menjaga kelancaran sistem pembayaran suatu negara. Bank sentral di Indonesia yaitu Bank Indonesia

b.    Bank umum, lembaga keuangan yang bertugas mengumpulkan dana (tabungan), dan menyalurkan (pinjaman/kredit) kepada masyarakat. Fungsi utama bank umum adalah menghimpun dana, menyalurkan dana, dan melayani pembayaran. Contoh bank umum: BRI, BNI, BCA, Bank Mandiri, dll.

c.    Bank perkreditan rakyat, adalah bank yang fokus untuk membantu masyarakat kecil dan menengah. Tugas Bank perkreditan rakyat adalah menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan berjangka, dan menyalurkan kembali dalam bentuk pinjaman atau kredit kepada masyarakat kecil dan menengah.

 

Jenis lembaga keuangan bukan bank

a.    Perusahaan sewa guna (leasing), lembaga keuangan yang meminjamkan uang dalam bentuk kredit kepada masyarakat. Contoh seseorang ingin memiliki sepeda motor tetapi tidak cukup uang. Ia bisa meminjam dana kepada leasing dan mencicilnya secara bertahap.

b.  Perusahaan asuransi, lembaga yang memberikan jaminan keuangan secara darurat kepada masyarakat. Masyarakat membayar sejumlah uang (premi) ke asuransi dan disetujui. Ketika mengalami kecelakaan lalu lintas, dan dirawat di rumah sakit, asuransi mengganti sejumlah uang untuk biaya rumah sakit, sesuai dengan perjanjian asuransi (polis).

c.    Perusahaan dana pensiun, lembaga yang memberikan jaminan masa tua. dengan cara mengumpulkan dana dengan potong gaji saat masih aktif bekerja. Uang tersebut diambil saat sudah pensiun.

d.  Pasar modal, lembaga keuangan yang memiliki kegiatan jual beli surat berharga dalam bentuk penyertaan modal (saham) dan obligasi (surat hutang jangka panjang). Pasar modal merupakan tempat bertemunya para pencari dana (emiten) dengan para penanam modal (investor).

e.  Pegadaian, lembaga yang menyediakan pinjaman dengan jaminan barang. Contoh Pak Stefanus memiliki sepeda motor, dan sedang membutuhkan uang. Sepeda motornya di tahan di pegadaian, dan Pak Stefaus mendapat uang dan dibayar cicilannya setiap bulan.

f.  Koperasi. lembaga keuangan yang menghimpun dana dan menyalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman dengan prinsip kekeluargaan.

 

E.     Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

1.     Membandingkan harga barang di beberapa toko sebelum membeli

2.     Membeli barang sesuai dengan kemampuan

3.     Menabung di bank untuk masa depan

4.     Memanfaatkan platform digital untuk belanja dan berjualan

 

F.      Refleksi dan Diskusi

Pertanyaan refleksi

1.     Mengapa masyarakat penting mengetahui fungsi lembaga keuangan?

2.     Apa dampaknya jika pasar tidak diawasi oleh pemerintah?

3.     Bagaimana teknologi digital mengubah konsep pasar saat ini?

 

G.    Penilaian Diri

1.     Saya memahami apa yang dimaksud dengan harga, pasar, dan lembaga keuangan

2.     Saya mampu menjelaskan jenis-jenis pasar dan fungsinya

3.     Saya mampu memberikan contoh lembaga keuangan dan fungsinya yang ada disekitar kita

 

Daftar Pustaka:

https://guruipstop.blogspot.com/2025/09/upaya-masyarakat-dalam-memenuhi.html

https://www.ruangguru.com/blog/definisi-dan-faktor-faktor-memengaruhi-permintaan-dan-penawaran

https://majoo.id/solusi/detail/hukum-permintaan-adalah

https://www.kompas.com/skola/read/2022/06/16/073000369/pengertian-harga-keseimbangan-serta-faktor-yang-memengaruhinya

https://www.ruangguru.com/blog/jenis-jenis-pasar-untuk-ekonomi-kelas-10

https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-lembaga-keuangan/

Iwan Setiawan dkk, 2016, Ilmu Pengetahuan Sosial kelas 7 K-13, Jakarta, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud

Muhammad Nursa'ban, dkk, 2020, Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kumer, Jakarta, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud

Muhammad Nursa'ban, dkk, 2022, Ilmu Pengetahuan Sosial kelas 9, Jakarta, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud 

 

Materi Kelas 7

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS 8

  Hai! Sahabat IPS, senang berjumpa lagi!!! Kali ini saya posting kisi-kisi ujian akhir semester ganjil kelas 7 mata pelajaran IPS   KISI-...