“SMP NEGERI 1 CIBAL BARAT SIAP TKA 2026”
Ditulis oleh: Herigardus Gata (Heri Day)
Podor, 13 Maret 2026 - SMP Negeri 1 Cibal Barat telah menyelenggarakan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dilaksanakan tanggal 9 - 12 Maret 2026. Penyelenggaraan TKA terdiri dari tiga tahap yaitu simulasi, gladi bersih, dan pelaksanaan TKA utama 2026.
Tahap simulasi bertujuan untuk menyiapkan perangkat teknologi informasi dan komunikasi seperti laptop dan jaringan internet, maupun perangkat TIK lainnya yang akan digunakan selama TKA berlangsung.
Pelaksanaan gladi bersih bertujuan memastikan kesiapan sistem, perangkat, dan memberi pemahaman kepada murid terkait tahapan dan sub tes pada pelaksanaan TKA utama. Melalui gladi bersih juga sekolah dan murid memahami alur pelaksanaan ujian, proses masuk, mengerjakan soal, hingga finalisasi pada setiap sub tes. Kegiatan ini juga bertujuan meminimalkan kendala teknis saat pelaksanaan TKA seperti perangkat komputer, aplikasi exambrowser, jaringan internet, dan kesalahan pada peserta TKA.
TKA pada SMP Negeri 1 Cibal Barat menggunakan perangkat laptop yang terhubung jaringan internet. Perangkat laptop yang digunakan sebanyak 20 unit, terdiri dari 10 unit milik sekolah dan 5 unit menggunakan Crombook, sedangkan 5 unit laptop dipinjam dari rekan guru.
Sebanyak 95 murid kelas IX menjadi peserta gladi besih TKA. Dalam pelaksanaannya pihak sekolah membagi peserta TKA ke gelombang satu sebanyak 51 orang, dan gelombang dua sebanyak 44 orang. Setiap gelombang terdiri dari 3 sesi ujian, dan setiap sesi masing masing 17 peserta.
Selama gladi bersih, peserta masuk ke sistem aplikasi exambrowser untuk mengerjakan soal Matematika dan survei karakter di hari pertama. Sedangkan di hari kedua Bahasa Indonesia dan survei lingkungan belajar.
Kegiatan tersebut diharapkan membantu peserta lebih siap menghadapi TKA yang pelaksanaannya untuk tingkat SMP tanggal 6-16 April 2026. Diharapkan juga TKA utama berjalan lancar dan memberikan hasil evaluasi dan penilaian yang akurat dan kredibel bagi sekolah dan peserta TKA itu sendiri.
Kendala cuaca buruk menyebabkan listrik PLN padam, sehingga arus laptop lemah dan tidak bisa digunakan sampai sesi akhir. Selain itu jaringan internet yang lemah menyebabkan aplikasi exambrowser di beberapa laptop tidak bisa terhubung server TKA Kemendikdasmen. Pelaksanaan gladi bersih secara serempak antar SD dan SMP juga menyebabkan server TKA Kemedikdasmen tidak mampu menampung lonjakan peserta yang masuk ke sistem aplikasi exambrowser. Akibatnya peserta TKA tidak bisa buka aplikasi selama dua sesi (satu sesi: 1 jam 45 menit).
Peserta gladi bersih TKA yang gagal masuk ke sistem aplikasi exambrowser akan mengulang pada gelobang berikutnya dengan tetap mengacu pada sesi yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang sama kepada semua peserta gladi bersih, agar siap menghadapi TKA utama. Pihak sekolah berharap semua peserta mampu mengerjakan soal dengan baik, sehingga hasilnya memuaskan.
Dukungan orang tua sangat diperlukan agar peserta TKA dapat belajar dengan aman dan nyaman di rumah. Di sekolah Peserta TKA di bimbing oleh Bapak dan Ibu guru baik siang maupun sore hari. Bimbingan dilakukan agar peserta siap dan mampu menjawab soal dengan baik. Hasil TKA menjadi tolok ukur bagi murid kelas IX untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.






