Senin, 02 Januari 2023

LETAK DAN LUAS INDONESIA

A.     Letak Geografis

Indonesia adalah negara terluas di Asia Tenggara dengan luas daratan sebesar 1.910.932,37 km2 dan luas lautan mencapai 5,8 juta km2 (Kemenko Maritim, 2019). Letak geograis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan kenyataan di permukaan bumi. Secara geograis, Indonesia berada di antara dua benua dan dua samudra yaitu Benua Asia dan Australia serta Samudra Hindia dan Pasiik.

 

Letak geografis tersebut memberikan keuntungan bagi Indonesia seperti:

  1. Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional
  2. Memiliki kebudayaan yang beragam, salah satunya bahasa, karena adanya akulturasi budaya asing dan lokal.
  3. Transportasi laut semakin berkembang dan mendapat perhatian karena sebagai jalur perdagangan internasional.

B.     Letak Astronomis

Letak astronomis merupakan posisi suatu tempat yang didasarkan pada garis lintang dan bujur. Garis lintang merupakan garis khayal yang melingkari bumi secara horizontal. Garis bujur merupakan garis khayal yang melingkari bumi secara vertikal serta menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Sebagai contoh, Indonesia memiliki letak astronomis 6ºLU–11ºLS dan 95ºBT–141ºBT. Dampak letak ini menyebabkan perbedaan waktu sehingga terdapat tiga pembagian zona waktu di Indonesia.

 

Dampak Letak Astronomis Indonesia

Penetapan tiga zona waktu seperti sekarang ini dimulai sejak 1 Januari 1988. Penetapan zona waktu tersebut menyebabkan perbedaan waktu beribadah, jam beraktivitas, dan tantangan komunikasi antarzona waktu.

 

 

Berikut merupakan pembagian wilayah berdasarkan zona waktu di Indonesia:

1)  Waktu Indonesia Barat (WIB) Zona waktu ini berdasarkan garis meridian pangkal 105ºBT. Wilayah zona waktu ini mencakup provinsi di Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

2)   Waktu Indonesia Tengah (WITA) Zona waktu ini didasarkan pada meridian pangkal 120ºBT. Cakupan wilayahnya meliputi Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan provinsi-provinsi di Pulau Sulawesi.

3)   Waktu Indonesia Timur (WIT) Zona waktu yang didasarkan pada meridian pangkal 135ºBT. Wilayah zona waktu ini mencakup provinsi di Pulau Papua dan Maluku

Selain itu, letak astronomis Indonesia berpengaruh terhadap iklim di Indonesia yakni beriklim tropis dengan pembagian musim 2 jenis yaitu: musim kemarau dan musim penghujan.

 

C.     Letak Geologis

Letak geologis adalah posisi suatu wilayah yang didasarkan pada struktur geologi atau susunan batuan di sekitarnya. Secara geologis, Indonesia dilalui dua jalur pegunungan dunia yaitu Pegunungan Sirkum Pasiik dan Sirkum Mediterania. Letak tersebut menyebabkan Indonesia memiliki banyak gunung api aktif. Jalur pegunungan di Indonesia membentang dari ujung utara Sumatra memanjang melalui pantai barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, dan Halmahera. Jumlah gunung aktif di Indonesia sebanyak 127 gunung api.

 

Aktivitas vulkanik yang intens di Indonesia terjadi karena pertemuan tiga lempeng dunia. Lempeng Eurasia di sebelah utara, Lempeng Indo- Australia di sebelah selatan, dan Lempeng Pasifik di sebelah timur. Pertemuan lempeng tektonik dapat menyebabkan patahan, retakan, dan kerusakan pada kerak bumi yang memungkinkan magma mengalir ke permukaan bumi dan terbentuk gunung api.

 

Dampak Letak Geologis Indonesia

1.      Dampak Negatif

Aktivitas ketiga lempeng tersebut juga membuat Indonesia menjadi wilayah yang rawan terjadi gempa bumi.


2.      Dampak Positif

a.   Tanah menjadi subur terutama di kawasan dekat gunung berapi karena banyak mengandung unsur hara.

        

b.   Memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Bagian barat Indonesia terdiri dari lempeng yang berasal dari negara-negara Asia, sehingga memiliki kesamaan dengan jenis lora dan fauna di Asia. Bagian Tengah Indonesia merupakan bagian Lempeng
Asia-Australia sehingga memiliki lora dan fauna peralihan endemik. Sedangkan bagian timur Indonesia termasuk dalam kawasan lempeng Australia sehingga memiliki lora dan fauna serupa dengan yang ada di Benua Australia.

            

c.    Memiliki sumber daya mineral yang beragam seperti berbagai jenis batuan, minyak bumi, dan gas alam.

                       

MELESTARIKAN BUDAYA MELALUI FASHION SHOW

Siswa-siswi SMP Negeri 2 Cibal menyambut hari ulang tahun sekolah yang ke-25 dengan kegiatan fashion show yang diselenggarakan pada tanggan 3 November 2022 di halaman sekolah SMP Negeri 2 Cibal.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya adalah Kepala Sekolah Bapak Sirilus Kabelen, S.Pd, semua guru dan peserta didik SMP Negeri 2 Cibal.

Acara berjalan sangat meriah terutama saat beberapa pasangan model berjalan dengan gaya yang khas dan unik. Acapkali gaya beberapa pasangan model mengundang gelak tawa dan decak kagum dari penonton.

Era disrupsi memang telah membuat ketercerabutan di berbagai lini dalam keseharian sosial saat ini, termasuk fashion. Melihat hal tersebut, pihak sekolah terutama panitia pesta perak berusaha mengangkat budaya lokal melalui karya unik tenun songke perempuan-perempuan Manggarai yang diparadekan pada acara fashion show tersebut.

Kegiatan fashion show tersebut dilaksanakan dengan keterwakilan dua orang siswa berpasangan dari masing-masing kelas. Semua kelas mengambil bagian dalam kegiatan fashion show tersebut.

Juri dalam kegiatan Fashion Show tersebut adalah Ibu Klaudia Yanti Dola, S.Pd. Ibu Sesilia Altrudis Jangkar, S.Pd. Bpk.dan Bapak Robertus Daru, S.Pd. 

By: Herigardus Gata

 

 

Materi Kelas 7

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS 8

  Hai! Sahabat IPS, senang berjumpa lagi!!! Kali ini saya posting kisi-kisi ujian akhir semester ganjil kelas 7 mata pelajaran IPS   KISI-...