Senin, 17 Maret 2025

MEMAHAMI POTENSI INDONESIA MENJADI NEGARA MAJU

 

Potensi Indonesia untuk menjadi negara maju sangat besar. Untuk menjadi negara maju diperlukan langkah strategis dan konsisten dalam pembangunan ekonomi, infrastruktur dan tata kelola pemerintahan yang bersih, serta pendidikan yang berkualitas.

Faktor yang menunjukkan Indonesia berpotensi besar menjadi negara maju adalah:

1.   Sumber Daya Alam yang Melimpah

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam baik hayati maupun non hayati. Apabila sumber daya alam ini dikelola dengan baik akan meningkatkan perekonomian negara. Namun tantangan yang harus dihadapi adalah bagaimana mengelola sumber daya alam ini dengan baik tanpa mengganggu ekosistem alam.

2.   Demografi yang Menguntungkan

Jumlah penduduk Indonesia 284.438.800 jiwa (data BPS 2025) dengan sebagian besar penduduknya berusia muda. Hal tersebut sangat menguntungkan karena angkatan kerja besar dengan pasar yang sangat luas. Namun tantangan yang harus dihadapi yakni apakah tenaga kerja memiliki keterampilan yang memadai sesuai dengan kebutuhan industri modern. Peningkatan kualitas pendidikan dan pendidikan vokasi perlu dilakukan agar tenaga kerja Indonesia memiliki keterampilan yang memadai.

3.   Potensi Ekonomi Digital

Perkembangan pasar digital Indonesia ssangat pesat yang didukung oleh akses internet diberbagai pelosok tanah air. E-commerce, fintech dan teknologi lainnya tumbuh pesat. namun tantangan yang dihadapi yakni pembangunan infrastruktur digital yang belum merata terutama di daerah terpencil, serta kebijakan yang mendukung tumbuh dan berkembangnya starup digital.

4.   Pembangunan Infrastruktur

Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik diperlukan pembanguna ekonomi seperti pembangunan dan peningkatan kapasistas infrastruktur jalan raya, pelabuhan, bandara, dan lain-lain. Infrastruktur yang baik akan meningkatkan konektivitas antar wilayah sehingga perdagangan antarwilayah berkembang. Namun tantangn yang dihadapi yakni kurang meratanya pembangunan infrastruktur diberbagai wilayah Indonesia.

5.   Kualitas Pendidikan dan Kesehatan

Masyarakat yang produktif dan inovatif diperloleh melalui pendidikan dan kesehatan yang memadai. Pendidikan dan kesehatan merupakan investasi besar karena dapat melahirkan generasi yang sehat dan cerdas yang dapat bersaing secara global, serta dapat menghasilkan tenaga kerja yang terampil.

6.   Tantangan Korupsi pada Birokrasi

Tingginya kurupsi pada birokrasi menjadi tantangan besar dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu raformasi pada birokrasi serta tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel mutlak dilakukan agar pembagunan ekonomi dapat dilakukan secara adil dan efisien.

7.   Peningkatan Sektor Industri Secara Berkelanjutan

   Pertanian dan pertambangan menjadi sektor yang paling dominan dalam menggerakan ekonomi nasional. Meskipun demikian sektor-sektor lain seperti manufaktur, pariwisata, dan teknologi perlu dikembangkan agar tercipta lapangan pekerjaan yang lebih banyak, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

8.   Stabilitas Politik dan Sosial

Investasi dan pembangunan memerlukan lingkungan yang kondusif, sehingga stabilitas politik dan sosial yang aman terhadap pembanguan. Indonesia perlu menjaga keharmonisan antar kelompok masyarakat, dan memperkuat sistem demokrasi, sehingga negara ini terus melangkah maju.

9.   Peran Diplomasi Internasional

Indonesia memiliki posisi strategis di dunia internasional sehingga memaninkan peran penting dalam perdagangan internasional. Kerjasama ekonomi dan politik dengan negara lain dapat meningkatkan daya saing di pasar global, serta dapat meningkatkan pengaruhnya pada berbagai organisasi internasional.

 

Indonesia memiliki berbagai potensi untuk menjadi negara maju. Namun membutuhkan perbaikan dalam berbagai sektor, seperti pendidikan, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, dan pengelolaan sumber daya alam. Dengan kebijakan yang tepat, dan investasi yang besar di sektor-sektor vital, serta kemauan untuk mengatasi tantangan, Indonesia bisa meraih status negara maju dalam waktu yang tidak terlalu lama.

 

KONSEP NEGARA MAJU

Negara maju adalah negara yang memiliki tingkat kesejahteraan lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara lainnya. Berikut adalah karakteristik negara maju antara lain:

1.   Perekonomian yang Kuat

Pendapatan perkapitan negara maju cenderung tinggi dan mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakatnya tinggi. Perekonomiannya tidak tergantung pada satu sektor saja (misalnya pertanian atau pertambangan), melainkan banyak sektor berkembang seperti manufaktur, teknologi, jasa, dan keuangan. Sektor industri berkembang pesat dan beroperasi secara global. Memiliki kemandirian ekonomi sehingga bisa bersaing di pasar global dan mampu berdiri sendiri dalam perekonomiannya.

2.   Pendidikan yang Berkualitas

Penduduk negara maju cenderung memiliki tingkat literasi dan pendidikan yang tinggi dan merata baik di perkotaan maupun di pedesaan, Penduduknya memiliki pendidikan yang tinggi dan angka melek huruf yang hampir mencapai 100 persen.

3.   Kesejahteraan Sosial dan Kesehatan

Sistem kesehatan dinegara maju umunya sangat berkembang, sehingga memiliki angka harapan hidup yang lebih panjang, serta memiliki jaminan sosial yang memadai bagi masyarakatnya.

4.   Infrastruktur yang Maju

Konektivitas antar wilayah yang baik karena didukung oleh infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, jalan raya, dan rel kereta yang baik sehingga mobilitas barang dan orang lancar. Selain itu infrastruktur teknologi digital yang terintegrasi dengan perumahan yang layak bagi masyarakat sehingga mempermudah kehidupan rakyatnya.

5.   Politik yang Stabil

Negara maju cenderung memiliki sistem pemerintahan demokratis dan transparan, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.

6.   Kemajuan Teknologi dan Inovasi

Negara maju terus malakukan investasi dan inovasi terhadap kemajuan teknologi sehingga menghasilkan inovasi teknologi tinggi yang dapat besaing secara global.

7.   Keadilan Sosial dan Distribusi Kekayaan yang Merata

Penduduk negara maju cenderung memiliki kesempatan kerja yang luas dengan ketimpangan sosial yang rendah karena distribusi kekayaan yang merata.

8.   Keberlanjutan Lingkungan

Perhatian terhadap isu lingkungan pada negara maju sangat besar dengan menerapkan teknologi yang ramah lingkungan seperti penggunaan energi terbarukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim, serta tingginya kesadaran masyarakat akan upaya pelestarian alam.

9.   Stabilitas Ekonomi dan Keuangan

Pada umumnya negara maju memiliki sistem keuangan yang stabil dengan tingkat inflasi yang relatif stabil dan rendah.

 

Negara maju adalah negara yang telah berhasil mencapai kesejahteraan tinggi dengan indikator ekonomi, sosial, dan teknologi yang berkembang pesat. Memiliki sistem pemerintahan yang stabil, infrastruktur yang modern, serta masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan dan kesehatan yang baik. Meskipun demikian, setiap negara memiliki jalur dan tantangan uniknya dalam mencapai status sebagai negara maju, dan keberlanjutan serta inklusivitas dalam pembangunan adalah kunci untuk mempertahankan status ini.

 

POTENSI SUMBER DAYA ALAM INDONESIA

Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar dan beragam. Jika sumber daya alam ini dikelola dengan baik maka Indonesia dapat bertransformasi menjadi negara maju. Berikut adalah sumber daya alam yang sangat potensial dan jika pengelolaannya baik dapat mendorong Indonesia menjadi negara maju:

1.  Energi dan Sumber Daya Mineral

a.     Minyak dan gas bumi

Indonesia adalah penghasil minyak dan gas alam terbesar di Asia tenggara. Cadangan minyak bumi Indonesia mencapai 4,7 miliar barel, dan cadangan gas bumi sekitar 54,83 triliun kaki kubik.

b.     Batu bara

Indonesia merupakan salah satu produsen batu bara terbesar di dunia dan diekspor ke berbagai negara terutama negara-negara Asia. Cadangan batu bara Indonesia mencapai 30,22 miliar ton. Cadangan batu bara terbesar terletak di Kalimantan Timur.

c.     Energi terbarukan

Letak geologis Indonesia yang berada di sekitar ring of fire atau cincin api Pasifik berdampak pada besarnya potensi energi panas bumi. Indonesia memiliki 40% dari panas bumi dunia. Investasi pada energi terbarukan (surya, angin, geotermal) dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mengurangi kerusakan ekosistem alam.

2.  Pertanian dan Kehutanan

Indonesia dikenal sebagai negara agraris dengan mayoritas penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Komoditas utama yang dihasilkan meliputi kelapa sawit, kopi, kemiri, kakao, tebu, padi, dan rempah-rempah. Dengan meningkatkan penerapan teknologi modern pada bidang pertanian dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani Indonesia diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian, mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas pertanian, dan memperkuat daya saing di pasar global. Indonesia merupakan negara dengan hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia setelah Brasil, dan Republik Demokrasi Kongo. Potensi hutan tersebut menyumbangkan 40% oksigen bagi dunia. Emisi karbon yang diserap mencapai 229-247 miliar ton. Sumber daya hutan Indonesia beragam seperti kayu, karet, dan hasil hutan non kayu. Pengelolaan hutan yang baik dapat menjaga dan melestarikan ekosistem. Apabila dikelola dengan baik sektor kehutanan dapat meningkatkan perekonomian bangsa dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

3.   Perikanan dan Laut

Dua per tiga dari luas wilayah Indonesia merupakan lautan sehingga memiliki potensi besar pada sektor perikanan dan kelautan.

a.     Sektor perikanan

Laut Indonesia kaya akan ikan terutama ikan tuna dan udang. Potensi perikanan Indonesia merupakan yang terbesar di dunia dengan produksi mencapai 67 juta ton per tahun. Pengelolaan sektor ini dapat meningkatkan produksi perikanan, mendorong ekspor, menambah lapangan pekerjaan, dan meningkatkan perekonomian bangsa.

b.     Sektor kalautan

Keanekaragaman hayati laut Indonesia memiliki potensi besar seperti pariwisata, penelitian, dan produk-produk kelautan lainnya.

4.   Pariwisata Alam

Kita patut berbanggga karena dianugerahi alam yang sangat indah seperti gunung, pantai, lembah, hutan tropis, dan keanekaragaman hayati. Keindahan alam tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi industri pariwisata yang mendunia seperti Labuan Bajo, Bali, dan Raja Ampat. Mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dapat memacu perekonomian nasional, menambah lapangan kerja, dan meningkatkan devisa bagi negara.

 

Tantangan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

Meskipun Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi agar potensi tersebut dapat dioptimalkan agar Indonesia menjadi negara maju:

1. Pengelolaan yang Berkelanjutan, Sumber daya alam Indonesia sering kali dikelola secara tidak berkelanjutan, sehingga merusak ekosistem dan mengurangi keberlanjutan jangka panjang. Reformasi dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk sektor pertambangan, kehutanan, dan perikanan, sangat penting untuk memastikan bahwa sumber daya alam ini terus memberi manfaat bagi generasi mendatang.

2.  Korupsi dan Kebijakan yang tidak Konsisten: Pengelolaan sumber daya alam di Indonesia sering kali terganggu oleh masalah korupsi dan kebijakan yang tidak konsisten. Untuk memaksimalkan potensi alam, Indonesia perlu memperkuat kelembagaan dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam, serta menjamin kepastian hukum bagi investor dan masyarakat.

3.   Infrastruktur yang Kurang Merata: Meskipun ada upaya untuk membangun infrastruktur, Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah. Hal ini mempengaruhi pengembangan sektor-sektor berbasis sumber daya alam di daerah-daerah terpencil.

4. Pendidikan &Teknologi: Untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam dengan optimal, Indonesia perlu berinvestasi dalam pendidikan dan teknologi. Investasi pada bidang pendidikan bertujuan meningkatkan sumber daya manusia seperti, pembangunan infrastruktur pendidikan. Sedangkan investasi pada bidang teknologi fokus di sektor-sektor teknologi pertanian, energi terbarukan, dan teknologi pengolahan yang dapat meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam tersebut.

Sumber daya alam Indonesia memiliki potensi besar jika dikembangkan dengan baik dan berkelanjutan sehinga transformasi ekonomi menuju negara maju tercapai. Dengan pengelolaan yang efisien, penggunaan teknologi modern, dan kebijakan yang mendukung terhadap pengelolaan potensi sumber daya alamnya dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA

Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam pembangunan suatu bangsa. Berkualitasnya SDM merupakan faktor penentu kemajuan suatu bangsa. Jumlah penduduk 284.438.800 jiwa tentunya memiliki potensi SDM yang sangat besar dan mendorong negara ini menjadi negara maju.

Berikut beberapa aspek utama yang dapat mendorong Indonesia menjadi negara maju:

1.   Jumlah penduduk yang Besar dan Muda (bonus demografi)

Indonesia memiliki populasi terbesar keempat di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat. Mayoritas penduduk Indonesia berada pada usia produktif (15-64 tahun). Hal ini sangat menguntungkan karena memiliki banyak tenaga kerja, dan pasar domestik yang besar dan kuat.

Tahun 2035 bangsa Indonesia akan mengalami bonus demografi yakni penduduk usia produktif jauh lebih besar jika dibandingkan penduduk usia non produktif. Apabila dimanfaatkan dengan baik bonus demografi ini akan menjadi kekuatan dalam produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

2.   Peningkatan Akses dan Kualitas Pendidikan

Tingkat pendidikan yang meningkat ditunjukkan dengan angka melek huruf dan jumlah anak yang besekolah menunjukan peningkatan yang signifikan. Pengembangan pendidikan dan keterampilan teknis bertujuan mempersiapkan generasi muda Indonesia agar siap memasuki dunia kerja. Peningkatan kualitas pendidikan tinggi akan menghasilkan SDM yang berkualitas yang dapat bersaing di pasar global.

3.   Potensi Kreativitas dan Inovasi

Generasi muda yang inovatif dan kreativitas dalam mengembangkan teknologi informasi, industri kreatif, dan starup seperti gojek, tokopedia, shopee, dan lain-lain yang keberadaannya diakui dunia internasional. Sektor digital Indonesia merupakan pasar potensial yang harus dikembangkan karena memiliki anak muda yang berperan sebagai pengusaha, pekerja, maupun konsumen teknologi digital. Sektor ini menjadi modal penting bagi Indonesia menuju negara maju.

4.   Keanekaragaman Budaya

Keberagaman budaya, bahasa, dan tradisi menghasilkan kreativitas dalam mengembangkan industri pariwisata berbasis budaya, kerajinan tangan, fashion, dan kuliner dapat meningkatkan pendapatan negara, dan menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar internasional.

5.   Peningkatan Hesehatan dan Harapan Hidup

Peningkatan layanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat, menurunkan angka kematian, dan meningkatkan harapan hidup. Pola hidup sehat masyarakat terus meningkat sehingga menghasilkan penduduk yang produktif dalam meningkatkan perekonomian negara.

6.   Potensi Pengembangan Keterampilan dan Keahlian

Indonesia harus mengembangkan pendidikan vokasi dan meningkatkan keterampilan generasi muda demi mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja asing untuk mendukung pembangunan industri nasional. Selain itu mengembangkan SDM di sektor digital sangat penting demi memperkuat pendidikan dalam bidang teknologi informasi, data science, kecerdasan buatan (AI), dan keamanan siber agar dapat bersaing di pasar ekonomi digital global.

7.   Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender

Peran perempuan dalam perekonomian nasional sangat penting. Oleh karena itu perempuan harus diberi kesempatan luas untuk berpartisi[asi dalam berbagai sektor kehidupan demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kesetaraan gender berkontribusi mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup.

 Tantangan yang Harus Dihadapi

Ada beberapa tantangan yang harus diatasi untuk memanfaatkan potensi SDM Indonesia, antara lain:

1.  Ketimpangan pendidikan dan keterampilan: Masih ada kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, yang menghambat pengembangan sumber daya manusia secara merata.

2. Kurangnya kualitas pendidikan vokasi: Meskipun pendidikan tinggi berkembang, sektor pendidikan vokasi masih membutuhkan perhatian untuk memastikan tenaga kerja terampil yang siap untuk industri.

3. Pendidikan karakter dan soft skill: Selain keterampilan teknis, pengembangan soft skill, seperti komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja dalam tim, juga sangat penting untuk memastikan SDM Indonesia siap menghadapi dunia kerja global yang dinamis dan kompetitif.

Dengan jumlah penduduk yang besar, generasi muda yang dinamis, dan peningkatan akses pendidikan, SDM Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk mendorong negara ini menuju status negara maju. Namun, untuk mewujudkan potensi tersebut, Indonesia perlu fokus pada pengembangan keterampilan, pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas pendidikan, dan perbaikan sistem kesehatan. Jika tantangan-tantangan ini dapat diatasi dengan kebijakan yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju yang berbasis pada sumber daya manusia yang berkualitas.

POTENSI BUDAYA INDONESIA

Negara kita memiliki keberagaman budaya, tradisi, dan adat istiadat. Aspek-aspek keberagaman ini sebagai alat untuk mempererat dan mempercepat pembangunan ekonomi, sosial, dan politik.

Berikut merupakan potensi budaya Indonesia untuk menjadi negara maju yakni:

1.   Semangat Gotong Royong dan Kerja Sama

Gotong royong merupakan nilai budaya dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Semangat gotong royong pada masyarakat Indonesia dapat mendorong kemajuan bangsa melalui kerjasama antar pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

2.   Keberagaman Budaya Sebagai Aset

Keberagaman budaya bangsa Indonesia menjadi modal besar untuk menciptakan keunikan dan daya tarik Indonesia di dunia internasional. Industri keratif dan pariwisata sangat bergantung pada nilai-nilai budaya yang terinternalisasi. Oleh karena itu keterlibatan masyarakat lokal dalam industri kreatif berperan dalam mempromosikan keunikan budaya setempat pada dunia internasional.

3.   Kreativitas dan Inovasi dalam Industri Kreatif

Kreativitas yang dimiliki masyarakat Indonesia berdampak pada berkembangnya industri kreatif seperti seni, fashion, kuliner, dan film. Industri kreatif tersebut menghasilkan produk-produk yang bernilai tinggi, meningkatkan penyediaan lapangan kerja, dan menarik investor asing. Dalam era digital industri musik, film, dan game tumbuh dan berkembang serta menyerap nilai-nilai budaya Indonesia.

4.   Toleransi dan Kerukunan Sosial

Budaya Indonesia yang beragam didukung oleh tingginya toleransi dalam kehidupan masyarakat yang berakar dari semboyan Bhineka Tunggal Ika. Untuk menjadi negara maju kita telah memiliki kemampuan mengelola keberagaman dengan baik. Hal ini penting dalam membangun stabilitas politik dan sosial sehingga pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional tercapai dengan baik.

5.   Pendidikan dan Pembelajaran Sepanjang Hayat

Masyarakat Indonesia memiliki semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi. Meningkatkan pendidikan dan keterampilan melalui upaya pembelajaran sepanjang hayat dan adaptasi terhadap perubahan sangat penting dalam menghadapi revolusi industri 4.0.  Oleh karena itu peningkatan mutu pendidikan dan keterampilan mutlak diperlukan menuju Indonesia emas 2045.

6.   Semangat Wirausaha dan Kemandirian Ekonomi

Masyarakat Indonesia dikenal memiliki kemampuan dan semangat berwirausaha yang ditunjukkan dengan banyaknya UMKM. Agar berkontribusi besar dalam pembangunan ekonomi UMKM harus diberdayakan dengan memberi pelatihan keterampilan, akses pembiayaan, dan kebijakan yang mendukung. Pemberdayaan UMKM yang baik mendorong penyerapan tenaga kerja, mengurangi angka kemiskinan, serta mendorong peningkatan ekspor.

7.   Pentingnya Keseimbangan Sosial dan Ekonomi

Sila kelima pancasila tentang keadilan sosial menunjukan semangat kesetaraan ekonomi. Oleh karena itu pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Ketimpangan ekonomi antar daerah dan masyarakat harus segera diatasi dengan melakukan pemberdayaan masyarakat miskin, dan meningkatkan kualitas pendidikan akan mendorong Indonesia menjadi negara maju.

8.   Ketangguhan dan Optimisme

Kekuatan budaya Indonesia dalam menghadapi tantangan adalah ketangguhan dan optimisme, semangat untuk bangkit dan beradaptasi terutama ketika menghadapi berbagai bencana alam, krisis ekonomi, dan masalah sosial. Ketangguhan dan optimisme ini juga sebagai modal menghadapi masalah global seperti perubahan iklim, digitalisasi, dan masalah geopolitik global.

9.   Keraifan Lokal dalam Pengelolaan Alam

Alam Indonesia yang diolah berbasis kearifan lokal mendorong pembangunan hijau. Suku-suku di Indonesia memiliki cara tradisional untuk menjaga dan mengelola alam secara bijak dan adil. Prinsip pengelolaan dan pelestarian alam secara berkelanjutan ini sesuai dengan salah satu karakteristik negara maju.

Tantangan dalam Mengoptimalkan Potensi Budaya Indonesia

1.   Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

Masyarakat pedesaan dan perkotaan memiliki ketimpangan yang mencolok dalam pembangunan. Akibatnya peran budaya dalam pembangunan kurang maksimal karena terhambat oleh pembagunan yang kurang merata.

2.   Perubahan Mindset

Budaya Indonesia yang beragam memiliki nilai-nilai positif harus beradaptasi dengan perubahan zaman sehingga nilai-nilai budaya tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai positif dari perubahan zaman.

3.   Melsestarikan Budaya Lokal

Melestarikan budaya lokal merupakan tantangan besar dalam menghadapi perubahan zaman. Oleh karena itu pembangunan ekonomi harus berlandaskan pada nilai-nilai budaya lokal, sehingga pembagunan dan pertumbuhan ekonomi bangsa tumbuh bersamaan dengan berkembangnya budaya lokal.

 

Budaya Indonesia memiliki banyak potensi yang dapat menjadi pendorong utama dalam proses menuju negara maju. Nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, kreativitas, kewirausahaan, dan keadilan sosial merupakan modal sosial yang kuat yang harus dimanfaatkan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya ini dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju yang berbasis pada keberagaman, keadilan, dan keberlanjutan.

 

KARAKTERITIK INDONESIA DALAM BIDANG EKONOMI, INFRASTRUKTUTR, TEKNOLOGI ATAU INOVASI, POLITIK, PEMERINTAHAN DAN HUBUNGAN DALAM KERJASAMA INTERNASIONAL

Setiap sektor kehidupan bangsa berperan besar dalam mendukung Indonesia menjadi negara maju dengan berbagai tantangannya masing-masing. Berikut karakterisik pada beberapa bidang yang mendukung Indonesia menjadi negara maju, antara lain:

1.   Karasteristik Ekonomi Indonesia

Beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat stabil di kisaran 5 persen, PDB Indonesia yang terbesar di ASEAN, dan urutan ke-8 di dunia. Pertumbuhan ekonomi yang stabil tersebut didukung oleh hasil kekayaan alam yang melimpah seperti minyak dan gas, batu bara, nikel dan hasil perkebunan seperi kelapa sawit. Sumber daya alam ini sebagai dasar untuk menciptakan sektor industri yang kuat.

Selain itu ekonomi Indonesia didukung oleh sektor Industri dan jasa yang berkembang pesat. Hal ini ditinjukkan dengan pergeseran dari perekonomian yang bergantung pada sumber daya alam menjadi perkonimian yang disokong industri kreatif, manufaktur, teknologi, pariwisata dan sektor jasa. Sektor-sektor tersebut berkembang pesar karena didukung oleh pasar domestik yang besar. Inilah yang menjadi daya tarik investor untuk menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Tantangan yang dihadapi adalah ketergantungan pada komoditas ekspor, ketimpangan ekonomi antar wilayah, dan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi.

2.   Karakteristik Infrastruktur Indonesia

Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan harus didukung oleh pembangunan ekonomi yang memadai diberbagai sektor kehidupan masyarakat di semua wilayah karena dapat menciptakan konektivitas antar wilayah.  Pembangunan infrastruktur bertujuan menciptakan basis pertumbuhan ekonomi baru melalui peningkatan kapasitas tol laut untuk mempersingkat jalur distribusi barang. Jalur distribusi barang yang semakin singkat saat ini didukung oleh konektivitas digital seperti jaringan internet yang semakin cepat dan lancar.

Tantangan yang dihadapi yakni pembangunan infrastruktur yang kurang merata antar wilayah barat dan timur Indonesia, belum terintegrasinya sektor transportasi, energi, dan teknologi.

3.   Karakteristik Teknologi dan Inovasi Indonesia

Pertumbuhan ekosistem starup seperti gojek, tokopedia, dan bukalapak di Indonesia mengalami lonjakan. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing dibidang teknologi digital global. Transformasi digital dengan digitalisasi diberbagai sektor yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta seperti e-kinerja, e-commerce, fintech, dll, serta mendorong penggunaan kecerdasan buatan (AI). Riset dan inovasi teknologi terus dikembangkan oleh lembaga riset Indonesia bekerja sama dengan berbagai universitas dalam dan luar negeri agar melahirkan inovasi berbasis lokal.

Tantangan yang dihadapi yakni kesenjangan akses teknologi antar daerah, dan kurangnya pendanaan terhadap riset dan pengembangan menghambat inovasi.

4.   Karakteristik Politik Indonesia

Kondisi politik Indonesia yang stabil salah satunya ditunjukkan dengan pemilu yang damai dan demokratis. Terselenggaranya sistem pemerintahan yang terdesentralisasi dengan memberi kewenangan yang besar kepada daerah-daerah untuk mengelolah sumber daya dan merencanakan pembangunan daerahnya, dapat mempercepat pembangunan nasional. Disamping itu, masyarakat Indonesia juga memiliki partisipasi yang besar dalam bidang politik, baik dalam pemilu maupun terhadap kebijakan publik.

Tantangan yang dihadapi yakni korupsi menjadi persoalan utama dalam pemerintahan dan birokrasi, dan penerapan hukum yang tebang pilih oleh tikus-tikus berdasi.

5.   Karakteristik Pemerintahan Indonesia

Pemerintah terus mendukung pembangunan berkelanjutan dengan kebijakan pro investasi untuk pertumbuhan ekonomi yang stabil. Reformasi dan efisiensi birokrasi dilakukan menuju pemerintahan yang lebih transparan, serta program pembangunan infrastruktur dan SDM dengan fokus pada pengembangan infrastruktur pendidikan, dan kesehatan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Tantangan yang harus dihadapi yakni sistem birokrasi yang masih tumpang tindih, dan proses perizinan yang panjang menghambat investasi, dan target pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

6.   Karakteristik Hubungan Internasional Indonesia

Penerapan kebijakan program luar negeri yang proaktif dalam berbagai organisasi internasional seperti ASEAN, BRIC, G20, dll, menunjukkan Indonesia memiliki banyak mitra strategis dalam hubungan diplomatik dengan berbagai negara. Kerjasa sama tersebut dilakukan untuk memperluas pasar ekspor, menarik investasi asing, dan mendapatkan pertukaran teknologi modern. Indonesia memiliki tradisi diplomasi yang kuat terutama terhadap mitra strategis dalam menjaga perdamaian dan stabilitas diberbagai kawasan, sehingga dipandang sebagai kekuatan besar.

Tantangan yang dihadapi yakni dinamika politik global yang tidak menentu, dan ketegangan dibeberapa kawasan memerlukan kebijakan luar negeri yang fleksibel dan adaptif.

 

 

 

Materi Kelas 7

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS 8

  Hai! Sahabat IPS, senang berjumpa lagi!!! Kali ini saya posting kisi-kisi ujian akhir semester ganjil kelas 7 mata pelajaran IPS   KISI-...