Jumat, 23 Februari 2024

KERAGAMAN ALAM INDONESIAM, PELESTARIAN LINGKUNGAN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta Didik mampu menganalisis hubungan antara kondisi geografis daerah dengan karakteristik masyarakat serta memahami potensi sumber daya alam serta kaitannya dengan mitigasi kebencanaan

.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didi dapat memahami jenis-jenis pelstarian alam dan menganalsis upaya penaggulangan kerusakan alam dengan tetap bertahan pada prinsip kebinekaan yang globa, bernalar dan kreatif.

 

RUANG LINGKUP MATERI

Potensi sumber daya alam serta kaitannya dengan mitigasi bencana.

 

MATERI ESENSIAL

Keragaman alam Indonesia, pelestarian lingkungan alam.


KERAGAMAN ALAM INDONESIAM, PELESTARIAN LINGKUNGAN


Keragaman alam Indonesia

A.    KERAGAMAN ALAM

Keragaman alam merupakan keanekaragaman hayati atau flora dan fauna dalam suatu ekositem di area geografis tertentu. Keberagaman Alam di Indonesia adalah fenomena luar biasa yang mencakup keanekaragaman geografis, keanekaragaman hayati, serta keanekaragaman budaya. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang keberagaman alam di Indonesia:

Keragaman alam Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis dan kondisi geologis bangsa Indonesia.

1.      Letak Geografis

Letak geografis merupakan posisi suatu wilayah beradasarkan kenyataannya di permukaan bumi. berdasarkan letak geografis, Indonesia terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Australia serta berada diantara dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Pasifik.

 

Posisi geografis Indonesia yang sangat strategis

Letaknya yang strategis membuat negara ini menjadi tempat pertemuan berbagai pengaruh iklim, oseanografi, dan geologi dari berbagai wilayah, sehingga menciptakan beragam kondisi geografis.

 

Letak geografis Indonesia membawa pengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat yaitu beragamnya budaya, memiliki dua musim yaitu musim hujan dan kemarau sehingga Indonesia menjadi negara agraris dengan potensi agrikultur terkemuka di dunia, menjadi persimpangan lalulintas dunia baik lalulintas udara maupun laut, menjadi titik persilangan perdagangan dunia.


2.     Letak Astronomis

Letak astronomis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Indonesia berada di antara 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT.

Letak astronomis Indonesia

Letak garis lintang Indonesia yang berada pada 6 derajat Lintang Utara - 11 derajat Lintang Selatan menjadikan Indonesia beriklim tropis dengan ciri-ciri:

v Intensitas curah hujan tinggi

v Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun

v Memiliki 2 musim yaitu kemarau dan penghujan

v Kelembaban udara yang tinggi

v Memiliki hutan hujan tropis

 

Letak garis bujur Indonesia yang berada pada 95 derajat Bujur Timur - 141 derajat Bujur Timur berpengaruh pada pembagian waktu di Indonesia, yaitu:

v   Waktu Indonesia Barat (WIB)

Daerah yang berada di Indonesia bagian Barat memiliki selisih waktu +7 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayah tersebut adalah seluruh Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Madura, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil  disekitarnya.


Daerah pembagian waktu di Indonesia

v   Waktu Indonesia Tengah (WITA)

Daerah Indonesia bagian tengah memiliki selisih waktu +8 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayah tersebut adalah Pulau Bali, Pulau Nusa Tenggara, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.

v   Waktu Indonesia Timur (WIT)

Daerah Indonesia bagian timur memiliki selisih waktu +9 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayahnya adalah Kepulauan Maluku, Pulau Papua, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.

 

Keuntungan Letak Astronomis Indonesia

v   Memiliki hutan hujan tropis yang luas

Iklim tropis membuat Indonesia memiliki hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis merupakan penyumbang oksigen terbesar di dunia yang bisa mengurangi pemanasan global. Hutan hujan tropis juga merupakan habitat yang ideal untuk flora dan fauna.

v   Memiliki keragaman flora dan fauna yang bervariasi

Indonesia memiliki flora dan fauna yang beragam. Hal ini tidak terlepas dari kondisi iklim di Indonesia. Iklim tropis sangat ideal untuk pertumbuhan flora dan perkembangbiakan fauna.


Persebaran fauna di Indonesia

v   Lahan pertanian dan perkebunan yang subur

Intensitas curah hujan yang tinggi dan disinari matahari sepanjang tahun menyebabkan tanah di Indonesia sangat subur. Melimpahnya hasil pertanian dan perkebunan dapat membantu meningkatkan perekonomian negara.


3.    Letak Geologis

Letak geologis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan struktur geologi atau susunan batuan disekitarnya. Letak geologis Indonesia yang berada di titik pertemuan dari tiga lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Di daerah pertemuan antar lempeng ini mengakibatkan bebarapa daerah di Indonesia rawan terjadi gempa bumi.

Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania

Secara geologis, Indonesia dilalui dua jalur pegunungan dunia yaitu pegunungan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Jalur pegunungan tersebut membentang hingga wilayah Indonesia. Hal tersebut menyebabkan wilayah Indonesia memiliki sebanyak 127 Gunung api katif.

Letak geologis Indonesia

Jalur pegunungan api di Indonesia membentang dari ujung utara Sumatra memanjang melalui pantai barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, dan Halmahera.

Letak geologis memberi pengaruh bagi alam Indonesia yaitu:

a.        Memiliki banyak gunung api aktif

b.       Sering terjadi gempa

c.        Kaya akan barang tambang

d.       Tanahnya subur

e.        Flora dan fauna beranekaragam

f.         Laut di Indonesia memiliki kedangkalan


Kondisi geologis Indonesia memberi pengaruh terhadap keragaman alam yang dapat ditemukan pada kekayaan sumber daya alam seperti flora dan fauna, barang tambang, dan sumber daya laut.


B.   Pelestarian Lingkungan

Manusia merupakan makluk ciptaan Tuhan dan diberi ruang untuk hidup dan tinggal di muka bumi. Manusia harus hidup selaras dengan alam. Oleh karena itu, alam harus dijaga atau dilestarikan demi kelangsungan hidupnya di bumi.

 

Seiring dengan isu-isu lingkungan yang ada saat ini, sudah banyak upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian alam, namun, sebenarnya upaya-upaya ini bukanlah hal yang baru.


Jenis-jenis pelestarian alam atau lingkungan

1. Tradisi Pelestarian Lingkungan

Kesadaran menjaga alam dan lingkungan sudah ada di masyarakat dan bahkan menjadi tradisi-tradisi yang khas. Penasaran apa saja tradisi-tradisi unik yang dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian alam yang ada di Indonesia? Berikut beberapa diantaranya.

a.   Ritual adat “Barong Wae”

Ritual adat "Barong Wae" adalah cara masyarakat Manggarai mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas segala yang telah mereka terima.

Upacara adat Barong Wae bertujuan untuk menjaga keharmonisan relasi antara manusia dengan alam. Masyarakat Manggarai percaya bahwa air merupakan sumber dari kehidupan segala makhluk hidup. Karena itu, agar airnya tidak surut, perlu diadakan upacara di mata air tersebut. Upacara di mata air ini, bukan hanya untuk mengundang roh-roh penjaga air, tetapi juga disampaikan syukur kepada Tuhan yang telah menciptakan mata air untuk kehidupan bagi seluruh warga kampung. Hewan kurban dalam upcara Barong Wae ini adalah ayam dan telur.



b.   Paca Goya (Tidore)

Merupakan tradisi dari masyarakat Kampung Kalaodi, Tidore. Upacara Paca goya memiliki makna untuk menjaga alam. Tradisi Paca Goya dilakukan untuk berdamai sekaligus bersahabat dengan alam sekitar. Melalui Tradisi ini warga Kolodi berupaya untuk tidak merusak dan mengambil berlebih dari alam.


c.   Tradisi “Mentari Bondar” Sumatra Utara

Tradisi ini bertujuan agar masyarakat menjaga hutan dan memastikan tidak ada kerusakan pada mata air sehingga aliran arus air lancar. Melalui tradisi ini, masyarakat Desa Hatabosi berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan dan konservasi air


d.   Tradisi Sasi (Maluku – Papua)

Tujuan dari Sasi Lompa adalah menjaga agar ikan dapat berkembang biak dan tidak punah sehingga masyarakat dapat terus menikmatinya. keindahan alam mereka masih terjaga dengan baik.



Melalui beberapa tradisi di atas menunjukkan bahwa masyarakat adat nusantara memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan alam. Dengan mengenal beberapa contoh tradisi di atas, kita diharapkan memiliki kesadaran untuk terus menjaga alam, dan tidak hanya menikmati keindahannya.


2.  Konsep Melestarikan Lingkungan

Lingkungan alam terdiri dari lingkungan biotik, lingkungan fisik, dan lingkungan sosial. lingkungan biotik meliputi flora-fauna dan mikroorganisme, lingkungan fisik mencakup tanah, air, dan udara. Sedangkan lingkungan sosial merupakan semua faktor yang berpengaruh terhadap perubahan lingkungan alam.

Lingkungan alam merupakan ciptaan Tuhan, oleh karena itu lingkungan harus dijaga kelestariannya. Manusia harus hidup selaras dengan alam, karena dari alam sumber energi utama untuk kelangsungan hidup manusia. Pengelolaan dan pemanfaatan alam tidak boleh melampui batas kebutuhan diri sendiri dan masyarakat, serta tidak boleh berdampak pada perusakan alam.

Ekosistem hutan yang tidak terganggu

Alam merupakan tempat hidup semua makhluk ciptaan Tuhan. Tuhan telah menciptakan alam dengan sedemikian rupa, maka tugas kita menjaga keseimbangan alam. Lingkungan alam tidak boleh dirusak, dan harus dijaga kelestariannya. Menjaga hubungan baik dengan alam sebagai wujud menjaga ciptaan Tuhan di Bumi.

Sikap menjaga keseimbangan dan kelestarian alam akan menjadi sangat mudah dan sangat indah apabila bersumber dari kebiasaan harian. Lingkungan alam memang anugerah Tuhan, tetapi tidak untuk dieksploitasi dan di eksplorasi secara berlebihan. Alam mampu mewujudkan kemakmuran dan keberlanjutan hidup manusia di bumi.

3.   Upaya Penanggulangan Kerusakan Alam

Lingkungan yang sudah di rusak akan mengakibatkan beberapa dampak buruk bagi manusia. Banyak bencana alam di Indonesia yang disebabkan oleh rusaknya lingkungan. Untuk mengurangi Dampak Kerusakan Lingkungan harus dimulai sejak dini. Penanaman sikap menjaga dan merawat lingkungan ditanamkan mulai dari anak-anak sebagai generai bangsa.

Banyak cara mengatasi dampak kerusakan lingkungan hidup yang biasa anda lakukan yaitu:

a.   Prinsip 4R

Prinsip ini berguna untuk menaggulangi adanya bencana banjir yang sering terjadi.

v Reduce yaitu mengurangi pemakian barang yang tidak berguna. 

Contoh penerapan prinsip reduce: mengurangi konsumsi makanan dan minuman berkemasan plastik, membawa sendiri kantong plastik ketika pergi berbelanja demi mengurangi sampah plastik di rumah.

v Reuse yaitu memakai ulang barang yang masih bisa digunakan. 

Contoh penerapan prinsip reuse adalah menggunakan kembali botol minuman menjadi beberapa fungsi, seperti pot tanaman, wadah minyak goreng, wadah ikan, dan sebagainya.

v Recycle yaitu mendaur ulang barang ataupun sampah untuk menjadi barang yang berguna. Contoh penerapan prinsip recycle adalah: mengolah sisa-sisa kain perca menjadi kain lap, keset kaki, selimut, dan sebagainya. Metode pembuatan kompos juga termasuk penerapan daur ulang.

v Replant  yaitu menimbun sampah organik untuk dijadikan kompos.

Contoh kegiatan replace adalah mengganti penggunaan kantong plastik dengan plastik biodegradable yang lebih eco-friendly karena mudah diuraikan. Contoh lainnya adalah menggunakan lap untuk mengelap keringat, alih-alih tisu; memakai tas kain untuk berbelanja, tidak lagi terus membeli kantong plastik; dan sebagainya.

 

Dengan menggunakan prinsip tersebut diharapkan sampah yang ada di berbagai daerah dikurangi dengan kesadaran masing-masing masyarakat.

 

b.  Reboisasi

Menanam kembali benih pohon pada hutan yang telah gundul. Lakukan tebang pilih jika ingin menebang pohon. Hutan merupakan paru-paru dunia. jika hutan rusak, maka kandungan oksigen disekeliling kita berkurang dan akan mengganggu kelangsungan hidup kita.

 

Reboisasi

c.   Bioremidiasi

Bioremediasi merupakan penggunaan mikroorganisme untuk membersihkan pencemaran yang disebabkan oleh limbah minyak terutama limbah industri. Jadi limbah yang akan dibuang harus di bersihkan dahulu kontaminasinya. Jadi dengan adanya bioremidiasi ini limbah yang akan dibuang tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.

Bioremidiasi

d.   Rehabilitasi Lahan

Menjadi salah satu cara mengatasi dampak kerusakan lingkungan akibat pertambangan. Adanya rehabilitasi ini menjadi salah sat upaya untuk mengembalikan lahan secara ekologis. Rehabilitasi ini juga menjadi upaya untuk mengembalikan lingkungan fisik untuk bisa di fungsikan lagi. Tanggung jawab yang membuat rehabilitasi ini adalah pengusaha yang sudah melakukan penambangan di lahan tersebut. Jika hal ini tidak dilakukan, maka tanah akan menjadi tandus dan mati.

 

Rehabilitasi lahan kritis

e.   Reklamasi Pantai

Reklamasi pantai merupakan kegiatan pemulihan pantai untuk menyelamatkan lahan yang ktitis dan mati untuk menjadi lahan yang lebih produktif. Adanya lahan kritis dikarenakan ulah penambangan pasir yang dilakukan oleh manusia. Nah dengan reklamasi pantai dan penanaman bakau ini menjadi Cara Menanggulangi Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Ulah Manusia. Jika di perhitungkan antara penambnagan pasir dan biaya yang dibutuhkan untuk reklamasi pantai tidaklah seberapa. Justru lebih banyak biaya yang digunakan untuk mereklamasi pantai.

Reklamasi pantai

4.  Jenis-jenis Kerusakan Lingkungan

Kerusakan lingkungan banyak terjadi akibat aktivitas dan perilaku manusia. Kerusakan lingkungan ditandai dengan rusaknya tanah, air, udara, ekosistem terganggu dan banyaknya flora dan fauna yang punah.

Kerusakan lingkungan dapat dapat disebabkan oleh ulah manusia dan peristiwa alam. Peristiwa alam yang dapat merusak lingkungan alam adalah peristiwa gunung api meletus, gempa bumi, kekeringan, angin putting beling, dan lain-lain. Dampaknya bagi manusia yakni: rusaknya bangunan yang telah dibangun manusia, dan matinya flora dan fauna.

       Contoh kerusakan lingkungan akibat ulah manusia:

a.   Penebangan liar

Penebangan hutan secara liar yang dilakukan manusia untuk perluasan lahan, pemukiman, industri, dan komersil telah menyebabkan berkurangnya jumlah pohon di bumi. Padahal pohon sangat berperan dalam menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen.

b.   Pengambilan sumber daya alam secara berlebihan

Ulah manusia yang serakah dalam mengeksploitasi alam secara berlebihan tanpa memperhatikan kelestariannya telah merusak ekosistem di banyak tempat. Misalnya penambangan pasir besar-besaran sehingga terjadi abrasi pantai dan longsor.

c.   Pembuangan limbah ke laut

Banyak pabrik yang dengan sengaja membuang limbahnya ke laut karena dianggap lebih murah dan praktis. Padahal hal itu dapat merusak terumbu karang dan biota laut karena mengandung bahan kimia berbahaya dan sampah yang mencemari lingkungan laut.

d.   Pencemaran tanah

Pencemaran tanah terjadi akibat tumpahan limbah industri yang berbahaya dan sampah rumah tangga. Hal ini menyebabkan pengotoran tanah sehingga daya dukung lahan pun ikut menurun. Selain itu tanaman pertanian menjadi sulit untuk tumbuh. 

e.    Gas buang kendaraan bermotor

Asap kendaraan bermotor mengandung karbon monoksida dan nitrogen oksida yang menyebabkan polusi udara. Gas buang ini berkontribusi tinggi pada pemanasan global yang berdampak pada cuaca ekstrem dan perubahan iklim bumi.

f.     Penggunaan bahan perusak ozon

Bahan-bahan seperti CFC dan HCFC yang digunakan dalam AC, lemari es, dan kaleng semprot ternyata dapat merusak lapisan ozon. Menipisnya lapisan ozon menyebabkan sinar UV semakin tinggi mencapai bumi dan berbahaya bagi makhluk hidup.

g.   Pemanasan global

Pemanasan global terjadi karena meningkatnya emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia. Hal ini menyebabkan suhu bumi semakin meningkat dari tahun ke tahun yang dampaknya bisa sangat buruk bagi kehidupan.

Pemanasan global akibat menipisnya lapisan ozon

2.                      Langkah-langkah melestarikan ligkungan alam

a.   Tidak Membuang Sampah Sembarangan 

Sahabat IPS! membuang sampah sembarangan akan mengakibatkan kerusakan lingkungan. Sampah yang berserakan akan merusakan pemandangan lingkungan. Sampah menyebabkan timbulnya pencemaran tanah. Perhatikan lingkungan sekolah kalian. Apakah ada sampah di mana-mana? Jika ada pungutlah dan letakan pada tempat sampah yang telah disediakan.


b.    Tidak Membakar Sampah

Sahabat IPS! Pernahkan kalian membakar sampah? Sebenarnya membakar sampah merupakan aktivitas yang tidak disarankan. Kok bisa! Membakar sampah dapat melepaskan gas-gas yang menyebabkan kerusakan lapisan ozon. 


Lapisan ozon berfungsi mengatur jumlah atau porsi sinar ultraviolet yang masuk ke permukaan Bumi, melindungi Bumi agar sinar ultraviolet tersebut tidak langsung mengenai permukaan Bumi, menyerap sinar ultraviolet, menjaga suhu di Bumi agar tetap stabil, melindungi permukaan Bumi dari benda- benda langit yang jatuh.

 

c.     Menghemat Energi 

Untuk menjaga kebersihan lingkungan salah satu cara dengan menghemat penggunaan energi. Salah satu bentuk menghemat penggunaan energi adalah dengan mengurangi penggunaan BBM. Asap kendaraan bermotor dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara. Manusia membutuhkan udara bersih untuk melangsungkan hidupnya. Sahabat IPS! berjalan kakilah jika bepergian ketempat yang dekat.


d.    Menggunakan Produk Daur Ulang 

Menggunakan produk daur ulang dapat menjadi langkah yang membantu mengurangi sampah. Sahabat IPS! dapat mencoba membuat produk daur ulang dari sampah rumah tangga misalnya memanfaatkan kardus bekas menjadi wadah tempat penyimpanan. Saat ini Sobat SMP dengan cukup mudah bisa membeli produk-produk hasil daur ulang di pasaran. 

 

e.     Menanam Pohon

Sahabat IPS! disekitar kita sudah banyak hutan yang sudah rusak. Sebagian besar kerusakan hutan disebabkan oleh ulah manusia. Banyak hutan di babat dan dijadikan lahan pertanian. Kerusakan hutan menyebabkan debit air disekeliling kita berkurang. Tanamlah pohon dan jangan menebang pohon yang ada disekitar sumber mata air. Suhu udara dari tahun ketahun semakin panas. Tanamlah bibit pohon pada hutan yang telah rusak. Tanamlah beberapa pohon disekitar rumahmu. Kelak suhu udara disekitar rumahmu pasti sejuk.

 

f.       Mengurangi Sampah

Sahabat IPS! perhatikan sekeliling lingkungan rumah dan sekolah Kalian! pasti banyak sampah kan! pungutlah sampah-sampah itu. Kurangi penggunaan sampah plastik. Siapkan kantong dari rumah jika ingin pergi belanja di toko. Gunakan kantung dari kain untuk menyimpan barang belanja kalian.


Sahabat IPS! langkah apa saja yang sudah Kalian lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan? Jangan lupa juga untuk mengajak keluarga atau teman terdekat agar ikut melestarikan lingkungan, ya. Karena dengan melestarikan lingkungan, artinya kita turut  menjaga masa depan bumi. 


Daftar Pustaka:

Tidak ada komentar:

Materi Kelas 7

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS 8

  Hai! Sahabat IPS, senang berjumpa lagi!!! Kali ini saya posting kisi-kisi ujian akhir semester ganjil kelas 7 mata pelajaran IPS   KISI-...