CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta Didik mampu menganalisis hubungan antara kondisi geografis daerah dengan karakteristik masyarakat serta memahami potensi sumber daya alam serta kaitannya dengan mitigasi kebencanaan
.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didi dapat memahami jenis-jenis pelstarian alam dan menganalsis upaya penaggulangan kerusakan alam dengan tetap bertahan pada prinsip kebinekaan yang globa, bernalar dan kreatif.
RUANG LINGKUP MATERI
Potensi sumber daya alam serta kaitannya dengan mitigasi bencana.
MATERI ESENSIAL
Keragaman alam Indonesia, pelestarian lingkungan alam.
KERAGAMAN ALAM INDONESIAM, PELESTARIAN LINGKUNGAN
![]() |
| Keragaman alam Indonesia |
A. KERAGAMAN ALAM
Keragaman alam merupakan
keanekaragaman hayati atau flora dan fauna dalam suatu ekositem di area
geografis tertentu. Keberagaman Alam di Indonesia adalah fenomena luar biasa yang
mencakup keanekaragaman geografis, keanekaragaman hayati, serta keanekaragaman
budaya. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang keberagaman alam di
Indonesia:
Keragaman alam Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi
geografis dan kondisi geologis bangsa Indonesia.
1.
Letak geografis merupakan posisi
suatu wilayah beradasarkan kenyataannya di permukaan bumi. berdasarkan letak
geografis, Indonesia terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Australia
serta berada diantara dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Pasifik.
![]() |
| Posisi geografis Indonesia yang sangat strategis |
Letaknya
yang strategis membuat negara ini menjadi tempat pertemuan berbagai pengaruh
iklim, oseanografi, dan geologi dari berbagai wilayah, sehingga menciptakan
beragam kondisi geografis.
Letak
geografis Indonesia membawa pengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat yaitu
beragamnya budaya, memiliki dua musim yaitu musim hujan dan kemarau sehingga
Indonesia menjadi negara agraris dengan potensi agrikultur terkemuka di dunia,
menjadi persimpangan lalulintas dunia baik lalulintas udara maupun laut,
menjadi titik persilangan perdagangan dunia.
2. Letak Astronomis
Letak astronomis adalah
posisi suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis
bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan.
Indonesia berada di antara 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT.
![]() |
| Letak astronomis Indonesia |
Letak garis lintang Indonesia yang
berada pada 6 derajat Lintang Utara - 11 derajat Lintang Selatan menjadikan
Indonesia beriklim tropis dengan ciri-ciri:
v Intensitas curah hujan tinggi
v Mendapatkan sinar matahari sepanjang
tahun
v Memiliki 2 musim yaitu kemarau dan
penghujan
v Kelembaban udara yang tinggi
v Memiliki hutan hujan tropis
v Waktu
Indonesia Barat (WIB)
Daerah
yang berada di Indonesia bagian Barat memiliki selisih waktu +7 terhadap GMT
(Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayah tersebut adalah seluruh Pulau Sumatra,
Pulau Jawa, Pulau Madura, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan
Tengah, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.
![]() |
| Daerah pembagian waktu di Indonesia |
v Waktu
Indonesia Tengah (WITA)
Daerah
Indonesia bagian tengah memiliki selisih waktu +8 terhadap GMT (Greenwich Mean
Time). Wilayah-wilayah tersebut adalah Pulau Bali, Pulau Nusa Tenggara,
Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, dan
pulau-pulau kecil disekitarnya.
v Waktu
Indonesia Timur (WIT)
Daerah
Indonesia bagian timur memiliki selisih waktu +9 terhadap GMT (Greenwich Mean
Time). Wilayah-wilayahnya adalah Kepulauan Maluku, Pulau Papua, dan pulau-pulau
kecil disekitarnya.
Keuntungan
Letak Astronomis Indonesia
v Memiliki
hutan hujan tropis yang luas
Iklim
tropis membuat Indonesia memiliki hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis
merupakan penyumbang oksigen terbesar di dunia yang bisa mengurangi pemanasan
global. Hutan hujan tropis juga merupakan habitat yang ideal untuk flora dan
fauna.
v Memiliki
keragaman flora dan fauna yang bervariasi
Indonesia
memiliki flora dan fauna yang beragam. Hal ini tidak terlepas dari kondisi
iklim di Indonesia. Iklim tropis sangat ideal untuk pertumbuhan flora dan
perkembangbiakan fauna.
![]() |
| Persebaran fauna di Indonesia |
v Lahan
pertanian dan perkebunan yang subur
Intensitas
curah hujan yang tinggi dan disinari matahari sepanjang tahun menyebabkan tanah
di Indonesia sangat subur. Melimpahnya hasil pertanian dan perkebunan dapat
membantu meningkatkan perekonomian negara.
3. Letak Geologis
![]() |
| Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania |
![]() |
| Letak geologis Indonesia |
Jalur pegunungan api di Indonesia membentang dari ujung utara
Sumatra memanjang melalui pantai barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, Nusa
Tenggara, Banda, Sulawesi, dan Halmahera.
Letak geologis memberi pengaruh bagi alam Indonesia yaitu:
a.
Memiliki banyak gunung api aktif
b.
Sering terjadi gempa
c.
Kaya akan barang tambang
d.
Tanahnya subur
e.
Flora dan fauna beranekaragam
f. Laut di Indonesia memiliki kedangkalan
Kondisi geologis
Indonesia memberi pengaruh terhadap keragaman alam yang dapat ditemukan pada
kekayaan sumber daya alam seperti flora dan fauna, barang tambang, dan sumber
daya laut.
B. Pelestarian Lingkungan
Manusia
merupakan makluk ciptaan Tuhan dan diberi ruang untuk hidup dan tinggal di muka
bumi. Manusia harus hidup selaras dengan alam. Oleh karena itu, alam harus
dijaga atau dilestarikan demi kelangsungan hidupnya di bumi.
Seiring dengan isu-isu lingkungan yang ada saat ini, sudah banyak upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian alam, namun, sebenarnya upaya-upaya ini bukanlah hal yang baru.
Jenis-jenis pelestarian alam atau lingkungan
1. Tradisi Pelestarian Lingkungan
Kesadaran
menjaga alam dan lingkungan sudah ada di masyarakat dan bahkan menjadi
tradisi-tradisi yang khas. Penasaran apa saja tradisi-tradisi unik yang
dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian alam yang ada di Indonesia?
Berikut beberapa diantaranya.
a. Ritual adat “Barong Wae”
Upacara adat Barong
Wae bertujuan untuk menjaga keharmonisan relasi antara manusia dengan alam. Masyarakat
Manggarai percaya bahwa air merupakan sumber dari kehidupan segala makhluk
hidup. Karena itu, agar airnya tidak surut, perlu diadakan upacara di mata air
tersebut. Upacara di mata air ini, bukan hanya untuk mengundang roh-roh penjaga
air, tetapi juga disampaikan syukur kepada Tuhan yang telah menciptakan mata
air untuk kehidupan bagi seluruh warga kampung. Hewan kurban dalam upcara
Barong Wae ini adalah ayam dan telur.
b. Paca Goya (Tidore)
Merupakan tradisi dari masyarakat Kampung
Kalaodi, Tidore. Upacara Paca goya memiliki makna untuk menjaga alam. Tradisi
Paca Goya dilakukan untuk berdamai sekaligus bersahabat dengan alam sekitar. Melalui
Tradisi ini warga Kolodi berupaya untuk tidak merusak dan mengambil berlebih
dari alam.
c. Tradisi “Mentari Bondar” Sumatra Utara
Tradisi ini bertujuan
agar masyarakat menjaga hutan dan memastikan tidak ada kerusakan pada mata air
sehingga aliran arus air lancar. Melalui tradisi ini, masyarakat Desa Hatabosi berkomitmen untuk menjaga
kelestarian hutan dan konservasi air
d. Tradisi Sasi (Maluku – Papua)
Tujuan dari Sasi Lompa adalah menjaga agar ikan dapat
berkembang biak dan tidak punah sehingga masyarakat dapat terus menikmatinya. keindahan
alam mereka masih terjaga dengan baik.
Melalui
beberapa tradisi di atas menunjukkan bahwa masyarakat adat nusantara memiliki kepedulian
terhadap kelestarian lingkungan alam. Dengan mengenal beberapa contoh tradisi
di atas, kita diharapkan memiliki kesadaran untuk terus menjaga alam, dan tidak
hanya menikmati keindahannya.
2. Konsep Melestarikan Lingkungan
Lingkungan alam terdiri dari lingkungan biotik, lingkungan fisik, dan lingkungan sosial. lingkungan biotik meliputi flora-fauna dan mikroorganisme, lingkungan fisik mencakup tanah, air, dan udara. Sedangkan lingkungan sosial merupakan semua faktor yang berpengaruh terhadap perubahan lingkungan alam.
Lingkungan alam merupakan ciptaan Tuhan, oleh karena itu lingkungan harus dijaga kelestariannya. Manusia harus hidup selaras dengan alam, karena dari alam sumber energi utama untuk kelangsungan hidup manusia. Pengelolaan dan pemanfaatan alam tidak boleh melampui batas kebutuhan diri sendiri dan masyarakat, serta tidak boleh berdampak pada perusakan alam.
![]() |
| Ekosistem hutan yang tidak terganggu |
Alam merupakan tempat hidup semua makhluk ciptaan Tuhan. Tuhan telah menciptakan alam dengan sedemikian rupa, maka tugas kita menjaga keseimbangan alam. Lingkungan alam tidak boleh dirusak, dan harus dijaga kelestariannya. Menjaga hubungan baik dengan alam sebagai wujud menjaga ciptaan Tuhan di Bumi.
Sikap menjaga keseimbangan dan kelestarian alam akan menjadi sangat mudah dan sangat indah apabila bersumber dari kebiasaan harian. Lingkungan alam memang anugerah Tuhan, tetapi tidak untuk dieksploitasi dan di eksplorasi secara berlebihan. Alam mampu mewujudkan kemakmuran dan keberlanjutan hidup manusia di bumi.
3. Upaya Penanggulangan Kerusakan Alam
Lingkungan yang sudah di rusak akan mengakibatkan beberapa dampak buruk bagi manusia. Banyak bencana alam di Indonesia yang disebabkan oleh rusaknya lingkungan. Untuk mengurangi Dampak Kerusakan Lingkungan harus dimulai sejak dini. Penanaman sikap menjaga dan merawat lingkungan ditanamkan mulai dari anak-anak sebagai generai bangsa.
Banyak cara mengatasi dampak kerusakan lingkungan hidup yang biasa anda lakukan yaitu:
a. Prinsip 4R
Prinsip ini
berguna untuk menaggulangi adanya bencana banjir yang sering terjadi.
v Reduce yaitu
mengurangi pemakian barang yang tidak berguna.
Contoh penerapan prinsip reduce: mengurangi konsumsi makanan dan
minuman berkemasan plastik, membawa sendiri kantong plastik ketika pergi
berbelanja demi mengurangi sampah plastik di rumah.
v Reuse yaitu
memakai ulang barang yang masih bisa digunakan.
Contoh
penerapan prinsip reuse adalah menggunakan kembali botol minuman menjadi beberapa
fungsi, seperti pot tanaman, wadah minyak goreng, wadah ikan, dan sebagainya.
v Recycle yaitu
mendaur ulang barang ataupun sampah untuk menjadi barang yang berguna. Contoh
penerapan prinsip recycle adalah: mengolah sisa-sisa kain perca menjadi kain lap, keset
kaki, selimut, dan sebagainya. Metode pembuatan kompos juga termasuk penerapan
daur ulang.
v Replant
yaitu menimbun sampah organik untuk dijadikan kompos.
Contoh
kegiatan replace adalah mengganti penggunaan kantong plastik dengan
plastik biodegradable yang lebih eco-friendly karena mudah diuraikan.
Contoh lainnya adalah menggunakan lap untuk mengelap keringat, alih-alih tisu;
memakai tas kain untuk berbelanja, tidak lagi terus membeli kantong plastik;
dan sebagainya.
Dengan
menggunakan prinsip tersebut diharapkan sampah yang ada di berbagai daerah
dikurangi dengan kesadaran masing-masing masyarakat.
b. Reboisasi
Menanam
kembali benih pohon pada hutan yang telah gundul. Lakukan tebang pilih jika
ingin menebang pohon. Hutan merupakan paru-paru dunia. jika hutan rusak, maka
kandungan oksigen disekeliling kita berkurang dan akan mengganggu kelangsungan
hidup kita.
![]() |
| Reboisasi |
c. Bioremidiasi
Bioremediasi
merupakan penggunaan mikroorganisme untuk membersihkan pencemaran yang
disebabkan oleh limbah minyak terutama limbah industri. Jadi limbah yang
akan dibuang harus di bersihkan dahulu kontaminasinya. Jadi dengan adanya
bioremidiasi ini limbah yang akan dibuang tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.
![]() |
| Bioremidiasi |
d. Rehabilitasi Lahan
Menjadi
salah satu cara mengatasi dampak kerusakan lingkungan akibat pertambangan.
Adanya rehabilitasi ini menjadi salah sat upaya untuk mengembalikan lahan
secara ekologis. Rehabilitasi ini juga menjadi upaya untuk mengembalikan
lingkungan fisik untuk bisa di fungsikan lagi. Tanggung jawab yang membuat
rehabilitasi ini adalah pengusaha yang sudah melakukan penambangan di lahan
tersebut. Jika hal ini tidak dilakukan, maka tanah akan menjadi tandus dan
mati.
![]() |
| Rehabilitasi lahan kritis |
e. Reklamasi Pantai
Reklamasi pantai merupakan kegiatan pemulihan pantai untuk menyelamatkan lahan yang ktitis dan mati untuk menjadi lahan yang lebih produktif. Adanya lahan kritis dikarenakan ulah penambangan pasir yang dilakukan oleh manusia. Nah dengan reklamasi pantai dan penanaman bakau ini menjadi Cara Menanggulangi Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Ulah Manusia. Jika di perhitungkan antara penambnagan pasir dan biaya yang dibutuhkan untuk reklamasi pantai tidaklah seberapa. Justru lebih banyak biaya yang digunakan untuk mereklamasi pantai.
![]() |
| Reklamasi pantai |
4. Jenis-jenis Kerusakan Lingkungan
Kerusakan lingkungan banyak terjadi akibat aktivitas dan perilaku manusia. Kerusakan lingkungan ditandai dengan rusaknya tanah, air, udara, ekosistem terganggu dan banyaknya flora dan fauna yang punah.
Kerusakan lingkungan dapat dapat disebabkan oleh ulah manusia dan peristiwa alam. Peristiwa alam yang dapat merusak lingkungan alam adalah peristiwa gunung api meletus, gempa bumi, kekeringan, angin putting beling, dan lain-lain. Dampaknya bagi manusia yakni: rusaknya bangunan yang telah dibangun manusia, dan matinya flora dan fauna.
Contoh kerusakan lingkungan akibat
ulah manusia:
a. Penebangan liar
Penebangan hutan secara liar yang dilakukan manusia untuk perluasan lahan, pemukiman, industri, dan komersil telah menyebabkan berkurangnya jumlah pohon di bumi. Padahal pohon sangat berperan dalam menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen.
b. Pengambilan sumber daya alam secara
berlebihan
Ulah manusia yang serakah dalam mengeksploitasi alam secara berlebihan tanpa memperhatikan kelestariannya telah merusak ekosistem di banyak tempat. Misalnya penambangan pasir besar-besaran sehingga terjadi abrasi pantai dan longsor.
c. Pembuangan limbah ke laut
Banyak pabrik yang dengan sengaja membuang limbahnya ke laut karena dianggap lebih murah dan praktis. Padahal hal itu dapat merusak terumbu karang dan biota laut karena mengandung bahan kimia berbahaya dan sampah yang mencemari lingkungan laut.
d. Pencemaran tanah
Pencemaran tanah terjadi akibat tumpahan limbah industri yang berbahaya dan sampah rumah tangga. Hal ini menyebabkan pengotoran tanah sehingga daya dukung lahan pun ikut menurun. Selain itu tanaman pertanian menjadi sulit untuk tumbuh.
e. Gas buang kendaraan bermotor
Asap kendaraan bermotor mengandung karbon monoksida dan nitrogen oksida yang menyebabkan polusi udara. Gas buang ini berkontribusi tinggi pada pemanasan global yang berdampak pada cuaca ekstrem dan perubahan iklim bumi.
f. Penggunaan bahan perusak ozon
Bahan-bahan seperti CFC dan HCFC yang digunakan dalam AC, lemari es, dan kaleng semprot ternyata dapat merusak lapisan ozon. Menipisnya lapisan ozon menyebabkan sinar UV semakin tinggi mencapai bumi dan berbahaya bagi makhluk hidup.
g. Pemanasan global
Pemanasan global terjadi karena meningkatnya emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia. Hal ini menyebabkan suhu bumi semakin meningkat dari tahun ke tahun yang dampaknya bisa sangat buruk bagi kehidupan.
![]() |
| Pemanasan global akibat menipisnya lapisan ozon |
2. Langkah-langkah
melestarikan ligkungan alam
a. Tidak Membuang Sampah
Sembarangan
Sahabat IPS! membuang sampah sembarangan akan mengakibatkan kerusakan lingkungan. Sampah yang berserakan akan merusakan pemandangan lingkungan. Sampah menyebabkan timbulnya pencemaran tanah. Perhatikan lingkungan sekolah kalian. Apakah ada sampah di mana-mana? Jika ada pungutlah dan letakan pada tempat sampah yang telah disediakan.
b. Tidak Membakar Sampah
Sahabat IPS! Pernahkan kalian membakar sampah? Sebenarnya membakar sampah merupakan aktivitas yang tidak disarankan. Kok bisa! Membakar sampah dapat melepaskan gas-gas yang menyebabkan kerusakan lapisan ozon.
Lapisan ozon berfungsi mengatur jumlah atau porsi sinar ultraviolet
yang masuk ke permukaan Bumi, melindungi Bumi agar sinar ultraviolet tersebut
tidak langsung mengenai permukaan Bumi, menyerap sinar ultraviolet, menjaga
suhu di Bumi agar tetap stabil, melindungi permukaan Bumi dari benda- benda
langit yang jatuh.
c. Menghemat Energi
Untuk
menjaga kebersihan lingkungan salah satu cara dengan menghemat penggunaan
energi. Salah satu bentuk menghemat penggunaan energi adalah dengan mengurangi
penggunaan BBM. Asap kendaraan bermotor dapat menyebabkan terjadinya pencemaran
udara. Manusia membutuhkan udara bersih untuk melangsungkan hidupnya. Sahabat
IPS! berjalan kakilah jika bepergian ketempat yang dekat.
d. Menggunakan Produk Daur
Ulang
Menggunakan produk daur ulang dapat menjadi
langkah yang membantu mengurangi sampah. Sahabat IPS! dapat mencoba membuat
produk daur ulang dari sampah rumah tangga misalnya memanfaatkan kardus bekas
menjadi wadah tempat penyimpanan. Saat ini Sobat SMP dengan cukup mudah bisa
membeli produk-produk hasil daur ulang di pasaran.
e. Menanam Pohon
Sahabat
IPS! disekitar kita sudah banyak hutan yang sudah rusak. Sebagian besar
kerusakan hutan disebabkan oleh ulah manusia. Banyak hutan di babat dan
dijadikan lahan pertanian. Kerusakan hutan menyebabkan debit air disekeliling
kita berkurang. Tanamlah pohon dan jangan menebang pohon yang ada disekitar
sumber mata air. Suhu udara dari tahun ketahun semakin panas. Tanamlah bibit
pohon pada hutan yang telah rusak. Tanamlah beberapa pohon disekitar rumahmu.
Kelak suhu udara disekitar rumahmu pasti sejuk.
f. Mengurangi Sampah
Sahabat IPS! perhatikan sekeliling lingkungan rumah dan sekolah Kalian! pasti banyak sampah kan! pungutlah sampah-sampah itu. Kurangi penggunaan sampah plastik. Siapkan kantong dari rumah jika ingin pergi belanja di toko. Gunakan kantung dari kain untuk menyimpan barang belanja kalian.
Sahabat IPS! langkah apa saja yang
sudah Kalian lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan? Jangan lupa juga
untuk mengajak keluarga atau teman terdekat agar ikut melestarikan lingkungan,
ya. Karena dengan melestarikan lingkungan, artinya kita turut menjaga
masa depan bumi.
Daftar Pustaka:
- 1. https://www.indonesia.travel/id/id/ide-liburan/5-tradisi-unik-di-indonesia-yang-dilakukan-untuk-melestarikan-alam
- 2. https://environment-indonesia.com/articles/upaya-pelestarian-lingkungan-hidup/
- 3. https://www.gramedia.com/literasi/pengaruh-letak-geografis-indonesia/
- 4. https://www.kompas.com/skola/read/2022/09/21/113000369/mengenal-letak-astronomis-indonesia-pengaruh-dan-keuntungannya?page=all
- 5. http://repository.unissula.ac.id/11599/6/BAB%20I.pdf
- 6. https://www.kompasiana.com/erik10431/61fb2a2abb44860b391aa2a2/dimensi-ekoteologi-budaya-barong-wae-orang-manggarai
- 7. https://dimensiindonesia.com/3-tradisi-unik-menjaga-kelestarian-alam-di-indonesia/
- 8. https://www.idntimes.com/life/inspiration/anoraga-ilafi/tradisi-daerah-melestarikan-lingkungan-alam-c1c2?page=all
- 9. https://tirto.id/pengertian-4r-dan-contohnya-dalam-pengelolaan-sampah-gSZL
- 10. https://dislhk.badungkab.go.id/artikel/18332-5-cara-menaggulangi-dampak-kerusakan-lingkungan
- 11. https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20240116175605-569-1050321/7-contoh-kerusakan-lingkungan-akibat-ulah-manusia-dan-dampaknya
- 12. https://ditsmp.kemdikbud.go.id/menjaga-lingkungan-hidup-dengan-melakukan-enam-langkah-pelestarian/













Tidak ada komentar:
Posting Komentar