Senin, 21 September 2020

Materi RPP Daring 3

 

MATERI RPP DARING 1

 

Kata Pengatar

Puji Syukur penulis panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah memberikan rahmat berupa kesempatan untuk menyusun materi ini dengan baik. penulis tetap ingin meyempurnakan materi ini. Penulis berharap ada kritik dan saran yang bersifat membangundari pembaca.

 

Pendahuluan

Materi yang penulis susun kali ini berjudul “Pengertian Lembaga Sosial”. Pada Materi ini penulis akan menguraikan secara lengkap sesuai dengan cakupan materinya.

 

Petunjuk Belajar

Anak-anak yang saya kasihi, Bapak berharap Kalian membaca materi ini dengan baik, pahami isinya. Apabila belum paham bacalah sekali lagi sampai kalian benar-benar paham. Jika belum juga paham, jangan ragu-ragu untuk bertanya kepada Bapak Guru. Pesrsoalanmu pasti akan selesai.

 

Sekolah                    : SMP Negeri 2 Cibal

Kelas/Semester         : 7/Ganjil

Materi                      : IPS

Kompetensi dasar    : 3.2 Mengidentifikasi interaksi sosialdalam ruang dan pengaruhnyaterhadap kehidupan sosial, ekonomi,dan budaya dalam nilai dan normaserta kelembagaan sosial budaya.

Indikator                  : 1.     Menelaah pengertian lembaga sosial menurut para ahli             

2.    Menyimpulkan pengertian lembaga sosial

                                    3.    Menganalisi jenis-jenis lembaga sosial yang ada dilingkungan sekitar tempat tinggal peserta didik.

4.    Menganalisi syarat-syarat lembaga sosial dalam hubungannya dengan kehidupan sosial budaya, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat

Tujuan Pembelajaran:   Setelah berdiskusi dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik Kelas 7 diharapkan mampu:

 

1.        Menelaah pengertian lembaga sosial menurut 3 ahli sosiologi dengan benar

2.        Menyimpulkan pengertian lembaga sosial berdasarkan pendapat para ahli sosiologi

3.        Melalui pengamatan gambar tentang jenis-jenis lembaga sosial yang dikirim lewat WA Grup, siswa mampu menganalisis lembaga-lembaga sosial yang ada disekitar tempat tinggal peserta didik

4.        Menganalisis syarat-syarat lembaga sosial dengan benar dalam hubungannya dengan kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat

 

Materi Pokok           :  Lembaga Sosial (Pengertian Lembaga Sosial )

Judul Materi             :  JENIS DAN FUNGSI LEMBAGA

 

JENIS DAN FUNGSI LEMBAGA SOSIAL (LEMBAGA KELUARGA)

A.      Pengertian Lembaga Sosial Menurut para Ahli

1.      Menurut Koentjaraningrat

Lembaga sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan khusus dalam kehidupan manusia bermasyarakat.

2.      Mayor Polak

Lembaga sosial adalah sistem peraturan dan adat istiadat yang mempertahankan nilai-nilai penting.

3.      W. Hamilton

Lembaga sosial adalah tata cara kehidupan kelompok masyarakat, yang apabila dilanggar akan dijatuhi berbagai derajat sanksi.

 

Dari beberapa pengertian lembaga sisial di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa lembaga sosial adalah suattu sistem tata cara kehidupan yang mengandung nilai-nilai penting dan berpusat pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan.

 

B.       Jenis-jenis Lembaga Sosial di sekitar Tempat Tinggal Siswa

1.         Lembaga Keluarga (telah dijelaskan pada pertemuan sebelumnya)

2.         Lembaga Ekonomi

Lembaga ekonomi adalah lembaga yang mempunyai kegiatan di bidang ekonomi demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat.

Lembaga ekonomi bagian dari lembaga sosial yang mengatur hubungan antar manusia dalam pemenuhan kebutuhan pokok. Lembaga ekonomi bertujuan mengatur bidang-bidang ekonomi dalam rangka mencapai kehidupan yang sejahtera dan terpenuhinya kebutuhan masyarakat. Secara sederhana lembaga ekonomi dapat diklasifikasikan sebagai berikut: sektor agraris, sektor industry dan sektor perdagangan.

Fungsi Lembaga Ekonomi adalah:

·           Memberi pedoman untuk mendapatkan bahan pangan

·           Memberikan pedoman untuk melakukan pertukaran barang/barter

·           Memberi pedoman tentang harga jual beli barang.

·           Memberi pedoman untuk menggunakan tenaga kerja

·           Memberikan pedoman tentang cara pengupahan

·           Memberikan pedoman tentang cara pemutusan hubungan kerja

·           Memberi identitas bagi masyarakat

 

Contoh Tabel Lembaga ekonomi:

 

1.

Bank

2.

Koerasi

3.

Pasar

4.

Perusahaan

5.

BUMN

Sumber:https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Lembaga-Sosial-2016/menu5.html

 

3.         Lembaga Politik

Lembaga politik adalah lembaga yang mengatur semua aktivitas yang berkaitan dengan perpolitikan negara, seperti urusaan pemerintahan daerah dan pemerintahan negara. Contoh lembaga politik yang ada di Indonesia adalah Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR yang berfungsi sebagai wakil rakyat di pemerintahan pusat. 

 

Sumber: https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Lembaga-Sosial-2016/menu7.html

 

Adapun fungsi lembaga politik dapat kita jelaskan sebagai berikut:

·           Lembaga politik mengatur norma-norma tentang kekuasaan melalui undang-undang.

·           Lembaga politik berfungsi sebagai pengontrol atas konflik yang terjadi.

·           Menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat.

 

Jenis Lembaga Politik berdasarkan Jalurnya

Lembaga politik merupakan suatu badan yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan kekuasaan dan wewenang. Lembaga-lembaga politik yang berkembang di Indonesia adalah sebagai berikut

1.    Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

2.    Presiden dan Wakil Presiden

3.    Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

4.    Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

5.    Pemerintahan Daerah

6.    DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota

7.    Partai Politik

4.         Lembaga Agama

Lembaga agama adalah lembaga yang mengatur mengenai kehidupan manusia dalam beragama.

Sumber: https://www.weschool.id/contoh-lembaga-agama-pengertian-fungsi-dan-unsur-unsurnya-lengkap/

 

Fungsi Lembaga Agama adalah:

Ø  Sebagai aturan hidup

Ø  Sumber kebenaran

Ø  Prosedur peraturan untuk hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan

Ø  Tuntutan prinsip benar dan salah

Ø  Pedoman pengungkapan perasaan kebersamaan dalam agama wajib berbuat baik untuk orang lain

Ø  Pedoman keyakinan manusia berbuat baik selalu disertai dengan keyakinan bahwa tindakan itu adalah tugas dari Tuhan dan percaya bahwa tindakannya akan dihargai, meskipun tindakannya sedikit

Ø  Pedoman kehadiran dasarnya makhluk di dunia hidup adalah ciptaan Tuhan sendiri

Ø  Menuntun manusia untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan yang diberikan kepada manusia

Ø  Menjadi pedoman untuk menjalankan ibadah terhadap Tuhan

Contoh Lembaga Agama

v  Katolik = Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI)

v  Kristen = Persekutuan Gereja-Gereje Indonesia (PGI)

v  Islam = Majelis Ulama Indonesia (MUI)

v  Buddha = Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI)

v  Hindu = Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)

v  Konghucu = Majelis Tinggi Konghucu Indonesia (MATAKIN)

 

 

 

5.         Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan adalah lembaga atau tempat berlangsungnya proses pendidikan dengan tujuan mengubah tingkah laku individu ke arah yang lebih baik. Lembaga pendidikan meliputi jenjang pendidikan pra sekolah hingga Perguruan tinggi.Lembaga pendidikan terdiri dari lembaga pendidikan formal contohnya: pendidikan pra sekolah hingga perguruan tinggi, lembaga pendidikan non formal, contohnya: lembaga kursus dan lembaga bimbingan belajar,  dan lembaga pendidikan informal, contohnya: pendidikan dalam keluarga.

Sumber: https://jatimnet.com/sekolah-banyuwangi-libur-2-minggu-unbk-smk-tetap-dilaksanakan

Macam-macam fungsi lembaga pendidikan menurut horton dan hunt adalah sebagai berikut:.

·           Mempersiapkan untuk mencari nafkah

·           Sebagai tempat pengembangan bakat

·           Sebagai pelestari kebudayaan masyarakat

·           Tempat edukasi keterampilan agar dapat berpatisipasi dalam demokrasi

·           Memperpanjang masa remaja

·           Mempertahankan sistem sosial

                                

Syarat-Syarat Lembaga Sosial

1.        Suatu tata kelakuan yang baku, yang bias berupa norma-norma dan adat istiadat yang hidup dalam ingatan maupun hidup

2.        Kelompok-kelompok manusia yang menjalankan aktivitas bersama dan saling berhubungan menurut sistem norma-norma tersebut.

3.        Suatu pusat aktivitas yang bertujuan memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan tertentu yang disadari dan dipahami oleh kelompok-kelompok yang bersangkutan.

4.        Mempunyai kelengkapan dan peralatan

5.        Sistem aktivitas itu dibiasakan atau didasarkan kepada kelompok-kelompok yang bersangkutan dalam suatu masyarakat untuk kurun waktu yang lama.

 

 

 

 

Sumber Belajar

1.         Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan , 2016 : Buku siswa IPS SMP / MTs KelasVII edisi revisi, Jakarta

2.         Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan , 2016 : Buku Guru IPS SMP / MTs KelasVII, Jakarta

3.         Modul 4 Profesional PPG 2020

4.         Internet https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Lembaga-Sosial-2016/menu3.html

5.         Internet : https://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_sosial

6.         Buku IPS tentang lembaga sosial

7.         Lingkungan sekitar tempat tinggal peserta didik

 

 

Materi RPP Daring 2

 

MATERI RPP DARING 1

 

Kata Pengatar

Puji Syukur penulis panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah memberikan rahmat berupa kesempatan untuk menyusun materi ini dengan baik. penulis tetap ingin meyempurnakan materi ini. Penulis berharap ada kritik dan saran yang bersifat membangundari pembaca.

 

Pendahuluan

Materi yang penulis susun kali ini berjudul “Lembaga Sosial (Lembaga keluarga)”. Pada Materi ini penulis akan menguraikan secara lengkap sesuai dengan cakupan materinya.

 

Petunjuk Belajar

Anak-anak yang saya kasihi, Bapak berharap Kalian membaca materi ini dengan baik, pahami isinya. Apabila belum paham bacalah sekali lagi sampai kalian benar-benar paham. Jika belum juga paham, jangan ragu-ragu untuk bertanya kepada Bapak Guru. Pesrsoalanmu pasti akan selesai.

 

Sekolah                    : SMP Negeri 2 Cibal

Kelas/Semester         : 7/Ganjil

Materi                      : IPS

Kompetensi dasar    : 3.2 Mengidentifikasi interaksi sosialdalam ruang dan pengaruhnyaterhadap kehidupan sosial, ekonomi,dan budaya dalam nilai dan normaserta kelembagaan sosial budaya.

Indikator                  : 1.     Menelaah pengertian lembaga keluarga menurut para ahli sosiologi

                                    2.    Menganalis fungsi-fungsi lembaga keluarga berdasarkan kegiatan produksi dan konsumsi dan distribusi

                                    3.    Menguraikan peran lembaga keluarga dalam meningkatkan kualitas pendidikan anggota keluarganya.

Tujuan Pembelajaran:   Setelah berdiskusi dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik Kelas 7 diharapkan mampu:

1.        Menelaah pengertian lembaga keluarga menurut 3 ahli sosiologi dengan benar

2.        Menyimpulkan pengertian lembaga keluarga berdasarkan pendapat para ahli sosiologi

3.        Melalui pengamatan gambar tentang fungsi-fungsi lembaga keluarga yang dikirim lewat WA Grup, siswa mampu menganalisis fungsi lembaga keluarga berdasarkan kegiatan produksi, konsumsi dan distribusi.

Materi Pokok           :  Lembaga Keluarga

Judul Materi             :  JENIS DAN FUNGSI LEMBAGA SOSIAL (LEMBAGA KELUARGA)

 

 

JENIS DAN FUNGSI LEMBAGA SOSIAL (LEMBAGA KELUARGA)

A.      Pengertian Lembaga Keluarga

A.    Sayekti, berpendapat bahwa keluarga adalah suatu ikatan atau persekutuan atas dasar pernikahan antara orang dewasa yang berlainan jenis yang hidup bersama atau seorag laki-laki atau perempuan yang sudah sendirian dengan atau tanpa anak, baik anak sendiri atau adopsi yang tinggal dalam sebuah rumah tangga.

B.     Effendy, berpendapat bahwa keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. 

C.     Raisner, berpendapat bahwa keluarga adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih masing-masing mempunyai hubungan kekerabatan yang terdiri dari bapak, ibu, kakak, dan nenek.

Mengutip Kemdikbud RI, lembaga keluarga adalah salah satu dari jenis-jenis lembaga sosial, bersama dengan lembaga agama, lembaga ekonomi, lembaga pendidikan, dan lembaga politik.

Lembaga keluarga adalah unit sosial terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Dari keluarga akan melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadian dalam masyarakat. Anak-anak nantinya akan berkembang dan mulai melihat dan mengenal arti diri sendiri, kemudian mulai dikenal sebagai individu.



 


Sumber : https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/11/23/ny95b8359-mendikbud-minta-orang-tua-sediakan-waktu-berbincang-dengan-anak

 

D.      Fungsi-fungsi Lembaga Keluarga

·            Fungsi reproduksi: Dalam keluarga, keturunan merupakan inti dari terjadinya sebuah pernikahan.

·            Fungsi ekonomi: Dalam keluarga, terdapat fungsi ekonomi yang dalam hal ini adalah peran ayah, namun ibu juga berperan sebagai fungsi ekonomi dalam menghidupi keluarga mereka termasuk mereka sendiri dan anak-anaknya.

·            Fungsi proteksi: Dalam keluarga, terdapat fungsi proteksi, artinya keluarga menciptakan rasa ketentaraman dan keterlindungan baik secara psikologis maupun fisik.

·            Fungsi sosialisasi: Dalam keluarga, terdapat fungsi sosialisasi yang mengajarkan anak segala hal baik berlatih dan diperkenalkan cara-cara hidup yang baik dan benar agar dapat berperan dalam masyarakat.

·            Fungsi afeksi: Dalam keluarga, terdapat fungsi afeksi yang tidak lain adalah orang tua dari anak tersebut dengan memberikan kehangatan dan kasih sayang.

·            Fungsi pengawasan sosial: Dalam keluarga, fungsi pengawasan sosial yang mengontrol segala aktivitas dan tingkah laku dalam keluarga mereka, hal ini biasanya dipegang oleh orang tua untuk mengawasi anaknya.

·            Fungsi pemberian status: Dalam keluarga, terdapat fungsi pemberian status melalui lembaga perkawinan sebagai pasangan suami istri.

 

E.       Peran lembaga keluarga dalam meningkatkan kualitas pendidikan anggota keluarganya (Wenny Hulukati: 274 – 280)

1.         Meningkatkan perkembangan karakter anak. pendidikan orang tua karena tumbuh kembangnya anak pertama kali adalah dalam lingkungan keluarga, maka peran orangtua (Istri/suami) sangat di butuhkan dalam pembinaan karakter anak kearah yang pribadi paripurna anak

2.         Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak. Perkembangan kognitif anak dapat di berikan oleh keluarga dalam bentuk pemahaman benda-benda dan gambar-gambar

3.         Meningkatkan perkembangan sosial anak. Peran keluarga yang dapat memberikan tingkat kepercayaan diri anak adalah dalam memberikan ruang gerak kepada anaknya untuk dapat beraktualisasi dengan teman sebayanya juga dengan orang lain.

4.         Meningkatkan perkembangan moral anak. Peran orang tua tampak ketika anak-anaknya tumbuh dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap diri, sesame dan lingkungannya.

5.         Meningkatkan kreativitas anak. Peran keluarga dalam meningkatkan potensi anak, bakat, dan minat yang dimiliki oleh anaknya.

 

F.       Peran Lembaga Keluarga dalam bidang Produksi, ditribusi, dan konsumsi

1.    Peran lembaga keluarga di bidang produksi yaitu untuk memproduksi barang dan jasa contohnya memetic kopi, cengkeh, vanili dari kebun.

2.    Peran lembaga keluarga di bidang distribusi yaitu mengangkut barang hasi perkebunan ke rumah dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga

3.    Peran lembaga keluarga dalam bidang konsumsi yaitu melakukan kegiatan konsumsi untuk meningkatakan kesejahteraan kehidupan keluarga.

 

 

 

G.      Proses Terbentuknya keluarga

Pada umumnya keluarga terbentuk melalui perkawinan yang sah menurut agama, adat atau pemerintah dengan proses seperti dibawah ini :

1.         Tahap formatif atau pre neptual, masa persiapan sebelum perkewinan. Meliputi peminangan atau pertunangan,

2.         Tahap perkawinan atau nuptual stage, yaitu ketika dilangsungkannya perkawinan dan sesudahnya tetapi sebelum melahirkan anak- anak,

3.         Tahap pemeliharaan anak-anak atau child rearing stage yaitu keluarga dengan anak-anak hasil perkawinan,

4.         Tahap keluarga dewasa atau maturity stage yaitu suatu kelaurga dengan anak-anak yang telah mampu berdiri sendiri dan membentuk keluarga baru.

 

H.      Karakteristik Keluarga

Menurut Mac Iver dan Charlen Horton:

·            Merupakan hubungan perkawinan

·            Bentuk suatu kelembagaan yang berkaitan dengan hubungan perkawinan yang dibentuk atau dipelihara

·            Mempunyai suatu sistem tata nama (nomeclatur) termasuk perhitungan garis keturunan

·            Mempunyai fungsi ekonomi yang dibentuk oleh anggotanya

·            Merupakan tempat tinggal bersama, rumah atau rumah tangga

 

 

Sumber Belajar

1.         Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan , 2016 : Buku siswa IPS SMP / MTs KelasVII edisi revisi, Jakarta

2.         Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan , 2016 : Buku Guru IPS SMP / MTs KelasVII, Jakarta

3.         Modul 4 Profesional PPG 2020

4.         Internet https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Lembaga-Sosial-2016/menu3.html

https://www.kompas.com/skola/read/2020/06/30/191500869/lembaga-keluarga--pengertian-peran-dan-fungsi?page=all

https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Lembaga-Sosial-2016/menu3.html

https://media.neliti.com/media/publications/114008-ID-peran-lingkungan-keluarga-terhadap-perke.pdf

5.         Internet : https://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_sosial

6.         Buku IPS tentang lembaga sosial

7.         Lingkungan sekitar tempat tinggal peserta didik

Materi Kelas 7

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS 8

  Hai! Sahabat IPS, senang berjumpa lagi!!! Kali ini saya posting kisi-kisi ujian akhir semester ganjil kelas 7 mata pelajaran IPS   KISI-...