Minggu, 07 September 2025

UPAYA MASYARAKAT DALAM MEMENUHI KEBUTUHANNYA MELALUI KEGIATAN EKONOMI

 

A.     Pengertian Kebutuhan dan Kegiatan Ekonomi

Manusia merupakan makhluk sosial dan selalu membutuhkan orang lain untuk memenuhi berbagai kebutuhannya. Setiap kebutuhan harus dipenuhi agar dapat hidup dengan layak. Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk bertahan hidup demi mencapai kesejahteraan.

Kebutuhan manusia beraneka ragam namun alat pemuas kebutuhan terbatas. Oleh karena itu manusia harus membuat skala prioritas terhadap kebutuhannya. Misalnya seorang siswa lebih penting membeli perlengkapan utama sekolah daripada membeli jajan.

Kebutuhan dan keinginan manusia tidak terbatas, namun alat pemuas kebutuhan sangat terbatas. Terbatasnya alat pemuas kebutuhan manusia dinamakan kelangkaan. Kelangkaan adalah kondisi di mana barang atau jasa yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia yang tidak terbatas.

Terbatasnya ketersediaan barang dan jasa menuntut manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi yang bermartabat. Kegiatan ekonomi bertujuan untuk menghasilkan, menyalurkan, dan menghabiskan nilai guna barang atau jasa.

 

Jenis-jenis Kebutuhan Manusia

1.     Kebutuhan manusia menurut tingkatannya

a.  Kebutuhan primer, adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi dan jika tidak terpenuhi akan mengganggu kelangsungan hidup. Contoh makan, minum, pakaian, dan rumah.

b.   Kebutuhan sekunder, merupakan kebutuhan pelengkap setelah kebutuhan primer terpenuhi. Contoh perabot rumah tangga, topi, arloji dan lain-lain.

c.  Kebutuhan tersier, adalah kebutuhan akan barang mewah, dan tidak mutlak dipenuhi karena berhubungan dengan harga diri. Kebutuhan tersier bervariasi, tergantung tingkat pendapatan seseorang. Contoh, emas, mobil, dan barang mewah lainnya.

2.     Kebutuhan manusia menurut sifatnya

a.      Kebutuhan jasmani, kebutuhan untuk tubuh manusia. Contoh, makan, minum, sabun, dll.

b.      Kebutuhan rohani, kebutuhan untuk kepuasan jiwa manusia. berdoa, rekreasi, nonton TV.

3.     Kebutuhan manusia menurut waktu penggunaannya

a. Kebutuhan sekarang, adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang karena sedang dibutuhkan. Contoh, makanan dan minum bagi orang yang lapar dan haus, dan obat bagi orang yang sakit.

b.  Kebutuhan masa yang akan datang, adalah kebutuhan yang dipenuhi di masa yang akan datang tetapi dipersiapkan dari sekarang. Contoh, menabung untuk biaya pendidikan, belajar agar sukses dan lulus ujian.

4.     Kebutuhan manusia menurut subyeknya

a.   Kebutuhan individu, adalah kebutuhan orang perorangan. Contoh, minyak rambut, handbodi, sepatu, dan lain-lain.

b.  Kebutuhan kelompok, adalah kebutuhan untuk masyarakat banyak. Contoh, jembatan, jalan raya, gedung sekolah, dan lain-lain.

 


Jumlah kebutuhan setiap manusia berbeda dan beragam karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu:

a.  Jenis kelamin, kebutuhan antara pria dan wanita berbeda. Wanita membutuhkan bedak dan pembalut, sedangkan laki-laki membutuhkan minyak rambut.

b.   Tingkat Pendidikan, kebutuhan setiap manusia berbeda tergantung tingkat pendidikan. Anak SD membutuhkan seragam merah putih, sedangkan anak SMP membutuhkan seragam putih biru.

c.    Lingkungan tempat tinggal, kebutuhan manusia juga dipengaruhi oleh kondisi geografis tempat tinggalnya. Masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan dengan suhu yang dingin cenderung membutuhkan jaket dan pakaian yang tebal. Sedangkan Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai cenderung membutuhkan baju yang tipis.

d.  Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat memengaruhi keragaman kebutuhan manusia. Setiap orang membutuhkan jaringan internet sehingga dapat mengakses informasi dan interaksi melalui berbagai media sosial.

e.   Tingkat pendapatan, semakin besar pendapatan seseorang kebutuhannya juga semakin banyak. Sebaliknya semakin kecil pendapatannya kebutuhan juga semakin sedikit.

f.   Status sosial, kedudukan atau status sosial seseorang dalam masyarakat berpengaruh terhadap kebutuhannya. Seorang pejabat negara seperti presiden, dan bupati membutuhkan pengawal pribadi. Sedangkan masyarakat biasa tidak membutuhkannya.

g.    Perbedaan selera, setiap orang memiliki selera yang berbeda sehingga memengaruhi perbedaan kebutuhannya. Orang dengan minat baca yang tinggi membutuhkan banyak buku untuk dibaca. Sedangkan orang yang selera dengan musik membutuhkan berbagai alat musik seperti gitar, dan piano.

 

Alat Pemuas Kebutuhan

1.     Alat pemuas kebutuhan berdasarkan cara memperolehnya

a.   Barang ekonomis, adalah barang yang jumlahnya terbatas dan untuk memperolehnya perlu pengorbanan fisik dan materiil. Contoh untuk memperoleh sepatu harus mengeluarkan sejumlah uang.

b.    Barang bebas, adalah barang yang jumlahnya banyak dan untuk memperolehnya tidak perlu pengorbanan. Contoh sinar matahari, dan udara segar di lingkungan sekitar kita.

 

2.     Alat pemuas kebutuhan berdasarkan hubungannya dengan barang lain

a.    Barang subtitusi, adalah barang yang dalam pemakaiannya bisa diganti dengan barang lain karena fungsinya sama. Contoh nasi dan singkong memiliki kandungan karbohidrat sehingga nasi bisa diganti dengan singkong.

b.    Barang komplementer, barang yang pemakaiannya saling melengkapi. Contoh sepeda motor membutuhkan bensin sehingga bisa berjalan.

3.     Alat pemuas kebutuhan berdasarkan tujuan pemakaiannya

a.  Barang produksi atau modal, adalah barang yang bisa menghasilkan barang lain. Contoh mesin giling kopi bisa menghasilkan kopi tepung.

b.     Barang konsumsi, barang jadi yang siap dipakai. Contoh pulpen, buku tulis, dan sepatu.

4.     Alat pemuas kebutuhan berdasarkan proses pembuatannya

a.   Barang mentah, adalah barang yang belum dapat digunakan karena harus diproses terlebih dahulu sehingga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh padi harus digiling menjadi beras sehingga bisa dimasak.

b.   Barang setengah jadi, adalah barang yang membutuhkan proses lanjutan agar siap dipakai. Contoh beras harus dimasak terlebih dahulu sehingga siap untuk dimakan.

c.  Barang jadi, adalah barang yang sudah siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan kita. Contoh nasi, kue, dan pakaian.

 

Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi

1.      Tindakan ekonomi, kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan. Contoh menjual barang

2.      Motif ekonomi, alasan untuk melakukan tindakan ekonomi. Contoh mendapat untung.

Jenis-jenis motif ekonomi

a.   Motif memenuhi kebutuhan, seseorang bekerja agar mendapat uang sehingga kebutuhannya terpenuhi. Kegiatan belajar tujuannya agar nilainya bagus.

b. Motif berbuat sosial, adalah dorongan untuk membantu orang lain yang sedang membutuhkan. Contoh memberi pulpen dan buku kepada teman yang sedang membutuhkan.

c.   Motif mendapat penghargaan, dorongan untuk mendapat pengakuan atau penghargaan dari orang lain. Contoh seorang pelajar yang giat belajar agar mendapat hadiah dari kedua orang tuanya.

d. Motif memperoleh kekuasaan, adalah dorongan untuk memengaruhi orang lain agar bertindak sesuai yang kita inginkan. Contoh kampanye seorang siswa agar terpilih menjadi ketua OSIS.

3.  Prinsip ekonomi, adalah pedoman atau cara untuk melakukan tindakan ekonomi. Contoh menjual produk yang sedang trend dengan tujuan barangnya laku dan memperoleh banyak keuntungan. Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan ekonomi dapat diuraikan sebagai berikut:

a.      Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi

1.  Menggunakan bahan baku yang baik. Contoh memilih bibit jagung yang berkualitas untuk ditanam.

2.  Mendirikan tempat usaha yang dekat dengan bahan baku. Contoh membangun pabrik porang di tempat yang banyak menghasilkan porang.

3.  Menggunakan tenaga kerja dengan upah murah. Contoh rata-rata upah kepala tukang bangunan Rp100.000 sampai Rp150.000. Pilihlah kepala tukang yang banyarannya Rp100.000.

b.     Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi

1.       Memilih saluran distribusi yang yang aman, cepat, dan murah

2.       Melayani pelanggan dengan baik

3.       Menempatkan usaha diantara produsen dan konsumen

c.      Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi

1.       Membeli barang dengan kualitas baik

2.       membuat skala prioritas sesuai dengan daftar kebutuhan

3.       Bertindak rasional dalam membeli barang

 

B.     Jenis-Jenis  Kegiatan Ekonomi

Untuk memenuhi kebutuhan, manusia harus melakukan kegiatan ekonomi yang didasari oleh prinsip-prinsip ekonomi seperti pemanfaatan sumber daya alam yang terbatas  untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas. Kegiatan ekonomi dibagi menjadi tiga jenis yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.

1.       Produksi, proses menghasilkan barang atau jasa. Contoh membuat kue, menanam padi, dll.

2.       Distribusi, proses menyalurkan barang atau jasa. Contoh menjual sayur, menjual kue, dll.

3.       Konsumsi, kegiatan memakai atau menggunakan barang atau jasa. membeli kue, minum es, dll.

 

Kegiatan ekonomi memerlukan pelaku ekonomi yang berperan untuk menghasilkan, menyalurkan, dan menggunakan barang atau jasa. Pelaku ekonomi merupakan orang atau pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi. Pelaku ekonomi terdiri dari produsen, konsumen, dan distributor.

1.       Produsen, orang yang menghasilkan barang atau jasa. Contoh orang yang membuat kue.

2.       Konsumen, orang yang menggunakan barang atau jasa. Contoh orang yang makan kue.

3.       Distributor, orang yang menyalurkan barang atau jasa, Contoh orang yang menjual kue.

 

Jadi kegiatan ekonomi dan pelaku ekonomi, merupakan satu kesatuan karena memiliki hubungan yang sangat erat. Contoh dalam kegiatan produksi, Ibu Margareta setiap hari membuat kue untuk dijual. Kue tersebut dititipkan di kios milik Ibu Martina. Andi, Dikson, dan Ezron setiap hari membeli kue yang dijual Ibu Martina.

Berdasarkan contoh tersebut, membuat kue merupakan kegiatan ekonomi produksi sedangkan  Ibu Margareta sebagai pelaku ekonomi yaitu produsen. Sedangkan jual kue merupakan kegiatan ekonomi distribusi, dan Ibu Martina bertindak sebagai pelaku ekonomi yaitu distributor. Sementara, membeli atau makan kue merupakan kegiatan ekonomi konsumsi, dan orang yang membeli kue seperti Andi, Dikson, dan Ezron merupakan pelaku ekonomi yakni, konsumen.

Nah! Sahabat IPS sampai disini sudah paham kan! perbedaan antara kegiatan ekonomi dengan pelaku ekonomi yang terjadi di lingkungan sekitar kita!

 

Dalam kegiatan ekonomi produksi merupakan kegiatan yang sangat penting karena dapat menghasilkan dan menambah nilai guna barang atau jasa. Nilai guna barang dikenal juga dengan sebutan utilitas. Nilai guna barang terdiri dari:

1.  Nilai guna bentuk (form utility), adalah barang akan lebih berguna jika berubah bentuknya. Contoh kacang kedelai nilainya meningkat jika diolah menjadi tahu atau tempe.

2.    Nilai guna tempat (place utility), barang akan lebih berguna jika berpindah tempat. Contoh pasir di kali nilainya meningkat jika dibawa ke toko bangunan.

3.   Nilai guna waktu (time utility), adalah barang akan lebih berguna jika digunakan pada waktu yang tepat. Contoh jas hujan akan meningkat nilainya jika digunakan pada musim hujan.

4.   Nilai guna kepemilikan (ownership utility), adalah barang akan lebih berguna jika digunakan oleh orang yang tepat. Contoh traktor lebih tepat dimiliki oleh seorang petani, seragam sekolah lebih tepat dimiliki oleh seorang siswa.

 

C.     Faktor yang Memengaruhi Kegiatan Ekonomi

Faktor yang memengaruhi kegiatan ekonomi antara lain kondisi geografis, ketersediaan sumber daya alam, teknologi dan informasi, serta modal dan tenaga kerja. Faktor-faktor ini saling terkait dan menentukan tingkat produksi, konsumsi, dan distribusi barang atau jasa.

1.  Kondisi geografis, wilayah pesisir cenderung mengembangkan perikanan, sementara wilayah dataran tinggi cocok untuk pertanian.

2.  Ketersediaan sumber daya alam, setiap wilayah memiliki potensi seperti tanah yang subur mendorong kegiatan pertanian, padang rumput yang luas mendorong kegiatan peternakan. Kegiatan ekonomi dapat dikembangkan sesuai potensi lokal masing-masing wilayah.

3. Teknologi dan informasi, keberadaan teknologi dan informasi sangat mendukung kegiatan ekonomi. Seperti internet memudahkan kegiatan pemasaran dan jual beli online.

4.  Modal dan tenaga kerja, semakin banyak tenaga kerja dan modal yang tersedia, kegiatan ekonomi juga semakin berkembang.

 

D.     Perubahan Pola Kegiatan Ekonomi

Perubahan pola kegiatan ekonomi dahulu dan sekarang bersifat evolusi yakni dari pola kegiatan ekonomi yang bersifat lokal dan sederhana menjadi kegiatan ekonomi yang kompleks dan global.

Tabel Pola Kegiatan Ekonomi Dahulu dan Sekarang

Aspek

Pola Kegiatan Ekonomi

Dahulu

Sekarang

Skala operasi

Kecil karena bersifat lokal dan untuk memenuhi kebutuhan sendiri

Besar bersifat nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan banyak orang.

Tingkat efisiensi

Kurang efisien, karena teknologi dan sumber daya terbatas.

Efisien karena sistem online dan teknologi modern

Teknologi

Sederhana dan mengandalkan alat tradisional

Canggih, dengan sistem digital dan internet

Sistem distribusi

Barter atau pertukaran barang secara langsung

Menggunakan e-commerce

Jenis pekerjaan

Berburu, bertani, dan beternak

(dominan pekerjaan primer)

Beragam (pekerjaan sekunder: manufaktur), (pekerjaan tersier: jasa, teknologi).

Tujuan ekonomi

Memenuhi kebutuhan dasar

Mencari keuntungan, dan peningkatan standar hidup

Pemanfaatan sumber daya

Pemanfaatan alam secara langsung dan terbatas

Pemanfaatan SDA secara kompleks dan dikelola dengan baik

Interaksi ekonomi

Terbatas pada lingkungan sekitar

Melintasi batas negara melalui perdagangan dan investasi

 

E.      Dampak Kegiatan Ekonomi Terhadap Kehidupan Sosial

Kegiatan ekonomi memiliki dampak positif dan negatif terhadap kehidupan sosial masyarakat yakni:

1.       Dampak positif

* Memenuhi kebutuhan masyarakat, kegiatan ekonomi bertujuan menciptakan barang atau jasa sehingga kebutuhan manusia terpenuhi.

* Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, maksudnya kegiatan ekonomi dapat meningkatkan pendapatan sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.

* Menciptakan lapangan kerja, kegiatan produksi dan distribusi menciptakan lapangan kerja sehingga membutuhkan tenaga kerja, pada gilirannya tingkat pengangguran menurun.

* Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi, kegiatan ekonomi dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi melalui ekonomi kreatif karena dapat menciptakan produk baru.

2.    Dampak negatif

-      Kesenjangan sosial dan ekonomi, apabila hasil produksi tidak di distribusikan secara merata ke berbagai daerah akan menciptakan kesenjangan sosial dan ekonomi karena ada daerah yang terpenuhi kebutuhan sedangkan daerah lainnya tidak terpenuhi kebutuhannya.

-     Kerusakan lingkungan, eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan, pengolahan limbah, dan pembangunan industri tidak kontrol menyebabkan kerusakan lingkungan.

 

F.        Contoh Upaya Pemenuhan kebutuhan di Lingkungan  Sekitar

Jenis Kegiatan Ekonomi

Contoh di Desa

Contoh di Kota

Produksi

Bertani Jagung

Mengolah jagung menjadi snack

Distribusi

Pedagang keliling

Ojek online

Konsumsi

Membeli pupuk

Berlangganan internet

 

G.    Refleksi dan Diskusi

Pertanyaan refleksi

1.       Apa saja kegiatan ekonomi yang sering kamu lakukan

2.       Kegiatan ekonomi apa yang paling penting bagi masyarakat

 

Sumber: 

https://www.zenius.net/blog/materi-tentang-nilai-guna-barang/

Iwan Setiawan, 2016, Ilmu Pengetahuan Sosial, Jakarta, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud

Muhammad Nursa'ban, 2020, Ilmu Pengetahuan Sosial, Jakarta, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud 

Muh. Nurdin, dkk, 2008, Ilmu Pengetahuan Sosial, Jakarta, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud  

 

Selasa, 02 September 2025

KEBERAGAMAN KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu memahami Keanekaragaman geografis Indonesia yang membentuk karakteristik geografis unik Indonesia. Memahami iklim tropis Indonesia, serta dampaknya terhadap kehidupan manusia dan ekosistem melalui kegiatan pembelajaran seperti eksplorasi visual, simulasi dan presentasi proyek. Peserta didik akan memiliki kesempatan yang luas untuk memahami dan menginternalisasi keanekaragaman geografis Indonesia yang membentuk karakteristik geografis unik Indonesia.

Keberagaman Kondisi Geografis Indonesia

A.     Letak dan Luas Indonesia

Indonesia merupakan negara terluas di Asia Tenggara. Luas daratan mencapai 1.900.932,37 km2. Sedangkan luas lautan mencapai 5,8 juta km2 (Kemenko Maritim, 2019).

1.    Letak Geografis

Letak geografis merupakan posisi suatu wilayah berdasarkan kenyataannya di permukaan bumi. berdasarkan letak geografis, Indonesia terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Australia serta berada diantara dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Pasifik.

 

Keuntungan posisi geografis Indonesia yaitu:

a.      Menjadi jalur perdagangan internasional

b.      Transportasi laut berkembang pesat

c.       Memiliki kebudayaan yang beragam


Letak geografis juga memberi dampak negatif bagi masyarakat Indonesia yakni:

a.      Rawan bencana alam

b.      Rawan konflik kedaerahan

c.       Rawan terjadi perdagangan ilegal

d.      Budaya dari luar mudah masuk

e.       Akses pendidikan dan pembangunan tidak merata


2.      Letak Astronomis

Letak astronomis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Indonesia berada di antara 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT.

Letak garis lintang Indonesia yang berada pada 6 derajat Lintang Utara - 11 derajat Lintang Selatan menjadikan Indonesia beriklim tropis dengan ciri-ciri:

v Intensitas curah hujan tinggi

v Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun

v Memiliki 2 musim yaitu kemarau dan penghujan

v Kelembaban udara yang tinggi

v Memiliki hutan hujan tropis

 


Letak garis bujur Indonesia yang berada pada 95 derajat Bujur Timur - 141 derajat Bujur Timur berpengaruh pada pembagian waktu di Indonesia, yaitu:

v Waktu Indonesia Barat (WIB)

Daerah yang berada di Indonesia bagian Barat memiliki selisih waktu +7 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayah tersebut adalah seluruh Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Madura, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil  disekitarnya.

v Waktu Indonesia Tengah (WITA)

Daerah Indonesia bagian tengah memiliki selisih waktu +8 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayah tersebut adalah Pulau Bali, Pulau Nusa Tenggara, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.

v Waktu Indonesia Timur (WIT)

Daerah Indonesia bagian timur memiliki selisih waktu +9 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayahnya adalah Kepulauan Maluku, Pulau Papua, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.

 

 

Keuntungan Letak Astronomis Indonesia

v Memiliki hutan hujan tropis yang luas

Iklim tropis membuat Indonesia memiliki hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis merupakan penyumbang oksigen terbesar di dunia yang bisa mengurangi pemanasan global. Hutan hujan tropis juga merupakan habitat yang ideal untuk flora dan fauna.

v Memiliki keragaman flora dan fauna yang bervariasi

Indonesia memiliki flora dan fauna yang beragam. Hal ini tidak terlepas dari kondisi iklim di Indonesia. Iklim tropis sangat ideal untuk pertumbuhan flora dan perkembangbiakan fauna.

v Lahan pertanian dan perkebunan yang subur

Intensitas curah hujan yang tinggi dan disinari matahari sepanjang tahun menyebabkan tanah di Indonesia sangat subur. Melimpahnya hasil pertanian dan perkebunan dapat membantu meningkatkan perekonomian negara.

 

3.      Letak Geologis

Letak geologis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan struktur geologi atau susunan batuan disekitarnya. Letak geologis Indonesia yang berada di titik pertemuan dari tiga lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Di daerah pertemuan antar lempeng ini mengakibatkan bebarapa daerah di Indonesia rawan terjadi gempa bumi.

 


Secara geologis, Indonesia dilalui dua jalur pegunungan dunia yaitu pegunungan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Jalur pegunungan tersebut membentang hingga wilayah Indonesia. Hal tersebut menyebabkan wilayah Indonesia memiliki sebanyak 127 Gunung api katif.

Jalur pegunungan api di Indonesia membentang dari ujung utara Sumatra memanjang melalui pantai barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, dan Halmahera.

Letak geologis memberi pengaruh bagi alam Indonesia yaitu:

a.         Memiliki banyak gunung api aktif

b.        Sering terjadi gempa

c.         Kaya akan barang tambang

d.        Tanahnya subur

e.         Flora dan fauna beranekaragam

f.          Laut di Indonesia memiliki kedangkalan

 

Kondisi geologis Indonesia memberi pengaruh terhadap keragaman alam yang dapat ditemukan pada kekayaan sumber daya alam seperti flora dan fauna, barang tambang, dan sumber daya laut.


B.        Keanekaragaman Geografis Indonesia


Sahabat IPS! Tahukan kalian bahwa bentuk permukaan bumi tidak sama antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. Bentuk muka bumi ada gunung, lembah, dataran tinggi, perbukitan, dataran rendah, sungai, danau, laut, dan lain sebagainya.

Diantara bentuk muka di atas, bentuk muka bumi apa yang kalian pernah lihat? Mengapa bentuk muka bumi berbeda-beda?

 

Secara umum kondisi lingkungan tempat tinggal kita terdiri dari:

1.   Gunung

Gunung adalah bentuk permukaan bumi yang menjulang tinggi dibandingkan dengan daerah disekitarnya. Pemanfaatan daerah gunung untuk kegiatan manusia sangat tergantung dari kebiasaan masyarakat sekitarnya.

 

Manfaat daerah gunung adalah

a.    Sebagai tempat tinggal dan ketersedian pangan atau bahan makanan

Ada banyak jenis makanan yang kita makan sehari-hari berasal dari daerah pegunungan. Jenis makanan tersebut terdiri dari jagung, kentang, shorgum, tomat, dan buah-buahan. Ada banyak makanan yang bernilai tinggi yang dihasilkan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan seperti kopi, kakao, madu, rempah-rempah.


b.      Gunung menyediakan air bersih

Gunung menjadi penyedia air bersih bagi warga disekitarnya. Air dari pegunungan mengandung banyak mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia terutama untuk menjaga kesehatan tulang dan jantung serta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

 


Air mineral berasal air hujan yang turun dan meresap kedalam lapisan tanah di daerah pegunungan. Air hujan yang telah meresap tersebut muncul kembali ke permukaan tanah disekitar area gunung dan digunakan olah masyarakat sekitar sebagai sumber air bersih yang kandungan mineralnya tinggi.

 

c.      Gunung menjaga keanekaragaman hayati

Gunung merupakan tempat hidup atau rumah bagi banyak hewan dan tumbuhan. Hewan dan tumbuhan tersebut dikelompokkan kedalam flora dan fauna. Flora merupakan dunia tumbuh-tumbuhan. Sedangkan fauna adalah dunia hewan.

d.     Gunung untuk tempat pariwisata:

Gunung memiliki pesona alam yang sangat indah sehingga banyak orang yang suka pergi berwisata ke gunung demi menikmati keindahan alamnya. Gunung yang sering dikunjungi para wisatawan di pulau Flores adalah Gunung Poco Likang, Gunung Ranaka, di Kabupaten Manggarai Gunung Inerie di Kabupaen Ngada, Gunung Mbeling di Manggarai Barat. 

2.      Lembah

Lembah adalah dataran yang lebih rendah dari daratan dan umumnya berada di kaki gunung. Lembah terbentuk karena proses geologis salah satunya adalah proses pengikisan tanah oleh angin dan air yang berlangsung sangat lama. Di Indonesia ada banyak lembah, beberapa lembah yang sangat terkenal adalah Lembah Ramma di kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Lembah Colol di kabupaten Manggarai Timur yang banyak menghasilkan kopi Colol.

 


3.      Dataran tinggi

Dataran tinggi merupakan dataran yang terletak pada ketinggian 200-700 mdpl. Dataran tinggi terbentuk dari hasil erosi dan sedimentasi. Dataran tinggi identik dengan suhu udara yang dingin. Pemanfaatan dataran tinggi oleh penduduk dilakukan dengan cara pertanian terasering yang mirip seperti tangga dengan tujuan menhan laju erosi tanah. 

 

Pada masyarakat Manggarai, pemanfaatan dataran tinggi untuk menunjang kehidupan dilakukan dengan cara membuat sawah bertingkat dilereng bukit. Selain itu juga ditanami tanaman jangka pendek seperti kedelai, kacang hijau, kacang tanah. Sedangkan tanaman jangka panjang yang biasa ditanam di dataran tinggi oleh masyarakat manggarai adalah pohon jati, pohon mahoni, kopi, cengkeh, kakao, kemiri, dan lain-lain.


Dataran tinggi yang terkenal di Indonesia dalah dataran tinggi Dieng, dataran tinggi Bromo, dataran tinggi Goya, dan lain-lain. Sedangkan dataran tinggi yang ada di Manggarai adalah dataran tinngi Mbeling di Manggarai Barat, dataran tinggi Colol di kabupaten Manggarai Timur.

 

Sahabat IPS! Tahukan kalian bahwa Kabupaten Manggarai merupakan daerah dataran tinggi yang didominasi oleh bentuk permukaan daratan yang bergelombang dengan kemiringan lahan yang bervariasi.

 

4.      Perbukitan

Perbukitan adalah rangkaian bukit yang berjajar cukup luas disuatu daerah. Bukit sebagai bentuk wujud alam yang memiliki permukaan tanah lebih tinggi dibandingkan permukaan tanah disekililingnya namun dengan ketinggian relatif rendah jika dibandingkan dengan gunug.

 


Bukit dapat dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi masyarakat disekitarnya yakni: pertanian, perkebunan, peternakan dan budidaya komoditas lainnya. Selain itu daerah perbukitan bisa dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata.


5.      Dataran Rendah

Dataran rendah adalah suatu hamparan tanah lapang yang luas dengan tingkat ketinggian yang di ukur dari permukaan laut adalah relatif rendah yaitu tidak lebih dari 200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah dikenal juga dengan sebutan alluvial.


Dataran rendah bagi masyarakat Indonesia sering dijadikan sebagai tempat tinggal atau pemukiman penduduk. Hal ini dikarenakan suhu udara di dataran rendah berkisar antara 23-28 derajad celcius, sehingga tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin bagi tubuh manusia.

Selain sebagai tempat tinggal dataran rendah juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat persawahan, tempat industri, pertanian, perkebunan dan peternakan.

 

6.      Sungai

Sungai adalah aliran air di permukaan tanah dan berbentuk memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Arah aliran sungai sesuai dengan sifat air mulai dari tempat yang tinggi ke tempat rendah. Sungai bermula dari gunung atau dataran tinggi menuju ke danau atau lautan.

 


Sungai dapat dimanfaatkan sebagai irigasi untuk persawahan, sebagai sumber air minum. Sungai juga dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata bahkan bisa dimanfaatkan sebagai arus lalu lintas sungai untuk menghubungkan wilayah hulu dan hilir serta pesisir kiri dan kanan sungai.

 

7.      Danau

Danau adalah suatu wilayah yang berbentuk cekungan besar di permukaan bumi yang terisi oleh air, dan dikelilingi oleh daratan. Sumber air di dalam danua berasal dari mata air bawah tanah, air sungai, dan air hujan.


Ada dua jenis danau yaitu danau alami dan danau buatan (waduk). danau alami terbentuk karena proses vulkanis, sedangkan danau buatan (waduk) dibuat dengan tujuan untuk mengairi lahan pertanian, pembangkit listrik tenaga air, perikanan darat, pengendali banjir dan erosi, serta smenjadi obyek wisata.


Manfaat danau banyak sekali. Contohnya:

1.      Untuk irigasi pengairan sawah, ternak, serta kebun

2.      Sebagai obyek pariwisata yang dapat meningkatkan ekonomi

3.      Penggerak PLTA atau pembangkit listrik tenaga air

4.      Tempat usaha perikanan darat

5.      Sumber penyediaan air bagi makhluk hidup 

6.      Sebagai pengendali banjir dan erosi

7.      Dapat djadikan sebagai sarana olahraga air, seperti dayung, perahu boat, memancing, dan lain-lain.

 

8.       Laut

Laut adalah wilayah perairan asin yang luas dan mengelilingi sebagian besar daratan Bumi. Laut membentang di antara benua dan memiliki kedalaman bervariasi, mulai dari beberapa meter hingga ribuan meter.


Laut merupakan sumber kehidupan di bumi, jantung dunia, tempat kehidupan bermula dan terus berkembang. Laut memberikan oksigen makanan, dan sumber daya lainnya yang sangat penting bagi makhluk hidup.


Laut memiliki berbagai manfaat yang sangat penting bagi manusia dan lingkungan. Beberapa manfaat utama dari laut termasuk: Sumber Makanan tama bagi manusia, laut sebagai transportasi utama untuk menyalurkan barang dan jasa yang kita gunakan sehari-hari. Laut dapat digunakan sebagai tempat pariwisata karena memiliki ekosisten yang idah seperti terumbu karang, pantai berpasir putih atau pink. Laut sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan tenaga listrik bagi masyarakat. Laut sebagai pengatur iklim, dan sumber bahan kimia dan obat-obatan.

 

 

C.        Keanekaragaman Geologis Indonesia

Bumi yang kita tinggal terdiri dari banyak lempeng yang bergerak satu sama lain. Wilayah Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia. Lempeng tersebut bergerak satu sama lain dan saling bertumbukan.


Lempeng Indo-Australia bertumbukan dengan lempeng Eurasia. Sedangkan lempeng Pasifik bertumbukan dengan lempeng Eurasia. Tumbukan lempeng tersebut membentuk rangkaian pegunungan di pesisir selatan Indonesia mulai dari Pulau Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi. Selain gunung dan gunung api tumbukan antar lempeng juga menghasilkan peristiwa gempa bumi. Indonesia juga rawan terjadi letusan gunung api. 


Disamping kondisi geologis Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh pertemuan deretan pegunungan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Akibatnya Indonesia memiliki banyak gunung api, dan menjadi daerah gempa bumi. Bencana alam yang sering terjadi di Indonesia diakibatkan oleh kondisi geologis dengan deretan gunung api yang melingkari wilayah Indonesia yang dikenal dengan sebutan ring of fire.

 

Keanekaragaman kondisi geologis ini menyebabkan

1.        Flora dan fauna beraneka ragam

2.        Kaya barang tambang dan mineral

3.        Tanahnya subur

 

Pengaruh letak geologis Indonesia, yaitu:

1.    Memiliki banyak gunung api aktif

Indonesia memiliki banyak gunung api aktif karena dilalui oleh rangkaian pegunungan muda yakni Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Jumlah gunung api aktif di Indonesia mencapai 127 buah atai 13 % dari jumlah gunung api dunia.

2.     Sering terjadi gempa bumi

Wilayah Indonesia berada diantara tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Indo-Australia, pasifik dan Eurasi. Ketiga lempeng tersebut sering terjadi gesekan, akibatnya wilayah Indonesia sering terjadi gempa bumi, baik gempa tektonik maupun vulkanik.

3.     Kaya sumber daya tambang dan mineral

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya tambang dan mineral. Hal terjadi karena banyaknya gunung api yang ada di Indonesia. Letusan gunung api tersebut mengakibatkan beranekaragamnya sumber daya tambang dan mineral di Indonesia.

4.     Mempunyai tanah yang subur

Tanah di Indonesia sangat subur karena sering terjadi gempa bumi. Setiap terjadi gempa bumi akan mengeluarkan lahar dan abu dan akan membentuk tanah vulkanik. Lahar dan abu ini memiliki kandungan mineral yang tinggi sehingga tanah menjadi subur dan dapat ditanami dengan berbagai jenis tanaman serta rumah yang baik bagi fauna di Indonesia.

5.     Kenaekaragaman hayati yang tinggi

Sebagai negara beriklim tropis Indonesia memiliki hutan hujan tropis yang sangat luas. Hutan yang sangat luas tersebut menjadi rumah yang ideal bagi flora dan fauna. Sehingga tidak heran jika flora dan faunanya beranekaragam. Hutan Indonesia memiliki 6.000 spesies tumbuhan, 1.000 spesies hewan, dan 100 spesies jasad renik yang sudah diketahui manfaat dan potensinya.

 

 

 

D.      Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman hayati Indonesia ditunjukkan dengan beragamnya tumbuhan dan hewan. Tumbuh-tumbuhan disebut flora, sedangkan hewan-hewan disebut juga fauna.

Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman makhluk hidup yang menunjukkan bervariasinya gen, spesies, dan ekosistem disuatu wilayah.

 

Tingkat keanekaragaman hayati

o Tingkat gen

Contoh keanekaragaman hayati tingkat gen pada tumbuhan:

a.    Padi (Oryza sativa) dengan varietas Padi rojolele, padi ciherang, padi ciliwung, dan lain-lain

b.  Mangga (Mangifera indica) dengan Varietas Mangga arumanis, mangga manalagi, mangga golek, dan lain-lain

c.   Durian (Durio zibethinus) dengan Varietas Durian petruk, durian bawor, durian monthong, dan lain-lain.

 

Contoh keanekaragaman hayati tingkat gen pada hewan:

a. Anjing (Canis familiaris) dengan ras anjing golden retrieve, anjing bulldog, anjing german shepherd, dan lain-lain

b.   Kucing (Felis catus) dengan ras kucing anggora, kucing persia, kucing sphinx, dan lain-lain

c.    Sapi (Bos taurus) dengan ras sapi bali, sapi madura, sapi fries holland, dan lain-lain.

 

o Tingkat spesies

Contoh keanekaragaman hayati tingkat spesies pada tumbuhan:

a. Tingkat genus: Genus Citrus misalnya pada Jeruk bali (Citrus maxima), jeruk nipis (Citrus aurantifolia), dan jeruk manis (Citrus nobilis). Juga Genus Musa pada Pisang buah (Musa paradisiaca) dan pisang serat (Musa textilis).

b.  Tingkat family dibagi menjadi Famili Poaceae pada padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), dan alang-alang (Imperata cylindrical), dan Famili Zingiberaceae pada kunyit (Curcuma domestica) dan jahe (Zingiber officinalis).

 

Contoh keanekaragaman hayati tingkat spesies pada hewan:

a. Tingkat genus dibagi menjadi Genus Felis dan Genus Bos. Genus Felis, diantaranya kucing leopard (Felis bengalensis), kucing rumahan (Felis silvestris), dan kucing hutan (Felis chaus) dan Genus Bos pada sapi berpunuk (Bos indicus), sapi potong dan perah di Eropa (Bos Taurus), dan sapi asli Indonesia (Bos sondaicus).

b.  Tingkat family, dibagi menjadi Famili Bovidae pada sapi (Bos) dan kerbau (Bubalus) dan Famili Canidae: Serigala (Canis) dan rubah (Lycalopex).

 

o Tingkat ekosistem

Perbedaan letak geografis antar wilayah menyebabkan perbedaan iklim dan berpengaruh pada perbedaan suhu, curah hujan, intensitas cahaya matahari. perbedaan-perbedaan tersebut menyebabkan flora dan fauna beranekaragam.

 

Contoh keanekaragaman hayati tingkat ekosistem:

a.  Ekosistem lumut yang terletak di wilayah sekitar puncak gunung atau di daerah dingin sekitar kutub dan didominasi oleh  tumbuhan lumut. Hewan yang dapat dijumpai di dalamnya ialah hewan-hewan berbulu tebal seperti beruang kutub.

b.  Ekosistem hutan konifer yang didominasi oleh tumbuhan yang berdaun seperti jarum, misalnya pinus atau cemara yang di dalamnya, terdapat hewan juga salah satunya beruang.

c.  Ekosistem hutan hujan tropis yang ditumbuhi beragam pohon, liana, dan epifit. Hewan yang hidup di dalamnya misalnya kera.

d.  Ekosistem padang rumput yang terdapat di wilayah kering di ketinggian sekitar 4000 MDPL dan didominasi oleh rumput-rumputan. Pada ekosistem ini, hidup mamalia besar, karnivora, dan herbivora.

e. Ekosistem gurun yang memiliki perbedaan suhu mencolok antara siang dan malam, angin kencang, iklim panas, dan hujan yang sangat sedikit serta didominasi oleh kelompok tumbuhan xerofit seperti kaktus. Hewan yang dapat dijumpai di dalamnya adalah reptil dan mamalia kecil.

f.    Ekosistem pantai yang didominasi oleh formasi pes-caprae dan barringtonia berbentuk perdu atau pohon. Di dalamnya, terdapat serangga, burung pantai, dan lain-lain.

 

Manfaat kaenaragaman hayati antara lain:

o Bidang Pangan dan Sandang

Sumber makanan yang kita makan sehari-hari merupakan flora dan fauna. Kayu untuk membuat rumah berasal dari pohon yang tumbuh di hutan. Dengan demikian flora dan fauna mampu memenuhi banyak kebutuhan manusia.

o Bidang Ekologi

Hutan Indonesia merupakan paru-paru dunia. Kegiatan fotosintesis pada hutan dapat menurunkan kadar karbondioksida (CO2) di atmosfer sehingga pencemaran uadara berkurang.

Hutan juga berfungsi untuk menjaga kestabilan iklim bumi karena dapat mempertahankan suhu dan kelembaban udara sehinggan dapat menunjang keberlangsungan hidup manusia dan hewan.

o Bidang Farmasi

Flora dan fauna dapat dimanfaatkan untuk obat tradisional dan obat herbal. Flora yang dapat digunakan untuk obat adalah pohon kina yang dapat dijadikan sebagai obat malaria. Buah mengkudu digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Fauna yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit ular yang dapat dijadikan sebagai obat kulit. Madu yang sering kita konsumsi dapat meningkatkan daya tahan tubuh merupakan salah satu manfaat fauna bagi kita.

o Bidang ilmu pengetahuan dan Teknologi

Keanekarahgaman hayati dimanfaatkan untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti melakukan penelitian terhadap flora dan fauna. Obat-obatan yang kita minum merupakan hasil kajian ilmu pengetahuan dan teknologi dengan sumber bahan flora dan fauna.

https://www.gramedia.com/literasi/keanekaragaman-hayati/

 

Keanekaragaman hayati di Indonesia

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat besar. Besarnya kanekaragaman hayati di Indonesia berkaitan erat dengan kondisi iklim dan kondisi fisik wilayah. Suhu dan curah hujan yang tinggi memungkinkan tumbuhnya berbagai jenis tumbuhan, sebab tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang pada daerah yang memiliki kandungan air, maka hewan pun dapat hindup didaerah tersebut.

 

Persebaran flora dan fauna di Indonesia juga tidak merata. Ada banyak faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna, salah satunya letak geologis Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Hal tersebut membuat flora dan fauna Indonesia berbeda dengan negara atau kawan di belahan bumi lainnya.

1.      Flora

a.     Flora Sumatra – Kalimantan

Wilayah flora ini didominasi oleh wilayah iklim hutan hujan tropis dengan tipe vegetasi hutan lebat dan jenis tumbuhan yang heterogen. 

Flora khas wilayah Sumatra-Kalimantan adalah tumbuhan Meranti  (Dipterocarpus) dan tumbuhan endemik yang sangat langka seperti bunga padma (Raflessia arnoldi) dan bunga bangkai (Amorphpophallus Titanium).

 

b.    Flora Jawa – Bali

Iklim di pulau Jawa dan Bali memiliki banyak variasi dimana tingkat curah hujan dan kelembaban udara semakin berkurang ke arah timur. 

Kondisi ini menyebabkan banyak perbedaan vegetasi hutan dari wilayah barat ke timur yaitu hutan tropis, hutan musim, hutan sabana, dan stepa.

 

c.      Flora Kepualauan Walaccea

Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara, Timor, dan Maluku masuk dalam wilayah Kepulauan Wallacea. Iklim pada wilayah ini lebih kering dengan kelembaban udara yang lebih rendah. 

 

Vegetasi yang ada pada Kepulauan Wallacea yakni:

v Vegetasi savana tropis di wilayah Nusa Tenggara;

v Vegetasi hutan pegunungan di wilayah pegunungan di Pulau Sulawesi;

v Vegetasi hutan campuran di wilayah Maluku, yang terdiri dari berbagai jenis rempah- rempah (seperti pala, cengkih, kayu manis), kenari, kayu eboni, dan lontar sebagai tanaman khas di daerah ini.

 

d.    Flora Papua

Meskipun masuk dalam tipe hutan hujan tropis, tetapi vegetasi wilayah Flora Papua lebih bercorak hutan hujan tipe Australia Utara. 

Daerah pegunungan Jaya Wijaya, banyak ditumbuhi vegetasi pegunungan tinggi. Sedangkan pada area pantai banyak dijumpai vegetasi hutan bakau atau mangrove.

 

2.      Fauna

a.      Fauna Asiatis

Wilayah yang masuk ke dalam wilayah Asia atau Asiatis adalah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Jenis-jenis fauna atau binatang tipe Asiatis diantaranya:

v Mamalia: gajah, badak bercula satu, rusa, tapir, banteng, kerbau, monyet, orang utan, harimau, macan tutul, macan kumbang, tikus, bajing, beruang, kijang, anjing hutan, kelelawar, landak, babi hutan, kancil, dan kukang.

v  Reptilia: biawak, buaya, kura-kura, kadal, ular, tokek, bunglon, dan trenggiling.

v Jenis-jenis burung: elang bondol, jalak, merak, ayam hutan, burung hantu, kutilang dan berbagai macam jenis unggas lainnya. Ikan seperti mujair dan arwana serta pesut (mamalia air tawar).

 

b.     Fauna Peralihan

Wilayah peralihan atau campuran Asia-Australia biasa disebut juga dengan Kepulauan Wallacea.  Wilayah ini meliputi Pulau Sulawesi, Timor, Kepulauan Nusa Tenggara, dan Kepulauan Maluku. 

Jenis fauna yang bisa ditemukan di wilayah peralihan yakni:

v Mamalia: anoa, babi rusa, tapir, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, beruang, tarsius, monyet seba, kuda, sapi, banteng.

v Amphibia: katak pohon ,katak terbang, dan katak air. Reptilia: ular, buaya, biawak dan komodo

v Berbagai macam burung: burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, merpati, dan angsa.

 

c.      Fauna Australis

Pulau-pulau yang masuk dalam wilayah fauna Australis yakni Pulau Papua, Kepulauan Aru, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. 

Contoh jenis-jenis fauna pada kelompok wilayah ini antara lain:

vMamalia: kanguru, walabi, beruang, koala, nokdiak (landak Irian), oposum layang (pemanjat berkantung), kuskus, kanguru pohon.

v Reptilia: buaya, biawak, ular, kadal, kura-kura.

v Amphibia: katak pohon, katak terbang, dan katak air.

v Beragam jenis burung: kakatua, beo, nuri, raja udang, cendrawasih, dan kasuari.

v Ikan seperti arwana dan berbagai jenis ikan air tawar lainnya.

 

Flora dan Fauna di Indonesia Barat

Flora dan fauna di zona ini tersebar di pulau-pulau bagian barat Indonesia, mulai dari Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Flora dan fauna di zona ini mirip dengan yang ada di Benua Asia.

a.   Flora Indonesia Bagian Barat

Persebaran flora di Indonesia Bagian Barat dipengaruhi oleh iklim Af (tropis basah) dan Am (tropis musim). Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

v Banyak pohon tinggi

v Tumbuhannya lebat dan rapat

v Pohon beraneka ragam

v Tumbuhan selalu hijau sepanjang tahun

Contoh flora di zona ini antara lain seperti gandaria, kasturi, rotan, majegau, meranti, Rafflesia Arnoldii, serta anggrek hutan.

 

b.    Fauna Indonesia Bagian Barat

Fauna di wilayah Indonesia Bagian Barat kerap disebut juga sebagai Oriental. Ciri-ciri fauna di wilayah ini yaitu:

v Mamalia besar

v Berbagai jenis kera

v Mamalia air tawar

v Beberapa jenis burung tidak banyak warna

v Tidak terdapat mamalia berkantung

Contoh fauna di wilayah ini adalah gajah, harimau Sumtra, badak bercula satu, elang jawa, tapir, orang utan, macan, pesut, dan merak Jawa hijau.

 

Flora dan Fauna Daerah Indonesia Tengah (Peralihan)

Flora dan fauna di wilayah ini tersebar di pulau-pulau bagian Tengah Indonesia, seperti Pulau Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara. Beberapa flora dan fauna di wilayah ini memiliki kekhasannya sendiri, sehingga disebut sebagai endemik.

a.     Flora Indonesia Bagian Tengah

Persebaran flora di Indonesia Bagian Tengah dipengaruhi oleh iklim Am (tropis musim) dan Aw (sabana tropis).

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

v Pohonnya tinggi tetapi jarang

v Dapat beradaptasi di wilayah kering

v Meranggas atau menggugurkan daun saat musim kemarau

Contoh flora di zona ini antara lain lontar, cendana, longusei, dan ajang kelicung.

 

b.     Fauna Indonesia Bagian Tengah

Hewan di wilayah Indonesia Bagian Tengah kerap disebut hewan endemik atau hanya ada di wilayah ini dan tidak bisa kita temukan di wilayah lain.

Ciri-cirinya adalah berikut ini:

v Beberapa jenis burung, kera, dan reptil

v Hewan mamalia tidak besar

v Tidak terdapat hewan berkantung

v Beberapa hewan bersifat endemik yaitu hanya ditemukan di wilayah ini

Contoh fauna di zona ini adalah komodo, anoa, yaki, tarsius, babi rusa, sapi bima, rangkong, dan maleo.

 

Indonesia Bagian Timur (Australis)

Flora dan fauna di wilayah Indonesia Bagian Timur tersebar pada wilayah Timur Indonesia, yaitu di Kepulauan Maluku dan Papua.

a.     Flora Indonesia Bagian Timur

Persebaran flora di wilayah ini dipengaruhi oleh iklim Af (tropis basah).

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

v Mirip dengan hutan hujan tropis Australia

v Banyak tumbuhan epifit, yaitu tumbuhan yang menumpang hidup pada tumbuhan lain

v Banyak tumbuhan endemik (asli wilayah tersebut)

v Banyak rempah-rempah

Contoh flora di zona ini antara lain matoa, sagu, eukaliptus, pala, cengkeh, dan lada.

 

b.     Fauna Indonesia Bagian Timur

Fauna Indonesia Timur disebut juga fauna Australis.

Berikut adalah ciri-ciri fauna di wilayah ini:

v Terdapat binatang berkantung

v Beberapa mamalia kecil

v Burung-burung berbulu indah

Contoh hewan yang ada di wilayah ini adalah kanguru pohon, kanguru tanah, cendrawasih, nuri, kasuari, wallabi, dan namdur.

 

https://regional.kontan.co.id/news/flora-dan-fauna-di-indonesia-wilayah-persebaran-dan-jenis-jenisnya#google_vignette

https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231002115551-569-1006070/persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia-wilayah-serta-jenisnya

https://www.ruangguru.com/blog/persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia

 

Konservasi Alam untuk Melindungi Spesies Endemik

Indonesia memiliki flora dan fauna langka dan dilindungi. Sayangnya flora dan fauna langka tersebut berkurang jumlahnya akibat kerusakan hutan. Beruang madu di Riau terancam punah akibat kebakarandan kerusakan hutan. Selain itu kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan mengakibatkan orang utan mati dan jumlahnya terus berkurang.

 

Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi spesies endemik yaitu:

1.      Memberikan edukasi dan sosialisasi

Pemerintah harus memberikan sosialisasi dan edukasi tentang binatang apa saja yang dilindungi pemerintah.

2.      Mendukung upaya pelestarian lingkungan

Masyarakat harus mendukung upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah dengan memberikan dukungan moril.

3.      Membuat penangkaran

Cara melindungi satwa langka berikutnya dengan membuat penangkaran atau menyediakan tempat pemeliharaan hewan langka tersebut agar tidak punah.

4.      Melaporkan orang yang berburu satwa langka

Melaporkan orang yang berburu satwa langka kepada pihak berwajib akan membuat efek jera bagi masyarakat

5.      Membuat papan larangan

Dalam papan larangan dicantumkan ancaman hukuman pidana jika perburuan tetap dilakukan.

6.      Hindrari transaksi jual beli binatang langka

berkurangnya satwa langka di Indonesia disebabkan oleh transaksi jula beli yang bahkan diekspor keluar negeri. Oleh karena itu masyarakat diharapkan untuk menghindari transaksi jual beli tersebut demi melindungi satwa langka yang hampir punah.

 

A.        Cuaca dan Iklim Indonesia

Sahabat IPS! Kamu pasti pernah mendengar atau menyaksikan disuatu tempat sedang terjadi hujan sementara di tempat lainnya matahari sedang bersinar. Kamu juga pernah mendengar ucapan atau baca berita saat ini kita sedang terjadi perubahan iklim? Sebenarnya kedua hal tersebut berkaitan dengan cuaca dan iklim.

 

Pengertian Cuaca dan Iklim

Cuaca adalah keadaan udara yang terjadi pada suatu wilayah pada periode tertentu. Kindisi cuaca berubah dalam waktu yang singkat.

Perbedaan cuaca diberbagai daerah disebabkan perbedaan suhu dan kelembaban udara. BMKG adalah lembaga yang khusus mengamati cuaca dan iklim di Indonesia. Sedangkan ilmu yang khusus mempelajari cuaca dan iklim adalah Klimatologi.

 

Iklim adalah kondisi atau keadaan rata-rata cuaca pada suatu daerah yang sangat luas. Perhitungan iklim dapat dilakukan selama 11 hingga 30 tahhun.

Letak Astronomis sangat mempengaruhi iklim di suatu wilayah atau negara. Posisi astronomis Indonesia 60LU – 110LS dan 950BT – 1410BT sehingga negara kita beriklim tropis. Wilayah dengan iklim tropis memiliki 2 musim yaitu kemarau dan hujan.

 

Perbedaan Cuaca dan Iklim

No

Cuaca

Iklim

1.

Cakupan wilayah sempit dan terbatas

Cakupan wilayah luas

2.

Waktu pengamatan dikakukan 24 jam

Pengamatan dilakukan 11-30 tahun

3.

Sigfat cepat berubah dan tidak stabil

Bersifat stabil dan sulit berubah

4.

Prediksinya mudal dilakukan

Prakiraan iklim sulit dilakukan

 

Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim

1.    Cahaya matahari

Sinar matahari memancarkan sinarnya keseluruh pelosok bumi. Pada waktu-waktu tertentu ada belahan bumi yang mendapat sinar matahari, dan ada belahan bumi yang tidak mendapat sinar matahari. Kondisi tersebut terjadi karena rotasi dan revolusi bumi terhadap matahari.

Pergantian menerima cahaya matahari dalam waktu dan kapasitas yang berbeda menyebabkan iklim dan cuaca yang berbeda pada setiap belahan bumi.

2.    Suhu

Disebut juga temperatur udara. Adalah derajat panas dari aktivitas molekul dalam atmosfer, atau udara yang timbul karena radiasi panas matahari yang diterima Bumi. Tingkat penerimaan panas tersebut mengakibatkan perbedaan suhu di tiap daerah.

3.    Angin

Adalah udara yang bergerak karena perubahan suhu di suatu wilayah. Perbedaan suhu di Bumi mengakibatkan perubahan tekanan udara dan menyebabkan terjadinya angin.

4.    Awan

Merupakan unsur cuaca dan iklim berupa titik-titik air atau kristal es halus di atmosfer yang berkumpul menjadi satu. Udara dari permukaan Bumi yang naik akan menjadi dingin. Sehingga menambah kelembapan udara. Ketika mencapai titik jenur dengan air, udara akan berubah menjadi awan dengan ketinggian tertentu.

5.    Kelembaban udara

Merupakan jumlah uap air yang ada di udara. Kelembapan ini memengaruhi pengendapan air dalam udara yang bisa berbentuk awan, kabut, embun, serta hujan.

6.    Curah hujan

Adalah intensitas hujan di suatu daerah. Proses terjadinya hujan diawali dengan penguapan air di sumber air, seperti sumur, sungai, danau, laut, samudra, dan lain-lain.

7.    Listrik di udara

Merupakan energi listrik yang ada di atmosfer karena fenomena alam, seperti petir atau kilat yang bersumber dari hujan badai. Sehingga mengakibatkan terjadinya gesekan di atmosfer.

 

Jenis-Jenis Cuaca

1.    Cuaca cerah

Cuaca cerah ditandai dengan sinar matahari yang terlihat jelas dan terang namun udara tidak terasa panas karena disertai dengan udara yang berhembus pelan.

2.    Cuaca panas

Cuaca panas ditandai dengan sinar matahari yang bersinar terang di siang hari. Biasanya terjadi saat musim kemarau.

3.    Cuaca berawan

Cuaca berawan terjadi karena sinar matahari ditutup oleh sekumpulan awan yang mendung. Ketika matahari tertutup awan, kondisi udara menjadi tidak terlalu panas dan langit agak gelap.

4.    Cuaca dingin

Saat cuaca dingin, kelembapan akan meningkat dan angin akan bertiup lebih kencang. Suhu udara cenderung lebih rendah.

5.    Cuaca Hujan

Cuaca hujan terjadi akibat pengaruh dari peningkatan uap air di udara, karena pemanasan dari sinar matahari.

6.    Cuaca Berangin

Cuaca berangin ditandai dengan udara yang bergerak lebih cepat. Saat cuaca berangin, langit biasanya tampak berawan dan suhu udara lebih rendah.

7.    Cuaca Bersalju

Salju merupakan air atmosfer yang membeku dan jatuh ke tanah. Salju terjadi ketika suhu udara turun hingga mencapai 0º Celcius.

 

Jenis-Jenis Iklim

1.    Iklim Tropis

Iklim tropis terjadi di kawasan sekitar garis khatulistiwa, seperti Indonesia. Cuaca pada iklim ini akan terasa hangat sepanjang hari dan tidak ada musim dingin.

2.    Iklim Sub Tropis

Daerah dengan iklim subtropis memiliki suhu harian dan musiman yang lebih beragam dari daerah beriklim tropis. Misalnya kawasan Mediterania, seperti Yunani dan Italia, iklimnya akan terasa hangat, musim panasnya kering, sedangkan musim dinginnya basah. Iklim subtropis memiliki curah hujan sedang sepanjang tahun.

3.    Iklim Sedang

Iklim sedang atau siklon dapat dijumpai di Bumi belahan utara. Di kawasan ini, kutub yang dingin bertemu dengan udara hangat, sehingga memungkinkan terjadinya hujan dan salju. Jenis iklim ini akan menghasilkan suhu musiman, seperti musim panas, gugur, musim dingin, dan semi.

4.    Iklim Dingin

Iklim dingin terjadi di Kutub Utara dan Selatan. Musim dingin di kedua wilayah ini terjadi sepanjang tahun. Di sejumlah area, suhunya bahkan selalu berada di bawah 0º Celcius. Sebagian tempat memiliki salju dan es bahkan lapisan tanah bawahnya akan membeku.

https://www.kompas.com/skola/read/2022/09/05/130000969/cuaca-dan-iklim--pengertian-perbedaan-unsur-dan-jenisnya

 

B.        Dampak Iklim Tropis Indonesia

Iklim Tropis dimiliki oleh wilayah yang berada disekitar garis khatulistiwa. Indonesia merupakan negara yang berada disekitar garis khatulistiwa sehingga seluruh wilayahnya beriklim tropis. Iklim Tropis membawa dampak positif dan negatif.

Dampak positif iklim tropis bagi bangsa Indonesia

Curah hujan tinggi dan mendapat sinar matahari sepanjang tahun, sehingga tanah untuk pertanian menjadi subur dan flora dan faunanya beraneka ragam.

Iklim tropis membawa dampak positif bagi bangsa Indonesia yakni:

1.    Iklim tropis yang subur

Iklim tropis Indonesia menyebabkan curah hujan tinggi menyebabkan tahan untuk pertanian di Indonesia sangat subur, sehingga tanaman pertanian dapat tumbuh dengan subur dan dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

2.    Curah hujan tinggi

Curah hujan merupakan unsur penting mendukung kelangsungan hidup manusia, hwaan dan tumbuhan. Curah hujan yang tinggi juga membantu meningkatkan kesuburan tanah sehingga hasil panen meningkat.

3.    Sinar matahari berlimpah

Sinar matahari merupakan sumber energi utama bagi mahkluk hidup karena dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti pembangkit listrik tenaga surya, mengeringkan hasil panen, dan digunakan untuk proses fotosintesis pada tumbuhan.

4.    Potensi wisata alam yang kaya

Iklim tropis dan curah hujan yang tinggi menyebabkan flora dan fauna di Indonesia beraneka ragam, sehingga dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata

5.    Peluang maritim yang strategis

 

Indonesia terletak di antara dua samudra besar, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Letak ini memberikan peluang maritim yang strategis bagi Indonesia.

Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor kelautan, seperti perikanan, pelayaran, dan perdagangan maritim.

 

6.    Kesetaraan durasi siang dan malam

 

Indonesia mengalami durasi siang dan malam yang hampir sama sepanjang tahun, yaitu setiap 12 jam.

Hal ini memberikan keuntungan bagi sektor pertanian dan peternakan karena aktivitas enggak terhambat oleh perubahan waktu yang drastis.

Sekarang sudah tahu ya, Kids, apa saja dampak positif bagi Indonesia yang dilalui oleh garis khatulistiwa.

Dampak positif iklim tropis bagi bangsa Indonesia

Iklim tropis membawa dampak positif bagi kehidupan manusia yaitu:

1.      Dampak positif iklim tropis bagi lingkungan

Wilayah dengan iklim tropis memiliki kenekaragaman hayati yang unik dan menarik. Hewan yang unik dan menarik seperti komodo. Sedangkan tumbuhan yang unik dan menarik adalah raflessia arnoldi, edelweiis, kantong semar, dan pohon ulin.

2.      Dampak negatif iklim tropis bagi kesehatan

Wilayah dengan iklim tropis suhu udaranya tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin sehingga memungkinkan makluk hidup seperti manusia dapat hidup dengan baik. Negara dengan iklim dingin pada musim dingin tingkat kematiannya meningkat.

3.      Dampak negatif iklim tropis pada bidang ekonomi

Sumber daya alam hayati dan nonhayati yang melimpah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Sumber daya alam hayati seperti ceengkeh, kopi, kemiri, dan lain-lain dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan sumber daya alam nonhayati seperti sinar matahari digunakan sebagai sumber energi bagi manusia.

4.     Dampak positif iklim tropis terhadap pertanian

Suhu udara yang tinggi mengakibatkan proses fotosintesis pada tanaman berlangsung dengan baik. Curah hujan yang tinggi pada wilayah tropis dan didukung oleh sinar matahari yang berlangsung sepanjang tahun menyebabkan tanaman dapat tumbuh dengan baik, sehingga hasil panen petani meningkat.

 

Dampak negatif iklim tropis bagi bangsa Indonesia

Iklim tropis membawa dampak negatif bagi kehidupan manusia yaitu:

1.      Rawan bencana alam

Iklim tropis rentan terhadap bencana alam, seperti banjir, longsor, dan kekeringan. Bencana alam tersebut terjadi akibat perubahan cuaca yang ekstrem. Banjir dan longsor terjadi pada musim hujan, sedangkan kekeringan terjadi pada musim kemarau.

2.      Perubahan iklim

Perubahan iklim global dipengaruhi iklim tropis. Pembakaran hutan dan penggunaan bahan bakar fosil menghasilkan emisi gas rumah kaca yang pada akhirnya terjadi perubahan iklim global. Kebakaran hutan merupakan salah satu penyebab terjadinya emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu hutan jangan dibakar, tetapi harus dilestarikan dengan baik.

3.      Penyakit tropis

Iklim tropis berdampak pada berkembangnya beberapa penyakit yang identik dengan wilayah beriklim tropis. Penyakit tersebut diantaranya adalah penyakit malaria, dan demam berdarah yang sering terjadi di Indonesia.

Pada bidang infrastruktur iklim tropis berdampak pada rusaknya bangunan akibat lonsor dan banjir. Longsor dan banjir pun dapat mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat. Sedangkan pada bidang kesehatan masyarakat banjir dan longsor menyebabkan wabah penyakit menular seperti demam berdarah, diare, dan penyakit kulit.

 

Peristiwa alam yang berpengaruh pada iklim di Indonesia

1.      El Nino dan La Nina

2.      Daerah pertemuan angin antartropis

3.      Dipole Mode

 

Dampak perubahan Iklim di Indonesia

1.      Naiknya permukaan air laut (banjir rob)

2.      Kebakaran hutan ekstrem

3.      Resiko kekeringan meningkat

4.      Gelombang panas yang ekstrem

5.      Meningkatnya resiko banjir

6.      Lenyapnya terumbu karang dan wisata bahari

7.      Terhambatnya pertumbuhan di bidang ekonomi

 

C.        Warisan Budaya Indonesia

Negara Indonesia kaya akan budaya yang diwariskan dari nenek moyang kita. Teman-teman pasti mengenal warisan budaya tersebut. Warisan budaya dapat dikelompokan menjadi warisan budaya benda, dan warisan budaya tak benda.

 

Warisan budaya adalah peninggalan yang merepresentasikan beragam sistem berupa sistem nilai, kepercayaan, tradisi, hingga jejak-jejak suatu kebudayaan masa lampau hingga sekarang.

 

Warisan budaya adalah sesuatu yang terus diwariskan dalam beragam bentuk hingga masih dijalankan atau dijaga sampai saat ini.

 

Jenis-Jenis warisan budaya

1.        Warisan budaya benda

Warisan budaya benda bisa dilihat dan diraba. Contoh warisan budaya benda adalah bangunan, dan benda-benda pusaka yang dijaga dan dilestarikan oleh nenek moyang kita seperti kiris, lopa, gendang loke nggerang, kain songke, dll.

2.        Warisan budaya tak benda

Warisan budaya tak benda tidak dapat dilihat dan diraba. Contoh warisan budaya tak benda yang ada dilingkungan sekitar kita adalah tradisi-tradisi lisan seperti congko lokap, barong wae, penti, sanda – mbata, dll.

 

Warisan budaya nasional

Warisan budaya nasional Indonesia sangat diapresiasi oleh UNESCO. Kebudayaan tersebut meliputi batik, angklung, wayang, tari-tarian, dan seni bela diri.

Kebudayaan tersebut harus kita jaga dan lestarikan agar anak cucu kita mengenal dan memahami budaya tersebut.

 

Warisan budaya daerah setempat

 

Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat

Indonesia memiliki keragaman sosial budaya yang tinggi. Oleh karena itu kita harus bangga karena kekayaan budaya tersebut kita dapat hidup rukun dan berdampingan. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keragaman budaya sebagai berikut:

1.    Pengaruh faktor geografis Terhadap keragaman budaya

Lingkungan fisik akan mempengaruhi keragaman budaya. Indonesia memiliki budaya yang beragam. Keberagaman budaya di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya:

a.    Pengaruh isolasi geografis terhadap keragaman budaya

Indonesia adalah negara kepulauan dan setiap pulau dipisahkan oleh lautan. Laut merupakan isolasi alamiah antara pulau-pulau tersebut, sehingga setiap kelompok dalam pulau tersebut tumbuh dan berkembang menjadi satu kesatuan suku bangsa. Setiap suku bangsa mengembangkan kebudayaannya masing-masing sesuai dengan kebutuhan dan keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.

 

Perbedaan budaya antardaerah berdampak positif dan negatif. Berdampak positif karena dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Apabila tidak dikelola dengan baik keberagaman budaya akan menimbulkan konflik. Kita merasa bahwa kebudayan kita paling baik dibandingkan kebudayaan saudara kita di daerah lainnya. Hal tersebut dikenal dengan istilah etnosentrisme.

 

b.   Pengaruh iklim terhadap keragaman budaya

Letak astronomis Indonesia disekitar garis khatulistiwa menjadikannya sebagai negara beriklim tropis dengan dua musim yakni kemarau dan hujan. Musim kemarau petani menanam tanaman palawija sedangkan nelayan melaut untuk menangkap ikan. Pada musim hujan petani menanam berbagai jenis tanaman, sedangkan nelayan berhenti melaut karena arus air laut tinggi. disinilah nampak perbedaan budaya dalam upaya pemenuhan kebutuhan antar wilayah.

 

Suhu udara yang berbeda antara wilayah pesisir dengan pegunungan berpengaruh terhadap cara berpakaian. Masyarakat pesisir cenderung menggunakan pakain tipis, sedangkan pakaian tebal dan berlengan panjang cenderung digunakan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan. Hal tersebut menunjukkan iklim berpengaruh terhadap keragaman budaya masyarakat Indonesia.

 

c.    Pengaruh letak geografis terhadap keragaman budaya

Letak geografis Indonesia dipersilangan antara Benua Asia dan Australia, serta diantara Samudra Hindia dan Pasifik. Dampak dari kondisi strategis ini banyak bangsa asing yang melintasi wilayah Indonesia. Bangsa asing tersebut memperkenalkan budayanya kepada nenek moyang kita. sehingga budaya kita beragam.

Latar belakang budaya Indonesia dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu-Budha, Islam, Tionghoa, dan Eropa. Interaksi antara nenek moyang kita dengan warga asing berpengaruh terhadap kebudayaan. Akulturasi yakni pencampuran kebudayaan asing dengan kebudayaan asli Indonesia dengan tidak menghilangkan unsur budaya asli nenek moyang kita membuat kebudayaan Indonesia beragam. Akulturasi tersebut membentuk ras, kepercayaan, dan agama yang berbeda-beda di Indonesia.

 

2.      Jenis keragaman budaya

Jenis keragaman budaya tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungan fisik tempat tinggal seperti dataran tinggi dan dataran rendah saja, tetapi dipengaruhi juga oleh jumlah penduduk dan luas wilayah. Penduduk yang heterogen cenderung memiliki keragaman budaya, sedangkan masyarakat yang homogen cenderung memiliki budaya yang seragam. Misalnya masyarakat di pulau Flores memiliki bahasa yang berbeda-beda disetiap kabupaten.

 

Jenis keragaman budaya dapat dibedakan yakni:

a.      Bahasa

b.      Sistem pengetahuan

c.       Sistem organisasi kemasyarakatan

d.      Sistem peralatan hidup dan teknologi

e.      sistem mata pencaharianhidup dan sistem ekonomi

f.        Sistem religi

g.       Kesnian

 

Keberagaman budaya antar wilayah membentuk masyarakat Indonesia menjadi bangsa yang majemuk. Keberagaman budaya atau pluralitas ini nampak dari 714 suku bangsa dan 1.200 bahasa daerah (sesuai sensus penduduk 2020).

 

Keberagaman budaya merupakan kekayaan bangsa. Oleh karena itu harus kita jaga demi anak cucu kita agar mereka tidak kehilangan jati diri kebudayaannya. Kebudayaan daerah perlu dilestarikan karena budaya daerah bagian dari kebudayaan nasional, dan kebudayaan nasional menjadi bagian dari kebudayaan global.

 

Mari kita lestarikan kebudayaan nasional tidak hanya untuk kepentingan pariwisata saja, tetapi juga untuk meningkatkan jati diri bangsa.

 


 

 

Materi Kelas 7

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS 8

  Hai! Sahabat IPS, senang berjumpa lagi!!! Kali ini saya posting kisi-kisi ujian akhir semester ganjil kelas 7 mata pelajaran IPS   KISI-...