Senin, 21 September 2020

Materi IPS Kelas 7 Semester Genap

 3.1 Memahami konsep ruang (lokasi, distribusi, potensi, iklim, bentuk muka bumi, geologis, flora, dan fauna) dan interaksi antarruang di Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.

3.2 Mengidentifikasi interaksi sosialdalam ruang dan pengaruhnyaterhadap kehidupan sosial, ekonomi,dan budaya dalam nilai dan normaserta kelembagaan sosial budaya.

 

 

 

 

 

A.      Kelangkaan dan kebutuhan manusia

Kebutuhan manusia semakin hari semakin bertambah. Kebutuhan manusia demikian banyak, sedangkan barang-barang dan jasa serta sumber-sumber alam lain jumlahnya terbatas atau langka. Sumber daya antara daerah yang satu dengan daerah lain tidak sama. Beberapa daerah yang tersedia secara melimpah dan sebagian daerah lain tersedia sumber daya yang sedikit sehingga terjadi interaksi antar daerah untuk memenuhi kebutuhan

 

Kelangkaan sumber daya dibanding dengan kebutuhan manusia akan menyebabkan kurangnya atau tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh kebutuhan untuk hidup. Kelangkaan ini merupakan masalah ekonomi manusia. Masalah ekonomi muncul karena adanya kebutuhan manusia yang tak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan yang berupa barang dan jasa terbatas adanya. Ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan alat pemuas kebutuhan itu disebut kelangkaan.

Untuk mengatasi masalah kelangkaan maka perlu belajar ilmu ekonomi. Ekonomi berasal dari bahasa Yunani Oikonomia yang berarti rumah tangga. Oikonomia merupakan kata majemuk yang terdiri dari dua kata “oikos dan nomos”. Oikos artinya rumah tangga, dan nomos artinya aturan, Jadi arti kata ekonomi berarti aturan rumah tangga atau ilmu yang mengatur rumah tangga.

Definisi ilmu ekonomi: “ Ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari tingkah laku manusia dalam memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.“ Berdasar definisi itu maka dapat diambil kesimpulan bahwa kemakmuran akan tercapai bila kebutuhan sudah terpenuhi. Untuk mencapai kemakmuran itu manusia harus selalu berusaha melakukan tindakan-tindakan atau pengorbanan, baik berupa tenaga, waktu maupun materi.

 

 

Kelangkaan sebagai permasalahan ekonomi

Kebutuhan manusia yang beranekan ragam

l Setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda dan berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhannya.

l Semakin lama kebutuhan manusia semakin bertambah. Semakin maju tingkat peradaban seseorang semakin meningkat pula bebutuhannya.

l Jika satu kebutuhan telah terpenuhi akan muncul kebutuhan yang lain. Begitu seterusnya sehingga kebutuhan itu tidak ada batasnya.

 

Pengertian Kelangkaan

¢ Kelangkaan adalah keterbatasan alat pemenuhan kebutuhan yang dihadapkan dengan kebutuhan yang tidak terbatas.

¢ Suatu barang atau jasa dinyatakan langka jika permintaan atau kebutuhan konsumen akan barang atau jasa lebih besar atau lebih banyak daripada ketersediaan atas barang atau jasa tersebut dan cara untuk memperolehnya diperlukan suatu pengorbanan tertentu.

¢ Kelangkaan adalah suatu kondisi dimana barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan manusia tidak dapat mencukupi seluruh kebutuhan manusia yang tak terbatas.

 

B.        Penyebab Terjadnya kelangkaan

¢  Kebutuhan manusia yang terus meningkat, sementara sumber daya alam yang baru belum ditemukan.

¢  Sifat serakah sebagian besar manusia yang mengakibatkan cepat berkurang dan rusaknya persediaan sumber daya alam.

¢  Persediaan sumber daya alam terbatas.

¢  Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya alam.

 

C.       Usaha manusia untuk mengatasi kelangkaan sumber daya adalah sebagai berikut

1.         Menyusun skala prioritas, yakni membuat daftar kebutuhan mana yang perlu didahulukan pengadaannya karena dirasa lebih mendesak.

2.         Menggunakan alat pengganti pemenuhan kebutuhan, misalnya kelangkaan minyak tanah diganti dengan arang, kayu bakar, atau gas.

3.         Melakukan penghematan dalam menggunakan sumber daya yang termasuk langka/terbatas.

 

Hal-hal yang perlu dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas adalah:

1. Tingkat Urgensinya

Dalam menentukan pilihan mana yang harus didahulukan perlu memper-timbangkan seberapa jauh tingkat kepentingan hal yang kita butuhkan tersebut

2. Kesempatan yang Dimiliki

Jika suatu kebutuhan hanya dibutuhkan pada saat itu saja maka perlu didahulukan.

3. Pertimbangan Masa Depan

    Dalam menghadapi pilihan yang sulit, faktor masa depan perlu dipertimbangkan.

4. Kemampuan Diri

Menentukan pilihan perlu mempertimbangkan pula kemampuan yang dimiliki, baik kemampuan materi

 

Beberapa perilaku yang mencerminkan kepedulian terhadap sumber daya yang terbatas adalah sebagai berikut:

1.  Pemanfaatan Sumber Daya secara Efektif dan Efisien Dapat dilakukan dengan lima cara, yakni:

a. Mengubah bentuk benda untuk meningkatkan nilai hasil. Misalnya tebu diubah menjadi gula,

b. Mengkombinasikan kegunaan benda, misalnya coklat yang dicampur gula dan susu.

c. Memperbaiki barang yang rusak, misalnya mengelem buku yang rusak jilidannya dsb

d. Mendaur ulang barang bekas untuk dijadikan barang yang bernilai guna. Misalnya botol kemasan air mineral diubah menjadi kap lampu atau hiasan dinding, dsb

e. Mengadakan tebang pilih dalam pemanfaatan hasil hutan dan mengadakan reboisasi.

    Misalnya hanya menebang pohon dengan diameter tertentu.

 

2. Menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan

Keterampilan untuk Meningkatkan Kualitas SumberDaya Manusia proses pendidikan dan pelatihan ini yang antara lain dapat dilakukan dengan cara:

a. Mengikuti pendidikan formal

    Pendidikan formal menyediakan layanan pendidikan dari jenjang pendidikan dasar sampai ke jenjang pendidikan tinggi.

b. Mengikuti kursus-kursus keterampilan

     Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka penguasaan keterampilan selalu mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Dengan memiliki banyak keterampilan, maka akan memiliki banyak peluang dalam era globalisasi ini.

c. Mengikuti program magang

     Menimba pengalaman langsung di dunia kerja bagi para siswa atau calon tenaga kerja dapat dilakukan dengan mengikuti magang bekerja di suatu instansi/perusahaan sesuai dengan bidang yang ditekuninya.

 

3. Mengelola dan Mendayagunakan Sumber Modal dengan Tepat Guna

Modal merupakan bentuk sumber daya yang sangat menentukan dalam proses produksi. Modal dapat berupa uang ataupun sarana, mesin-mesin produksi. Namun, jika pengelolaannya tidak tepat, modal akan habis percuma. Kebangkrutan suatu usaha merupakan salah satu contoh konkret ketidakmampuan mengelola sumber daya modal yang ada.

Sumber daya langka atau terbatas dapat dikelompokkan menjadi tiga:

1.     Sumber daya alam, misalnya bahan bakar, air, udara, dan bahan tambang lain.

2.     Sumber daya manusia atau tenaga kerja, di mana makin sedikit gaji yang tersedia, maka makin terbataslah sumber daya manusia yang dipekerjakan.

3.     Modal, dapat berupa uang atau barang. Modal dikatakan terbatas karena untuk memperoleh-nya diperlukan pengorbanan dalam bentuk biaya.

 

Oleh karena itulah manusia dituntut untuk menggunakan sumber- sumber daya tersebut secara cermat dan tepat serta harus tunduk kepada Hukum Kelangkaan (The Law of Scarcity), yang menyatakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan tertentu orang harus mengorbankan sesuatu yang lebih dahulu.

 

D.      Perbedaan Barang dan Jasa

Barang adalah benda-benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Jasa adalah suatu barang yang tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

E.       Permasalahan Pokok yang dihadapi manusia

“kebutuhan manusia tidak terbatas tetapi barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan itu terbatas adanya”

 

DIANTARA 2 JENIS BARANG DI BAWAH INI KEBUTUHAN ATAU KEINGINAN YA?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dari dua gambar tadi bisa kita simpulkan bahwa suatu barang bisa jadi merupakan kebutuhan atau keinginan. Agar alat pemenuhan yang kita miliki dapat mencukupi kebutuhan kita, maka sebaiknya dalam penggunaan kita harus sesuaikan dengan skala prioritas untuk menentukan kebutuhan yang paling penting harus diutamakan pemenuhannya

Contoh:

Sebagai pelajar dapat menggunakan uang saku bulanan atau mingguan dengan melakukan skala prioritas dalam penggunaannya.

Kebutuhan adalah suatu keinginan terhadap suatu barang atau jasa yang menuntut adanya pemenuhan, apabila tidak dipenuhi maka akan mempengaruhi kehidupan. Contoh, bagi mereka yang lapar menuntut untuk dipenuhi makan, begitu juga mereka yang haus harus segera minum. Apabila kebutuhan ini tidak dipenuhi maka akan berakibat pada kelangsungan hidup orang tersebut.

 

Untuk mengetahui lebih jelas tentang kebutuhan manusia sebaiknya kita perlu mengetahui macam-macam kebutuhan.Berikut jenis macam-macam kebutuhan :

 


F.       Jenis-Jenis Kebutuhan Manusia

A.       Menurut Tingkatan Kepentingannya/Intensitasnya

1.      Kebutuhan Primer: Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi agar manusia bisa hidup layak. Contoh: Makan, Pakaian, Rumah, kesehatan, pendidikan

2.      Kebutuhan Sekunder: Kebutuhan sekunder (tambahan) adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Contoh: Perabot Rumah Tangga, Lemari, Arloji, TV.

3.       Kebutuhan Tersier: Kebutuhan Tersier atau kebutuhan barang mewah adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder terpenuhi. Contoh: Perhiasan, Mobil Mewah, Berlibur ke luar negeri, Mobil mewah, perhiasan berlian, rumah mewah, tas berlian, pesawat pribadi.

 

B.       Menurut Sifatnya

1.      Kebutuhan Rohani: Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang diperlukan dalam pemenuhan jiwa atau batin manusia. Berdoa, membaca cerpen, nonton film, berkumpul dengan keluarga, kesenian.

2.      Kebutuhan Jasmani: Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang diperlukan manusia dalam memelihara fisik/raganya. Contoh : Makan, olah raga, tidur.

 

C.       Menurut Waktu Pemenuhannya

1.      Kebutuhan Sekarang: adalah kebutuhan manusia yang harus segera dipenuhi pada saat dibutuhkan. Apabila pemenuhan kebutuan initidak dilakukan dengan segera akan berakibat tidak baik terhadap kelangsungan hidupnya, yang termasuk kebutuhan sekarang antara lain:

a)   Makanan sangat dibutuhkan oleh orang yang kelaparan dan ini harus segera dipenuhi karena orang bisa mati kelaparan

b)   Minuman sangat dibutuhkan bagi orang yang kehausan dan ini harus segera dipenuhi karena orang bisa mati kehausan

c)   Obat sangat dibutuhkan bagi orang yang sakit. Kebutuhan ini tidak bisa ditunda karena akan berakibat fatal.

2.      Kebutuhan Yang Akan Datang: kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda tetapi harus dipersiapkan dari sekarang.

Contoh:

-       Kuliah bagi anak SMP

-       Mobil pribadi bagi anak SMP

-       Asuransi

-       Tabungan

 

D.       Menurut Subjeknya

1.      Kebutuhan Induvidu: adalah kebutuhan yang diperuntukkan bagi perseorangan. Contoh: Membaca novel, berdoa pribadi, pakaian, kaca mata minus.

2.      Kebutuhan Kelompok: adalah kebutuhan yang dirasakan oleh sekelompok orang secara bersama-sama dan pemenuhannya juga dilakukan secara bersama-sama. Contoh: Pasar, sekolah, main sepak bola, musyawarah desa, rumah sakit, jalan

Beberapa hal yang menyebabkan kebutuhan manusia tidak terbatas atau beraneka-ragam antara lain:

a.    Organ manusia, selalu membutuhkan sesuatu untuk menggerakkan fungsinya.

b.    Kebudayaan manusia, makin maju kebudayaan manusia,maka akan ada tuntutan sosial kehidupan yang lebih baik.Misalnya model bangunan rumah, perhiasan, alat komunikasi yang terus berubah.

c.    Faktor psikologis, di mana seseorang membutuhkan sesuatu untuk memenuhi kepuasan batin. Misalnya rasa aman, kasih sayang, dan kepedulian.

 

G.   Benda/Alat Pemuas Kebutuhan

Berbagai bentuk kebutuhan manusia dapat berupa benda atau pun jasa. Orang yang lapar memerlukan makanan, orang yang bepergian memerlukan angkutan/kendaraan. Makanan dan kendaraan tersebut merupakan bentuk alat pemuas kebutuhan.

 



 

1.    Menurut Wujudnya

a.    Barang abstrak adalah alat pemenuh kebutuhan yang tidak dapat dilihat ataupun diraba, akan tetapi wujudnya dapat dirasakan manfaat dan kegunaanya.

Contoh:

Ø Jasa guru untuk mengajarkan ilmu pengetahuan dan karakter

Ø Jasa dokter untuk menyembuhkan penyakit

b.    Barang konkret adalah alat pemenuh kebutuhan yang dapat dilihat, diraba, dan dirasa oleh panca indera. Contoh: Makanan, minuman, sepatu, tas sekolah, buku.

2.      Menurut Kelangkaan/Cara Memperolehnya

a. Barang Ekonomis

Barang ekonomis adalah semua barang yang keberadaanya terbatas sehingga untuk memperolehnya perlu pengorbanan baik materiil maupun fisik. Contoh sepatu dan air minum. Udara di tabung oksigen, Air di kemasan botol , Pasir di toko bangunan, Buku tulis, Baju, dll.

b. Barang bebas

Barang bebas adalah barang yang jumlahnya banyak sehingga untuk memperolehnya tidak perlu pengorbanan. Misalnya sinar matahari, udara dan air.

c. Barang ilith adalah alat pemenuh kebutuhan yang bila jumlahnya sedikit dapat menguntungkan manusia tetapi bila jumlahnya terlalu banyak bisa merugikan.

Contoh: Air bila sedikit bisa digunakan untuk minum, tetapi bila terlalu banyak menjadi banjir

Api jika jumlahnya sedikit bisa untuk memasak, tetapi bila terlalu banyak menjadi kebakaran.

 

3.    Menurut Tujuan Penggunaanya

a. Barang produksi adalah barang yang digunakan untuk memproduksi barang lain. Contoh: Peralatan, pabrik, mesin-mesin.

b.  Barang konsumsi adalah barang yang dapat langsung digunakan oleh konsumen. Contoh:Makanan, minuman, pakaian, kendaraan pribadi.

 

4.    Menurut Kualitasnya

b.  Barang superior adalah barang-barang yang berkualitas, Pakaian yang dijual di butik Barang bergaransi.

b.  Barang inferior adalah barang-barang yang kualitasnya kurang baik. Contoh: barang yang dijual di emperan toko atau kaki lima.

 

5.    Menurut Hubungannya dengan Barang lain

a. Barang substitusi adalah barang yang daapt menggantikan barang lainnya. Contoh: roti menggantikan nasi, payung menggantikan jas hujan

b.  Barang komplementer adalah barang yang melengkapi barang lainnya. Contoh: Mobil dengan bensin, Sepatu dengan kaus kaki, Nasi dengan lauk. Dll.

 

6.    Menurut Proses Pembuatannya

1. Barang Mentah

     Barang mentah adalah barang yang belum dapat digunakan untuk memenuhikebutuhan tetapi harus melalui proses produksi terlebih dahulu. Contohbarang mentah antara lain: padi belum bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan karna masih berupa barang mentah dan harus melalui proses dahulu, begitu juga kayu belum digunakan bila belum dibentuk dulu menjadi perabot.

2.  Barang Setengah Jadi

     Barang setengah jadi yaitu barang atau alat pemuas kebutuhan yang masih dalam proses produksi. Contoh barang ini antara lain: benang sebelum dibuat kain, dan tepung sebelum dibuat kue.

3. Barang Jadi

     Barang jadi adalah barang atau alat pemuas kebutuhan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan.Contoh barang ini antara lain : nasi, kue, alat tulis, tas, baju, celana, buku, dan pensil.

 

Setiap manusia memiliki kebutuhan yang berbeda jenis dan jumlahnya dibandingkan dengan manusia lain. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

 

H.   Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan kebutuhan manusia:

1.         Jenis kelamin

2.         Usia

3.         Tingkat pendidikan

4.         Lingkungan tempat tinggal

5.         Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi

6.         Tingkat pendapatan

7.         Status sosial

8.         Perbedaan selera

 

Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow

 

Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam menjaga keseimbangan baik secara fisiologis maupun psikologis yang bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan.

Teori Hierarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow menyatakan bahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar, yaitu

1.    Kebutuhan Fisiologis, yang merupakan kebutuhan paling dasar pada manusia. Antara lain; pemenuhan kebutuhan oksigen dan pertukaran gas, cairan (minuman), nutrisi (makanan), eliminasi, istirahat dan tidur, aktivitas, keseimbangan suhu tubuh

2.    Kebutuhan rasa aman dan perlindungan, dibagi menjadi perlindungan fisik dan perlindungan psikologis. Perlindungan fisik, meliputi perlindungan dari ancaman terhadap tubuh dan kehidupan seperti kecelakaan, penyakit, bahaya lingkungan, dll. Perlindungan psikologis, perlindungan dari ancaman peristiwa atau pengalaman baru atau asing yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang.

3.    Kebutuhan rasa cinta, yaitu kebutuhan untuk memiliki dan dimiliki, memberi dan menerima kasih sayang, kehangatan, persahabatan, dan kekeluargaan.

4.    Kebutuhan akan harga diri dan perasaan dihargai oleh orang lain serta pengakuan dari orang lain.

5.    Kebutuhan aktualisasi diri, ini merupakan kebutuhan tertinggi dalam hierarki Maslow, yang berupa kebutuhan untuk berkontribusi pada orang lain atau lingkungan serta mencapai potensi diri sepenuhnya.

 

I.     Tindakan, motif dan Prinsip Ekonomi

Manusia melakukan berbagai macam tindakan agar semua kebutuhannya terpenuhi dan dapat mencapai kemakmuran. Segala kegiatan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya disebut dengan tindakan ekonomis atau perbuatan ekonomis. Tujuan dari tindakan ekonomis adalah untuk mengendalikan agar pengeluaran tidak melebihi pendapatan. Tindakan ekonomis manusia dilakukan dalam kegiatan ekonomi. Tindakan ekonomis dilakukan setiap orang harus dengan penuh tanggungjawab, kejujuran dan santun. Kegiatan ekonomis manusia harus rasional agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kegiatan yang rasional adalah kegiatan dilakukan dengan pikiran dan akal yang sehat.

 

Keinginan atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi disebut motif ekonomi. Tindakan manusia selalu didorong oleh suatu keinginan. Keinginan atau motif yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi ada bermacam-macam. Motif ekonomi dapat dibedakan menjadi empat macam, antara lain sebagai berikut:

 

Agar bisa memenuhi kebutuhannya, manusia melakukan kegiatan ekonomi

a.    Tindakan ekonomi adalah segala kegiatan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya.

b.    Motif ekonomi adalah keinginan atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi.

Macam-macam motif ekonomi:

1.    Motif untuk memenuhi kebutuhan

Motif paling penting yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi, yaitu ingin memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Setiap aktivitas yang dilakukan manusia dengan harapan dapat memperoleh penghasilan. Penghasilan itulah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Apabila penghasilannya tidak mencukupi maka berusaha mendapatkan penghasilantambahandengan melakukan kegiatan ekonomi lainnya.

2.    Motif sosial

Rasa kemanusiaan selalu ada pada setiap orang. Selain ingin memenuhi kebutuhan manusia punya keinginan untuk menolong orang lain atau ingin membantu sesama manusia.

3.    Motif mendapatkan penghargaan

Penghargaan yang dimaksud bukan sekedar mendapat pujian atau piagam tetapi juga ingin status sosial yang lebih tinggi dari masyarakat sekitar. Penghargaan diperoleh apabila ada usaha denganrajin untuk memperolehnya. Belajar dengan rajin untuk memperoleh prestasi maka akan mendapat penghargaan pada saat pembagianlaporan hasil belajar pada akhir semester atau kompetisi mata pelajaran yang diadakan sekolah setiap pekan kreativitas.

4.    Motif memperoleh kekuasaan

Motif lain yang mendorong manusia melakukankegiatan ekonomi adalah motif memperoleh kekuasaan. Manusia kadang tidakpuas terhadap apa yang diperoleh, sehingga terus melakukan kegiatan dan mengembangkan usaha.

 

c.     Prinsip ekonomi adalah panduan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai perbandingan rasional antara pengorbanan yang dikeluarkan dan hasil yang diperoleh atau dalam artian mudahnya yaitu pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin

 

I.          KEGIATAN EKONOMI

Kegiatan ekonomi meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi yang akan dibahas pada sub bab berikutnya, yang mendasarkan kegiatannya pada prinsip ekonomi. Bagi pelaku produksi, tindakan yang dilakukan harus menggunakan bahan baku yang bagus, tenaga kerja yang terampil, mesin, sehingga dalam melakukan proses produksi dapat efisien dan barang hasil produksinya berkualitas. Bagi distributor, berusaha agar barang yang disalurkan tepat sasaran. Bagi konsumen dapat memenuhi kebutuhan dengan caramembeli barang dengan harga yang sesuai dan kualitas bagus

Kegiatan ekonomi terdiri dari:

1.         Kegiatan produksi: kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna barang/jasa

2.         Kegiatan distribusi: kegiatan untuk menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen

3.         Kegiatan konsumsi: kegiatan menghabiskan atau mengurangi nilai guna barang/jasa

 

Di bawah ini ada beberapa pengertian prinsip ekonomi pada umumnya.

1.    Prinsip ekonomi adalah usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang sekecil mungkin.

2.    Prinsip ekonomi adalah dengan pengorbanan yang kita keluarkan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan diharapkan.

3.    Prinsip ekonomi adalah berusaha dengan alat yang tersedia untuk memperoleh hasil yang maksimal.

4.    Prinsip ekonomi adalah dasar berpikir manusia yang digunakan untuk melakukan tindakan ekonomi.

 

Bahkan dalam dunia usaha prinsip ekonomi berhubungan dengan sebutan efisien dan efektif. Efisien artinya kegiatan yang dilakukan tepat untuk mencapai target tertentu dan efektif artinya apa yang dilaksanakan benar. Prinsip ekonomi baik sekali digunakan dalam segala kegiatan ekonomi, baik kegiatan produksi, distribusi maupun konsumsi.

 

Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi

1.         Menggunakan bahan mentah atau bahan baku dengan mutu yang baik

2.         Mendirikan tempat perusahaan yang dekat dengan bahan mentah/bahan baku

3.         Menggunakan tenaga kerja dengan upah murah

4.         Harus selalu hemat dalam biaya produksi

 

Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi:

1.         Menyalurkan barang dengan prinsip tepat sasaran, tepat waktu dan tepat tempat

2.         Menempatkan perusahaan di antara produsen dan konsumen

3.         Memberikan layanan dengan baik

4.         Menggunakan sarana distribusi yang murah

 

Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi:

1.         Membeli barang dengan memilih terlebih dahulu

2.         Memilih barang yang berkualitas bagus

3.         Membeli barang sesuai dengan yang direncanakan

4.         Setiap awal bulan membuat daftar kebutuhan berdasarkan skala prioritas

 

Ciri-Ciri Makhluk Ekonomi yang Bermoral

1.         Berusaha melakukan tindakan untuk memenuhi kebutuhan.

2.         Dalam tindakannya untuk memenuhi kebutuhan hendaknya mengetahui faktor moral

3.         Dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan, manusia memerlukan kerjasama dengan pihak lain.

4.         Taat kepada norma agama dan hukum yang berlaku

5.         Berlaku jujur dalam setiap kegiatannya

6.         Selalu menjaga kelestarian alam

Manusia dalam melakukan tindakan sebagai makhluk ekonomi hendaknya memiliki aspek-aspek sebagai berikut:

·            Rasional

·            Kepentingan pribadi

·            Moral

·            Informasi

 

 

J.    Nilai Guna

1.         Nilai guna bentuk: barang akan memiliki nilai lebih tinggi bila berubah bentuk contoh: kedelai menjadi lebih berguna bila diolah menjadi tempe atau tahu

2.         Nilai guna tempat: barang akan memiliki nilai guna lebih tinggi bila tempatnya berubah, contoh: pasir di sungai memiliki nilai guna lebih tinggi bila dipindahkan ke toko bangunan

3.         Nilai guna waktu: barang akan memiliki nilai guna lebih tinggi bila digunakan pada waktu yang tepat. Contoh: jas hujan menjadi lebih berguna saat hujan turun

4.         Nilai guna kepemilikan: barang memiliki nilai guna lebih tinggi bila berubah kepemilikan, contoh: laptop di toko elektronik menjadi lebih berguna setelah dibeli oleh karyawan administrasi

 

K.   Macam-macam faktor produksi

1.       Faktor produksi alam: factor produksi yang disediakan alam sebagai bahan baku/mentah produksi, contoh: tanah, hutan, bahan tambang

2.       Faktor produksi tenaga kerja: merupakan sumber daya manusia yang dapat digunakan kemampuannya untuk proses produksi, contoh: tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih, tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih

3.       Faktor produksi modal: semua benda yang dapat menghasilkan barang/jasa lain, contohnya: gedung, mesin pabrik

4.       Faktor produksi kewirausahaan: kemampuan seseorang untuk menyatukan semua factor produksi agar dapat menghasilkan barang tertentu.

 

Distribusi terdiri dari:

1.         Distribusi langsung

2.         Distribusi semi langsung

3.         Distribusi tidak langsung

 

L.    Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyaraakt dengan berbagai tingkat harga tertentu pada waktu tertentu

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan:

1.         Harga barang (bila harga tinggi, orang akan membeli sedikit)

2.         Pendapatan masyarakat (bila pendapatan rendah, permintaan sedikit)

3.         Selera masyarakat (bila seseorang sangat menyukai berang tertentu, ia akan membelinya meskipun harga mahal)

4.         Kualitas barang (orang tidak suka membeli barnag ynag tidak berkualitas)

5.         Harga barang lain (bila harga suaut barnag terlalu mahal, orang akan memilih barang pengganti yang lebih murah)

6.         Jumlah penduduk (jumlah penduduk yang banyak akan menghasilkan permintaan yang banyak)

7.         Ramalan masa depan (bila ada perkiraan masa depan suatu barang akan menjadi mahal, maka orang suka membeli banyak ketika harganya masih murah)

 

Untuk memenuhi kebutuhan akan permintaan barang dan jasa masyarakat diperlukan kesediaan produsen dalam memperoduksi berbagai barang pada tingkat harga, yang disebut sebagai penawaran. Penawaran ini biasanya dilakukan oleh pedagang atau produsen sebagai penghasil barang. Produsen berusaha memproduksi berbagai jenis barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Semua barang dan jasa yang dihasilkan tersebut untuk kemudian ditawarkan kepada konsumen.

 

1.         Pengertian Penawaran

       Tinggi rendahnya jumlah barang yang ditawarkan tergantung dari harga barang. Apabila harga barang naik maka jumlah barang yang ditawarkan cenderung bertambah, dan sebaliknya apabila harga barang turun maka jumlah barang yang ditawarkan cenderung berkurang. Dengan demikian kita menyimpulkan bahwa, penawaran ialah kesediaan penjual untuk menjual berbagai barang pada berbagai tingkat harga dalam waktu tertentu. Defnisi penawaran hanyalah mencerminkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan dan tingkat harga.

2.         Hukum Penawaran

“semakin tinggi tingkat harga suatu barang akan semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan (cateris paribus)”.

Hukum diatas dapat diartikan, apabila harga naik, maka jumlah barang atau jasa yang ditawarkan meningkat. Jika harga barang atau jasa turun, maka jumlah barang/jasa yang ditawarkan berkurang.

Dapat disimpulkan bahwa hokum penawaran berbanding lurus dngan harga barang.

3.    Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penawaran (Suply)

a. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan

     Contoh: Produsen akan mempoduksi produk lebih sediki apabila biaya produksi yang dikeluarkan lebih tinggi dan secara otomatis harga jual barang tersebut juga tinggi.

b. Tujuan Perusahaan

Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

 c. Pajak

Pajak yang naik akan mempengaruhi jumlah permintaan, karena dengan kenaikan pajak, harga barangpun mnjadi lebih tinggi.

d. Ketersediaan dan Harga Barang pengganti/pelengkap

Penjual yang mnjual barang sjenis dengan harga murah, maka pembeli akan bralih ke produk yang lebih murah diantara penjual terseut.

e. Prediksi
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

 

Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan penawaran, antara lain sebagai berikut.
a.    Biaya Produksi

Untuk menghasilkan suatu barang diperlukan biaya produksi. Tinggi rendahnya biaya produksi yang dikeluarkan akan menentukan pula harga barang. Bila biaya produksi tinggi maka produsen akan mengurangi jumlah produksi barang dan akibatnya penawaran berkurang. Sebaliknya jika biaya produksi murah maka akan semakin banyak barang hasil produksi dan penawaran akan bertambah.

b.    Teknologi

Teknologi yang digunakan dalam memproduksi barang akan mempengaruhi jumlah dan kualitas barang hasil produksi. Semakin tinggi teknologi yang digunakan dalam memproduksi barang maka kualitas dan jumlah barang hasil produksi bertambah dan ini berpengaruh pada naiknya jumlah penawaran.

c.         Harapan Akan Mendapatkan Laba

Dengan harapan memperoleh keuntungan atau laba yang banyak maka produsen berlomba untuk meningkatkan produksinya, serta memperluas dan mengambangkan usahanya guna memperoleh keuntungan yang besar.

d.    Faktor-Faktor Nonekonomi

Faktor nonekonomi seperti, bencana alam, larangan impor, dan kebijakan pemerintah, akan sangat berpengaruh pada penawaran.


Bagaimana hubungan antara harga dengan jumlah barang yang ditawarkan?
Hubungan antara harga dengan penawaran dapat dilihat dari bunyi hukum
penawaran “Jika harga barang ditawarkan naik, maka jumlah barang yang ditawarkan pun akan bertambah dan sebaliknya, jika harga barang turun, maka jumlah barang yang ditawarkan pun berkurang.”Antara harga dengan penawaran terdapat suatu hubungan lurus dimana harga berbanding lurus dengan penawaran. Untuk lebih jelasnya coba lihat tabel berikut:
Tabel 3.2.harga dan jumlah penawaran per butir telor.

 

No

Harga per butir

Jumlah yang ditawarkan

1.
2.
3.
4.
5.

Rp 4000,00
Rp 5500,00
Rp 6000,00
Rp 7500,00
Rp 9000,00

100 butir
125 butir
150 butir
175 butir
200 butir

Dari tabel tersebut dapat dibuat suatu grafk yang disebut dengan kurva penawaran. Pengertian kurva penawaran adalah grafk yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan pada waktu tertentu dan tempat tertentu.

4.    Kurva Penawaran

Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara tingkat harga barang barang tersebut yang ditawarkan oleh penjual. Kurva ini dibuat atas dasar data riel mengenai hubungan tingkat harga barang dan jumlah penawaran barang tersebut yang dinyatakan dalam daftar penawaran (tabel penawaran).

5.    Pergeseran kurva Penawaran

Sama halnya pada pegeseran kurva permintaan, kurva penawaran juga mengalami pergeseran karena adanya perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran. perhatikan tabel berikut dibawah ini.

Harga Jeruk (Rp/kg)

Jumlah Barang yang Ditawarkan

Sebelum Kenaikan Harga (kg)

Sesudah Kenaikan Harga (kg)

4.500

50

40

4.750

60

50

5.000

70

60

5.250

80

70

5.500

90

80

5.750

100

90

6.000

110

100

(Jumlah jeruk yang ditawarkan Pak Heru sebelum dan sesudah kenaikan harga)

Dari tabel diatas dapat dibentuk kurva sebagai brikut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBc5VbYA_wa9FJpGXlrdpYt_UopVdGCun2UqhvpflsNwgJ2VEZbdJLkixt7toAORdFk2AzWtDDu-FqamslofQE7mra5y4H0v8dfUOapzSHGQ_KELCVPHNWqZD7NAI5LEqQlzi3p6fwNfs/s1600/1.png

Perhatikan kurva penawaran di atas. Kurva penawaran S bergeser ke kiri menjadi S1. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah penawaran akan jeruk mengalami penurunan. Penurunan kurva penawaran jeruk tersebut sebagai akibat dari meningkatnya harga pupuk. Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan dari salah satu atau lebih faktor-faktor yang dulu dianggap tetap, akan mengubah jumlah penawaran sekaligus menggeser kurva penawaran.

 

6.    Fungsi Penawaran

Fungsi penawaran adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual dan semua faktor yang mempengaruhinya. Fungsi penawaran secara umum:

Qs = f (Pq, Pl.i, C, O, T)

Dimana:

Qs     : Jumlah barang yang ditawarkan

Pq     : Harga barang itu sndiri

Pl.i    : Harga barang-barang lain(i=1,2,…,n)

O       : tujuan-tujuan perusahaan

T       : Tingkat teknologi yang digunakan

 

M.   Pasar

Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenis Pasar Serta Contohnya| Kali ini, seputar pengertian pasar, fungsi pasar dan jenis-jenis pasar atau macam-macam atau bentuk-bentuk pasar. Pengertian pasar secara umum adalah keseluruhan permintaan dan penawaran barang, jasa atau faktor produksi tertentu. Biasanya pasar dibedakan pengertian pasar dalam arti sempit dan pengertian pasar dalam arti luas. Pengertian pasar dalam arti sempit adalah tempat dimana pada umumnya barang atau jasa diperjualbelikan. Sedangkan pengertian pasar dalam arti luas pasar adalah proses dimana pembeli dan penjual saling berinteraksi untuk menentukan dan menetapkan harga jual. Untuk melihat fungsi pasar dan jenis-jenis pasar dapat dilihat seperti dibawah ini... 

 

Fungsi Pasar

Pasar sangat penting bagi roda perekonomian suatu negara, maka dari itu muncullah fungsi utama pasar antara lain... 

  • Fungsi Pembentukan Harga: Fungsi pembentukan harga. artinya pasar merupakan tempat dalam menentukan harga (nilai) suatu barang karna pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli yang saling berinteraksi atau saling tawar menawar sehingga memunculkan suatu kesepatakan suatu harga (nilai) barang tersebut. 
  • Fungsi Distribusi: Fungsi Distribusi. artinya pasar memudahkan produsen dalam mendistribusikan suatu barang kepada konsumen atau pembeli secara langsung. 
  • Fungsi Promosi: Fungsi Promosi. artinya pasar merupakan tempat yang paling cocok bgi produsen dalam memperkenalkan atau mempromosikan barangnya kepada konsumen. 

 

Jenis-Jenis Pasar

Saat ini jenis-jenis pasar dapat dibedakan dengan beberapa kategori seperti jenis-jenis pasar menurut sifat dan waktu jadinya, berdasarkan wujudnya, berdasarkan luas jangkauannya, berdasarkan hubungan dengan proses produksi, berdasarkan struktur pasar. Berikut penjelasan dari setiap jenis-jenis pasar seperti dibawah ini.

 

a.    Berdasarkan Sifat dan Waktu Terjadinya

Bentuk pasar menurut sifat dan terjadinya dapat dibedakan menjadi berikut... 

·       Pasar Harian, adalah suatu pasar yang dilaksanakan setiap hari, contoh pasar harian adalah pasar sentral, pasar tanah abang

·       Pasar Mingguan, adalah suatu pasar yang dilaksanakan setiap satu minggu satu kali, contohnya pasar senin dan pasar minggu. 

·       Pasar Tahunan, adalah pasar yang dilaksanakan satu kali dalam satu tahun, contoh pasar tahunan adalah pasar raya jakarta (PRJ).

·       Pasar Temporer, adalah pasar yang pelaksanaannya sewaktu-waktu terjadi, contoh pasar temporer adalah bazar dan pasar murah. 

b.    Berdasarkan Wujudnya 

Bentuk pasar menurut wujudnya meliputi pasar konkret dan pasar abstrak antara lain... 

·       Pasar Konkret (pasar nyata) adalah pasar tempat terjadinya hubungan secara langsung antara penjual barang dengan calon pembeli, contoh pasar konkret adalah pasar tradisional, supermarket, mall, serta swalayan, dan lain-lain. 

·       Pasar Abstrak (pasar tidak nyata), adalah pasar di mana antara pembeli dan penjual bertemu, tetapi barang yang diperjual belikan tidak secara langsung dapat diperoleh oleh pembeli. Pada pasar abstrak penjual hanya memperlihatkan contoh-contoh barang yang dijual, contoh pasar abstrak adalah telemarket dan pasar modal. 

c.     Berdasarkan luas Jangkauannya

Bentuk pasar menurut luas jangkauannya dapat dibedakan menjadi sebagai berikut... 

·       Pasar Lokal adalah suatu pasar yang pelaksanaannya dalam bentuk lokal atau daerah tertentu. 

·       Pasar Nasional adalah suatu pasar sebagai pertemuan antara penjual dengan pembeli dari berbagai daerah atau wilayah dalam satu negara, contoh pasar nasional adalah pasar cengkih di manado, pasar kakao di makassar, pasar tembakau di sumatra dan lain-lain. 

·       Pasar Internasional adalah suatu pasar sebagai pertemuan antara pembeli dengan penjual di berbagi negara contoh pasar internasional pasar karet di malaysia, pasar tembakau di Bremen, dan pasar Kopi di Amerika. 

d.    Berdasarkan Hubungan dengan Proses Produksi

Bentuk proses menurut hubungannya dengan proses produksi dapat dibedakan menjadi berikut.... 

·       Pasar Input (Pasar faktor-faktor produksi) adalah pasar yang memperjualbelikan hasil-hasil produksi alam berupa hasil pertanian, tanah dan tenaga kerja, serta barang modal. 

·       Pasar Output (Pasar Produk) adalah pasar yang memperjuabelikan barang-barang hasil produksi (dalam bentuk barang jadi). 

e.     Berdasarkan Bentuk 

Bentuk pasar berdasarkan bentuk dari struktur pasar dapat dibedakan menjadi berikut... 

·       Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition Market) adalah pasar di mana penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga, jadi harga di pasar benar-benar merupakan hasil kesepakatan dan interaksi antara penawaran mencerminkan keinginan produsen. 

·       Pasar Persaingan Tidak Sempurna (Inperfect Competition Market) adalah pasar dimana terdapat satu atau beberapa penjual yang menguasai pasar. Pasar persaingan tidak sempurna terbagi atas 3 jenis antara lain pasar monopoli, oligopoli, monopolistis. pasar monopoli adalah pasar yang bertindak sebagai penentu harga (price market), pasar oligopoli adalah adalah suatu pasar dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan, sedangkan pasar monopolistis adalah suatu bentuk pasar dimana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang dengan jenis yang berbeda. 

 

Mengenal Pasar Modal dan Manfaat-Manfaatnya

Dari berbagai macam media masa atau perbincangan sehari-hari kita sering mendengar istilah pasar modal. Bagi yang awam, sempat terpikirkan, apakah yang dimaksud dengan pasar modal? Apa manfaatnya bagi setiap elemen yang berperan di pasar modal tersebut? Dalam kesempatan kali ini, kami akan membahas lebih dalam manfaat pasar modal bagi pemerintah, investor, masyarakat, dan bagi emiten itu sendiri.

Pasar modal layaknya sebuah pasar tempat bertemu penjual dan pembeli dan yang diperjualbelikan adalah instrumen-instrumen pasar modal. Instrumen pasar modal yang biasa diperjualbelikan disini diantaranya adalah saham, obligasi, reksadana, surat utang negara dan surat berharga lainnya.

Setiap pihak yang turut serta dalam transaksi pasar modal tentunya ingin mendapatkan manfaat atau keuntungan. Ulasan berikut ini adalah manfaat pasar modal secara spesifik sesuai dengan perannya masing-masing yang akan memberikan gambaran lengkap bagi Anda.

 

Manfaat Pasar Modal Bagi Negara

manfaat pasar modal untuk kesejahteraan masyarakat.jpg

Manfaat Utama Pasar Modal untuk Kesejahteraan Rakyat via shutterstock.com

Peran negara dalam hal ini dijalankan oleh pemerintahan, mendapatkan berbagai macam keuntungan dengan adanya pasar modal, dan yang paling utama adalah negara dapat mengambil keuntungan untuk kepentingan seluruh rakyat. Selain itu ada manfaat penting lainnya yang erat kaitannya dengan perekonomian yaitu pemerintah memiliki kesempatan untuk ikut campur dalam menjaga stabilitas perekonomian negara melalui pasar modal.

 

Berikut ulasan lengkap beberapa manfaat pasar modal bagi pemerintah/negara:

1. Pasar Modal adalah Salah Satu Sumber Pendapatan Negara yang Penting

     Dari mana negara mendapatkan penghasilan dari adanya pasar modal? Tentu saja dari pajak. Dengan adanya berbagai macam transaksi di pasar modal maka negara bisa menarik pajak dari pihak yang melakukan transaksi. Pajak tersebut kemudian akan masuk ke dalam kas negara yang kemudian bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan.

2. Pasar Modal Membantu Negara dalam Menjalankan Roda Perekonomian

     Laju perputaran uang yang terjadi dalam transaksi jual beli instrumen investasi sangat mempengaruhi roda perekonomian suatu negara. Efek yang langsung dirasakan adalah semakin terbukanya peluang perusahaan untuk tumbuh bersama investor yang membeli instrumen investasi tersebut.

3. Negara bisa Memantau Transaksi Modal

     Dari banyaknya aktivitas di lantai bursa maka kemungkinan besar juga terjadi transaksi gelap. Oleh karena itu pemerintah memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga stabilitas pasar modal. Pemerintah bisa mengawasi transaksi di pasar modal melalui Badan Pengawas Pasar Modal untuk memantau perkembangan aktivitas di lantai bursa.

4. Memantau Perusahaan yang Berlaku Sebagai Emiten

     Dengan banyaknya emiten (perusahaan) yang ikut dalam pasar modal pemerintah juga memiliki kesempatan untuk memantau perusahaan tersebut. Pemerintah akan bisa membuat kategori mana perusahaan yang sedang berkembang, ataupun perusahaan yang akan bangkrut.

5. Menarik Investor Asing Agar Ikut Menanamkan Modalnya di Dalam Negeri

     Dengan adanya keterbukaan informasi perusahaan sebagai emiten, maka pemerintah juga dapat mengambil kesempatan tersebut untuk menarik investor asing. Dengan adanya persaingan yang sehat dan perusahaan yang memiliki daya saing tinggi, maka investor asing akan berduyun-duyun menginvestasikan dana mereka.

6. Memantau Kinerja dan Aktivitas Pihak Asing yang Berkontribusi di Dalam Pasar Modal

     Mengingat pasar modal sifatnya adalah terbuka dan berskala internasional, maka pemerintah dapat mengetahui dengan mudah seluk beluk perusahaan yang terdaftar di pasar modal.

7. Tempat bagi Negara untuk Menjual Wurat Berharga kepada Investor

     Di pasar modal negara juga bisa melepas obligasi yang bisa dibeli oleh investor. Ini sangat berguna jika negara sedang membutuhkan dana segar.

 

Manfaat Pasar Modal Bagi Investor

Dalam pasar modal investor berberan penting sebagai pembeli instrument modal yang dikeluarkan oleh para emiten. Sebenarnya investor dapat membeli instrument investasi dimanapun yang mereka inginkan. Salah satu ceruk pasar yang biasa mereka pilih adalah pasar modal. Lantas, apa saja manfaat pasar modal bagi investor? Berikut ini ulasannya

1. Tempat Menanamkan Modal untuk Mendapatkan Keuntungan

     Pada dasarnya semua orang membutuhkan rencana keuangan jangka panjang dan investasi menjadi pilihan terbaik. Bagi investor keberadaan pasar saham sangat membantu untuk memutar uang mereka. Dengan banyaknya instrumen investasi dari berbagai macam perusahaan yang bisa dipilih di pasar modal, maka kesempatan investasi juga lebih menjanjikan.

2. Pengelolaan yang Profesional dan Transparan bisa Meminimalisir Risiko Investasi

     Karena pasar modal sifatnya terbuka, dengan leluasa investor dapat melihat rekam jejak dari sebuah emiten sebelum mereka memutuskan untuk investasi. Belum lagi dengan adanya manajer investasi yang akan mengarahkan kita untuk setiap kebijakan yang kita buat. Di dalam pasar modal, rata-rata para emiten yang terdaftar disana adalah mereka yang memiliki reputasi bagus.

3. Mencari Keuntungan dan Deviden

     Tentu saja sebagai seorang investor tujuan utamanya adalah mencari keuntungan. Dengan investasi maka selain mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual terhadap penjualan surat-surat berharga tersebut, seorang investor juga bisa mendapatkan keuntungan lainnya yang berupa deviden.

4. Dapat mengambil Alih Kepemilikan suatu Perusahaan

     Investor dapat mengambil kesempatan untuk memiliki sebagian besar saham dari suatu perusahaan. Ini sangat mudah terjadi di pasar modal ketika ada perusahaan yang memiliki permasalahan keuangan.

5. Memperluas Jaringan Bisnis

     Karena banyaknya perusahaan yang terdaftar di pasar modal, maka investor dapat memanfaatkan data-data yang didapatkan tersebut untuk memperluas jaringan bisnis. Mengenai caranya bisa bermacam-macam mulai dari membeli saham dan lain sebagainya.

6. Sebagai Tempat Jual-beli Instrumen Modal

     Peran investor selain sebagai pembeli instrumen investasi, tentunya mereka juga akan menjadi penjual. Di pasar modal itulah mereka bisa membeli atau menjual kembali surat-surat berharga yang mereka miliki.

7. Memiliki Hak Suara pada Rapat Umum Pemegang Saham

     RUPS adalah rapat yang diadakan oleh para pemegang saham. Di sini seorang investor dapat mengemukakan pendapatnya tentang kebijakan suatu perusahaan.

 

Manfaat Pasar Modal Bagi Masyarakat

Dalam pasar modal investor berberan penting sebagai pembeli instrument modal yang dikeluarkan oleh para emiten. Sebenarnya investor dapat membeli instrument investasi dimanapun yang mereka inginkan. Salah satu ceruk pasar yang biasa mereka pilih adalah pasar modal. Lantas, apa saja manfaat pasar modal bagi investor? Berikut ini ulasannya

1. Tempat Menanamkan Modal untuk Mendapatkan Keuntungan

     Pada dasarnya semua orang membutuhkan rencana keuangan jangka panjang dan investasi menjadi pilihan terbaik. Bagi investor keberadaan pasar saham sangat membantu untuk memutar uang mereka. Dengan banyaknya instrumen investasi dari berbagai macam perusahaan yang bisa dipilih di pasar modal, maka kesempatan investasi juga lebih menjanjikan.

2. Pengelolaan yang Profesional dan Transparan bisa Meminimalisir Risiko Investasi

     Karena pasar modal sifatnya terbuka, dengan leluasa investor dapat melihat rekam jejak dari sebuah emiten sebelum mereka memutuskan untuk investasi. Belum lagi dengan adanya manajer investasi yang akan mengarahkan kita untuk setiap kebijakan yang kita buat. Di dalam pasar modal, rata-rata para emiten yang terdaftar disana adalah mereka yang memiliki reputasi bagus.

3. Mencari Keuntungan dan Deviden

     Tentu saja sebagai seorang investor tujuan utamanya adalah mencari keuntungan. Dengan investasi maka selain mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual terhadap penjualan surat-surat berharga tersebut, seorang investor juga bisa mendapatkan keuntungan lainnya yang berupa deviden.

4. Dapat mengambil Alih Kepemilikan suatu Perusahaan

     Investor dapat mengambil kesempatan untuk memiliki sebagian besar saham dari suatu perusahaan. Ini sangat mudah terjadi di pasar modal ketika ada perusahaan yang memiliki permasalahan keuangan.

5. Memperluas Jaringan Bisnis

     Karena banyaknya perusahaan yang terdaftar di pasar modal, maka investor dapat memanfaatkan data-data yang didapatkan tersebut untuk memperluas jaringan bisnis. Mengenai caranya bisa bermacam-macam mulai dari membeli saham dan lain sebagainya.

6. Sebagai Tempat Jual-beli Instrumen Modal

     Peran investor selain sebagai pembeli instrumen investasi, tentunya mereka juga akan menjadi penjual. Di pasar modal itulah mereka bisa membeli atau menjual kembali surat-surat berharga yang mereka miliki.

7. Memiliki Hak Suara pada Rapat Umum Pemegang Saham

     RUPS adalah rapat yang diadakan oleh para pemegang saham. Di sini seorang investor dapat mengemukakan pendapatnya tentang kebijakan suatu perusahaan.

 

Pasar adalah proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi

Fungsi pasar:

1.         Fungsi distribusi: pasar menjadi sarana bagi produsen untuk menyalurkan barang kepad akonsumen

2.         Fungsi pembentukan harga: di pasar terjadi tawar menawar hingga terbentuk harga yang disepakati pembeli dan penjual

3.         Fungsi promosi: pasar memperkenalkan produk-produk baru kepada konsumen

 

Macam-macam Pasar

1.         Berdasarkan wujudnya: pasar konkret dan pasar abstrak

2.         Berdasarkan jenis barang yang diperdagangkan: pasar barang konsumsi, pasar barang produksi

3.         Berdasarkan luas jaringan distribusi: pasar setempat/daerah, pasar nasional, pasar regional, pasar internasional

4.         Berdasarkan waktu penyelenggaraan: pasar harian, pasar mingguan, pasar bulanan, pasar tahunan

5.         Berdasarkan organisasi/strukturnya: pasar persaingan sempurna (barang yang dijual sejenis) dan pasar persaingan tidak sempurna (barnag yang dijual beraneka ragam)

 

N.   Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

1.    Pengertian IPTEK 

IPTEK adalah akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dimana dari akronim tersebut mempunyai artinya sendiri, baik Ilmu, Pengetahuan, maupun Teknologi.

Ilmu dapatlah dipandang sebagai produk, sebagai proses, dan sebagai paradigma etika.

1.    Ilmu dipandang sebagai proses karena ilmu merupakan hasil dari kegiatan sosial, yang berusaha memahami alam, manusia dan perilakuknya baik secara individu atau kelompok.

2.    Ilmu sebagai produk artinya ilmu diperoleh dari hasil metode keilmuan yang diakui secara umum dan sifatnya yang universal. Oleh karena itu ilmu dapat diuji kebenarannya, sehingga tidak mustahil suatu teori yang sudah mapan suatu saat dapat ditumbangkan oleh teori lain.

3.    Ilmu sebagai paradigma ilmu, karena ilmu selain universal, komunal, juga alat meyakinkan sekaligus dapat skeptis, tidak begitu saja mudah menerima kebenaran.

Selanjutnya mengenai pengertian Ilmu, Pengetahuan dan teknologi:

Ilmu adalah pemahaman mengenai suatu pengetahuan, yang mempunyai fungsi untuk mencari, menyelidiki, lalu menyelesaikan suatu hipotesis. Ilmu juga yaitu merupakan suatu pengetahuan yang sudah teruji akan kebenarannya.

Pengetahuan adalah suatu yang diketahui ataupun disadari oleh seseorang yang didapat dari pengalamannya. Pengetahuan juga tidak dapat dikatakan sebagai suatu ilmu karena kebenarannya belum teruji. Pengetahuan muncul disebabkan seseorang menemukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilihatnya.

Teknologi adalah suatu penemuan melalui proses metode ilmiah, untuk mencapai suatu tujuan yang maksimal. Atau dapat diartikan sebagai sarana bagi manusia untuk menyediakan berbagai kebutuhan atau dapat mempermudah aktifitas.

 

Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.

Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.

 

2.     Dampak Positif dan Dampak Negatif dari Perkembangan Teknologi

1.    Bidang Informasi dan komunikasi

Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:

a.     Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet

b.    Dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone

c.     Mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah.

 

Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:

Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)

a.         Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu

b.         Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.

c.         Kecemasan teknologi, selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh strees yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.

 

2.    Peran Iptek dalam Kegiatan Ekonomi

1.    Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat sehingga berpengaruh besar terhadap sendi – sendi kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut mendukung berbagai peranan serta dampak IPTEK dalam berbagai bidang, seperti Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya.

a)   Bidang Ekonomi

Ekonomi adalah kebutuhan manusia, maka sipa yang dapat menguasai perekonomian, dialah yang memegang kekuasaan. Pada saat mata pencaharian utama manusia masih menyangkut soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan. Sedangkan ketika industri memegang peranan penting dalam ekonomi maka kaum kapitalislah yang memegang peranan utama dalam penyediaan segala kebutuhan manusia. Sekarang kaum kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui batas negaranya yang disebut Multi National Corporation (MNC). Kadang-kadang perusahaan perusahaan multinasional ini di negara – negara berkembang ikut serta menentukan politik pemerintahan.

Perusahaan besar semacam itu tidak mungkin berkembang tanpa dukungan teknologi walaupun sebagian penduduk dunia masih hidup di bawah garis kemiskinan namun sebagian besar sudah dapat merasakan manfaat dipergunakannya teknologi modern, karena kebutuhan hidupnya dapat dengan mudah diperoleh dengan harga yang relative lebih murah. Cara pembayarannya pun dapat dilakukan dengan tunai atau kredit. 

Pada bidang ekonomi, kemajuan IPTEK dapat dirasakan, hal ini terbukti karena saat ini banyak orang-orang yang kehidupannya makin sejahtera berkat usahanya dalam bidang IPTEK. Sebagai Contoh, kita dapat membuat software game yang saat ini sangat diminati oleh masyarakat terutama pada anak-anak. Selain itu, kita dapat memanfaatkan media elektronik lainnya untuk mengembangkan usaha kita. Dengan teknologi, kita juga dapat mempromosikan usaha-usaha kita :)

 

Dengan demikian, dapat kita simpulkan dampak positif dari IPTEK dalam bidang Ekonomi:

·           Pertumbuhan Ekonomi yang Semakin Tinggi

·           Terjadinya Industrialisasi

·           Produktifitas dunia industri semakin meningkat.

Kemajuan teknologi, akan meningkatkan baik dari teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. investasi dan reinvestasi berlangsung secara besar-besaran, sehingga produktivitas dunia ekonomi semakin meningkat. Di masa depan, akan segera muncul teknologi bisnisyang memungkinkan konsumen melakukan kontak langsung dengan pabrik. Jadi, kita tidak perlu lagi pergi ke toko untuk membeli barang tersebut. 

·           Persaingan dalam dunia kerja, akan menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan tenaga kerja.

·           Mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditas

 

Dan, dampak negatifnya, antara lain:

·           Terbukanya pasar bebas, memungkinkan produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri yang masuk dan dengan harga yang lebih murah, dapat mengurangi rasa kecintaan kita terhadap produk dalam negeri.

·           Terjadinya pengangguran bagi individu yang tidak memiliki skill dan kualifikasi sesuai dengan yang dibutuhkan

·           Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan. Misalnya: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.

·           Apabila tidak update dengan IPTEK yang semakin maju, kita akan dipermainkan oleh orang-   orang yang tidak bertanggung jawab yang sangat ahli dibidangnya (misalnya: hacker)

 

O.   Peran Kewirausahaan dalam Membangun Ekonomi Indonesia

Seperti yang kita ketahui kegiatan yang yang dilakukan manusia setiap hari dalam rangka memenuhi kebutuhan.Untuk memenuhi kebutuhan manusia yang selalu bertambah dan menuntut kualitas yang lebih bagus, maka sebagai produsen perlu ada inovasi dalam roduksinya.Kebutuhan manusia yang sangat bervariasi tentu saja harus diikuti dengan kemampuan pengusaha untuk membuat hasil produksi yang lebih bagus dan lebih kreatif. Kemampuan manusia untuk menghasilkan sesuatu yang lain dari pengusaha lain tentu perlu kemampuan untuk mengembangkan yang sudah ada atau membuat sesuatu yang baru agar barang produksinya laku di pasar.

1.         Kreativitas

Kegiatan membuat suatu produk yang berasal dari barang bekas.Barang bekas bisa dijadikan sesuatu karya yang indah dan memiliki nilai jual.Seseorang mampu membuat sesuatu yang indah dengan nilai jual tinggi adalah hasil kreativitas orang tersebut. Kreativitas merupakan salah satu ciri dari jiwa wirausaha.

Kemampuan untuk melakukan kreativitas ini tergantung kemauan manusia untuk  mengembangkannya.

Kreativitas sudah kita miliki dari sejak kecil. Kita perhatikan kembali masamasa kecil jika anak menginginkan sesuatu maka anak itu akan melakukan sesuatu yang membuat orang tuanya mengerti bahwa anak ingin sesuatu. Sikap ini sebenarnya kreativitas anak itu agar orang tua perhatian terhadap keinginannya.Apa yang dimaksud dengan kreativitas ? Sebelum memahami apa itu kreatif, coba perhatikan contoh di bawah ini .“Sekarang banyak produk yang dibuat berdasarkan apa yang menjadi trend dari tayangan film di TV.

Contoh lihat tayangan film anak-anak "Unyil", maka banyak sekali produk yang dihasilkan dari tokoh film itu. Seperti boneka, baju kaos, tas,buku, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa produsen melakukan berbagai gagasan kreatif memenuhi kebutuhan masyarakat terutama anak-anak kecil. Ide–ide pembuatan produk ini tentu merupakan kreativitas pengusaha untuk menawarkan hasil produksinya. Hasil produksi itu laku di pasar bahkan orang tuanya juga menyukainya.” Banyak kisah lain yang menceritakan kehidupan seseorang yang kreatif.

Kisah seseorang yang mampu membuat sepeda motor kecil yang mesinnya dari mesin pemotong rumput ini juga merupakan gagasan kreatif seseorang. Seorang dapat membuat berbagai mainan anak-anak dari kertas bekas yang sudah dibuang di tempat sampah seperti, lampion, ular-ularan dan mainan anak lainnya. Berdasar beberapa contoh di atas kiranya jelas bahwa, kapan seseorang dikatakan kreatif? Seseorang dikatakan kreatif pada saat manusia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relaif berbeda dengan yang ada sebelumnya

Ciri-ciri orang kreatif:

1.        Bersifat ingin tahu

2.        Sering mengajukan pertanyaan yang baik

3.        Banyak gagasan dan usul-usul terhadap sustu masalah

4.        Mampu menyatakan pendapat secara spontan tanpa malu-malu

5.        Tidak mudah terpengaruh orang lain

6.        Mampu mengajukan gagasan pendapat yang berbeda dengan orang lain

7.        Mempunyai kebiasaan belajar sendiri

8.        Belajar dari kegagalan

9.        Belajar dari pengalaman orang lain

 

Apakah kalian memiliki ciri-ciri itu ?Diantara kalian tentu ada beberapa ciri yang kalian miliki.Ciri-ciri tersebut merupakan modal yang sangat bagus bagi kehidupan kalian kelak. Kalian harus berusaha mengembangkan kreativitas pada diri sendiri agar kehidupan yang akan datang menjadi manusia yang berhasil dan sukses. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik itu berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan yang ada sebelumnya ( Supriadi, 2001:7). Dalam setiap kegiatan ekonomi diperlukan suatu pemikiran yang kreatif yang dapat membantu alternatif tindakan.

Kreativitas seseorang dapat dipengaruhi oleh kemampuan, bakat dan ilmu pengetahuan ditambah dengan pengalaman yang merupakan guru berharga untk memicu kreativitas keberhasilan dalam kegiatan ekonomi. Kita harus menyadari bahwa tantangan hidup di masa yang akan datang sangatlah berat, maka harus dihadapi dengan kreativitas dan inovasi. Apa yang dimaksud dengan inovasi? Inovasi merupakan penciptaan atau penemuan yang merupakan hasil penelitian atau eksperimen.Banyak barang-barang yang memenuhi kehidupan ekonomi kita yang merupakan dari hasil inovasi. Dan hal ini sangat dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan bisnis. Banyak orang yang berhasil karena ide kreatif dan inovatif

 

Pengusaha yang sukses selalu melakukan inovasi bagi perkembangan perusahaannya. Perusahaan akan selalu menghasilkan produk baru untuk mengikuti perkembangan sesuai selera konsumen. Tujuan perusahaan melakukan inovasi selain untuk menghasilkan hasil produksi, antara lain sebagai berikut.

a.    Membuat desain dan model yang menarik selera konsumen.

b.    Menghasilkan barang yang berkualitas bagus.

c.    Membuat nyaman dan memberi kepuasan pada konsumen.

d.    Mempunyai ciri khas dari produk dari perusahaan lain.

e.    Produknya memiliki dayaguna dan serbaguna.

f.     Menghasilkan produk dengan harga bersaing.

2.         Kewirausahaan

Tahun 1997 Indonesia mengalami krisis ekonomi yang mengakibatkan keadaan perekonomian sampai saat belum membaik sepenuhnya. Banyak perusahaan yang gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan produk dari Negara lain, dan pada saat memasuki era perdagangan bebas maka rasanya tidak salah kalau kita harus mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja. Begitu kalian selesai sekolah di SMP, apa yang dapat kamu lakukan untuk memenuhi kehidupan kamu ? Tidak semua anak bernasib sama yaitu dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian mulailah dari sekarang untuk dapat mengembangkan diri dengan gagasan kreatif. Disamping kita dapat membuka lapangan kerja sendiri juga dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain. Pengangguran setiap hari semakin bertambah oleh karena hal itu diperlukan suatu penanganan yang serius untuk dapat membantu masalah penciptaan lapangan kerja. Untuk mengatasi masalah ini gagasan kreatif sangat diperlukan dalam kehidupan ekonomi. Karena gagasan ini para pelaku ekonomi muncul suatu ide yang inovatif yang akhirnya dapat menjadi pendorong dalam meningkatkan kegiatan ekonomi. Munculnya gagasan-gagasan yang kreatif diharapkan menimbulkan kemampuan melakukan kegiatan ekonomi. Salah satu caranya yaitu menunjukkan kemampuan kemandirian itu. Seorang wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menangkap peluang bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan mengambil tindakan yang tepat, serta memastikan keberhasilan. Seorang wirausaha tidak hanya mampu berbuat sesuatu yang baik bagi dirinya melainkan bagi orang lain. Peranan wirausaha juga mampu membuka lapangan kerja baru, sehingga dapat membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran.

Ciri–ciri wirausaha adalah orang yang memiliki potensi untuk berprestasi. Ia senantiasa memiliki motivasi yang besar untuk maju dan berprestasi. Dalam kondisi dan situasi yang bagaimanpaun, ia mampu menolong dirinya dalam mengatasi permasalahan hidupnya. Dengan kekuatan yang ada pada dirinya, manusia wirausaha mampu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Disamping itu, manusia wirausaha mampu mengatasi kemiskinan, tanpa menunggu pertolongan orang lain. Seseorang wirausaha juga memilki semangat, sikap, perilaku dan kemampuan dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, serta merupakan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi.

Ciri-ciri manusia wirausaha:

1.         Mempunyai kepribadian yang kuat

2.         Memiliki sikap mental seorang wiraswasta

3.         Memiliki kepekaan terhadap arti leingkungan

4.         Memiliki keterampilan wiraswasta

5.         Memiliki kemampuan untuk mencari informasi

 

3.         TANTANGAN UKM DALAM MENGHADAPI MEA

Tahun 2015 merupakan tahun mulai diberlakukannya kesepakatan antara para pemimpin ASEAN yang telah dirintis sejak 2003 yang dikenal dengan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEA).

 

Tujuan adanya MEA ini sebenarnya adalah untuk memberdayakan negara-negara anggota ASEAN agar lebih aktif, produktif, dan berkembang lebih pesat di Dunia karena diperkirakan Negara ASEAN akan menjadi engine of growth bagi ekonomi Dunia. Tepatnya pada tanggal 31 Desember 2015 mendatang, tatanan kehidupan ekonomi masyarakat ASEAN akan berubah dengan adanya MEA ini yaitu terjadinya integrasi yang berupa “free trade area” (area perdagangan bebas), penghilangan tarif perdagangan antar negara ASEAN, serta pasar tenaga kerja dan pasar modal yang bebas. Hal ini akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan pembangunan ekonomi negara ASEAN dengan persaingan ketat produk dalam dan luar negeri.

 

Era MEA akan membawa suatu peluang sekaligus tantangan bagi ekonomi setiap negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia. Bagaimana cara menghadapi MEA atau era pasar bebas ASEAN tersebut mempengaruhi pertumbungan ekonomi negara.

Di Indonesia, UKM memiliki peran strategis dan kontribusi sangat besar bagi perekonomian Nasional dengan menyumbang 53,3% dari total PDB (Pendapatan Domestik Bruto). Jumlah UKM di Indonesia mencapai sekitar 56,2 juta unit dan mampu menyerap 97,2% tenaga kerja dari total angkatan tenaga kerja yang ada. Maka penguatan UKM juga menjadi fokus pemerintah dalam menghadapi MEA, salah satunya dengan pembentukan Komite Nasional Persiapan MEA 2015 yang berfungsi merumuskan langkah antisipasi serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan KUKM mengenai pemberlakuan MEA pada akhir 2015. Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh UKM dalam menghadapi MEA tersebut antara lain yaitu:

1.        Pola pikir masyarakat Indonesia masih lebih cenderung mengkonsumsi produk atau jasa dari luar negeri dibandingkan dari dalam negeri. Oleh karena itu UKM harus memiliki daya saing sebagai industri kreatif dan inovatif serta meningkatkan kualitas produk agar sesuai dengan ketentuan ASEAN dan siap menghadapi MEA. Selain itu harus memiliki strategi diversifikasi output dan menjaga stabilitas pendapatan usaha makro. Menentukan harga yang bersaing dan terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk merupakan tantangan tersendiri bagi UKM.

2.        Masih lemahnya infrastruktur seperti akses transportasi menyebabkan biaya ekonomi menjadi lebih tinggi terutama juga bagi sektor produksi dan bagi pasar. Sinkronsasi program dan kebijakan pemerintah pusat dan daerah sangat perlu dilakukan agar birokrasi menjadi efisien dan dapat berpihak pada pebisnis sehingga UKM pun siap menghadapi MEA.

3.        UKM menghadapi keterbatasan akses finansial karena masih adanya keraguan bank terhadap UKM dalam memberikan pinjaman. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan bank dalam memberikan pinjaman serta menentukan suku bunga adalah biaya dana, keuntungan perusahaan, profil risiko calon debitur, dan sektor usaha. Banyak UKM yang belum dapat memenuhi beberapa persyaratan tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah pun perlu proaktif memberikan penyuluhan dan pelatihan serta memberikan ruang bagi para pengusaha UKM untuk saling berbagi pengalaman. Sehingga UKM pun akan siap menghadapi MEA.

4.        Keterbatasan UKM dalam memanfaatkan teknologi karena kurangnya pengetahuan dan akses sehingga aktivitas promosi terbatas dan menjadi penghambat bagi UKM untuk memperluas target pasarnya dalam menghadapi MEA. Mahalnya biaya untuk menyesuaikan standar dan sertifikasi internasional juga menjadi penghambat untuk memperluas akses pasar. Hal Ini juga ada hubungannya dengan SDM yang masih kurang berkompeten dalam mengembangkan UKM. Masih banyak pelaku UKM yang belum memahami implikasi dan manfaat dari perdagangan bebas ini.

5.        Investasi UKM pada pengembangan dan penelitian produk atau jasa masih sangat rendah karena UKM lebih fokus kepada pemasaran atau kebutuhan operasionalnya.

6.        Banyak UKM yang belum memiliki perencanaan bisnis yang belum matang. Salah satu cara untuk membuat perencanaan yang baik bisa dengan menggunakan jasa konsultasi dan informasi. Banyak pemilik UKM yang belum mengetahui adanya layanan konsultasi bisnis dan belum memahami pentingnya konsultasi bisnis untuk perencanaan jangka pendek dan jangka panjang. Kegagalan bisnis UKM banyak disebabkan oleh perencanaan bisnis yang buruk, tidak realistis, dan tidak spesifik. Namun biaya sewa konsultan bisnis dan pelatihan pun masih tergolong mahal.

Peran UKM sebagai kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar dan cukup dominan dalam perekonomian mempengaruhi pencapaian kesuksesan MEA 2015 mendatang. Oleh karena itu UKM harus dipersiapkan dengan serius dalam menghadapi tantangan tersebut.

 

3.4.    Memahami berpikir kronologi, peruba han dan kesinambungan dalam kehidu pan bangsa Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya, geografis, dan pendidikan sejak masa pra-aksara sampai masa Hindu-Buddha dan Islam.

 

A.   Mendefinisikan masa para aksara

Masa pra-aksara merupakan salah satu periode dalam kehidupan manusia ketika manusia yang belum mengenal tulisan. Pra-aksara berasal dari gabungan kata, yaitu pra dan aksara. Pra artinya sebelum dan aksara berarti tulisan. Dengan demikian, yang dimaksud masa pra-aksara adalah masa sebelum manusia mengenal tulisan. Masa pra-aksara disebut juga dengan masa nirleka (nir artinya tidak ada, dan leka artinya tulisan), yaitu masa tidak ada tulisan. Masa praaksara dikenal pula dengan masa prasejarah.

Masa praaksara dimulai sejak manusia ada, itulah titik dimulainya masa pra-aksara. Adapun waktu berakhirnya masa praaksara adalah setelah manusia mulai mengenal tulisan. Berakhirnya masa praaksara tidak sama bagi tiap-tiap bangsa. Misalnya bangsa Mesir dan Mesopotamia, mereka telah mengenal tulisan kira-kira 3.000 tahun sebelum Masehi. Artinya, mereka telah meninggalkan masa praaksara kira-kira 3.000 tahun sebelum Masehi.

Adapun masyarakat di Indonesia mulai mengenal tulisan sekitar abad ke-5 Masehi. Hal ini diketahui dari Yupa (batu bertulis peninggalan kerajaan Kutai) yang terdapat di Muara Kaman, Kalimantan Timur. Dengan demikian, bangsa Indonesia meninggalkan masa praaksara pada abad ke-5 Masehi.

 

B.   Mendeskripsikan kriteria/ciri-ciri masa pra-aksara

a.          Manusia masih hidup mengembara (nomaden)

b.         Masyarakat belum mengenal bercocok tanam

c.          Makanan yang diperoleh dari alam

d.         Alat yang dibuat masih sangat kasar

 

C.   Mendeskripsikan periodisasi masa pra-aksara secara geologis

1)    Zaman Arkaikum

       Zaman Arkaikum merupakan zaman tertua, zaman ini berlangsung kira-kira sejak 2.500 juta tahun yang lalu. Pada waktu itu kulit bumi masih sangat panas, sehingga belum terdapat kehidupan diatasnya.

2)    Zaman Palaeozoikum

       Zaman kehidupan tua, berlangsung kira-kira sejak 340 juta tahun yang lalu. Zaman ini sudah ditandai dengan munculnya tanda-tanda kehidupan, antara lain munculnya binatang-binatang kecil yang tidak bertulang punggung, berbagai jenis ikan, amfibi dan reptil.

3)    Zaman Mesozoikum

       Zaman kehidupan pertengahan, berlangsung sejak kira-kira 140 juta tahun lalu. Pada zaman ini, kehidupan di bumi makin berkembang. Binatang-binatang mencapai bentuk tubuh yang besar sekali. Kita mengenalnya sebagai Dinosaurus. Disamping itu, juga mulai muncul berbagai jenis burung. Zaman mesozoikum disebut pula dengan zaman reptil karena pada zaman ini jenis binatang reptil yang paling banyak ditemukan

4)    Neozoikum atau Kenozoikum

Zaman kehidupan baru, berlangsung sejak kira- kira 60 juta tahun yang lalu. Zaman ini dibagi menjadi dua, yaitu zaman tertier dan zaman kuartier.

a)    Zaman Tertier

Pada zaman tertier jenis-jenis reptil besar mulai punah dan bumi umumnya dikuasai oleh hewan-hewan besar yang menyusui. Contohnya adalah jenis gajah purba (mammuthus) yang pernah hidup di Amerika Utara dan Eropa Utara.

b)    Zaman Kuartier

       Zaman kuartier berlangsung sejak kira-kira 3.000.000 tahun yang lalu. Zaman ini sangat penting bagi kita, karena merupakan awal kehidupan manusia pertama kali di muka bumi.

 

D.   Mengidentifikasi hasil kebudayaan masa pra-aksara secara geologis

-            Fosil

Adalah sisa-sisa atau bekas makhluk hidup yang menjadi batu atau mineral

-            Artefak

Adalah benda-benda seperti alat, perhiasan yang menunjukkan kecakapan kerja manusia dan senjata atau perkakas yang digunakan

         

E.     Proses perubahan bentuk muka bumi

Bentuk muka bumi kita tercinta ini ternyata telah banyak mengalami perubahan dan tidak langsung terbentuk seperti yang kita saksikan pada saat ini. Proses perubahan bentuk muka bumi yang disebabkan oleh adanya tenga endogen dan eksogen. Berikut adalah penjelasan tentang proses perubahan bentuk muka bumi.

Pada dasarnya perubahan bentuk muka bumi disebabkan oleh dua macam tenaga geologi. Kedua tenaga geologi tersebut adalah sebagai berikut :

 

Tenaga Endogen :Tenaga yang berasal dari dalam bumi yang memiliki sifat membangun. Yang termasuk kedalam tenaga ini adalah :

·       Tektonisme : perubahan letak lapisan kulit bumi yang disebabkan oleh  tenaga endogen dengan arah horizontal dan vertikal. Menurut kecepatan geraknya dibedakan menjadi dua yaitu epirogenesa yang berarti perubahan letak lapisan kulit bumi yang gerakannya lambat pada wilayah yang luas dan orogenesis yang berarti suatu gerakan tenaga endogen yang relatif cepat dan meliputi wilayah yang relatif sempit.

·       Vulkanisme adalah gerakan magma dari dalam bumi yang terdiri dari dua macam yaitu Intrusi magma atau plutonisme yang berarti aktivitas magma yang tidak sampai ke permukaan bumi dan Ekstrusi magma yang berarti akivitas magma yang sampai ke permukaan bumi dan menghasilkan gunung berapi atau vulkan.

·       Gempa Bumi atau seisme adalah getaran kulit bumi yang disebabkan oleh kekuatan dari dalam bumi. Menurut peristiwa yang menyebabkannya gempa bumi dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu gempa tektonik yang disebabkan oleh gerakan tektonik berupa retakan atau patahan, gempa vulkanik yang disebabkan oleh letusan gunung berapi, dan gempa runtuhan atau terban yang disebabkan oleh runtuhnya atap gua yang terdapat di dalam litosfer.

 

Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi. Yang termasuk tenaga eksogen adalah sebagai berikut :

·       Erosi adalah suatu proses pelepasan atau pemindahan massa batuan secara alamiah dari suatu tempat ke tempat yang lain oleh suatu zat pengankut yang bergerak dipermukaan bumi. Menurut zat pelarutnya erosi dibedakan menjadi erosi air, erosi angin, erosi gletser, dan erosi air laut.

·       Sedimentasi adalah proses pengendapan batuan atau tanah yang dilakukan oleh air, angin dan es. Sedimentasi digolongkan menjadi 3 jenis yaitu sedimentasi fluvial yaitu dimana adanya proses pengendapatan materi-materi yang diangkut oleh air sepanjang aliran sungai yang contohnya adalah delta dan bantaran sungai, sedimentasi eolis yaitu sedimentasi yang sering ditemukan didaerah gurun atau pantai contohnya adalah guguk pasir, dan sedimentasi morin yaitu yang dilakukan oleh gelombang air laut yang terdapat disepanjang pantai contohnya adalah beach, bor dan tembolo.

 

 

 

F.      menjelaskan periodisasi masa pra aksara secara arkeologi dengan benar

G.    mengidentifikasi hasil kebudayaan pada zaman batu secara lengkap

1.      Zaman Batu Tua (Paleolithikum)

 

Ø  Kapak Genggam : berfungsi untuk menggali umbi, memotong dan menguliti binatang

Ø  Kapak Perimbas : berfungsi untuk merimbas kayu, memecahkan tulang, dan sebagai senjata yang banyak ditemukan di Pacitan.
Maka Ralph Von Koeningswald menyebutkan kebudayaan Pacitan. Dan pendukung kebudayaan Pacitan adalah jenis Phitecantropus.

Ø  Alat-alat dari tulang dan tanduk binatang : berfungsi sebagai alat penusuk, pengorek dan tombak. Banyak ditemukan di ngandong. Pendukung kebudayaan ini adalah Homo Wajakensis, dan  Homo Soloensis.

Ø  Alat Serpih (flakes) – terbuat dari batu bentuknya kecil, ada juga yang terbuat dari batu induk (kalsedon) : berfungsi untuk mengiris daging atau memotong umbi-umbian dan buah-buahan. Pendukung kebudayaan ini adalah Homo soloensis dan Homo wajakensis.

 

2.      Zaman Batu Madya (Mesolithikum)

Pada zaman ini alat-alat dari batu sudah mulai digosok, tetapi masih belum halus. Manusia pendukung  ini adalah homo sapiens, khususnya Papua Melanesoide.

 

Ø  Kapak Sumatra (Pebble)
Sejenis kapak genggam yang sudah digosok, tetapi belum sampai halus. Terbuat dari batu kali yang dipecah atau dibelah.

Ø  Kjokenmoddinger
Dari bahasa denmark yang artinya sampah dapur.

 

Ø  Abris Sous Roche
Adalah tempat tinggal yang berwujud goa-goa dan ceruk-ceruk di dalam batu karang untuk berlindung.

Ø  Batu Pipisan
Terdiri dari batu penggiling dan landasannya. Berfungsi untuk menggiling makanan, menghaluskan bahan makanan.

 

3.      Zaman Batu Baru (Neolithikum)

Peralatan batu pada zaman ini sudah halus karena manusia pendukung sudah mengenal teknik mengasah dan mengupam.

Ø  Kapak Persegi
Adalah kapak yang penampang lintangnya berbentuk persegi panjang atau trapesium. Ditemukan di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan. Sebutan kapak persegi diberikan oleh Von Heine Geldern.

Ø  Kapak Lonjong
Adalah kapak yang penampangnya berbentuk lonjong memanjang. Ditemukan di Irian, seram, Gorong, Tanimbar, Leti, Minahasa, dan Serawak.

Ø  Kapak Bahu
Adalah kapak persegi namun pada tangkai diberi leher sehingga menyerupai botol persegi. Kapak bahu hanya ditemukan di Minahasa, Sulawesi Utara.

 

 

4.      Zaman Batu Besar (Megalithikum)

1.    Menhir : tugu batu yang didirikan sebagai pemujaan roh nenek moyang memperingati arwah nenek moyang.

2.     Dolmen :  meja batu, merupakan tempat sesaji dan pemujaan kepada roh nenek moyang. Ada pula yang digunakan untuk kuburan.

3.   Sarchopagus atau keranda : bentuknya seperti lesung yang mempunyai tutup atau ada juga seperti telur dibelah dua.

4.   Kubur Batu : peti mati yang terbuat dari batu besar yang masing-masing papan batunya lepas satu sama lain



5.    Punden Berundak : bangunan tempat pemujaan yang tersusun bertingkat-tingkat seperti tangga.

6.   Waruga : peti kubur peninggalan budaya Minahasa pada zaman megalitikum. Didalam peti pubur batu ini akan ditemukan berbagai macam jenis benda antara lain berupa tulang- tulang manusia, gigi manuisa, periuk tanah liat, benda- benda logam, pedang, tombak, manik- manik, gelang perunggu, piring.

H.    mengidentifikasi hasil kebudayaan pada zaman logam dengan benar

a.    Zaman Perunggu

Ø   Candrasa adalah kapak corong yang satu sisinya memanjang. Candrasa ini biasanya digunakan sebagai tanda kebesaran dan alat upacara saja. Banyak ditemukan di Yogyakarta dan Roti.

Ø  Bejana Perunggu : bentuknya seperti periuk tapi langsung dan gepeng. Ditemukan di tepi danau Kerinci dan juga di Madura.

Ø Nekara: genderang dari perunggu yang berfungsi sebagai alat upacara, yaitu ditabuh untuk memanggil arwah/roh nenek moyang. Ditemukan di Jawa, Bali, Roti, Selayar, dan Kei. Nekara terbesar tan ditemukan dibali yang dikenal dengan Nekara Bulan Pejeng. Ada juga nekara berukuran kecil yang disebut dengan Moko dietmukan di daerah Alor. Moko dapat difungsikan sebagai pustaka atau mas kawin.

b.    Zaman Besi

Pada masa ini manusia telah dapat melebur besi untuk dituang menjadi alat-alat yang dibutuhkan, pada masa ini di Indonesia tidak banyak ditemukan alat-alat yang terbuat dari besi.

  Mata kapak, yang dikaitkan pada tangkai dari kayu, berfungsi untuk membelah kayu

·      Mata Sabit, digunakan untuk menyabit tumbuh-tumbuhan

·      Mata pisau

·      Cangkul, dll

 

I.        membuat perbandingan kehidupan social masyarakat pada masa zaman batu dengan zaman logam dalam bentuk table

J.       Menjelaskan nilai religius (Kepercayaan) masyarakat pra aksara

Masayarakat pra aksara mempercayai adanya yangdipandang keramat ditempati roh halus atau makhluq ghaib (animisme) dan benda memiliki kekuatan (dinamisme)

K.    Menjelaskan nilai budaya gotong royong masyarakat pra aksara

Nilai gotong royong masyarakatpraaksara terlihat dalam membangun rumah yang dikerjakan secara bersama-sama

L.     Mencontohkan nilai musyawarah masyarakat pra aksara

Ditunjukkan dengan ditunjuknya pemimpin yang dianggap paling tua yang mengatur masyarakat

M.   Menunjukkan nilai keadilan yang sudah diterapkan masyarakat pra aksara

Ditunjukkan adanya pembagian tugas sesuai dengan kemampuan dan keahlian misalnya tugas laki-laki berbeda dengan tugas perempuan

N.    Mengindentifikasi alat-alat yang digunakan bercocok tanam masa masyarakat pra aksara Beliung persegi, kapak perimbas dan alat serpih

O.    Menjelaskan tradisi bahari masa masyarakat pra aksara

Masyarakt pra aksara telah melakukan pelayaran antar pulau dengan emmakai perahu yang sanga tsederhana seperti perahu bercadik

P.    Menunjukkan asal usul nenek moyang bangsa Indonesia

Nenek moyang bangsa Indonesia adalah manusia leluhur bangsa Indonesia yang menghasilkan keturunan seperti manusia Indonesia sampai saat ini. Asal usul nenek moyang suatu bangsa tidak terlepas dari masalah ras (keturunan). Ada beberapa ras besar dunia seperti ras kaukasoid, mongoloid dan negroid. Ras khusus bangsa Indonesiatermasuk ras mongoloid terutama Melayu Mongoloid.

 

           Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Yunan di Cina Selatan.

           Mereka termausk rumpun bangsa Austronesia.

           Bangsa Austronesia yang masuk ke Indonesia disebut bangsa Melayu, dibedakan menjadi bangsa Proto Melayu dan bangsa Deutero Melayu.

 

Persebaran nenek moyang Bangsa Indonesia

Menurut Kern dan Heldern , nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari dataran Asia terutama Dataran Tinggi Yunan (Hindia Belakang). Persebaran nenek moyang bangsa Indonesia melalui peiode :

  Periode persebaran tahun 1500 SM (Proto Melayu) melalui dua jalur yaitu : Jalur barat/selatan : dari Yunan melalui Malaya-Sumatera-Jawa–Kalimantan dan jalur timur /utara : dari Yunan Kepulauan Ryuku Jepang – mengarungi lautanmenuju Taiwan  - Vietnam - Filipina-Sangir-masuk Sulawesi dan Papua.

     Proto Melayu Membawa perkakas dari batu berupa Kapak Persegi dan Kapak Lonjong. Kapak Persegi dibawa oleh Proto Melayu yang bermigrasi melalui jalur barat. Sedangkan kapak lonjong dibawa oleh Proto Melayu yang bermigrasi melalui Jalur Timur.

  Periode persebaran tahun 500 SM (Deutero Melayu), persebarannya melalui Dataran Asia-Semenanjung Malaya, Sumatera, dan Jawa yang membawa kebudayaan logam yang pusatnya di Dongson. Bangsa Indonesia termasuk keturunan proto melayu seperti : suku Toraja, Mentawai dan Dayak, sedangkan keturunan Deutero Melayu seperti suku : Melayu, Minang, Jawa dan Bugis.

 

peta persebaran nenek moyang indonesia

 

Menganalisa proses masuknya Hindu Budha di Indonesia

Hubungan dagang antara India dan Cina semula dilakukan melalui jalur darat yang dikenal dengan jalur sutera. Jalur ini membentang dari Cina, melewati Asia Tengah, sampai ke Eropa. Komoditi utama yang diperdagangkan adalah kain sutera dari Cina, itulah mengapa jalur tersebut dinamakan sebagai Jalur Sutera. Selain kain sutera, wawangian dan rempah-rempah juga menjadi komoditas yang sangat laris di Eropa. Akan tetapi sejak awal abad Masehi jalur itu dialihkan melalui laut karena situasi jalan darat di Asia Tengah sudah tidak aman. Jalan laut yang terdekat dari India ke Cina, yaitu melalui Selat Malaka.

Peralihan rute perdagangan ini telah membawa keuntungan bagi masyarakat di Indonesia. Kepulauan Indonesia menjadi daerah transit (pemberhentian) bagi pedagang-pedagang Cina dan pedagang-pedagang India. Masyarakat di Indonesia juga ternyata ikut aktif dalam perdagangan tersebut sehingga terjadilah kontak hubungan di antara keduanya (Indonesia-India dan Indonesia- Cina).

Hubungan dengan kedua bangsa itu menyebabkan pengaruh Hindu- Buddha yang berasal dari India berkembang di Indonesia. Namun demikian, tidak diketahui secara pasti mengenai kapan dan bagaimana proses masuknya kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia. Sampai saat ini masih ada perbedaan pendapat mengenai cara dan proses masuknya kebudayaan Hindu-Buddha ke Kepulauan Indonesia.

Sejak abad pertama masehi wilayah Indonesia sudah banyak menarik bangsa-bangsa asin, terutama pedagang untuk mengunjunginya, hal ini disebabkan oleh :

1.    Letaknya sangat strategis, karena berada pada jalur perdagangan laut antara India dan Cina.

2.    Tanah Indonesia sangat subur sehingga banyak hasil bumi yang dapat dijadikan barang dagangan.

3.    Indonesia dilalui angina musim yang dapat dimanfaatkan untuk pelayaran.

 

Menurut para ahli sejarah, cara masuk dan proses penyebaran agama Hindu-Budha di Indonesia terbagi menjadi 2, yaitu:

·           Masyarakat Nusantara berperan pasif

Maksudnya adalah masyarakat Nusantara mempelajari agama Hindu dan Buddha melalui masyarakat India dan China yang datang ke Nusantara.

·           Masyarakat Nusantara berperan aktif

Masyarakat Nusantara belajar langsung ke India dan China untuk mempelajari agama tersebut secara mendalam kemudian kembali ke Nusantara sebagai penyebar agama tersebut.

 

Dari 2 cara tersebut, muncul 5 teori tentang masuknya agama Hindu-Buddha. 3 untuk yang berperan pasif (1 – 3) dan 2 untuk yang berperan aktif (4 – 5). Berikut ini adalah teori-teorinya:

 

Membedakan teori – teori masuknya Hindu Budha di Indonesia

1.    Teori Waisya

Pengaruh Hindu-Budha dibawah oleh pedagang India yang menikah dengan Penduduk asli. Mereka menikah karena harus menunggu minimal 6 bulan sambal menunggu pergantian musim untuk kembali kenegaranya. Pendapat ini dikemukakan oleh N.J. Krom dan Purbacaraka.

2.    Teori Kesatria

Pengaruh Hindu-Budha dibawah oleh para kesatria yang kalah perang di India. Mereka mendirikan koloni di Nusantara dan menyebarkan agama Hindu-Budha. Pendapat ini dikemukakan oleh C.C. Berg dan Majumdar

3.    Teori Brahmana

Pengaruh Hindu-Budha dibawa oleh para Brahmana yang diundang oleh para penguasa untuk menobatkan para raja, pemimpin upacara keagamaan, danmengajarkan ilmu pengetahuan. Dari istana kemudian menyebar keseluruh kerajaan. Pendapat ini dikemukakan oleh JC. Van Leur.

4.    Teori Arus Balik.

Pengaruh Hindu-Budha dibawa oleh pedagang dan orang-orang Indonesia yang sengaja pergi ke India untuk belajar Agama Hindu dan Budha, setelah mereka kembali, mereka menyebarkan agama Hindu dan Budha. Pendapat ini dikemukakan oleh F.D.K Bosch dan George Ceodes.

5. Teori Sudra

Para budak dari India dan China datang ke Nusantara karena dibawa oleh pemiliknya atau karena mencari kehidupan yang lebih baik. Pada saat mereka menetap di Nusantara, mereka berasimilasi dan berakulturasi dengan penduduk sekitar. Hal tersebut membawa perubahan pada penduduk yang pada awalnya memeluk Animisme dan Dinamisme, berganti memeluk agama Hindu atau Buddha. Teori ini dikemukakan oleh van Faber.

Kebudayaan Hindu dan Buddha tidak hanya memengaruhi cara beribadah masyarakat Nusantara pada jaman itu, tetapi juga memberikan beberapa peninggalan lain. Misalnya kerajaan yang pernah berkuasa, tempat keagamaan, prasasti, cara hidup, dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah nama-nama kerajaan Hindu-Buddha:

 

 

Mendeskripsikan pengaruh hindu budha terhadap masyarakat di Indonesia dibidang pemerintahan, sosial, ekonomi agama dan kebudayaan.

1.    Bidang Pemerintahan

Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. Dalam sistem ini kelompok-kelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. Oleh karena itu, lahir kerajaan-kerajaan, seperti Kutai, Tarumanegara, dan Sriwijaya.

2.    Bidang Sosial

Dalam bidang sosial, terjadi bentuk perubahan dalam tata kehidupan sosial masyarakat. Misalnya dalam masyarakat Hindu diperkenalkan adanya sistem kasta.

3.    Bidang Ekonomi

Sejak terbentuknya jalur perdagangan laut yang menghubungkan India dan Cina, kegiatan perdagangan di Kepulauan Indonesia berkembang pesat. Daerah pantai timur Sumatra menjadi jalur perdagangan yang ramai dikunjungi para pedagang. Kapal-kapal dagang dari India dan Cina banyak yang singgah untuk menambah persediaan makanan dan minuman, menjual dan membeli barang dagangan, atau menanti waktu yang baik untuk berlayar. Kemudian, muncul pusat-pusat perdagangan yang berkembang menjadi pusat kerajaan.

4.    Bidang Agama dan kepercayaan

Ketika memasuki zaman sejarah, masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animism dan dinamisme. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru, yaitu agama Hindu-Buddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Budaya barutersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan, misalnya dalam hal tata krama, upacara-upacara pemujaan, dan bentuk tempat peribadatan Bangsa Indonesia mulai menganut agama Hindu dan Budha walaupun tidak meninggalkan kepercayaan aslinya, seperti pemujaan terhadap roh nenek moyang.

5.    Bidang Kebudayaan >>>>>> Menguraikan proses akulturasi hasil kebudayaan Hindu Budha dan Indonesia

Sebelum masuknya unsur kebudayaan dan agama Hindu-Buddha, telah berkembang kebudayaan asli Indonesia. Kemudian, setelah masuknya unsur kebudayaan dan agama Hindu-Buddha terjadilah proses perpaduan antara dua kebudayaan tersebut. Pepaduan itu disebut akulturasi. Hasilnya adalah kebudayaan baru yang memiliki ciri khas dari masing-masing kebudayaan. Contoh hasil akulturasi antara kebudayaan Hindu-Buddha dengan kebudayaan asli Indonesia antara lain sebagai berikut.

1)    Seni Bangunan

Bentuk bangunan candi di Indonesia pada umumnya merupakan bentuk akulturasi antara unsur budaya Hindu-Buddha dengan unsur budaya asli Indonesia.Bangunan yang megah, patung-patung perwujudan dewa atau Buddha, serta bagian-bagian candi dan stupa adalah unsur dari India. Bentuk candi-candi di Indonesia pada hakikatnya adalah punden berundak yang merupakan unsur Indonesia asli.

Bangunan punden berundak sebenarnya sudah berkembang dari masa praaksara, sebagai penggambaran dari alam semesta yang bertingkat- tingkat. Tingkat paling atas adalah tempat persemayaman nenek moyang. Punden berundak menjadi sarana khusus untuk pemujaan terhadap roh nenek moyang.

2)    Seni Rupa dan Seni Ukir
Masuknya pengaruh Hindu-Buddha membawa perkembangan dalam bidang seni rupa, seni pahat dan seni ukir.Hal ini dapat dilihat pada relief atau seni ukir yang dipahatkan pada bagian dinding candi.Misalnya, relief yang dipahatkan pada dinding-dinding pagar langkan di Candi Borubudur yang berupa pahatan riwayat Sang Buddha. Di sekitar Sang Buddha terdapat lingkungan alam Indonesia seperti rumah panggung dan burung merpati.

3)    Sastra dan Aksara

Berkembangnya karya sastra terutama yang bersumber dari Mahabrata dan Ramayana, melahirkan seni pertunjukan wayang kulit. Isi dan cerita pertunjukan wayang banyak mengandung nilai-nilai yang bersifat mendidik. Cerita dalam pertunjukan wayang berasal dari India, tetapi wayangnya asli dari Indonesia.

 

13.  Mengidentifikasi Kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Indonesia

A.  Kerajaan Kutai, kerajaan Hindu pertama di Indonesia

a. terletak di Kalimantan Timur daerah Muara Kaman di tepi sungai Mahakam.

b. Kutai merupakan kerajaan pertama di Indonesia.

c. Peninggalannya adalah 7 prasasti ditulis dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta, yang ditulis pada Yupa.

d. Yupa yaitu tugu dari batu berfungsi sebagai tiang untuk menambatkan hewan yang akan dikorbankan.

e. Isi prasasti Yupa di Kutai yaitu:

1)    silsilah: Kundungga berputera Acwawarman yang seperti dewa matahari. Acwawarman berputera tiga – seperti api tiga. Dari ketiga putra tersebut, Mulawarman raja yang baik, kuat dan kuasa. Sang Mulawarman telah mengadakan kenduri (selamatan), mengadakan korban, maka didirikanlah tugu oleh para Brahmana.

2)    Tempat sedekah: Sang Mulawarman, raja yang mulia dan terkemuka telah memberi sedekah 20.000 ekor lembu kepada para Brahmana di tempat tanah yang sangat suci “Waprakecvara”.

3)     Macam-macam sedekah yang lain seperti: wijen, malai bunga, lampu, dll.

 f.  Dari berita prasasti Yupa dapat diketahui tentang keadaan pemerintahan, sosial, dan ekonomi di kerajaan Kutai yaitu:

1)    Secara pemerintahan, Raja Mulawarman disebut sebagai raja terbesar di Kutai, sebab dapat menaklukkan raja-raja sekitarnya.

2)    secara sosial, masyarakat mengenal kasta-kasta karena pengaruh India. Keluarga Kundungga pernah melakukan upacara Vratyastoma yaitu upacara penyucian diri untuk masuk kasta Ksatria.

3)    secara ekonomi: disebutkan raja menghadiahkan 20.000 ekor lembu, berarti peternakan maju, begitupun dalam bidang pertanian, karena Kutai terletak di tepi sungai, maka merupakan kerajaan yang makmur meskipun luput dari perhatian Cina.

 

B.   Kerajaan Tarumanegara, kerajaan tertua di Pulau Jawa

a. terletak di Jawa Barat diantara tiga daerah yaitu Karawang, Jakarta, Bogor.

b. peninggalannya berupa 7 buah prasasti berhuruf Pallawa berbahasa Sansekerta. Tidak berangka tahun, dilihat dari langgam hurufnya atau bentuk hurufnya prasasti tersebut ditulis ± abad 5 M.

c. Sumber sejarahnya: prasasti dan berita dari luar negeri, terutama dari Cina.

1)   Nama ketujuh prasasti sebagai sumber sejarah kerajaan Tarumanegara yaitu:

v Prasasti Ciaruteun, ditemukan di Ciampea, daerah Bogor.

v Prasasti Kebon Kopi di Cibungbulang, daerah Bogor.

v Prasasti Jambu di Bukit Pasir Koleangkak, daerah Bogor

v Prasasti Tugu, di Desa Tugu, Cilincing (Jakarta Utara)

v Prasasti Lebak, ditepi Sungai Cilincing di Lebak, daerah Banten.

v Prasasti Pasir Awi, di Pasir Awi, daerah Bogor.

v Prasasti Muara Cianten, di Muara Cianten, daerah Bogor.

2)    berita Cina yang menggambarkan keadaan di wilayah nusantara berasal dari musafir Cina bernama Fa-Hein, yang menyebutkan adanya kerajaan bernama To-lo-mo dan beberapa kali mengirim utusan ke Cina.

d. berdasarkan sumber sejarah kerajaan Tarumanegara dapat diketahui tentang keadaan:

1)   Pemerintahan dan kehidupan masyarakat yaitu:

v Kerajaan Taruma berkembang pada abad 5 M.  

v Rajanya yang terkenal Purnawarman.

v Penganut agama Hindu aliran Vaisnawa.

v Purnawarman memerintah dalam waktu cukup lama, terkenal sebagai raja yang dekat Brahmana, dan memikirkan kepentingan rakyat (penggalian sungai Gomati sepanjang 11 km, dari prasasti Tugu).

e.  secara sosial: kehidupan rakyatnya aman dan tenteram.

f.  secara ekonomi: pertanian merupakan mata pencaharian pokok.

g. perdagangan sudah berkembang.

h.  sudah mengenal penanggalan (/tanggal 8 paro petheng bulan Palguna sampai tanggal 13 paro terang bulan Caitra/).

i.   perekonomian maju, raja memberikan sedekah 1.000 ekor lembu pada para Brahmana.

 

C.   Kerajaan Sriwijaya, abad ke-7 M

a.    Letak kerajaan Sriwijaya di Sumatra Selatan dekat Palembang sekarang, berdiri abad ke 7 M.

b.   Pusat kerajaan belum dapat dipastikan, tetapi sebagian besar para ahli berpendapat bahwa Palembang sebagai pusat kerajaan Sriwijaya.

c.    Sriwijaya merupakan pusat agama Buddha di Asia Tenggara, seperti yang diberitakan I Tsing seorang musafir Cina yang belajar /Paramasastra Sansekerta/ di Sriwijaya.

d.    Beberapa prasasti peninggalan Sriwijaya:

1)   Prasasti Kedukan Bukit (683 M)

2)   Prasasti Talang Tuo (684 M)

3)   Prasasti Kota Kapur di Bangka (686 M)

4)   Prasasti Telaga Batu (683 M)

5)   Prasasti Ligor di tanah genting Kra (755 M)

6)   Prasasti Karang Brahi (686 M)

7)   prasasti Bukit Siguntang

8)   prasasti Palas Pasemah

e.    Sumber-sumber kerajaan Sriwijaya dari berita Cina, Arab dan India. I Tsing bekerjasama dengan Sakyakirti menulis kitab Hastadandasastra dan tahun 711 M disalin oleh I Tsing dalam bahasa Cina. Sumber lain kerajaan Sriwijaya yaitu dari tambo dinasti T’ang, dinasti Sung, dan Chau You Kwa dalam bukunya Chu Fan Chi, dan lain-lain. 

f.     Perkembangan Kerajaan Sriwijaya

1)    Faktor-faktor yang menguntungkan Perkembangan Sriwijaya menjadi kerajaan besar dan kerajaan maritim nasional Indonesia yaitu:

Ø    Faktor geografis, letaknya yang strategis dalam jalur dagang antara India dan Tiongkok, lebih ramai setelah jalan darat India – Tiongkok terputus.

Ø    Muara sungai di Sumatera lebar dan landai mudah dilayari.

Ø    Faktor ekonomis, di Sumatera banyak hasil untuk diperdagangkan, misalnya penyu, gading, kapur barus, dll.

Ø    Keruntuhan kerajaan Funan di Vietnam akibat serangan Kamboja, yang dulunya sangat berperan di Asia tenggara, pada abad 7 M runtuh, dan digantikan Sriwijaya, sehingga cepat berkembang sebagai negara maritim.

2)   Sistem pemerintahan dan perluasan daerah

Ø    Kerajaan Sriwijaya terus melakukan perluasan wilayah, dengan raja yang terkenal adalah Balaputradewa (merupakan keturunan Dinasti Syailendra).

Ø   Sriwijaya pada masa pemerintahan Balaputradewa mencapai jaman keemasan.

Ø    Sriwijaya sudah mengadakan hubungan dengan Cina dan India. hubungannya dengan India, tertulis dalam prasasti Nalanda, isinya menyebutkan bahwa “sebuah biara telah dibangun oleh Raja Dewapaladewa dari Benggala, atas perintah Raja Balaputradewa, Maharaja di Suwarnadwipa”.

3)    Agama yang berkembang di Sriwijaya

Ø    Berita I Tsing mengatakan bahwa Sriwijaya maju dalam agama Budha dan berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan agama Budha. I Tsing belajar tata bahasa Sansekerta selama 6 bulan di Sriwijaya. Ilmu keagamaan (teologi) Buddha di pelajari di Sriwijaya.

Ø    Pendeta Budha yang terkenal adalah Sakyakirti. Mahasiswa dari luar negeri datang di Sriwijaya dulu, sebelum belajar lebih lanjut ke India. Peninggalan candi di Sriwijaya terletak di Muara Takus dekat sungai Kampar di daerah Riau, juga di Bukit Siguntang ditemukan Arca Buddha

4)    Segi atau bidang ekonomi

Ø    Sriwijaya sebagai pusat perdagangan menjadi negara yang makmur bagi rakyatnya.

Ø    Sebagai pelabuhan yang dilewati kapal-kapal dagang mendapat pemasukan dari pajak.

Ø    Hasil Sriwijaya yang banyak diperdagangkan adalah: gading, beras, rempah-rempah, kayu manis, kemenyan, emas dan sebagainya.

Ø    Sriwijaya sebagai negara maritim mengandalkan perekonomian dari kegiatan perdagangan dan hasil laut.

Ø    Untuk menciptakan stabilitas kerajaan Sriwijaya, maka membentuk armada laut yang kuat supaya dapat mengatasi gangguan di jalur pelayaran perdagangan.

g.    Faktor Kemunduran dan Keruntuhan Sriwijaya

a.   Faktor Ekonomi:

Sriwijaya mengalami kemunduran pada abad ke-10 M, setelah terjadi persaingan ekonomi antara Kerajaan Sriwijaya dengan Kerajaan Medang di Jawa Timur.

b.    Faktor Politik:

Sriwijaya semula menjalin hubungan baik dengan Colamandala, akhirnya terjadi permusuhan, Colamandala menyerang dua kali (tahun 1023 M dan 1068 M) ke Sriwijaya, serangannya tidak mengakibatkan Sriwijaya hancur, tetapi memperlemah keadaan pemerintahan di Sriwijaya.

c.   Faktor wilayahyang makin memperlemah posisi Sriwijaya yaitu:

Ø    Banyak daerah kekuasaan Sriwijaya melepaskan diri.

Ø    Kerajaan Singasari di Jawa Timur menyerang Sriwijaya lewat ekspedisi Pamalayu (1275 M).

Ø    Serangan hebat dari kerajaan Majapahit tahun 1377 M, kemungkinan besar mengakhiri riwayat Sriwijaya.

 

D.  Kerajaan Mataram Kuno

Kerajaan Mataram Lama (berpusat di Jawa Tengah)

a.    Kerajaan Mataram Lama bercorak Hindu-Buddha dikenal sebagai kerajaan yang toleran beragama, dibuktikan kerajaan diperintah dua dinasti yaitu Dinasti Sanjaya beragama Hindu dan Dinasti Sailendra beragama Buddha.

b.    Berdasarkan interpretasi terhadap prasasti-prasasti, kedua dinasti saling mengisi pemerintahan dan kadang-kadang memerintah bersama-sama. Kerajaan Mataram Lama yang diperintah oleh dua dinasti secara bersamaan, yaitu ketika Rakai Pikatan dari dinasti Sanjaya menikah dengan Sri Pramodhawardhani dari dinasti Syailendra. Pada masa kekuasaannya banyak membangun candi-candi bercorak Hindu-Buddha.

c.    Prasasti-prasasti kerajaan Mataram yaitu:

1)    Prasasti Canggal (732 M), terletak di Kecamatan Salam Magelang, diketahui bahwa raja pertama dinasti Sanjaya adalah Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang.

2)   Prasasti Kalasan (778 M) terdapat di sebelah timur Yogyakarta, menyebutkan Raja Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Rakai Panangkaran.

3)   Prasasti Kedu atau Prasasti Mantyasih (907 M) mencantumkan silsilah raja-raja yang memerintah di kerajaan Mataram. Prasasti Kedu dibuat pada masa Raja Rakai Dyah Balitung. Silsilah raja-raja yang pernah memerintah di kerajaan Mataram Lama:

1.    Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya

2.    Sri Maharaja Rakai Panangkaran

3.    Sri Maharaja Rakai Panunggalan

4.    Sri Maharaja Rakai Warak

5.    Sri Maharaja Rakai Garung

6.    Sri Maharaja Rakai Pikatan

7.    Sri Maharaja Rakai Kayuwangi

8.    Sri Maharaja Rakai Watuhumalang

9.    Sri Maharaja Rakai Dyah Balitung.

d.    Menurut prasasti Kedu diketahui Raja Sanjaya digantikan oleh Rakai Panangkaran. Selanjutnya seorang keturunan raja Dinasti Sailendra bernama Sri Sanggrama Dhananjaya berhasil mengge­ser kekuasaan Dinasti Sanjaya dipimpin Rakai Panangkaran tahun 778 M. Sejak saat itu Kerajaan Mataram dikuasai sepenuhnya oleh Dinasti Sailendra. Tahun 778 - 856 M sering disebut sebagai pemerintahan selingan, karena antara Dinasti Sailendra dan Dinasti Sanjaya silih berganti berkuasa di Mataram. Dinasti Sailendra yang beragama Buddha mengembangkan kerajaan Mataram Lama berpu­sat di Jawa Tengah bagian selatan, sedangkan Dinasti Sanjaya yang bergama Hindu mengembangkan kerajaan berpusat di Jawa Tengah bagian Utara.

e.    Puncak kejayaan Dinasti Sanjaya terjadi masa pemerintahan Raja Balitung yang menguasai Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia mendirikan candi Prambanan dan Loro Jonggrang. Masa pemerintahan raja-raja Mataram setelah Dyah Balitung tidak terlalu banyak sumber yang menceritakannya. Tetapi dapat diketahui nama-nama raja yang memerintah, yaitu Daksa (913-919 M), Wawa (919-924 M), Tulodhong (924-929 M), dan Mpu Sindok (929-948 M). Pada tahun 929 M ia memindahkan ibukota kerajaan dari Medang ke Daha (Jawa Timur).

 

Kerajaan Mataram Lama (berpusat di Jawa Timur)

a.    Mpu Sindok memindahkan ibukota kerajaan Mataram dari Medang (Jawa Tengah) ke Daha (Jawa Timur). Selanjutnya Mpu Sindok mendirikan dinasti baru bernama Isanawangsa dan menjadikan Walunggaluh sebagai pusat Kerajaan. Mpu Sindok memerintah tahun 929 - 948 M. Mpu Sindok kemudian digantikan Sri Isana Tunggawijaya memerintah sebagai Ratu dan menikah dengan Raja Sri Lokapala, dikaruniai seorang putra bernama Sri Makutawang Swardhana.

b.    Berdasarkan Prasasti Pucangan (1019 M), Pada akhir abad ke-10 M, Mataram selajutnya diperintah Sri Dharmawangsa yang memerintah tahun 1016 M, Ia adalah salah seorang keturunan Mpu Sindok. Berdasarkan berita dari Cina, disebutkan bahwa Dharmawangsa pada tahun 990 M mengadakan serangan ke Sriwijaya sebagai upaya mematahkan monopoli perdagangan Sriwijaya. Serangan gagal, bahkan Sriwijaya berhasil menghasut Raja Wurawari (sekitar Banyumas di Jawa Timur) untuk menyerang istana Dharmawangsa tahun 1016 M.

c.    Dari sini mulai terjadi kehancuran Dharmawangsa, setelah Wurawari melakukan penyerangan ke istana. Peristiwa ini menewaskan seluruh keluarga raja termasuk Dharmawangsa sendiri, dan hanya Airlangga berhasil menyelamatkan diri bersama Purnarotama, kemudian bersembunyi di Wonogiri (hutan gunung) untuk hidup sebagai seorang pertapa.

d.    Pada tahun 1019 M, Airlangga (menantu Dharmawangsa) dinobatkan menjadi raja menggantikan Dhamawangsa oleh para pendeta Buddha. Ia segera mengadakan pemulihan hubungan baik dengan Sriwijaya. Airlangga membantu Sriwijaya ketika diserang Raja Colamandala dari India Selatan. Tahun 1037 M, Airlangga berhasil mempersatukan kembali daerah-daerah yang pernah dikuasai Dharmawangsa. Airlangga kemudian memindahkan ibukota kerajaan dari Daha ke Kahuripan.

e.   Tahun 1042 M, Airlangga menyerahkan kekuasaanya pada putrinya bernama Sangrama Wijaya Tunggadewi. Namun putrinya menolak dan memilih menjadi seorang petapa dengan nama Ratu Giriputri. Selanjutnya Airlangga memerintahkan Mpu Bharada membagi kerajaan menjadi dua yaitu:

1)    kerajaan Janggala di sebelah timur diberikan kepada putra sulungnya bernama Garasakan (Jayengrana)/ beribukota di Kahuripan (Jiwana) meliputi daerah sekitar Surabaya sampai Pasuruan

2)    Kerajaan Panjalu (Kediri) di sebelah barat diberikan kepada putra bungsunya bernama Samarawijaya (Jayawarsa), beribukota di Kediri (Daha), meliputi daerah sekitar Kediri dan Madiun. Perkembangan selanjutnya yang memerintah di Kediri yaitu raja Jayawarsa, Jayabaya, Sarwewara, Gandara, Kameswara, dan Kertajaya. Kerajaan Kediri pada masa Kertajaya, akhirnya dapat dikalahkan oleh Bupati dari Tumapel (daerah kekuasaan Kediri) tahun 1222 M dalam pertempuran di Ganter, sehingga berakhirlah kekuasaan Kerajaan Panjalu (Kediri).

 

E.   Kerajaan Medang

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa Mpu Sindok memindahkan ibukota kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Ibu kotanya terletak di dekat Jombang di tepi Sungai Brantas. Selanjutnya, Mpu Sindok ini mendirikan dinasti baru yang bernama dinasti Isyana menggantikan dinasti Syailendra.

Sumber sejarah yang berkenaan dengan kerajaan Medang di Jawa Timur antara lain Prasasti Pucangan, Prasasti Anjukladang dan Pradah, Prasasti Limus, Prasasti Sirahketing, Prasasti Wurara, Prasasti Semangaka, Prasasti Silet, Prasasti Turun Hyang, dan Prasasti Gandhakuti. Sumber yang lain adalah berita dari India dan Cina

Pendiri Kerajaan Mataram (di Jawa Timur) adalah Mpu Sindok sekaligus sebagai raja pertama dengan gelar Sri Maharaja Rakai Hino Sri Isana Wikrama Dharmatunggadewa. Mpu Sindok memerintah tahun 929-948 M. Setelah Mpu Sindok meninggal, ia digantikan oleh anak perempuannya bernama Sri Isyanatunggawijaya. Ia menikah dengan Sri Lokapala dan dikaruniai seorang putra yang bernama Sri Makutawang Swardhana yang kemudian naik tahta menggantikan ibunya.

Sri Makutawang Swardhana digantikan oleh Sri Dharmawangsa Teguh Anantawikrama. Berdasarkan berita dari Cina, disebutkan bahwa Dharmawangsa pada tahun 990 M mengadakan serangan ke Sriwijaya sebagai upaya mematahkan monopoli perdagangan Sriwijaya akan tetapi upaya ini mengalami kegagalan.

Pada tahun 1016, Raja Wurawari menyerang Dharmawangsa. Diduga penyerangan ini terjadi atas dorongan kerajaan Sriwijaya. Serangan ini terjadi pada saat Dharmawangsa sedang melaksanakan perkawinan antara puterinya dengan Airlangga, putra Raja Udayana dari Bali. Peristiwa ini menewaskan seluruh keluarga raja termasuk Dharmawangsa sendiri. Hanya Airlangga yang berhasil menyelamatkan diri. Bersama seorang pengikutnya yang bernama Norotama, Airlangga bersembunyi di Wonogiri (hutan gunung) dan hidup sebagai seorang pertapa.

Pada tahun 1019, Airlangga dinobatkan menjadi raja menggantikan Dhamawangsa oleh para pendeta Buddha.Ia segera mengadakan pemulihan hubungan baik dengan Sriwijaya. Airlangga membantu Sriwijaya ketika diserang Raja Colamandala dari India Selatan. Selanjutnya tahun 1037, Airlangga berhasil mempersatukan kembali daerah-daerah yang pernah dikuasai oleh Dharmawangsa. Airlangga juga memindahkan ibukota kerajaannya dari Daha ke Kahuripan.

Pada tahun 1042, Airlangga menyerahkan kekuasaanya pada putrinya yang bernama Sangrama Wijaya Tunggadewi. Namun, putrinya itu menolak dan memilih untuk menjadi seorang petapa dengan nama Ratu Giriputri. Selanjutnya Airlangga memerintahkan Mpu Bharada untuk membagi dua kerajaan, yaitu Panjalu dengan ibu kota Daha dan Jenggala yang ber ibukota di Kahuripan. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya perang saudara di antara kedua putranya yang lahir dari selir.

Kehidupan ekonomi kerajaan Medang banyak bergantung kepada pelayaran dan perdagangan. Kerajaan Sriwijaya menjadi saingan berat bagi kerajaan Medang karena waktu itu Sriwijaya menguasai jalur perdagangan laut India - Indonesia - Cina. Hal inilah yang menyebabkan Raja Dharmawangsa berusaha mematahkan monopoli perdagangan Sriwijaya. Selanjutnya pada masa pemerintahan Airlangga, pelabuhan Hujung Galuh di Muara Kali Brantas diperbaiki. Pelabuhan Hujung Galuh kemudian menjadi Bandar perdagangan yang ramai. Banyak pedagang asing singgah di kedua pelabuhan itu, seperti pedagang dari India, Burma, Kamboja, dan Champa. Selain itu, dibangun pula bendungan Waringin Sapta. Bendungan ini berguna untuk mengairi sawah-sawah penduduk dan mencegah luapan kali brantas yang mengganggu aktivitas perdagangan.
Bidang sastra juga mendapat perhatian. Pada masa pemerintahan Dharmawangsa kitab Mahabarata disadur dalam bahasa Jawa Kuno. Selanjutnya pada masa pemerintahan Airlangga, Mpu Kanwa menggubah kitab Arjunawihaha.


F.    Kerajaan Kediri

Munculnya Kerajaan Kediri berawal dari pembagian kerajaan oleh Airlangga menjadi Janggala dan Panjalu (Kediri). Kedua kerajaan ini dibatasi oleh Kali Brantas. Tujuan Airlangga membagi kerajaan adalah untuk mencegah perpecahan antara kedua putranya. Akan tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Setelah Airlangga wafat pada tahun 1049 M, terjadi perang antara Janggala dan Panjalu (Kediri). Perang ini berakhir dengan kekalahan Janggala. Kerajaan kembali dipersatukan di bawah kekuasaan Panjalu (Kediri).

Sumber sejarah kerajaan Kediri antara lain prasasti Padlegan, prasasti Panumbangan,    prasasti Hantangatau Ngantang, prasasti Talandan Prasasti Desa Jepun.Raja-raja yang memerintah di Kediri antara lain Jayawarsa, Jayabaya, Sarwewara, Gandara, Kameswara dan Kertajaya. Pada masa Jayabaya kerajaan Kediri mencapai puncak kejayaan. Awal masa pemerintahan Jayabaya, kekacauan akibat pertentangan dengan Janggala terus berlangsung. Baru pada tahun 1135 M Jayabaya berhasil memadamkan kekacauan itu. Sebagai bukti, adanya prasasti Hantang yang memuat tulisan panjalu jayati, artinya panjalu menang. Hal itu untuk mengenang kemenangan Panjalu atas Jenggala.Setelah itu, Jayabaya mulai menata dan mengembangkan kerajaannya.


Kehidupan ekonomi kerajaan Kediri bersumber dari usaha pertanian, pelayaran dan perdagangan. Hasil utama pertanian masyarakat Kediri adalah beras. Pelayaran dan perdagangan juga berkembang, hal ini ditopang oleh armada laut Kediri yang cukup tangguhDalam perdagangan benda-benda yang diperdagangkan antara lain adalah emas, perak, gading, kayu cendana, dan hasil bumi lainnya.

Perkembangan seni pada masa kerajaan Kediri ditandai dengan ditulisnya beberapa kitab sastra. Kitab-kitab tersebut antara lain Kitab Baratayuda, Kitab Kresnayana, Kitab Smaradahana, dan Kitab Lubdaka

Kekuasaan Kediri berakhir pada masa Kertajaya. Pada masa pemerintahannya, terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana karena Kertajaya berlaku sombong dan berani melanggar adat. Para Brahmana kemudian mencari perlindungan kepada Ken Arok yang merupakan penguasa di Tumapel. Pada tahun 1222 M, Ken Arok dengan dukungan kaum Brahmana menyerang Kediri. Kediri dapat dikalahkan oleh KenArok.

 

 

G.      Kerajaan Singasari (Tahun 1222 – 1292 M)

a.     Sumber sejarah tentang Singasari terdapat dalam buku Pararaton dan Negarakertagama, serta prasasti-prasasti peninggalannya.

b.    Pararaton atau Katuturanira Ken Arok, isinya menceritakan riwayat Ken Arok dari lahir sampai menjadi raja dan urutan raja-raja yang memerintah di Singasari.

c.    Negarakertagama ditulis oleh Prapanca (seorang pujangga kraton Majapahit tahun 1365 M) berisi tentang Pandangan filsafat, keindahan kraton Majapahit, perjalanan suci Hayam Wuruk ke tempat percandian leluhurnya antara lain ke Singasari dan memuat riwayat Ken Arok.

d.    Perkembangan kerajaan Singasari diperintah oleh beberapa raja. Pertama adalah Ken Arok yang berhasil menjadi raja pertama Singasari. Setelah membunuh Tunggul Ametung (Akuwu di Tumapel), Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya Raja Kediri dalam pertempuran Ganter tahun 1222 M. Istri Tunggul Ametung bernama Ken Dedes dipersunting Ken Arok, menurut ramalan Ken Dedes akan menurunkan raja-raja besar.

e.    Setelah Ken Arok meninggal karena dibunuh Anusapati (anak tirinya), maka Anusapati menggantikan sebagai raja. Tohjaya anak Ken Arok dengan Ken Umang membalas dendam dengan membunuh Anusapati. Tohjaya hanya beberapa bulan saja memerintah karena terjadi pemberontakan dan Tohjaya terbunuh. Ronggowuni dan Mahisa Campaka, sebagai raja dan patih memerintah di Singasari ± 20 tahun dan pemerintahannya stabil.

f.     Putra Ronggowuni bernama Kertanegara, menggantikan ayahnya menjadi raja Singasari, dan Singasari mencapai puncak kejayaan di bawah pemerintahan raja Kertanegara.

g.    Kertanegara terkenal dengan gagasannya menyatukan seluruh kerajaan-kerajaan di Nusantara di bawah payung kekuasaan Singasari. Cita-cita ini dikenal sebagai Wawasan Nusantara I. Usaha Kertanegara untuk melaksanakan cita-citanya yaitu :

1)    Melakukan perluasan daerah dan hubungan dengan luar negeri. Pengiriman expedisi ke Sumatra yang terkenal dengan ekspedisi Pamalayu 1275 M. Kertanegara mengadakan kerjasama dengan Campa untuk bersama-sama menghadapi Ku Bilai Khan dari Cina, yang dianggap sebagai ancaman oleh Kertanegara.

2)    Struktur pemerintahan Singasari sudah lengkap, yaitu pada masa pemerintahan Kertanegara, raja sebagai penguasa tertinggi dan didampingi dewan penasehat. Dibawahnya masih terdapat pegawai-pegawai yang mengawasi berbagai bidang yaitu bidang agama, pertahanan, dan sebagainya.

3)    Kehidupan agama pada masa pemerintahan raja Kertanegara, agama Hindu dan Budha sama-sama berkembang. Kertanegara sendiri memeluk Ciwa-Budha aliran Tantrayana, sehingga terjadi sinkretisme antara agama Hindu-Buddha.

h.    Politik perluasan daerah yang dicanangkan Kertanegara, mengakibatkan banyak tentara dikirim keluar daerah, sehingga pada waktu sedang sepi penjaga, dan pasukan penjaga istana berkurang, Singasari diserang melalui pemberontakan dari raja Kediri (daerah bawahan Singasari) yaitu oleh Jayakatwang tahun 1292 M. Kertanegara meninggal dalam peristiwa ini dan dicandikan di dua tempat yaitu di Candi Jawi dan candi Singasari.

i.     Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Tar-Tar (dari Cina) dapat mengalahkan Jayakatwang, dan mendirikan kerajaan Majapahit. Kertanegara sebagai raja terakhir dan terbesar dari kerajaan Singasari, diabadikan di beberapa tempat. Arca Kertanegara terkenal bernama Joko Dolog di Surabaya. Dengan wafatnya Kertanegara, maka berakhirlah riwayat kerajaan Singasari.

 

H.  Kerajaan Majapahit, kerajaan Hindu-Buddha terbesar di Indonesia

a. Sumber-sumber sejarah Majapahit yaitu:

1)    Prasasti Kudadu

2)    Kitab Negarakertagama

3)    Kitab Pararaton

4)    Buku-buku kidung, misalnya : Kidung Ronggolawe dan Kidung Sundayana

5)    Prasasti-prasasti yang merupakan peninggalan raja Majapahit

6)   Berita-berita Cina, misalnya : kitab Ying Yai Sheng Lan karya Ma Huan dan catatan-catatan dalam tambo dari dinasti Ming.

b. Berdirinya Majapahit

1)   Setelah kerajaan Singasari hancur, Raden Wijaya bersama-sama pengikutnya lari karena dikejar tentara Kediri. Sampai di desa Kudadu mendapat bantuan kepala desa di Kudadu, kemudian melanjutkan perjalanan ke Madura minta perlindungan kepada Aria Wiraraja.

2)    Raden Wijaya disuruh pura-pura menyatakan takluk, sesudah dipercaya Jayakatwang agar minta daerah di hutan Tarik. Di hutan Tarik tersebut Raden Wijaya mendirikan kerajaan yang kemudian dikenal dengan kerajaan Majapahit.

c.  Raja-raja yang memerintah di Majapahit:

1)    Raja pertama *Raden Wijaya* bergelar Kertarajasa Jaya Wardana (1293-1309 M). Beliau menikah dengan ke 4 puteri Kertanegara yaitu: Dyah Dewi Tribuwaneswari (permaisuri), Dyah Dewi Narendraduhita, Dyah Dewi Prajnaparamita, Dyah Dewi Gayatri. Langkah Raden Wijaya mengawini putri Kertanegara diduga berlatarbelakang politik agar tidak terjadi perebutan kekuasaan.

2)    Setelah Raden Wijaya meninggal, tahta digantikan oleh ayanegara atau Kala Gemet/ *pada tahun 1309 M. Beliau merupakan raja yang lemah, sehingga banyak terjadi pemberontakan, yaitu:

a)    Pemberontakan Ronggolawe (dapat diatasi)

b)    Pemberontakan Lembu Sora (dapat dipadamkan)

c)    Pemberontakan Nambi (dapat diatasi)

d)    Pemberontakan Kuti tahun 1319 M, dapat diatasi berkat jasa Gajah Mada dan jasanya tersebut Gajah Mada diangkat sebagai Patih Kahuripan dan tahun 1321 Gajah Mada diangkat menjadi Patih Daha.

3)    Tribuwanatunggadewi/ (1328-1350 M)

a)    Jayanegara tidak mempunyai putra, maka tahta seharusnya jatuh ke tangan Gayatri (karena Gayatri memilih menjadi Biksuni), maka putrinya bernama Tribuwanatunggadewi ditunjuk sebagai wakil dan diangkat menjadi raja ketiga bergelar Tribuwanatunggadewi Jayawisnuwardani. Di bawah pemerintahannya terjadi pemberontakan Sadeng dan Keta, yang semuanya dapat diatasi Gajah Mada yang telah diangkat sebagai patih Majapahit.

b)    Pada saat upacara pelantikan Gajah Mada sebagai Patih Majapahit tahun 1331 M, beliau mengucapkan sumpah yang terkenal dengan nama “/Sumpah Palapa”/. Inti sumpah adalah Gajah Mada tidak akan makan Palapa (arti palapa mungkin semacam rempah-rempah), tidak akan bersenang-senang atau istirahat sebelum seluruh kepulauan Nusantara bersatu dibawah kekuasaan Majapahit.

c)    Tahun 1350 M Gayatri wafat, maka Tribuwanatunggadewi yang merupakan wakil ibunya turun tahta, menyerahkan tahtanya kepada putranya yaitu Hayam Wuruk.

4)    Hayam Wuruk/ (1350-1389 M)

a)    Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mencapai jaman keemasannya. Cita-cita Gajah Mada yang diucapkan lewat Sumpah Palapa, disebut sebagai Wawasan Nusantara II dapat tercapai. Wilayah Majapahit hampir sama dengan wilayah Republik Indonesia, maka Majapahit disebut sebagai Negara Maritim Nasional II.

b)    Selama pemerintahan Hayam Wuruk terjadi 3 peristiwa penting yaitu :

Ø  peristiwa Bubad tahun 1357 M

Ø  perjalanan suci Hayam Wuruk ketempat leluhurnya

Ø  upacara Crada, diadakan untuk memperingati wafatnya Rajapadni tahun 1362 M.

c)    Dalam bidang ekonomi, Majapahit menjadi pusat perniagaan di Asia Tenggara dengan hasil-hasil perdagangan yaitu beras, rampah-rempah, dan garam. Maka terjadi hubungan dengan negara lain seperti Siam, Ligor, Birma, Kamboja dan Annam.

d)   Hasil sastra jaman Majapahit yaitu :

Ø  Kitab Negarakertagama karangan Prapanca

Ø  Kitab Sutasoma karangan Tantular .

Ø  Terdapat Kitab “Kutaramanawa” yang berisi aturan hukum di Majapahit.

e)    Sepeninggal Hayam Wuruk dan Gajah Mada Majapahit mengalami kemunduran. Pengganti Hayam Wuruk adalah puterinya yang bernama Kusumawardhani.

5)    Ratu Kusumawardhani/ (1389-1429 M)

Pada masa pemerintahannya terjadi perang saudara dengan Wirabhumi (disebut perang Paregreg) yang berakhir dengan terbunuhnya Wirabhumi.

6)    Setelah Kusumawardhani *berturut-turut adalah:

Ø  Dewi Suhita/(1429-1447 M)

Ø  Bhre Tumapel/(1447-1451 M)

Ø  Bhre Kahuripan/(1451-1453 M)

Ø  Purwawisesa/(1457-1467 M)

Ø  Pandan Salas/(1467-1478 M)

Ø  Giridrawardhana/.

d. Kerajaan Majapahit mulai mundur dan akhirnya runtuh disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:

1)    tidak ada tokoh pengganti yang berwibawa sesudah Hayam Wuruk (1389 M) dan Gadjah Mada (1364 M)wafat, sehingga daerah yang luas tak dapat dipertahankan.

2)    terjadi Perang Paregreg (1401 M-1406 M), yaitu perang saudara diantara pewaris kerajaan yaitu Bhre Wirabumi dengan Wikramawardhana

3)    banyak negeri bawahan Majapahit berusaha melepaskan diri.

4)    berkembangnya agama Islam di pesisir pantai utara Pulau Jawa telah mengurangi dukungan terhadap Kerajaan Majapahit.

Ada pendapat yang mengatakan runtuhnya Majapahit karena serangan dari Demak. Dalam serat /Kondo dan Babad Tanah Jawi/, mengatakan bahwa runtuhnya Majapahit ditandai dengan candra sangkala : “/Sirna Ilang Kertaning Bumi”/ (tahun 1400 Caka = 1478 Masehi).

 

 

 

 

Mengidentifikasi peninggalan sejarah kerajaan masa Hindu-Buddha di Indonesia

A.   Kerajaan dan Peninggalan Hindu di Indonesia

No

Nama Kerajaan

Nama Raja

Thn. Berdiri

Letak Kerajaan

Peninggalan

Pertama

Terkenal

 

 

 

1

Kutai

Kudungga

Mulawarman

400 M

Kaltim

Yupa

2

Tarumanegara

-

Purnawarman

450 M

Jabar

Ciaruteun

3

Mataram

Sanna

Sanjaya

732 M

Magelang

Prasasti Canggul

4

Kediri

Bameswara

Jayabaya

1117 M

Jatim

Tulungagung

5

Singosari

Anusapati

Panjitohjaya

1222 M

Jatim

-

6

Bali

-

Sricandra Bayasinga

959 M

Tampaksiring

Tugu Senur

7

Padjajaran

-

Srijaya Bupati

1333 M

Pakuan, Bogor

Prasasti Horen

 

B.    Candi-candi Peninggalan Agama Budha

No

Nama Candi

Letak

Dibangun Abad ke -

Kerajaan/Raja

Ciri-Ciri Bangunan

1

Mendut

Kab. Magelang, Jawa Tengah

Abad 9 M

 

Ada patung Budha dari Emas

2

Ngawen

Kab. Magelang Jawa Tengah

Abad 8 M

Mataram Kuno, Dinasti Syailendra

- Memiliki 5 buah candi

- Candi ke 2 dan ke 4 terdapat patung snga di sudut

3

Borobudur

Kab. Magelang Jawa Tengah

Tahun 760 SM

Mataram Kuno, Dinasti Syailendra

-     Candi Budha terbesar di Indonesia

-     Banyak terdapat relief

-     Terdiri dari 3 bagian dasar (arupadatu, rupadatu & bagian puncak

4

Kalasan

Desa Kalasan, Yogyakarta

Akhir Abad 8 M (th. 778 M)

Raja dari zaman Dinasti Syailendra

-     Tinggi candi 24 m

-     Ada ukiran yang dipahat dan dilapisi getah yang berfungsi sebagai pelindung lumut

-     Pondasinya dibangun dengan bentuk Greek Cross

C.    Peninggalan-peninggalan Agama Hindu dan Budha

       1.  Bidang agama :

a.  setelah masuknya pengaruh India agama Hindu dan Buddha berkembang di Indonesia, kepercayaan asli bangsa Indonesia berakulturasi dengan agama Hindu-Buddha sehingga terjadi akulturasi antara animisme-dinamisme dan Hindu-Buddha.

b. Wujud akulturasi pemujaan arwah leluhur den­gan ajaran Hindu-Buddha diketahui dari bentuk arca dan patung yang ditempatkan di candi memper­lihatkan unsur kepribadian dan budaya lokal dan tidak meniru dari India.

2.  Bidang politik dan pemerintahan, dibuktikan dengan lahirnya berbagai kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha di Indonesia.

3.  Bidang Pendidikan, yaitu muncul lembaga-lembaga pendidikan semacam asrama yang mempelajari bidang keagamaan.

4. Bidang sastra dan bahasa, yaitu:

a.  Pengaruh Hindu-Buddha bidang bahasa adalah dikenal dan digunakannya bahasa Sansakerta dan huruf Pallawa oleh masyarakat Indonesia. Pada masa kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia seni sastra sangat berkembang terutama pada zaman kejayaan kerajaan Kediri.

b. Karya sastra berupa kitab:

1)    Masa Kerajaan Kediri

Ø  Kitab Kakawin Bharatayudha, karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh

Ø  Kitab Kakawin Hariwangsa dan Gatotkacasraya, karya Mpu Panuluh

Ø  Kitab Smaradhana, karya Mpu Darmaja

Ø  Kitab Lubdaka dan Kitab Wartasancaya, karya Mpu Tanakung

Ø  Kitab Kresnayana, karya Mpu Triguna

Ø  Kitab Arjunawiwaha, karya Mpu Kanwa, disu­sun pada masa pemerintahan Airlangga.

Ø   Kitab Gatotkacasraya, karya Mpu Panuluh disusun pada zaman kerajaan Kediri.

2) Masa Kerajaan Majapahit

Ø Kitab Negarakertagama, karya Mpu Prapanca

Ø Kitab Arjuna Wijaya dan Sutasoma, karya Mpu Tantular

Ø  Kitab Pararaton, menceritakan raja-raja Singosari dan Majapahit

Ø  Kitab Sundayana, menceritakan Peristiwa Bubat

Ø  Kitab Ranggalawe, menceritakan Pemberontakan Ranggalawe

Ø  Kitab Sorandaka, menceritakan Pemberontakan Sora

Ø Kitab Usana Jawa, menceritakan penaklukan Bali oleh Gajah Mada dan Arya Damar

Ø   Kitab Wretta Sancaya dan Lubdhaka, karya Mpu Tanakung.

c. Hiasan pada candi atau relief yang terdapat pada candi-candi di Indonesia didasarkan pada cerita-cerita epik yang berkembang dalam sastra bercorak Hindu ataupun Buddha. Epik pada relief candi Prambanan misalnya mengambil cerita Ramayana dan relief candi Penataran mengambil epik kisah Mahabharata.

5.  Bidang seni tari: yaitu relief-relief pada candi-candi terutama candi Borobudur dan Prambanan menunjukan adanya bentuk tari-tarian yang berkembang pada masa itu. Tarian perang, tuwung, bungkuk, ganding, matapukan (tari topeng) merupakan jenis tarian yang terlihat di relief candi tersebut. Alat gamelan digunakan untuk mengiringi tarian tersebut. Alat-alat gamelan antara lain gendang, gong, kecer, gambang, saron, dan kenong.

6. Bidang seni pertunjukan terutama seni wayang: pada masa Hindu-Buddha, kebudayaan pertunjukkan wayang mengambil epik cerita Ramayana dan Mahabharata. Cerita yang dikembangkan merupakan perpaduan antara cerita Hindu-Buddha dan unsur-unsur budaya asli. Adanya unsur budaya asli dapat terlihat dari adanya tokoh-tokoh “baru” yaitu Punakawan. Tokoh-tokoh punakawan seperti Bagong, Petruk dan Gareng (dalam seni wayang golek disebut Astrajingga atau Cepot, Dewala dan Gareng).

7. Peninggalan sejarah berupa prasasti:

a. Yupa (batu bertulis) peninggalan dari Kerajaan Kutai.

b. Tujuh prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yaitu 5 ditemukan di Bogor, 1 di Cilincing, dan 1 di Lebak Banten, yaitu Prasasti Ciaruteun, Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Jambu, Prasasti Tugu, Prasasti Pasir Awi dan Muara Ciaten, dan Prasasti Lebak.

c. Prasasti Tuk Mas (abad ke-5 M), peninggalan kerajaan Holing berisi tentang sumber air dan lambang dewa.

d. Prasasti Canggal (732 M), Prasasti Kalasan (778 M), Prasasti Karangtengah (824 M), Prasasti Matyasih (907 M), Prasasti Argapura (963 M), merupakan sumber sejarah dari Kerajaan Mataram Kuno.

e.  Prasasti Anjuk Ladang (937 M), sumber sejarah yang mengungkapkan keberadaan Mpu Sindok (raja pertama Medang dan pendiri Dinasti Isyana).

f.   Prasasti-prasasti sebagai sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya di Sumatera (684 - 775M), antara lain Prasasti Kedukan Bukit, Prasasti Talang Tuwo, Prasasti Telaga Batu, Prasasti Kota Kapur, dan Prasasti Karang Berahi.

8. Bidang seni bangunan:

a.  Bidang seni bangunan peninggalan budaya Hindu-Buddha dari pengaruh India di Indonesia yang sangat menonjol berupa bangunan candi dan stupa yang merupakan salah satu wujud akulturasi budaya asli Indonesia dengan budaya dari India.

b. Bangunan candi sebagian besar terdiri dari 3 tingkat (Triloka) artinya 3 dunia berupa kesatuan alam semesta, yaitu:

1)   Bhurloka, yaitu kaki candi yang mewakili dunia manusia

2)   Bhuvarloka, yaitu tubuh candi yang mewakili dunia untuk disucikan

3)   Swarloka, yaitu atap candi yang mewakili dunia para dewa

 

c. Ada 3 corak candi di Pulau Jawa:

1)    corak candi Jawa Tengah bagian selatan: menggambarkan susunan masyarakat feudal dan raja sebagai pusat.

2)    Corak candi di Jawa Tengah bagian utara: mengambarkan susunan masyarakat mendekati demokratis.

3)    Corak candi di Jawa Timur: menggambarkan susunan masyarakat yang federal, sehingga raja berdiri di belakanguntuk mempersatukan daerah-daerah dalam membentuk negara kesatuan.

d.  Candi-candi yang ditemukan di Indonesia yaitu:

1)    Candi di Jawa Tengah dan Yogyakarta, antara lain: Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, Candi Prambanan, Kelompok Candi Dieng, Candi Gedongsongo, Candi Sukuh, Candi Sarjiwan Candi Lumbung Candi Sewu, dan Candi Sari atau Candi Bendah.

2)    Candi-candi di Jawa Timur, antara lain: Candi Badut, Candi Jago (Candi Jajaghu), Candi Kidal, Candi Panataran, Candi Jajawa (Candi Jawi), Candi Singhasari, Candi Rimbi, Candi Bajang Ratu dan Candi Sumber Awan.

3)    Candi di Jawa Barat, antara lain: candi Cang­kuang.

4)    Candi-candi di luar Jawa, antara lain: di Su­matera terdapat beberapa candi seperti candi Muara Jambi, Candi Muara Takus, Candi Tua, Candi Bungsu, Candi Mahligai, dan Candi Gunung Tua. Di Bali terdapat Candi Padas atau Candi Gunung Kawi yang terletak di Desa Tampak Siring Kabupaten Gianyar.

e.  Perbedaan/perbandingan candi-candi di Jawa Tengah dengan candi-candi di Jawa Timur:

D. Banyaknya jumlah kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia mewariskan peninggalan sejarah yang banyak pula Peninggalan-peninggalan itu antara lain adalah bangunan, patung/arca, relief, prasasti dan kitab- kitab.

a.  Candi dan Stupa

Bangunan candi dan stupa ada yang didirikan sebagai tempat pemujaan dan ada pula yang didirikan sebagai makam. Bangunan yang digunakan agama Hindu contohnya antara lain candi Prambanan, candi Sukuh, candi Canggal, candi Gedong Songo. Adapun bangunan yang digunakan agama Buddha contohnya antara lain Borobudur, Mendut, Sewu, dan Plaosan.

b.  Gapura

Gapura adalah bangunan berupa pintu gerbang. Gapura ada yang beratap dan berdaun pintu dan ada yang menyerupai candi terbelah dua. Gapura yang beratap disebut Paduraksa dan yang terbelah dua disebut Bentar. Contoh bangunan gapura diantaranya adalah Gapura Wringin Lawang di Trowulan peninggalan Kerajaan Majapahit.

c.  Petirtaan

Petirtaan adalah pemandian suci di kalangan istana. Misalnya, petirtaan Tirtha Empul dan Jolotondo.

d.  Patung/Arca

Bentuk patung Hindu tidak sama dengan bentuk patung Buddha. Patung Hindu umumnya berbentuk dewa-dewi, tokoh, dan makhluk mistik. Misalnya, patung Raja Airlangga berbentuk patung dewa Wisnu sedang menunggang garuda, dan patung Ken Dedes dalam wujud Dewi Prajnaparamita.Adapun patung Buddha, bentuknya mewujudkan Sang Buddha Gautama sendiri. Patung Buddha tampil dalam berbagai posisi. Misalnya, sikap dhyana-mudra yaitu sikap tangan sedang bersemadi atau sikap wara-mudra yaitu sikap tangan sedang memberi anugerah.

e.  Relief

Relief adalah seni pahat pada dinding suatu bangunan atau candi. Relief itu melukiskan suatu cerita. Contohnya adalah cerita Ramayana yang dipahat pada dinding candi Prambanan.

f.   Prasasti

Prasasti merupakan tulisan pada batu yang memuat berbagai informasi tentang sejarah, dan peringatan atau catatan suatu peristiwa. Misalnya, Prasasti Canggal, Prasasti Ciaruteun, Prasasti Talang Tuo, dan Prasati Kota Kapur, dan lainnya.

g.    Kitab

Kitab merupakan karangan berupa kisah, catatan, laporan tentang suatu peristiwa atau sejarah.Isi kitab tidak berupa kalimat langung melainkan rangkaian puisi indah dalam sejumlah bait.Ungkapan dalam bentuk puisi ini biasa disebut kakawin.Kitab-kitab peninggalan masa Hindu-Buddha antara lain adalah Kakawin Bharatayuda karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh, Kitab Negara Kertagama karya Mpu Prapanca, dan Sutasoma karya Mpu Prapanca.

 

14. Persebaran Islam di Indonesia

A.  Mendeskripsikan proses persebaran Islam di Indonesia

1.  Teori Gujarat

Suryanegara (1996:75) mengemukakan bahwa dasar dari teori ini kemungkinan berdasar kepada Snouck Hurgronje yaitu di dalam bukunya “L’ Arabie et les Indes Neerlandaises, atau Revue de I’Historie des Religious.” Ada tiga alasan Snouk Hurgronje lebih menitikberatkan keyakinannya ke Gurajat yaitu:

·       Tidak banyak fakta yang menerangkan peranan bangsa Arab terkait penyebaran Islam ke Nusantara.

·       Sudah lama terjalin hubungan dagang antara Indonesia dan India.

·       Terdapat inskripsi tertua mengenai Islam di Sumatera sehingga memberikan gambaran hubungan antara Sumatera dan Gujarat.

Teori ini juga didukung oleh pendapat W.F. Stutterheim dalam bukunya “De Islam en Zijn Komst In de Archipel”. Ia menyatakan bahwa Islam masuk ke Nusantara pada abad ke-13 Masehi. Hal itu didasarkan pada batu nisan Sultan Malik As-Saleh, Sultan Pertama dari Kerajaan Samudera Pasai yang wafat pada 1297. Snouch Hurgronje juga mengatakan bahwa Islam masuk pada abad ke 13 M dari Gujarat.

Selain itu, alasan mengapa Islam masuk ke Indonesia dari Gujarat adalah Islam disebarkan melalui jalur perdagangan antara Indonesia – Cambay (Gujarat) – Timur Tengah – Eropa.

2. Teori Mekkah

Teori ini didukung oleh para sejarawan muslim seperti Prof.Hamka yang mengatakan bahwa Islam sudah datang ke Indonesia pada abad pertama Hijriyah yakni kurang lebih sekitar abad ke 7 M sampai 8 M yang langsung dari Arab.

Hal itu didukung dengan sudah adanya jalur pelayaran yang ramai dan bersifat Internasional jauh sebelum abad ke-13 M melalui Selat Malaka yang menghubungkan Dinasti Tang di Cina (Asia Timur), Bani Umayyah (Asia Barat) dan Sriwijaya (Asia Tenggara).

Selain itu, Hamka mengemukakan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M berdasarkan berita Cina Dinasti Tang yang mengatakan bahwa ada daerah pemukiman pedagang Arab Islam di pantai Barat Sumatera.

Bukan hanya itu saja, J.C. Van Leur mengatakan dalam bukunya “Indonesia: Trade and Society” bahwa pada 674 M di pantai Barat Sumatera terdapat pemukiman Arab Islam dengan perkiraan bahwa bangsa Arab telah membangun pemukiman perdagangannya di Kanton pada abad ke-4 M.

Sedangkan, teori yang menyatakan bahwa Islam masuk pada abad ke-13 M yang ditandai dengan berdirinya Kerajaan Samudera Pasai, dikatakan bukan sebagai awal masuknya Islam tapi merupakan perkembangan Islam di Nusantara

3. Teori Persia

Suryanegara (1996:90) mengatakan bahwa pelopor teori Persia di Indonesia adalah P.A. Hoesein Djajaningrat. Hal itu didukung dengan adanya kebudayaan yang ada di kalangan masyarakat Islam di Indonesia dirasakan serupa dengan kebudayaan Persia sebagai contoh dalam hal arsitektur dan sebagainya

 

Berdasarkan ketiga teori di atas dapat disimpulkan bahwa islam yang dating pada abad ke-7 M berasal dari Arab. Sedangkan Islam yang dating pada abad ke-13 M berasal dari Gujarat.

 

B.   Menjelaskan cara-cara persebaran Islam di Indonesia

1.    Perdagagan

Dikarenakan Indonesia berada di posisi yang strategis untuk jalur perdagangan dan juga merupakan penghasil rempah-rempah sudah pasti Indonesia banyak disinggahi para pedangan dari segala penjuru dunia termasuk pedagang Islam. Banyak dari pedagang Islam tersebut yang tinggal dan membangun pemukiman serta berdakwah.

2.    Pernikahan

Banyak para pengusaha lokal yang menikahkan putri mereka dengan para pedangan Islam karena pada saat itu para pedagang Islam dianggap sebagai kalangan yang terpandang. Perkawinan akan berlangsung jika gadis tersebut memeluk agama Islam. Dengan begitu, semakin banyaklah keluarga muslim dan keturunan muslim yang berada di Indonesia.

3.    Pendidikan

Para pedagang muslim juga membangun pondok pesantren sebagai sarana mendakwahkan Islam di Indonesia yang dipmpin langsung oleh para guru agama Islam dan para ulama. Para santri yang sudah lulus belajar di pondok pesantren akan mendakwahkan agama Islam seketika mereka kembali ke kampong halaman masing-masing.

4.    Kesenian

Dakwah di Indonesia juga dilakukan dengan menggunakan kesenian dimana para pendakwah menggunakan media seni untuk memperkenalkan Islam ke penduduk pribumi. Sebagai contoh Sunan Kalijaga menggunakan wayang untuk berdakwah.

 

C.   Menganalisis dampak persebaran Islam di Indonesia

1.    Bidang Politik

v    Sistem pemerintahannya masih berbentuk kerajaan tapi namanya berubah menjadi kerajaan

v    Raja berganti gelar menjadi sultan

v    Para pemimpinya disebut khalifah

2.    Bidang Sosial

Pada masa Hindu dan Budha masyarakat Indonesia digolongkan dalam beberapa kasta, sedangkan pada masa islam masuk ke Indonesia sistem kasta dihapus.

3.    Bidang Agama

Pengaruh ini dapat dilihat dengan banyaknya pemeluk agama islam diIndonesia. Oleh sebab itu Indonesia disebut negara bermayoritas agama Islam.

4.    Bidang Kebudayaan

a.     Seni Bangunan

Bentuk bangunan masjid kuno memiliki unsur kemiripan dengan kebudayaan Hindu-Buddha.Kemiripan ini terlihat pada hal-hal berikut.

1.    Atap Tumpang

Atap tumpang merupakan atap yang bersusun semakin ke atas semakin kecil, tingkat yang paling atas berbentuk limas. Jumlah tumpang itu selalu ganjil, biasanya 3 sampai 5 tingkat. Atap tumpang serupa dengan arsitektur Hindu. Atap tumpang sampai saat ini masih banyak kita temukan di Bali. Namanya meru, dan khusus digunakan sebagai atap bangunan-bangunan suci di dalam pura. Contoh masjid yang menggunakan atap tumpang adalah Masjid Demak dan Masjid Banten.

2.    Menara

Menara merupakan bagian bangunan masjid yang berfungsi untuk mengumandangkan adzan ketika waktu shalat telah tiba. Pada masjid Kudus bentuk menara mirip sekali dengan bentuk bangunan Candi Jawa Timur yang telah diubah dan disesuaikan penggunaannya dan diberi atap tumpang.

3.    Makam

Pembangunan makam bagi sebagian umat Islam di Indonesia dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal. Di Indonesia banyak ditemukan makan yang terletak di bukit atau dataran tinggi. Misalnya makam Sunan Gunung Jati di gunung Sembung atau kompleks pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri. Makam-makam yang terletak di tempat-tempat tinggi atau di atas bukit masih menunjukkan kesinambungan tradisi yang mengandung unsur kepercayaan kepada roh nenek moyang dan merupakan bentuk perwujudan pendirian punden berundak megalithik.

b.    Seni Ukir

Seni ukir yang berkembang pada masa Islam merupakan modifikasi dari masa sebelumnya. Dalam ajaran Islam ada larangan untuk membuat patung atau melukis makhluk hidup apalagi dalam bentuk manusia. Meskipun demikian, seni ukir terus berkembang dengan menggunakan ragam hias yang terdiri dari pola-pola daun-daunan, bunga-bungaan (teratai), bukit-bukit karang, pemandangan, dan garis-garis geometri. Ragam hias ini kemudian ditambah dengan ragam hias huruf arab (kaligrafi) yang kerap kali digunakan untuk menyamarkan lukisan makhluk hidup

 

D.   Menyebutkan peninggalan masa Islam di Indonesia hasil akulturasi antara kebudayaan Islam dengan kebudayaan Hindu Budha!

15. Masa Islam

A.    Mengidentifikasi masuknya Islam menurut:

1.         Buya Hamka

Menurut Buya Hamka, Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang dari Makkah (Arab Saudi) pada abad ke-7 Masehi atau permulaan Hijriah, yang kemudian diikuti oleh pedagang Gujarat (India) abad ke-13 M, maupun Cina pada abad ke-10 M. Mereka (Arab, Gujarat, Persia, maupun pedagang Cina). Mereka bukanlah anggota misi penyebaran Islam, namun mempunyai kewajiban untuk mengenalkan Islam pada wilayah yang mereka datangi, termasuk Indonesia.

2.         Houesein Djayadiningrat

Hoessein Djajadiningrat. Dalam teorinya mengemukakan bahwa Islam yang masuk ke Indonesia adalah Islam yang berasal dari Persia (Iran). Islam diyakini dibawa oleh para perdagang Persia mulai pada abad ke 12.

teorinya dekenal sebagai "Teori persia" berlandaskan pada bukti maraknya paham Syiah pada awal masuknya Islam ke Indonesia

3.         Snouck Hurgronje

eori Gujarat adalah teori yang menyatakan bahwa Islam masuk di Indonesia berasal dari Gujarat, India. Teori ini pertama kali dicetuskan oleh dua orang sejarawan berkebangsaan Belanda, Snouck Hurgronje dan J.Pijnapel. Menurut mereka, Islam masuk ke Indonesia sejak awal abad ke 13 Masehi bersama dengan hubungan dagang yang terjalin antara masyarakat Nusantara dengan para pedagang Gujarat yang datang.

Teori masuknya Islam di Indonesia yang dicetuskan Hurgronje dan Pijnapel ini didukung oleh beberapa bukti, di antaranya batu nisan Sultan Samudera Pasai Malik As-Saleh tahun 1297 yang bercorak khas Islam Gujarat, catatan Marcopolo, serta adanya warna tasawuf pada aliran Islam yang berkembang di Indonesia.

 

B.    Mengidentifikasi bukti peninggalan masa Islam di Indonesia

1.     Kerajaan Samudera Pasai

       Jejak sejarah dari Kerajaan Samudera Pasai terdiri dari berbagai macam benda. Peninggalan tersebut adalah Cakra Donya , Naskah Surat Sultan Zainal Abidin , Makam Sultan Malik al Saleh, Makam Zain al-Abidin Malik az-Zahir, stempel Kerajaan Samudra Pasai, Makam Ratu Al-Aqla.

2.    Kerajaan Aceh

       Salah satu peninggalan paling terkenal yang ditinggalkan oleh Kerajaan Aceh Darussalam adalah Masjid Raya Baiturrahman. Peninggalan lainnya berupa Benteng Indrapatra, Gunongan, Makam Sultan Iskandar Muda, Mariam Kerajaan Aceh Darussalam, dan uang emas Kerajaan Aceh Darussalam.

3.    Kerajaan Demak

       Kerajaan Demak meninggalkan berbagai benda peninggalan prasejarah. Peninggalan bersejarah tersebut ialah yaitu Masjid Agung Demak, Pintu Bledek, Soko Tatal dan Soko Guru, Bedug, Kentongan, Situs Kolam Wudhu, Makrusah, Dampar Kencana, Piring Campa.

4.    Kerajaan Banten

       Terdapat berbagai jenis peninggalan Kerajaan Islam Banten. Peninggalan bersejarah dari Kerajaan Islam Banten berupa adalah Masjid Agung Banten, Istana Keraton Kaibon Banten, Istana Keraton Surosowan Banten, Benteng Speelwijk, Danau Tasikardi, Vihara Avalokitesvara, Meriam Ki Amuk, Mahkota Binokasih, Keris Penunggul Naga, Keris Naga Sasra.

5.    Kerajaan Makassar

       Peninggalan bersejarah Kerajaan Islam Makassar banyak berupa bangunan serta kompleks pemakaman. Peninggalan tersebut adalah Benteng Ford Ratterdam, Batu Pallantikang, Masjid Katangka, Kompleks Makam Katangka, Makam Syekh Yusuf.

6.     Kerajaaan Mataram

       Jika sebagian besar peninggalan sejarah berupa bangunan atau pun kitab. Kali ini ada yang sedikit berbeda dengan peninggalan Kerajaan Mataram yaitu Kue Kipo. Selain itu terdapat peninggalan lain yang berupa Sastra Gendhing karya dari sultan Agung, Tahun Saka, Kerajinan perak, Kalang Obong, Kue Kipo, Batu Datar, Pakaian kyai Gundhil, Gapura Makan Kotagede.

7.     Kerajaan Ternate

       Peninggalan bersejarah Kerajaan Islam Ternate terdiri dari berbagai macam bangunan dan senjata. Peninggalan berupa bangunan adalah Istana Sultan Ternate, Masjid Jami Sultan Ternate, Makam Tua, tempat berdoa, singgasana. Selain itu yaitu tombak, pedang, senapan, tameng serta tulisan Raja dalam bahasa Arab.

8.    Kerajaan Tidore

       Kerajaan islam Tidore banyak meninggalkan peninggalan berupa makanan tradisional. Makanan tersebut adalah Lapis Tidore, Kue Bilolo, Kue Kale-kale, Kue Abu, Popeda. Selain makanan, terdapat juga peninggalan berupa Benteng Torre dan Tahula serta Istana Kie,

9.    Kerajaan Banjar

       Berbeda dengan peninggalan bersejarah Kerajaan lainnya. Kerajaan Islam Banjar lebih sedikit meninggalkan benda bersejarah. Peninggalan tersebut adalah Candi Agung Amuntai dan Masjid Sultan Suriansyah.

C.    Kesimpulan proses masuknya Islam ke Indonesia

 

16. Pengaruh Islam

A.   Menjelaskan pengaruh Islam terhadap masyarakat di Indonesia dalam bidang politik

       Pengaruh ini dapat dilihat dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia seperti konsep khilafah atau kesultanan yang sering kita jumpai pada kerajaan-kerajaan seperti Aceh, Mataram. Demak, Banten dan Tidore

B.   Menjelaskan pengaruh Islam terhadap masyarakat di Indonesia dalam bidang sosial

Dalam ajaran agama Islam tidak menerapkan sistem kasta serti agama Hindu. Hal ini menyebakan pengaruh Islam berkembang pesat dan mayoritas masyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Begitu juga dengan sistem penanggalan, pada awalnya masyarakat Indonesia mengenal kalender Saka yang merupakan kalender Hindu. Dalam kalender Saka terdapat nama hari pasaran seperti pahing, pon, wage, kliwon, dan legi.

Seiring perkembangan Islam, Sultan Agung dari kerajaan Mataram menciptakan Kalender Jawa. Kalender itu menggunakan perhitungan seperti Hijriah (Islam). Sultan Agung mengganti nama bulan seperti Muharram diganti dengan Syuro, Ramadan diganti dengan Pasa. Nama-nama hari tetap menggunakan hari-hari sesuai dengan bahasa Arab dan hari pasaran pada Kalender Saka juga dipergunakan.

C.   Menjelaskan pengaruh Islam terhadap masyarakat di Indonesia dalam bidang agama

       Pada masa Islam, sebagian besar masyarakat di Indonesia menganut agama Islam. Meskipun demikian, masih terdapat masyarakat yang menganut agama Hindu-Buddha, atau menganut kepercayaan roh halus. Hingga saat ini, sebagaian besar masyarakat di Indonesia menganut agama Islam.

     D.   Menganalisis pengaruh Islam terhadap masyarakat di Indonesia dalam bidang kebudayaan

Adat istiadat dan kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya Islam dapat berupa ucapan salam, acara tahlilan, syukuran, yasinan dan lain-lain. Dalam hal kesenian, banyak dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan sholawat. Kita juga melihat pengaruh di bidang seni arsitektur rumah peribadatan atau masjid di Indonesia yang banyak dipengaruhi oleh arsitektur masjid yang ada di wilayah Timur Tengah.

 

17.  Kerajaan Islam

A.      Menjelaskan kerajaan – kerajaan Islam di Indonesia (Samudera Pasai, Aceh, Demak, Banten, Makasar, Mataram, Ternate dan Tidore dan Banjar)

1.    Kerajaan Samudera Pasai

Pada abad ke 13 M berdidirlah Kerajaan Samudera Pasai. Kerajaan ini didirikan oleh Sultan Malik Al Saleh. Letak kerajaan Samudera Pasai sendiri berada di Aceh Utara tepatnya di kabupaten Lhokseumawe. Pada tahun 1326 ketika Kerajaan Samudera Pasai dipimpin oleh Sultan Malik Al Tahir, diberlakukanlah koin emas sebagai mata uang kerajaan Samudera Pasai.

2.    Kerajaan Aceh

Kerajaan ini berdiri pada tahun 1514 yang dipimpin oleh Sultan Ibrahim. Beliau merupakan raja pertama Kerajaan Aceh Darusalam yang memimpin selama 10 tahun. Kerajaan ini terletak di daerah yang sekarang disebut dengan nama Aceh Besar. Kerajaan Aceh berjaya pada tahun 1607-1636 dibawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda.

3.    Kerajaan Demak

Kerajaan Demak merupakan Kerajaan Islam pertama pulau Jawa yang berdiri pada tahun 1478 yang dipimpin oleh Raden Patah. Tahun 1507 Raden Patah digantikan oleh putranya yakni Pati Unus yang mendapat julukan sebagai Pangeran Sabrang Lor. Julukan tersebut diberikan karena keberaniannya melawan Portugis di Malaka.

4.    Kerajaan Banten

Didirikan oleh Hasanuddin pada tahun 1552 di Banten. Pada masa kepemimpinannya Kerajaan Banten mengalami masa kejayaan. Setelah Hasanuddin wafat kemudian digantikan oleh putranya yang bernama Pangeran Yusuf. Kemunduran Kerajaan Banten terjadi pada masa kepemimpinan Sultan Abdul Muffakir.

5.    Kerajaan Makassar

Terdapat beberapa Kerajaan yang berada  di Sulawesi Selatan yaitu Kerajaan Gowa, Bone, Waju, Luwu, Tallo, dan Soppeng. Diantara kerajan tersebut yang berkembang sangat pesat hanya Kerajaan Gowa dan Tallo saja. Hal tersebut dikarenakan letak Gowa dan Tallo  yang berada ditengah jalur pelayaran yang strategis. Oleh karena itu raja kedua Kerajaan maju itu memutuskan untuk bergabung dan mendirikan Kerajaan Islam Makassar dengan raja pertamanya adalah Sultan Alauddin.

Kerajaan Islam Makassar ini gemar menyebarkan dakwah Islam. Masa puncak kejayaan Kerajaan Islam Makassar ini ialah pada saat pemerintahan Sultan Hasanuddin. Sultan Hasanuddin adalah cucu dari Sultan Alauddin.

6.    Kerajaan Mataram

Didirikan oleh Sutowijoyo pada tahun 1586. Kerajaan ini terletak di Kotagede, sebelah tenggara Kota Yogyakarta. Setelah wafatnya Sutowijoyo pada tahun 1601, dipilihlah Mas Jolang atau Panembahan Seda ing Krapyak. Kerajaan Islam Mataram mengalami masa kejayaan pada masa pemeritahan Mas Rangsang atau Sultan Agung.

7.    Kerajaan Ternate

Kerajaan Islam Ternate didirikan oleh Sultan Marhum. Keberadaan Kerajaan ini adalah di Maluku Utara. Di Maluku sendiri terdapat 4 Kerajaan yaitu Ternate, Tidore, Obi, dan Bacan. Dari keempat Kerajaan tersebut Ternate dan Tidore merupakan Kerajaan yang berkembang cepet karena sumber rempah-rempah yang sangat besar.

Banyak para saudagar yang datang untuk melakukan perdagangan di Kerajaan Ternate, dan selain bertransaksi perdagangan mereka juga menyebarkan agama islam. Setelah Sultan Mahrum wafat digantikan oleh Sultan Harun. Sultan Harun kemudian digantikan oleh putranya yang bernama Sultan Baabullah.

Pada masa pemerintahan Sultan Baabullah, Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya. Sultan Baabulah kemudian meninggal pada tahun 1583. Tampu kekuasaan kemudian digantikan putanya yang bernama Sahid Barkat. Kerajaan Ternate mengalami kemunduran karena tidak mampu melawan Spanyol dan VOC.

 

8.    Kerajaan Tidore

Berdiri pada tahun 1801 yang dipimpin oleh raja Muhammad Naqil. Kerajaan Islam Tidore terletak di sebelah selatan Kerajaan Ternate Agama islam menjadi agama resmi Kerajaan Tidore dan disahkan oleh raja Tidore ke-11 yaitu Sultan Djamalludin berkat dakwah dari Syekh Mansur dari Arab.

 

Kerajaan Tidore menjadi pusat perdagangan karena banyaknya bangsa Eropa yang melakukan transaksi perdagangan. Bangsa tersebut seperti Spanyol, Portugis dan Belanda. Kerajaan Islam Tidore mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Nuku (1780-1805 M).

9.    Kerajaan Banjar

Kerajaan Islam Banjar didirikan oleh Raden Samudra pada tahun 1520. Letak Kerajaan ini ialah di provinsi Kalimantan. Di Kerajaan Islam Banjar terdapat tokoh ulama yang sangat termashur yang bernama Syeh Muhammad Arsyad al-Banjari. Setelah wafatnya Raden samudra, tahta Kerajaan pun digantikan oleh Sultan Rahmatullah (1545-1570).

Carilah persamaan dan perbedaan kehidupan masyarakat pada kesultanan kesultanan samudera pasai, kesultanan aceh darussalam, kesultanan demak dan kesultanan banten

 

B.      Memahami persamaan kehidupan masyarakat di Kesultanan Islam di Indonesia.

Persamaan

1.    Bidang Perdagangan

Kesultanan itu semuanya mempunyai kesamaan pada kegiatan ekonominya yaitu pada bidang perdagangan, seperti misalnya Samudera Pasai di sana karena mempunyai pelabuhan yang menghubungkan pedagang dari luar negeri menuju ke wilayah nusantara lainnya. Sama halnya dengan kerajaan Aceh yang menjadi tempat transit pedagang-pedagang Islam yang mau berdagang ke Nusantara karena Malaka yang sudah dikuasai Portugis. Sedangkan demak juga mempunyai pelabuhan-pelabuhan kecil di beberapa wilayahnya misalnya: Tuban, Tasik dan Jepara yang menghubungkan dengan wilayah-wilayah lain indonesia bagian barat maupun Indonesia bagian timur. Banten juga mengambil peran yang besar dalam perdagangan di mana ada salah satu wilayah pelabuhan yang sangat besar yaitu Sunda Kelapa yang menjadi tempat perdagangan yang cukup besar untuk menghubungkan Nusantara dengan luar negeri.

2.    Bidang Politik

Kesultanan-kesultanan itu mempunyai corak politik yang sama yaitu kerajaan. Sistem pemerintahan kerajaan yang dipimpin langsung oleh seorang Sultan, masa pemerintahan Sultan dihitung dari dia mulai naik tahta sampai pada saat ia menyerahkan kekuasaannya kepada keturunannya, biasanya putra mahkota sejarah turun temurun. Sultan mempunyai kekuasaan penuh terhadap kerajaan yang dipimpinnya, biasanya kemakmuran rakyatnya tergantung pada Sultan nya, semakin baik Sultan memerintah maka kesejahteraan rakyatnya juga baik, begitu pula sebaliknya.

 

C.     Memahami perbedaan kehidupan masyarakat di Kesultanan Islam di Indonesia.

Perbedaan

Bidang Kebudayaan

Kerajaan Samudera Pasai dan Aceh berkembang di Sumatera maka budayanya berbeda dengan kebudayaan Banten dan Demak yang masih terpengaruh budaya Jawa. Sehingga kesenian dan hasil budaya lainnya juga berbeda. Misal di Aceh ada tari saman, sedangkan di Jawa pada saat itu berkembang kesenian wayang kulit sebagai media dakwah.

 

 

 

Untuk itu simaklah uaraian materi tentang nilai-nilai peninggalan budaya masa prasejarah ini yang terdiri dari:

1. Nilai Religius/Keagamaan Nilai ini mencerminkan adanya kepercayaan terhadap sesuatu yang berkuasa atas mereka, dalam hal ini mereka berusaha membatasi perilakunya. Dari uraian tersebut, sikap yang perlu diwariskan adalah sikap penghormatan kepada yang lain, mengatur perilaku agar tidak semaunya dan penghormatan serta pemujaan sebagai dasar keagamaan.

2. Nilai Gotong Royong Masyarakat prasejarah hidup secara berkelompok, bekerja untuk kepentingan kelompok bersama, membangun rumah juga dilakukan secara bersama-sama. Hal ini dapat dibuktikan dari adanya bangunan-bangunan megalith yang dapat dipastikan secara gotong royong/bersama-sama. Dengan demikian patutlah ditiru bahwa hal-hal yang menyangkut kepentingan bersama hendaklah dilakukan secara bersama-sama (gotong royong) dengan prinsip berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

3. Nilai musyawarah Nilai ini sudah dikembangkan oleh masyarakat prasejarah dalam hidupnya seperti dalam pemilihan pemimpin masyarakat dalam usaha pertanian dan perburuan. Dari perilaku tersebut menjadi dasar bagi tumbuh dan berkembangnya asas demokrasi.

4. Nilai Keadilan Sikap ini sudah diterapkan dalam kehidupan masyarakat prasejarah sejak masa berburu yaitu adanya pembagian tugas sesuai dengan tenaga dan kemampuannya sehingga tugas antara kaum laki-laki berbeda dengan kaum perempuan. Sikap keadilan ini berkembang pada masa perundagian, yaitu pembagian tugas berdasarkan keahliannya. Dari nilai tersebut mencerminkan sikap yang adil karena setiap orang akan memperoleh hak yang sama/tugas yang sama apabila didukung oleh kemampuannya. Demikianlah nilai-nilai peninggalan budaya masa prasejarah yang patut untuk dibanggakan dan ditiru dalam kehidupan masyarakat pada masa sekarang. Dalam rangka menambah wawasan berpikir Anda, maka diskusikanlah dengan temanteman Anda untuk mencari contoh-contoh perilaku pada masa sekarang yang mencermikan niali religius, nilai gotong-royong dan nilai musyawarah serta nilai keadilan seperti yang dikembangkan oleh masyarakat prasejarah. Hasil diskusi Anda dapat Anda tunjukkan pada guru bina Anda pada saat tutorial. Setelah Anda memahami tugas di atas, maka kerjakanlah latihan soal yang ada pada akhir kegiatan ini, agar kemampuan pemahaman Anda terukur. Selamat mengerjakan latihan soal berikut ini.

 

Tidak ada komentar:

Materi Kelas 7

KISI-KISI UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS 8

  Hai! Sahabat IPS, senang berjumpa lagi!!! Kali ini saya posting kisi-kisi ujian akhir semester ganjil kelas 7 mata pelajaran IPS   KISI-...