3.1 Memahami konsep ruang (lokasi, distribusi, potensi, iklim, bentuk muka bumi, geologis, flora, dan fauna) dan interaksi antarruang di Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.
3.2 Mengidentifikasi interaksi sosialdalam ruang dan pengaruhnyaterhadap kehidupan sosial, ekonomi,dan budaya dalam nilai dan normaserta kelembagaan sosial budaya.A. Kelangkaan dan
kebutuhan manusia
Kebutuhan manusia semakin hari semakin bertambah. Kebutuhan manusia demikian banyak, sedangkan barang-barang dan
jasa serta sumber-sumber alam lain jumlahnya terbatas atau langka. Sumber daya
antara daerah yang satu dengan daerah lain tidak sama. Beberapa daerah yang
tersedia secara melimpah dan sebagian daerah lain tersedia sumber daya yang
sedikit sehingga terjadi interaksi antar daerah untuk memenuhi kebutuhan
Kelangkaan sumber daya dibanding dengan kebutuhan manusia
akan menyebabkan kurangnya atau tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh
kebutuhan untuk hidup. Kelangkaan ini merupakan masalah ekonomi manusia. Masalah ekonomi muncul karena adanya kebutuhan manusia yang tak terbatas, sedangkan alat
pemuas kebutuhan yang berupa barang dan jasa terbatas adanya. Ketidakseimbangan
antara kebutuhan dan ketersediaan alat pemuas kebutuhan itu disebut kelangkaan.
Untuk mengatasi masalah kelangkaan maka perlu belajar
ilmu ekonomi. Ekonomi berasal dari bahasa Yunani Oikonomia yang
berarti rumah tangga. Oikonomia merupakan kata majemuk
yang terdiri dari dua kata “oikos dan nomos”. Oikos
artinya rumah tangga, dan nomos artinya aturan, Jadi
arti kata ekonomi berarti aturan rumah tangga atau ilmu yang mengatur rumah
tangga.
Definisi ilmu ekonomi: “ Ilmu ekonomi adalah ilmu
pengetahuan sosial yang mempelajari tingkah laku manusia dalam memenuhi
kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.“ Berdasar definisi itu maka dapat diambil
kesimpulan bahwa kemakmuran akan tercapai bila kebutuhan sudah terpenuhi. Untuk
mencapai kemakmuran itu manusia harus selalu berusaha melakukan
tindakan-tindakan atau pengorbanan, baik berupa tenaga, waktu maupun materi.
Kelangkaan sebagai
permasalahan ekonomi
Kebutuhan
manusia yang beranekan ragam
l
Setiap
orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda dan berusaha untuk dapat memenuhi
kebutuhannya.
l
Semakin
lama kebutuhan manusia semakin bertambah. Semakin maju tingkat peradaban
seseorang semakin meningkat pula bebutuhannya.
l
Jika
satu kebutuhan telah terpenuhi akan muncul kebutuhan yang lain. Begitu
seterusnya sehingga kebutuhan itu tidak ada batasnya.
Pengertian
Kelangkaan
¢
Kelangkaan
adalah keterbatasan alat pemenuhan kebutuhan yang dihadapkan dengan kebutuhan
yang tidak terbatas.
¢
Suatu
barang atau jasa dinyatakan langka jika permintaan atau kebutuhan konsumen akan
barang atau jasa lebih besar atau lebih banyak daripada ketersediaan atas
barang atau jasa tersebut dan cara untuk memperolehnya diperlukan suatu
pengorbanan tertentu.
¢
Kelangkaan
adalah suatu kondisi dimana barang dan jasa sebagai alat pemuas
kebutuhan manusia tidak dapat mencukupi seluruh kebutuhan manusia yang tak
terbatas.
B.
Penyebab Terjadnya kelangkaan
¢
Kebutuhan
manusia yang terus meningkat, sementara sumber daya alam yang baru belum
ditemukan.
¢
Sifat
serakah sebagian besar manusia yang mengakibatkan cepat berkurang dan rusaknya
persediaan sumber daya alam.
¢
Persediaan
sumber daya alam terbatas.
¢
Keterbatasan
kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya alam.
C. Usaha
manusia untuk mengatasi kelangkaan sumber daya adalah sebagai berikut
1.
Menyusun
skala prioritas, yakni membuat daftar kebutuhan mana yang perlu didahulukan
pengadaannya karena dirasa lebih mendesak.
2.
Menggunakan
alat pengganti pemenuhan kebutuhan, misalnya kelangkaan minyak tanah diganti
dengan arang, kayu bakar, atau gas.
3.
Melakukan
penghematan dalam menggunakan sumber daya yang termasuk langka/terbatas.
Hal-hal yang perlu
dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas
adalah:
1. Tingkat Urgensinya
Dalam menentukan
pilihan mana yang harus didahulukan perlu memper-timbangkan seberapa jauh
tingkat kepentingan hal yang kita butuhkan tersebut
2. Kesempatan yang Dimiliki
Jika suatu
kebutuhan hanya dibutuhkan pada saat itu saja maka perlu didahulukan.
3. Pertimbangan Masa Depan
Dalam menghadapi pilihan yang sulit, faktor masa depan perlu
dipertimbangkan.
4. Kemampuan Diri
Menentukan
pilihan perlu mempertimbangkan pula kemampuan yang dimiliki, baik kemampuan
materi
Beberapa perilaku yang
mencerminkan kepedulian terhadap sumber daya yang terbatas adalah sebagai
berikut:
1. Pemanfaatan Sumber Daya secara Efektif dan
Efisien Dapat dilakukan dengan lima cara, yakni:
a. Mengubah
bentuk benda untuk meningkatkan nilai hasil. Misalnya tebu diubah menjadi gula,
b. Mengkombinasikan
kegunaan benda, misalnya coklat yang dicampur gula dan susu.
c. Memperbaiki
barang yang rusak, misalnya mengelem buku yang rusak jilidannya dsb
d. Mendaur
ulang barang bekas untuk dijadikan barang yang bernilai guna. Misalnya botol
kemasan air mineral diubah menjadi kap lampu atau hiasan dinding, dsb
e. Mengadakan
tebang pilih dalam pemanfaatan hasil hutan dan mengadakan reboisasi.
Misalnya hanya menebang pohon dengan diameter
tertentu.
2.
Menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan
Keterampilan
untuk Meningkatkan Kualitas SumberDaya Manusia proses pendidikan dan pelatihan
ini yang antara lain dapat dilakukan dengan cara:
a. Mengikuti
pendidikan formal
Pendidikan formal menyediakan
layanan pendidikan dari jenjang pendidikan dasar sampai ke jenjang pendidikan
tinggi.
b. Mengikuti
kursus-kursus keterampilan
Seiring dengan kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi, maka penguasaan keterampilan selalu mengikuti
perkembangan teknologi yang ada. Dengan memiliki banyak keterampilan, maka akan
memiliki banyak peluang dalam era globalisasi ini.
c. Mengikuti
program magang
Menimba pengalaman langsung di
dunia kerja bagi para siswa atau calon tenaga kerja dapat dilakukan dengan
mengikuti magang bekerja di suatu instansi/perusahaan sesuai dengan bidang yang
ditekuninya.
3.
Mengelola dan Mendayagunakan Sumber Modal
dengan Tepat Guna
Modal
merupakan bentuk sumber daya yang sangat menentukan dalam proses produksi.
Modal dapat berupa uang ataupun sarana, mesin-mesin produksi. Namun, jika
pengelolaannya tidak tepat, modal akan habis percuma. Kebangkrutan suatu usaha
merupakan salah satu contoh konkret ketidakmampuan mengelola sumber daya modal
yang ada.
Sumber
daya langka atau terbatas dapat dikelompokkan menjadi tiga:
1.
Sumber daya alam, misalnya bahan
bakar, air, udara, dan bahan tambang lain.
2.
Sumber daya manusia atau tenaga kerja,
di mana makin sedikit gaji yang tersedia, maka makin terbataslah sumber daya
manusia yang dipekerjakan.
3.
Modal, dapat berupa uang atau barang.
Modal dikatakan terbatas karena untuk memperoleh-nya diperlukan pengorbanan
dalam bentuk biaya.
Oleh karena itulah
manusia dituntut untuk menggunakan sumber- sumber daya tersebut secara cermat
dan tepat serta harus tunduk kepada Hukum Kelangkaan (The Law of Scarcity),
yang menyatakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan tertentu orang harus
mengorbankan sesuatu yang lebih dahulu.
D.
Perbedaan Barang dan
Jasa
Barang adalah benda-benda yang
berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk
menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Jasa adalah
suatu barang yang tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan
dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

E.
Permasalahan Pokok
yang dihadapi manusia
“kebutuhan
manusia tidak terbatas tetapi barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi
kebutuhan itu terbatas adanya”
|
DIANTARA 2 JENIS
BARANG DI BAWAH INI KEBUTUHAN ATAU KEINGINAN YA? |
|
|
|
|
Dari dua gambar tadi bisa kita simpulkan bahwa suatu barang bisa jadi
merupakan kebutuhan atau keinginan. Agar alat pemenuhan yang kita miliki dapat
mencukupi kebutuhan kita, maka sebaiknya dalam penggunaan kita harus sesuaikan dengan skala prioritas untuk menentukan
kebutuhan yang paling penting harus diutamakan pemenuhannya
Contoh:
Sebagai pelajar dapat menggunakan uang saku bulanan atau mingguan dengan
melakukan skala prioritas dalam penggunaannya.
Kebutuhan adalah
suatu keinginan terhadap suatu barang atau jasa yang menuntut adanya pemenuhan,
apabila tidak dipenuhi maka akan mempengaruhi kehidupan. Contoh, bagi mereka yang lapar
menuntut untuk dipenuhi makan, begitu juga mereka yang haus harus segera minum.
Apabila kebutuhan ini tidak dipenuhi maka akan berakibat pada kelangsungan
hidup orang tersebut.
Untuk mengetahui lebih jelas tentang kebutuhan manusia sebaiknya kita
perlu mengetahui macam-macam kebutuhan.Berikut jenis macam-macam kebutuhan :


F.
Jenis-Jenis
Kebutuhan Manusia
A.
Menurut
Tingkatan Kepentingannya/Intensitasnya
1. Kebutuhan
Primer: Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi agar
manusia bisa hidup layak. Contoh:
Makan, Pakaian, Rumah, kesehatan, pendidikan
2. Kebutuhan
Sekunder: Kebutuhan sekunder
(tambahan) adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Contoh:
Perabot Rumah Tangga, Lemari, Arloji, TV.
3. Kebutuhan Tersier:
Kebutuhan Tersier atau kebutuhan barang mewah adalah
kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder
terpenuhi. Contoh: Perhiasan,
Mobil Mewah, Berlibur ke luar negeri, Mobil mewah, perhiasan berlian,
rumah mewah, tas berlian, pesawat pribadi.
B.
Menurut
Sifatnya
1.
Kebutuhan
Rohani: Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang diperlukan dalam pemenuhan jiwa
atau batin manusia. Berdoa, membaca cerpen, nonton film, berkumpul dengan
keluarga, kesenian.
2.
Kebutuhan
Jasmani: Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang diperlukan manusia dalam
memelihara fisik/raganya. Contoh : Makan, olah raga, tidur.
C.
Menurut
Waktu Pemenuhannya
1.
Kebutuhan
Sekarang: adalah kebutuhan manusia yang harus segera dipenuhi pada saat
dibutuhkan. Apabila pemenuhan kebutuan initidak dilakukan dengan segera akan
berakibat tidak baik terhadap kelangsungan hidupnya, yang termasuk kebutuhan
sekarang antara lain:
a) Makanan
sangat dibutuhkan oleh orang yang kelaparan dan ini harus segera dipenuhi
karena orang bisa mati kelaparan
b) Minuman
sangat dibutuhkan bagi orang yang kehausan dan ini harus segera dipenuhi karena
orang bisa mati kehausan
c) Obat
sangat dibutuhkan bagi orang yang sakit. Kebutuhan ini tidak bisa ditunda
karena akan berakibat fatal.
2.
Kebutuhan
Yang Akan Datang: kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda tetapi harus
dipersiapkan dari sekarang.
Contoh:
-
Kuliah
bagi anak SMP
-
Mobil
pribadi bagi anak SMP
-
Asuransi
-
Tabungan
D.
Menurut
Subjeknya
1.
Kebutuhan
Induvidu: adalah kebutuhan yang diperuntukkan bagi perseorangan. Contoh: Membaca
novel, berdoa pribadi, pakaian, kaca mata minus.
2.
Kebutuhan
Kelompok: adalah kebutuhan yang dirasakan oleh sekelompok orang secara
bersama-sama dan pemenuhannya juga dilakukan secara bersama-sama. Contoh:
Pasar, sekolah, main sepak bola, musyawarah desa, rumah sakit, jalan
Beberapa hal yang
menyebabkan kebutuhan manusia tidak terbatas atau beraneka-ragam antara lain:
a. Organ
manusia, selalu membutuhkan sesuatu untuk menggerakkan fungsinya.
b. Kebudayaan
manusia, makin maju kebudayaan manusia,maka akan ada tuntutan sosial kehidupan
yang lebih baik.Misalnya model bangunan rumah, perhiasan, alat komunikasi yang
terus berubah.
c. Faktor
psikologis, di mana seseorang membutuhkan sesuatu untuk memenuhi kepuasan
batin. Misalnya rasa aman, kasih sayang, dan kepedulian.
G. Benda/Alat Pemuas Kebutuhan
Berbagai
bentuk kebutuhan manusia dapat berupa benda atau pun jasa. Orang yang lapar
memerlukan makanan, orang yang bepergian memerlukan angkutan/kendaraan. Makanan
dan kendaraan tersebut merupakan
bentuk alat pemuas kebutuhan.

1. Menurut
Wujudnya
a. Barang abstrak adalah alat pemenuh kebutuhan
yang tidak dapat dilihat ataupun diraba, akan tetapi wujudnya dapat dirasakan
manfaat dan kegunaanya.
Contoh:
Ø
Jasa guru untuk mengajarkan ilmu pengetahuan dan
karakter
Ø
Jasa dokter untuk menyembuhkan penyakit
b. Barang
konkret adalah alat pemenuh kebutuhan yang dapat dilihat, diraba, dan dirasa
oleh panca indera. Contoh:
Makanan, minuman, sepatu, tas sekolah, buku.
2. Menurut Kelangkaan/Cara
Memperolehnya
a. Barang
Ekonomis
Barang ekonomis adalah semua barang yang
keberadaanya terbatas sehingga untuk memperolehnya perlu pengorbanan baik
materiil maupun fisik. Contoh sepatu dan air minum. Udara di tabung oksigen,
Air di kemasan botol , Pasir di toko bangunan, Buku tulis, Baju, dll.
b. Barang
bebas
Barang bebas adalah barang yang jumlahnya
banyak sehingga untuk memperolehnya tidak perlu pengorbanan. Misalnya sinar
matahari, udara dan air.
c. Barang
ilith adalah alat pemenuh kebutuhan yang bila jumlahnya sedikit dapat
menguntungkan manusia tetapi bila jumlahnya terlalu banyak bisa merugikan.
Contoh: Air bila sedikit
bisa digunakan untuk minum, tetapi bila terlalu banyak menjadi banjir
Api jika jumlahnya
sedikit bisa untuk memasak, tetapi bila terlalu banyak menjadi kebakaran.
3. Menurut
Tujuan Penggunaanya
a. Barang produksi adalah barang yang digunakan
untuk memproduksi barang lain. Contoh: Peralatan, pabrik, mesin-mesin.
b. Barang konsumsi adalah barang yang dapat
langsung digunakan oleh konsumen. Contoh:Makanan, minuman, pakaian, kendaraan
pribadi.
4. Menurut
Kualitasnya
b. Barang
superior adalah barang-barang yang berkualitas, Pakaian yang dijual di butik
Barang bergaransi.
b. Barang
inferior adalah barang-barang yang kualitasnya kurang baik. Contoh: barang yang
dijual di emperan toko atau kaki lima.
5. Menurut
Hubungannya dengan Barang lain
a.
Barang substitusi adalah barang yang daapt menggantikan barang lainnya. Contoh:
roti menggantikan nasi, payung menggantikan jas hujan
b. Barang komplementer adalah barang yang
melengkapi barang lainnya. Contoh: Mobil dengan bensin, Sepatu dengan kaus
kaki, Nasi dengan lauk. Dll.
6. Menurut
Proses Pembuatannya
1.
Barang Mentah
Barang mentah adalah barang yang belum
dapat digunakan untuk memenuhikebutuhan tetapi harus melalui proses produksi
terlebih dahulu. Contohbarang mentah antara lain: padi belum bisa digunakan
untuk memenuhi kebutuhan karna masih berupa barang mentah dan harus melalui
proses dahulu, begitu juga kayu belum digunakan bila belum dibentuk dulu
menjadi perabot.
2. Barang Setengah Jadi
Barang setengah jadi yaitu barang atau alat
pemuas kebutuhan yang masih dalam proses produksi. Contoh barang ini antara
lain: benang sebelum dibuat kain, dan tepung sebelum dibuat kue.
3.
Barang Jadi
Barang jadi adalah barang atau alat pemuas
kebutuhan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan.Contoh barang ini
antara lain : nasi, kue, alat tulis, tas, baju, celana, buku, dan pensil.
Setiap manusia memiliki kebutuhan yang berbeda jenis
dan jumlahnya dibandingkan dengan manusia lain. Hal ini dipengaruhi oleh
beberapa faktor.
H. Faktor-faktor
yang mempengaruhi perbedaan kebutuhan manusia:
1.
Jenis kelamin
2.
Usia
3.
Tingkat pendidikan
4.
Lingkungan tempat tinggal
5.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
6.
Tingkat pendapatan
7.
Status sosial
8.
Perbedaan selera
Kebutuhan dasar manusia menurut
Abraham Maslow
Kebutuhan
dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam menjaga
keseimbangan baik secara fisiologis maupun psikologis yang bertujuan untuk
mempertahankan kehidupan dan kesehatan.
Teori
Hierarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow menyatakan bahwa setiap
manusia memiliki lima kebutuhan dasar, yaitu
1. Kebutuhan
Fisiologis, yang merupakan kebutuhan paling dasar pada manusia. Antara lain;
pemenuhan kebutuhan oksigen dan pertukaran gas, cairan (minuman), nutrisi
(makanan), eliminasi, istirahat dan tidur, aktivitas, keseimbangan suhu tubuh
2. Kebutuhan
rasa aman dan perlindungan, dibagi menjadi perlindungan fisik dan perlindungan
psikologis. Perlindungan fisik, meliputi perlindungan dari ancaman terhadap
tubuh dan kehidupan seperti kecelakaan, penyakit, bahaya lingkungan, dll.
Perlindungan psikologis, perlindungan dari ancaman peristiwa atau pengalaman
baru atau asing yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang.
3. Kebutuhan
rasa cinta, yaitu kebutuhan untuk memiliki dan dimiliki, memberi dan menerima
kasih sayang, kehangatan, persahabatan, dan kekeluargaan.
4. Kebutuhan
akan harga diri dan perasaan dihargai oleh orang lain serta pengakuan dari
orang lain.
5. Kebutuhan
aktualisasi diri, ini merupakan kebutuhan tertinggi dalam hierarki Maslow, yang
berupa kebutuhan untuk berkontribusi pada orang lain atau lingkungan serta
mencapai potensi diri sepenuhnya.
I. Tindakan, motif dan Prinsip Ekonomi
Manusia melakukan berbagai macam tindakan agar semua
kebutuhannya terpenuhi dan dapat mencapai kemakmuran. Segala kegiatan manusia
untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya disebut dengan tindakan ekonomis
atau perbuatan ekonomis. Tujuan dari tindakan ekonomis adalah untuk
mengendalikan agar pengeluaran tidak melebihi pendapatan. Tindakan ekonomis
manusia dilakukan dalam kegiatan ekonomi. Tindakan ekonomis dilakukan setiap
orang harus dengan penuh tanggungjawab, kejujuran dan santun. Kegiatan ekonomis
manusia harus rasional agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kegiatan yang
rasional adalah kegiatan dilakukan dengan pikiran dan akal yang sehat.
Keinginan atau alasan yang mendorong
manusia untuk melakukan tindakan ekonomi disebut motif ekonomi. Tindakan
manusia selalu didorong oleh suatu keinginan. Keinginan atau motif yang
mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi ada bermacam-macam. Motif ekonomi
dapat dibedakan menjadi empat macam, antara lain sebagai berikut:
Agar bisa memenuhi
kebutuhannya, manusia melakukan kegiatan ekonomi
a.
Tindakan ekonomi
adalah segala kegiatan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya.
b.
Motif ekonomi
adalah keinginan atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan
ekonomi.
Macam-macam motif
ekonomi:
1.
Motif
untuk memenuhi kebutuhan
Motif
paling penting yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi, yaitu ingin
memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Setiap aktivitas yang dilakukan
manusia dengan harapan dapat memperoleh penghasilan. Penghasilan itulah yang
digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Apabila penghasilannya tidak mencukupi maka
berusaha mendapatkan penghasilantambahandengan melakukan kegiatan ekonomi
lainnya.
2.
Motif
sosial
Rasa
kemanusiaan selalu ada pada setiap orang. Selain ingin memenuhi kebutuhan
manusia punya keinginan untuk menolong orang lain atau ingin membantu sesama
manusia.
3.
Motif
mendapatkan penghargaan
Penghargaan
yang dimaksud bukan sekedar mendapat pujian atau piagam tetapi juga ingin
status sosial yang lebih tinggi dari masyarakat sekitar. Penghargaan diperoleh
apabila ada usaha denganrajin untuk memperolehnya. Belajar dengan rajin untuk
memperoleh prestasi maka akan mendapat penghargaan pada saat pembagianlaporan
hasil belajar pada akhir semester atau kompetisi mata pelajaran yang diadakan
sekolah setiap pekan kreativitas.
4.
Motif
memperoleh kekuasaan
Motif
lain yang mendorong manusia melakukankegiatan ekonomi adalah motif memperoleh
kekuasaan. Manusia kadang tidakpuas terhadap apa yang diperoleh, sehingga terus
melakukan kegiatan dan mengembangkan usaha.
c. Prinsip ekonomi adalah
panduan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai perbandingan rasional antara
pengorbanan yang dikeluarkan dan hasil yang diperoleh atau dalam artian
mudahnya yaitu pengorbanan
sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil
semaksimal mungkin
I.
KEGIATAN EKONOMI
Kegiatan
ekonomi meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi yang akan dibahas
pada sub bab berikutnya, yang mendasarkan kegiatannya pada prinsip ekonomi.
Bagi pelaku produksi, tindakan yang dilakukan harus menggunakan bahan baku yang
bagus, tenaga kerja yang terampil, mesin, sehingga dalam melakukan proses
produksi dapat efisien dan barang hasil produksinya berkualitas. Bagi distributor,
berusaha agar barang yang disalurkan tepat sasaran. Bagi konsumen dapat
memenuhi kebutuhan dengan caramembeli barang dengan harga yang sesuai dan
kualitas bagus
Kegiatan ekonomi
terdiri dari:
1.
Kegiatan
produksi: kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna barang/jasa
2.
Kegiatan
distribusi: kegiatan untuk menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen
3.
Kegiatan
konsumsi: kegiatan menghabiskan atau mengurangi nilai guna barang/jasa
Di
bawah ini ada beberapa pengertian prinsip ekonomi pada umumnya.
1. Prinsip
ekonomi adalah usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan pengorbanan yang
sekecil mungkin.
2. Prinsip
ekonomi adalah dengan pengorbanan yang kita keluarkan untuk mendapatkan hasil
yang sesuai dengan diharapkan.
3. Prinsip
ekonomi adalah berusaha dengan alat yang tersedia untuk memperoleh hasil yang
maksimal.
4. Prinsip
ekonomi adalah dasar berpikir manusia yang digunakan untuk melakukan tindakan
ekonomi.
Bahkan
dalam dunia usaha prinsip ekonomi berhubungan dengan sebutan efisien dan efektif.
Efisien artinya kegiatan yang dilakukan tepat untuk mencapai target tertentu
dan efektif artinya apa yang dilaksanakan benar. Prinsip ekonomi baik sekali
digunakan dalam segala kegiatan ekonomi, baik kegiatan produksi, distribusi
maupun konsumsi.
Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi
1.
Menggunakan
bahan mentah atau bahan baku dengan mutu yang baik
2.
Mendirikan
tempat perusahaan yang dekat dengan bahan mentah/bahan baku
3.
Menggunakan
tenaga kerja dengan upah murah
4.
Harus
selalu hemat dalam biaya produksi
Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi:
1.
Menyalurkan barang dengan prinsip tepat sasaran,
tepat waktu dan tepat tempat
2.
Menempatkan perusahaan di antara produsen dan
konsumen
3.
Memberikan layanan dengan baik
4.
Menggunakan sarana distribusi yang murah
Penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi:
1.
Membeli barang dengan memilih terlebih dahulu
2.
Memilih barang yang berkualitas bagus
3.
Membeli barang sesuai dengan yang direncanakan
4.
Setiap awal bulan membuat daftar kebutuhan
berdasarkan skala prioritas
Ciri-Ciri Makhluk
Ekonomi yang Bermoral
1.
Berusaha
melakukan tindakan untuk memenuhi kebutuhan.
2.
Dalam
tindakannya untuk memenuhi kebutuhan hendaknya mengetahui faktor moral
3.
Dalam usahanya
untuk memenuhi kebutuhan, manusia memerlukan kerjasama dengan pihak lain.
4.
Taat
kepada norma agama dan hukum yang berlaku
5.
Berlaku
jujur dalam setiap kegiatannya
6.
Selalu
menjaga kelestarian alam
Manusia dalam
melakukan tindakan sebagai makhluk ekonomi hendaknya memiliki aspek-aspek
sebagai berikut:
·
Rasional
·
Kepentingan
pribadi
·
Moral
·
Informasi
J. Nilai Guna
1.
Nilai
guna bentuk: barang akan memiliki nilai lebih tinggi bila berubah bentuk
contoh: kedelai menjadi lebih berguna bila diolah menjadi tempe atau tahu
2.
Nilai
guna tempat: barang akan memiliki nilai guna lebih tinggi bila tempatnya
berubah, contoh: pasir di sungai memiliki nilai guna lebih tinggi bila
dipindahkan ke toko bangunan
3.
Nilai
guna waktu: barang akan memiliki nilai guna lebih tinggi bila digunakan pada
waktu yang tepat. Contoh: jas hujan menjadi lebih berguna saat hujan turun
4.
Nilai
guna kepemilikan: barang memiliki nilai guna lebih tinggi bila berubah
kepemilikan, contoh: laptop di toko elektronik menjadi lebih berguna setelah
dibeli oleh karyawan administrasi
K. Macam-macam faktor produksi
1. Faktor produksi alam: factor
produksi yang disediakan alam sebagai bahan baku/mentah produksi, contoh:
tanah, hutan, bahan tambang
2. Faktor produksi tenaga kerja:
merupakan sumber daya manusia yang dapat digunakan kemampuannya untuk proses
produksi, contoh: tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih, tenaga kerja
tidak terdidik dan tidak terlatih
3. Faktor produksi modal: semua benda
yang dapat menghasilkan barang/jasa lain, contohnya: gedung, mesin pabrik
4. Faktor produksi kewirausahaan:
kemampuan seseorang untuk menyatukan semua factor produksi agar dapat
menghasilkan barang tertentu.
Distribusi
terdiri dari:
1.
Distribusi
langsung
2.
Distribusi
semi langsung
3.
Distribusi
tidak langsung
L. Permintaan dan Penawaran
Permintaan
adalah jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyaraakt dengan berbagai tingkat
harga tertentu pada waktu tertentu
Faktor-faktor
yang mempengaruhi permintaan:
1.
Harga
barang (bila harga tinggi, orang akan membeli sedikit)
2.
Pendapatan
masyarakat (bila pendapatan rendah, permintaan sedikit)
3.
Selera
masyarakat (bila seseorang sangat menyukai berang tertentu, ia akan membelinya
meskipun harga mahal)
4.
Kualitas
barang (orang tidak suka membeli barnag ynag tidak berkualitas)
5.
Harga
barang lain (bila harga suaut barnag terlalu mahal, orang akan memilih barang
pengganti yang lebih murah)
6.
Jumlah
penduduk (jumlah penduduk yang banyak akan menghasilkan permintaan yang banyak)
7.
Ramalan
masa depan (bila ada perkiraan masa depan suatu barang akan menjadi mahal, maka
orang suka membeli banyak ketika harganya masih murah)
Untuk memenuhi kebutuhan
akan permintaan barang dan jasa masyarakat diperlukan
kesediaan produsen dalam memperoduksi berbagai barang pada tingkat harga, yang disebut sebagai penawaran. Penawaran ini
biasanya dilakukan oleh pedagang atau
produsen sebagai penghasil barang. Produsen berusaha
memproduksi berbagai jenis barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Semua barang dan jasa yang dihasilkan
tersebut untuk kemudian ditawarkan kepada
konsumen.
1.
Pengertian
Penawaran
Tinggi rendahnya jumlah barang yang
ditawarkan tergantung dari harga barang.
Apabila harga barang naik maka jumlah barang yang ditawarkan cenderung bertambah, dan sebaliknya apabila harga barang turun
maka jumlah barang yang
ditawarkan cenderung berkurang. Dengan demikian kita menyimpulkan bahwa, penawaran ialah kesediaan penjual untuk menjual berbagai barang pada berbagai tingkat harga dalam waktu
tertentu. Defnisi penawaran hanyalah
mencerminkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan dan tingkat harga.
2.
Hukum Penawaran
“semakin tinggi
tingkat harga suatu barang akan semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan
(cateris paribus)”.
Hukum diatas dapat
diartikan, apabila harga naik, maka jumlah barang atau jasa yang ditawarkan
meningkat. Jika harga barang atau jasa turun, maka jumlah barang/jasa yang ditawarkan
berkurang.
Dapat disimpulkan
bahwa hokum penawaran berbanding lurus dngan harga barang.
3.
Faktor-faktor yang mempengaruhi
tingkat penawaran (Suply)
a. Biaya produksi
dan teknologi yang digunakan
Contoh: Produsen
akan mempoduksi produk lebih sediki apabila biaya produksi yang dikeluarkan
lebih tinggi dan secara otomatis harga jual barang tersebut juga tinggi.
b. Tujuan
Perusahaan
Perusahaan
yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan
menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi
tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka
perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah
sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
c. Pajak
Pajak
yang naik akan mempengaruhi jumlah permintaan, karena dengan kenaikan pajak, harga
barangpun mnjadi lebih tinggi.
d. Ketersediaan
dan Harga Barang pengganti/pelengkap
Penjual
yang mnjual barang sjenis dengan harga murah, maka pembeli akan bralih ke
produk yang lebih murah diantara penjual terseut.
e. Prediksi
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan
diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual
lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi dalam menentukan penawaran, antara lain sebagai berikut.
a. Biaya Produksi
Untuk menghasilkan suatu
barang diperlukan biaya produksi. Tinggi rendahnya
biaya produksi yang dikeluarkan akan menentukan pula harga barang. Bila biaya produksi tinggi maka produsen akan mengurangi jumlah produksi barang dan akibatnya penawaran berkurang. Sebaliknya jika biaya produksi murah maka akan
semakin banyak barang hasil produksi
dan penawaran akan bertambah.
b. Teknologi
Teknologi yang digunakan
dalam memproduksi barang akan mempengaruhi
jumlah dan kualitas barang hasil produksi. Semakin tinggi teknologi yang digunakan dalam memproduksi barang maka
kualitas dan jumlah barang hasil produksi bertambah dan ini berpengaruh pada
naiknya jumlah penawaran.
c.
Harapan Akan Mendapatkan Laba
Dengan harapan memperoleh
keuntungan atau laba yang banyak maka
produsen berlomba untuk meningkatkan produksinya, serta memperluas dan mengambangkan usahanya
guna memperoleh keuntungan yang besar.
d. Faktor-Faktor Nonekonomi
Faktor nonekonomi seperti,
bencana alam, larangan impor, dan kebijakan
pemerintah, akan sangat berpengaruh pada
penawaran.
Bagaimana hubungan antara harga dengan jumlah barang yang ditawarkan?
Hubungan antara harga dengan penawaran dapat dilihat dari bunyi hukum penawaran “Jika harga barang ditawarkan naik, maka jumlah barang
yang ditawarkan pun akan
bertambah dan sebaliknya, jika harga barang turun, maka jumlah barang yang ditawarkan pun berkurang.”Antara harga dengan penawaran terdapat suatu hubungan lurus dimana harga berbanding
lurus dengan penawaran. Untuk
lebih jelasnya coba lihat tabel berikut:
Tabel 3.2.harga dan jumlah penawaran per butir telor.
|
No
|
Harga
per butir |
Jumlah
yang ditawarkan |
|
1. |
Rp 4000,00 |
100 butir |
Dari
tabel tersebut dapat dibuat suatu grafk yang disebut dengan kurva penawaran.
Pengertian kurva penawaran adalah grafk yang menggambarkan sifat
hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan pada
waktu tertentu dan tempat tertentu.
4. Kurva Penawaran
Kurva
penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara tingkat harga barang
barang tersebut yang ditawarkan oleh penjual. Kurva ini dibuat atas dasar data
riel mengenai hubungan tingkat harga barang dan jumlah penawaran barang
tersebut yang dinyatakan dalam daftar penawaran (tabel penawaran).
5. Pergeseran kurva Penawaran
Sama
halnya pada pegeseran kurva permintaan, kurva penawaran juga mengalami
pergeseran karena adanya perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran. perhatikan
tabel berikut dibawah ini.
|
Harga Jeruk (Rp/kg) |
Jumlah Barang yang Ditawarkan |
|
|
Sebelum Kenaikan Harga (kg) |
Sesudah Kenaikan Harga (kg) |
|
|
4.500 |
50 |
40 |
|
4.750 |
60 |
50 |
|
5.000 |
70 |
60 |
|
5.250 |
80 |
70 |
|
5.500 |
90 |
80 |
|
5.750 |
100 |
90 |
|
6.000 |
110 |
100 |
(Jumlah jeruk yang
ditawarkan Pak Heru sebelum dan sesudah kenaikan harga)
Dari tabel diatas
dapat dibentuk kurva sebagai brikut.

Perhatikan kurva
penawaran di atas. Kurva penawaran S bergeser ke kiri menjadi S1. Hal ini
menunjukkan bahwa jumlah penawaran akan jeruk mengalami penurunan. Penurunan
kurva penawaran jeruk tersebut sebagai akibat dari meningkatnya harga pupuk.
Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya perubahan dari salah satu atau lebih
faktor-faktor yang dulu dianggap tetap, akan mengubah jumlah penawaran
sekaligus menggeser kurva penawaran.
6. Fungsi Penawaran
Fungsi penawaran
adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan
oleh penjual dan semua faktor yang mempengaruhinya. Fungsi penawaran secara
umum:
Qs = f (Pq, Pl.i,
C, O, T)
Dimana:
Qs
: Jumlah barang yang ditawarkan
Pq
: Harga barang itu sndiri
Pl.i
: Harga barang-barang lain(i=1,2,…,n)
O
: tujuan-tujuan perusahaan
T
: Tingkat teknologi yang digunakan
M. Pasar
Pengertian,
Fungsi dan Jenis-Jenis Pasar Serta Contohnya| Kali ini, seputar pengertian pasar, fungsi pasar
dan jenis-jenis pasar atau macam-macam atau bentuk-bentuk pasar. Pengertian
pasar secara umum adalah keseluruhan permintaan dan penawaran barang,
jasa atau faktor produksi tertentu. Biasanya pasar dibedakan pengertian pasar
dalam arti sempit dan pengertian pasar dalam arti luas. Pengertian
pasar dalam arti sempit adalah tempat dimana pada umumnya barang atau
jasa diperjualbelikan. Sedangkan pengertian pasar dalam arti luas pasar
adalah proses dimana pembeli dan penjual saling berinteraksi untuk
menentukan dan menetapkan harga jual. Untuk melihat fungsi pasar dan
jenis-jenis pasar dapat dilihat seperti dibawah ini...
Fungsi Pasar
Pasar sangat penting
bagi roda perekonomian suatu negara, maka dari itu muncullah fungsi utama pasar
antara lain...
- Fungsi
Pembentukan Harga: Fungsi pembentukan harga. artinya pasar merupakan
tempat dalam menentukan harga (nilai) suatu barang karna pasar merupakan
tempat bertemunya penjual dan pembeli yang saling berinteraksi atau saling
tawar menawar sehingga memunculkan suatu kesepatakan suatu harga (nilai)
barang tersebut.
- Fungsi
Distribusi: Fungsi Distribusi. artinya pasar memudahkan produsen
dalam mendistribusikan suatu barang kepada konsumen atau pembeli secara
langsung.
- Fungsi
Promosi: Fungsi Promosi. artinya pasar merupakan tempat yang paling
cocok bgi produsen dalam memperkenalkan atau mempromosikan barangnya
kepada konsumen.
Jenis-Jenis Pasar
Saat ini jenis-jenis
pasar dapat dibedakan dengan beberapa kategori seperti jenis-jenis pasar
menurut sifat dan waktu jadinya, berdasarkan wujudnya, berdasarkan luas
jangkauannya, berdasarkan hubungan dengan proses produksi, berdasarkan struktur
pasar. Berikut penjelasan dari setiap jenis-jenis pasar seperti dibawah ini.
a. Berdasarkan Sifat dan
Waktu Terjadinya
Bentuk pasar menurut
sifat dan terjadinya dapat dibedakan menjadi berikut...
·
Pasar Harian, adalah
suatu pasar yang dilaksanakan setiap hari, contoh pasar harian adalah pasar
sentral, pasar tanah abang
·
Pasar Mingguan, adalah
suatu pasar yang dilaksanakan setiap satu minggu satu kali, contohnya pasar
senin dan pasar minggu.
·
Pasar Tahunan, adalah
pasar yang dilaksanakan satu kali dalam satu tahun, contoh pasar tahunan adalah
pasar raya jakarta (PRJ).
·
Pasar Temporer, adalah
pasar yang pelaksanaannya sewaktu-waktu terjadi, contoh pasar temporer adalah
bazar dan pasar murah.
b. Berdasarkan
Wujudnya
Bentuk pasar menurut
wujudnya meliputi pasar konkret dan pasar abstrak antara lain...
·
Pasar Konkret (pasar
nyata) adalah pasar tempat terjadinya hubungan secara langsung antara penjual
barang dengan calon pembeli, contoh pasar konkret adalah pasar tradisional,
supermarket, mall, serta swalayan, dan lain-lain.
·
Pasar Abstrak (pasar
tidak nyata), adalah pasar di mana antara pembeli dan penjual bertemu, tetapi
barang yang diperjual belikan tidak secara langsung dapat diperoleh oleh
pembeli. Pada pasar abstrak penjual hanya memperlihatkan contoh-contoh barang
yang dijual, contoh pasar abstrak adalah telemarket dan pasar modal.
c. Berdasarkan luas
Jangkauannya
Bentuk pasar menurut
luas jangkauannya dapat dibedakan menjadi sebagai berikut...
·
Pasar Lokal adalah suatu
pasar yang pelaksanaannya dalam bentuk lokal atau daerah tertentu.
·
Pasar Nasional adalah
suatu pasar sebagai pertemuan antara penjual dengan pembeli dari berbagai
daerah atau wilayah dalam satu negara, contoh pasar nasional adalah pasar
cengkih di manado, pasar kakao di makassar, pasar tembakau di sumatra dan
lain-lain.
·
Pasar Internasional
adalah suatu pasar sebagai pertemuan antara pembeli dengan penjual di berbagi
negara contoh pasar internasional pasar karet di malaysia, pasar tembakau di
Bremen, dan pasar Kopi di Amerika.
d. Berdasarkan Hubungan
dengan Proses Produksi
Bentuk proses menurut
hubungannya dengan proses produksi dapat dibedakan menjadi berikut....
·
Pasar Input (Pasar
faktor-faktor produksi) adalah pasar yang memperjualbelikan hasil-hasil
produksi alam berupa hasil pertanian, tanah dan tenaga kerja, serta barang
modal.
· Pasar Output (Pasar Produk) adalah pasar yang
memperjuabelikan barang-barang hasil produksi (dalam bentuk barang jadi).
e. Berdasarkan
Bentuk
Bentuk pasar berdasarkan
bentuk dari struktur pasar dapat dibedakan menjadi berikut...
·
Pasar Persaingan
Sempurna (Perfect Competition Market) adalah pasar di mana penjual dan pembeli
tidak dapat mempengaruhi harga, jadi harga di pasar benar-benar merupakan hasil
kesepakatan dan interaksi antara penawaran mencerminkan keinginan
produsen.
·
Pasar Persaingan Tidak
Sempurna (Inperfect Competition Market) adalah pasar dimana terdapat satu atau
beberapa penjual yang menguasai pasar. Pasar persaingan tidak sempurna terbagi
atas 3 jenis antara lain pasar monopoli, oligopoli, monopolistis. pasar
monopoli adalah pasar yang bertindak sebagai penentu harga (price market),
pasar oligopoli adalah adalah suatu pasar dimana penawaran satu jenis barang
dikuasai oleh beberapa perusahaan, sedangkan pasar monopolistis adalah suatu
bentuk pasar dimana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang dengan
jenis yang berbeda.
Mengenal
Pasar Modal dan Manfaat-Manfaatnya
Dari berbagai macam media masa atau
perbincangan sehari-hari kita sering mendengar istilah pasar modal. Bagi yang
awam, sempat terpikirkan, apakah yang dimaksud dengan pasar modal? Apa
manfaatnya bagi setiap elemen yang berperan di pasar modal tersebut? Dalam
kesempatan kali ini, kami akan membahas lebih dalam manfaat pasar modal bagi
pemerintah, investor, masyarakat, dan bagi emiten itu sendiri.
Pasar modal layaknya sebuah pasar
tempat bertemu penjual dan pembeli dan yang diperjualbelikan adalah
instrumen-instrumen pasar modal. Instrumen pasar modal yang biasa
diperjualbelikan disini diantaranya adalah saham, obligasi, reksadana, surat
utang negara dan surat berharga lainnya.
Setiap pihak yang turut serta dalam
transaksi pasar modal tentunya ingin mendapatkan manfaat atau keuntungan.
Ulasan berikut ini adalah manfaat pasar modal secara spesifik sesuai dengan perannya
masing-masing yang akan memberikan gambaran lengkap bagi Anda.
Manfaat Pasar Modal Bagi
Negara

Manfaat Utama Pasar Modal untuk
Kesejahteraan Rakyat via shutterstock.com
Peran negara dalam hal ini dijalankan
oleh pemerintahan, mendapatkan berbagai macam keuntungan dengan adanya pasar
modal, dan yang paling utama adalah negara dapat mengambil keuntungan untuk
kepentingan seluruh rakyat. Selain itu ada manfaat penting lainnya yang erat
kaitannya dengan perekonomian yaitu pemerintah memiliki kesempatan untuk ikut
campur dalam menjaga stabilitas perekonomian negara melalui pasar modal.
Berikut
ulasan lengkap beberapa manfaat pasar modal bagi pemerintah/negara:
1. Pasar Modal adalah Salah
Satu Sumber Pendapatan Negara yang Penting
Dari mana negara mendapatkan penghasilan
dari adanya pasar modal? Tentu saja dari pajak. Dengan adanya berbagai macam
transaksi di pasar modal maka negara bisa menarik pajak dari pihak yang
melakukan transaksi. Pajak tersebut kemudian akan masuk ke dalam kas negara
yang kemudian bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan.
2. Pasar Modal Membantu
Negara dalam Menjalankan Roda Perekonomian
Laju perputaran uang yang terjadi dalam
transaksi jual beli instrumen investasi sangat mempengaruhi roda perekonomian
suatu negara. Efek yang langsung dirasakan adalah semakin terbukanya peluang
perusahaan untuk tumbuh bersama investor yang membeli
instrumen investasi tersebut.
3. Negara bisa Memantau
Transaksi Modal
Dari banyaknya aktivitas di lantai bursa
maka kemungkinan besar juga terjadi transaksi gelap. Oleh karena itu pemerintah
memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga stabilitas pasar modal.
Pemerintah bisa mengawasi transaksi di pasar modal melalui Badan Pengawas Pasar
Modal untuk memantau perkembangan aktivitas di lantai bursa.
4. Memantau Perusahaan yang
Berlaku Sebagai Emiten
Dengan banyaknya emiten (perusahaan) yang
ikut dalam pasar modal pemerintah juga memiliki kesempatan untuk memantau
perusahaan tersebut. Pemerintah akan bisa membuat kategori mana perusahaan yang
sedang berkembang, ataupun perusahaan yang akan bangkrut.
5. Menarik Investor Asing
Agar Ikut Menanamkan Modalnya di Dalam Negeri
Dengan adanya keterbukaan informasi
perusahaan sebagai emiten, maka pemerintah juga dapat mengambil kesempatan
tersebut untuk menarik investor asing. Dengan adanya persaingan yang sehat dan
perusahaan yang memiliki daya saing tinggi, maka investor asing akan
berduyun-duyun menginvestasikan dana mereka.
6. Memantau Kinerja dan
Aktivitas Pihak Asing yang Berkontribusi di Dalam Pasar Modal
Mengingat pasar modal sifatnya adalah
terbuka dan berskala internasional, maka pemerintah dapat mengetahui dengan
mudah seluk beluk perusahaan yang terdaftar di pasar modal.
7. Tempat bagi Negara untuk
Menjual Wurat Berharga kepada Investor
Di pasar modal negara juga bisa melepas
obligasi yang bisa dibeli oleh investor. Ini sangat berguna jika negara sedang
membutuhkan dana segar.
Manfaat
Pasar Modal Bagi Investor
Dalam pasar modal investor berberan penting sebagai
pembeli instrument modal yang dikeluarkan oleh para emiten. Sebenarnya investor
dapat membeli instrument investasi dimanapun yang mereka inginkan. Salah satu
ceruk pasar yang biasa mereka pilih adalah pasar modal. Lantas, apa saja
manfaat pasar modal bagi investor? Berikut ini ulasannya
1. Tempat Menanamkan Modal untuk Mendapatkan Keuntungan
Pada
dasarnya semua orang membutuhkan rencana keuangan jangka panjang dan investasi
menjadi pilihan terbaik. Bagi investor keberadaan pasar saham sangat membantu
untuk memutar uang mereka. Dengan banyaknya instrumen investasi dari berbagai
macam perusahaan yang bisa dipilih di pasar modal, maka kesempatan investasi
juga lebih menjanjikan.
2. Pengelolaan yang Profesional dan Transparan bisa Meminimalisir
Risiko Investasi
Karena
pasar modal sifatnya terbuka, dengan leluasa investor dapat melihat rekam jejak
dari sebuah emiten sebelum mereka memutuskan untuk investasi. Belum lagi dengan
adanya manajer investasi yang akan mengarahkan kita untuk setiap kebijakan yang
kita buat. Di dalam pasar modal, rata-rata para emiten yang terdaftar disana
adalah mereka yang memiliki reputasi bagus.
3. Mencari Keuntungan dan Deviden
Tentu
saja sebagai seorang investor tujuan utamanya adalah mencari keuntungan. Dengan
investasi maka selain mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual terhadap
penjualan surat-surat berharga tersebut, seorang investor juga bisa mendapatkan
keuntungan lainnya yang berupa deviden.
4. Dapat mengambil Alih Kepemilikan suatu Perusahaan
Investor
dapat mengambil kesempatan untuk memiliki sebagian besar saham dari suatu
perusahaan. Ini sangat mudah terjadi di pasar modal ketika ada perusahaan yang
memiliki permasalahan keuangan.
5. Memperluas Jaringan Bisnis
Karena
banyaknya perusahaan yang terdaftar di pasar modal, maka investor dapat
memanfaatkan data-data yang didapatkan tersebut untuk memperluas jaringan
bisnis. Mengenai caranya bisa bermacam-macam mulai dari membeli saham dan lain
sebagainya.
6. Sebagai Tempat Jual-beli Instrumen Modal
Peran
investor selain sebagai pembeli instrumen investasi, tentunya mereka juga akan
menjadi penjual. Di pasar modal itulah mereka bisa membeli atau menjual kembali
surat-surat berharga yang mereka miliki.
7. Memiliki Hak Suara pada Rapat Umum Pemegang Saham
RUPS
adalah rapat yang diadakan oleh para pemegang saham. Di sini seorang investor
dapat mengemukakan pendapatnya tentang kebijakan suatu perusahaan.
Manfaat Pasar Modal Bagi Masyarakat
Dalam pasar modal investor berberan penting sebagai
pembeli instrument modal yang dikeluarkan oleh para emiten. Sebenarnya investor
dapat membeli instrument investasi dimanapun yang mereka inginkan. Salah satu
ceruk pasar yang biasa mereka pilih adalah pasar modal. Lantas, apa saja
manfaat pasar modal bagi investor? Berikut ini ulasannya
1. Tempat Menanamkan Modal untuk Mendapatkan Keuntungan
Pada
dasarnya semua orang membutuhkan rencana keuangan jangka panjang dan investasi
menjadi pilihan terbaik. Bagi investor keberadaan pasar saham sangat membantu
untuk memutar uang mereka. Dengan banyaknya instrumen investasi dari berbagai
macam perusahaan yang bisa dipilih di pasar modal, maka kesempatan investasi
juga lebih menjanjikan.
2. Pengelolaan yang Profesional dan Transparan bisa Meminimalisir
Risiko Investasi
Karena
pasar modal sifatnya terbuka, dengan leluasa investor dapat melihat rekam jejak
dari sebuah emiten sebelum mereka memutuskan untuk investasi. Belum lagi dengan
adanya manajer investasi yang akan mengarahkan kita untuk setiap kebijakan yang
kita buat. Di dalam pasar modal, rata-rata para emiten yang terdaftar disana
adalah mereka yang memiliki reputasi bagus.
3. Mencari Keuntungan dan Deviden
Tentu
saja sebagai seorang investor tujuan utamanya adalah mencari keuntungan. Dengan
investasi maka selain mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual terhadap
penjualan surat-surat berharga tersebut, seorang investor juga bisa mendapatkan
keuntungan lainnya yang berupa deviden.
4. Dapat mengambil Alih Kepemilikan suatu Perusahaan
Investor
dapat mengambil kesempatan untuk memiliki sebagian besar saham dari suatu
perusahaan. Ini sangat mudah terjadi di pasar modal ketika ada perusahaan yang
memiliki permasalahan keuangan.
5. Memperluas Jaringan Bisnis
Karena
banyaknya perusahaan yang terdaftar di pasar modal, maka investor dapat
memanfaatkan data-data yang didapatkan tersebut untuk memperluas jaringan
bisnis. Mengenai caranya bisa bermacam-macam mulai dari membeli saham dan lain
sebagainya.
6. Sebagai Tempat Jual-beli Instrumen Modal
Peran
investor selain sebagai pembeli instrumen investasi, tentunya mereka juga akan
menjadi penjual. Di pasar modal itulah mereka bisa membeli atau menjual kembali
surat-surat berharga yang mereka miliki.
7. Memiliki Hak Suara pada Rapat Umum Pemegang Saham
RUPS
adalah rapat yang diadakan oleh para pemegang saham. Di sini seorang investor
dapat mengemukakan pendapatnya tentang kebijakan suatu perusahaan.
Pasar
adalah proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli untuk melakukan
transaksi
Fungsi
pasar:
1.
Fungsi
distribusi: pasar menjadi sarana bagi produsen untuk menyalurkan barang kepad
akonsumen
2.
Fungsi
pembentukan harga: di pasar terjadi tawar menawar hingga terbentuk harga yang
disepakati pembeli dan penjual
3.
Fungsi
promosi: pasar memperkenalkan produk-produk baru kepada konsumen
Macam-macam
Pasar
1.
Berdasarkan
wujudnya: pasar konkret dan pasar abstrak
2.
Berdasarkan
jenis barang yang diperdagangkan: pasar barang konsumsi, pasar barang produksi
3.
Berdasarkan
luas jaringan distribusi: pasar setempat/daerah, pasar nasional, pasar
regional, pasar internasional
4.
Berdasarkan
waktu penyelenggaraan: pasar harian, pasar mingguan, pasar bulanan, pasar
tahunan
5.
Berdasarkan
organisasi/strukturnya: pasar persaingan sempurna (barang yang dijual sejenis)
dan pasar persaingan tidak sempurna (barnag yang dijual beraneka ragam)
N. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
1. Pengertian IPTEK
IPTEK
adalah akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dimana dari akronim
tersebut mempunyai artinya sendiri, baik Ilmu, Pengetahuan, maupun Teknologi.
Ilmu dapatlah dipandang sebagai
produk, sebagai proses, dan sebagai paradigma etika.
1.
Ilmu
dipandang sebagai proses karena
ilmu merupakan hasil dari kegiatan sosial, yang berusaha memahami alam, manusia
dan perilakuknya baik secara individu atau kelompok.
2.
Ilmu
sebagai produk artinya
ilmu diperoleh dari hasil metode keilmuan yang diakui secara umum dan sifatnya
yang universal. Oleh karena itu ilmu dapat diuji kebenarannya, sehingga tidak
mustahil suatu teori yang sudah mapan suatu saat dapat ditumbangkan oleh teori
lain.
3.
Ilmu
sebagai paradigma ilmu, karena
ilmu selain universal, komunal, juga alat meyakinkan sekaligus dapat skeptis,
tidak begitu saja mudah menerima kebenaran.
Selanjutnya
mengenai pengertian Ilmu, Pengetahuan dan teknologi:
Ilmu adalah pemahaman mengenai suatu pengetahuan, yang
mempunyai fungsi untuk mencari, menyelidiki, lalu menyelesaikan suatu
hipotesis. Ilmu juga yaitu merupakan suatu pengetahuan yang sudah teruji akan
kebenarannya.
Pengetahuan adalah suatu yang diketahui ataupun disadari oleh
seseorang yang didapat dari pengalamannya. Pengetahuan juga tidak dapat
dikatakan sebagai suatu ilmu karena kebenarannya belum teruji. Pengetahuan
muncul disebabkan seseorang menemukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah
dilihatnya.
Teknologi adalah suatu penemuan melalui proses metode ilmiah, untuk
mencapai suatu tujuan yang maksimal. Atau dapat diartikan sebagai sarana bagi
manusia untuk menyediakan berbagai kebutuhan atau dapat mempermudah aktifitas.
Perkembangan
dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi
kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut
kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat
mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot
manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.
Begitupun
dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer,
seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai
bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita
capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak
kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
2. Dampak Positif dan Dampak Negatif dari
Perkembangan Teknologi
1. Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam
bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari
kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:
a.
Kita
akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di
bumi bagian manapun melalui internet
b.
Dapat
berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan
melalui handphone
c.
Mendapatkan
layanan bank yang dengan sangat mudah.
Disamping
keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi
tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
Pemanfaatan jasa komunikasi oleh
jaringan teroris (Kompas)
a.
Penggunaan
informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa
disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
b.
Kerahasiaan
alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi
tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara
langsung dari internet.
c.
Kecemasan
teknologi, selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer.
Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting
dalam komputer inilah beberapa contoh strees yang terjadi karena teknologi.
Rusaknya modem internet karena disambar petir.
2.
Peran
Iptek dalam Kegiatan Ekonomi
1. Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi
Ilmu
pengetahuan dan teknologi berkembang pesat sehingga berpengaruh besar
terhadap sendi – sendi kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut mendukung berbagai
peranan serta dampak IPTEK dalam berbagai bidang, seperti Bidang Ekonomi,
Sosial, dan Budaya.
a) Bidang Ekonomi
Ekonomi
adalah kebutuhan manusia, maka sipa yang dapat menguasai perekonomian, dialah
yang memegang kekuasaan. Pada saat mata pencaharian utama manusia masih
menyangkut soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan. Sedangkan ketika
industri memegang peranan penting dalam ekonomi maka kaum kapitalislah yang
memegang peranan utama dalam penyediaan segala kebutuhan manusia. Sekarang kaum
kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui
batas negaranya yang disebut Multi National Corporation (MNC). Kadang-kadang
perusahaan perusahaan multinasional ini di negara – negara berkembang ikut
serta menentukan politik pemerintahan.
Perusahaan
besar semacam itu tidak mungkin berkembang tanpa dukungan
teknologi walaupun sebagian penduduk dunia masih hidup di bawah garis
kemiskinan namun sebagian besar sudah dapat merasakan manfaat dipergunakannya
teknologi modern, karena kebutuhan hidupnya dapat dengan mudah diperoleh dengan
harga yang relative lebih murah. Cara pembayarannya pun dapat dilakukan dengan
tunai atau kredit.
Pada bidang
ekonomi, kemajuan IPTEK dapat dirasakan, hal ini terbukti karena saat ini
banyak orang-orang yang kehidupannya makin sejahtera berkat usahanya dalam
bidang IPTEK. Sebagai Contoh, kita dapat membuat software game yang saat ini
sangat diminati oleh masyarakat terutama pada anak-anak. Selain itu, kita dapat
memanfaatkan media elektronik lainnya untuk mengembangkan usaha kita. Dengan
teknologi, kita juga dapat mempromosikan usaha-usaha kita :)
Dengan
demikian, dapat kita simpulkan dampak positif dari IPTEK dalam
bidang Ekonomi:
·
Pertumbuhan
Ekonomi yang Semakin Tinggi
·
Terjadinya
Industrialisasi
·
Produktifitas
dunia industri semakin meningkat.
Kemajuan
teknologi, akan meningkatkan baik dari teknologi industri maupun pada aspek
jenis produksi. investasi dan reinvestasi berlangsung secara besar-besaran,
sehingga produktivitas dunia ekonomi semakin meningkat. Di masa depan, akan
segera muncul teknologi bisnisyang memungkinkan konsumen melakukan kontak
langsung dengan pabrik. Jadi, kita tidak perlu lagi pergi ke toko untuk membeli
barang tersebut.
·
Persaingan
dalam dunia kerja, akan menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan
pengetahuan yang dimiliki. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja
yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. akibatnya, pendidikan yang
diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu
mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan
tuntutan tenaga kerja.
·
Mampu
menjadikan produk kedokteran menjadi komoditas
Dan,
dampak negatifnya, antara lain:
·
Terbukanya
pasar bebas, memungkinkan produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan
banyaknya produk luar negeri yang masuk dan dengan harga yang lebih murah,
dapat mengurangi rasa kecintaan kita terhadap produk dalam negeri.
·
Terjadinya
pengangguran bagi individu yang tidak memiliki skill dan
kualifikasi sesuai dengan yang dibutuhkan
·
Sifat
konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan
melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan. Misalnya:
konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
·
Apabila
tidak update dengan IPTEK yang semakin maju, kita akan dipermainkan oleh
orang- orang yang tidak bertanggung
jawab yang sangat ahli dibidangnya (misalnya: hacker)
O. Peran Kewirausahaan dalam Membangun Ekonomi
Indonesia
Seperti
yang kita ketahui kegiatan yang yang dilakukan manusia setiap hari dalam rangka
memenuhi kebutuhan.Untuk memenuhi kebutuhan manusia yang selalu bertambah dan
menuntut kualitas yang lebih bagus, maka sebagai produsen perlu ada inovasi
dalam roduksinya.Kebutuhan manusia yang sangat bervariasi tentu saja harus
diikuti dengan kemampuan pengusaha untuk membuat hasil produksi yang lebih
bagus dan lebih kreatif. Kemampuan manusia untuk menghasilkan sesuatu yang lain
dari pengusaha lain tentu perlu kemampuan untuk mengembangkan yang sudah ada
atau membuat sesuatu yang baru agar barang produksinya laku di pasar.
1.
Kreativitas
Kegiatan
membuat suatu produk yang berasal dari barang bekas.Barang bekas bisa dijadikan
sesuatu karya yang indah dan memiliki nilai jual.Seseorang mampu membuat
sesuatu yang indah dengan nilai jual tinggi adalah hasil kreativitas orang
tersebut. Kreativitas merupakan salah satu ciri dari jiwa wirausaha.
Kemampuan
untuk melakukan kreativitas ini tergantung kemauan manusia untuk mengembangkannya.
Kreativitas
sudah kita miliki dari sejak kecil. Kita perhatikan kembali masamasa kecil jika
anak menginginkan sesuatu maka anak itu akan melakukan sesuatu yang membuat
orang tuanya mengerti bahwa anak ingin sesuatu. Sikap ini sebenarnya
kreativitas anak itu agar orang tua perhatian terhadap keinginannya.Apa yang
dimaksud dengan kreativitas ? Sebelum memahami apa itu
kreatif, coba perhatikan contoh di bawah ini .“Sekarang banyak produk yang
dibuat berdasarkan apa yang menjadi trend dari tayangan film di TV.
Contoh
lihat tayangan film anak-anak "Unyil", maka banyak sekali produk yang
dihasilkan dari tokoh film itu. Seperti boneka, baju kaos, tas,buku, dan
lain-lain. Ini menunjukkan bahwa produsen melakukan berbagai gagasan kreatif
memenuhi kebutuhan masyarakat terutama anak-anak kecil. Ide–ide pembuatan
produk ini tentu merupakan kreativitas pengusaha untuk menawarkan
hasil produksinya. Hasil produksi itu laku di pasar bahkan orang tuanya juga
menyukainya.” Banyak kisah lain yang menceritakan kehidupan seseorang yang
kreatif.
Kisah
seseorang yang mampu membuat sepeda motor kecil yang mesinnya dari mesin
pemotong rumput ini juga merupakan gagasan kreatif seseorang. Seorang dapat
membuat berbagai mainan anak-anak dari kertas bekas yang sudah dibuang di
tempat sampah seperti, lampion, ular-ularan dan mainan anak lainnya. Berdasar
beberapa contoh di atas kiranya jelas bahwa, kapan seseorang dikatakan kreatif?
Seseorang dikatakan kreatif pada saat manusia memiliki ciri-ciri sebagai
berikut.
Kreativitas adalah kemampuan seseorang
untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata
yang relaif berbeda dengan yang ada sebelumnya
Ciri-ciri
orang kreatif:
1.
Bersifat
ingin tahu
2.
Sering
mengajukan pertanyaan yang baik
3.
Banyak
gagasan dan usul-usul terhadap sustu masalah
4.
Mampu
menyatakan pendapat secara spontan tanpa malu-malu
5.
Tidak
mudah terpengaruh orang lain
6.
Mampu
mengajukan gagasan pendapat yang berbeda dengan orang lain
7.
Mempunyai
kebiasaan belajar sendiri
8.
Belajar
dari kegagalan
9.
Belajar
dari pengalaman orang lain
Apakah
kalian memiliki ciri-ciri itu ?Diantara kalian tentu ada beberapa ciri yang
kalian miliki.Ciri-ciri tersebut merupakan modal yang sangat bagus
bagi kehidupan kalian kelak. Kalian harus berusaha mengembangkan kreativitas
pada diri sendiri agar kehidupan yang akan datang menjadi manusia yang
berhasil dan sukses. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan
sesuatu yang baru, baik itu berupa gagasan maupun karya nyata yang
relatif berbeda dengan yang ada sebelumnya ( Supriadi, 2001:7). Dalam setiap
kegiatan ekonomi diperlukan suatu pemikiran yang kreatif yang dapat membantu
alternatif tindakan.
Kreativitas seseorang dapat dipengaruhi oleh kemampuan,
bakat dan ilmu pengetahuan
ditambah dengan pengalaman yang merupakan guru berharga untk
memicu kreativitas keberhasilan dalam kegiatan ekonomi. Kita harus menyadari
bahwa tantangan hidup di masa yang akan datang sangatlah berat, maka
harus dihadapi dengan kreativitas dan inovasi. Apa yang dimaksud dengan
inovasi? Inovasi merupakan penciptaan atau penemuan yang merupakan hasil
penelitian atau eksperimen.Banyak barang-barang yang memenuhi kehidupan ekonomi
kita yang merupakan dari hasil inovasi. Dan hal ini
sangat dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan bisnis. Banyak orang yang
berhasil karena ide kreatif dan inovatif
Pengusaha
yang sukses selalu melakukan inovasi bagi perkembangan perusahaannya.
Perusahaan akan selalu menghasilkan produk baru untuk mengikuti
perkembangan sesuai selera konsumen. Tujuan perusahaan melakukan
inovasi selain untuk menghasilkan hasil produksi, antara lain sebagai
berikut.
a. Membuat
desain dan model yang menarik selera konsumen.
b. Menghasilkan
barang yang berkualitas bagus.
c. Membuat
nyaman dan memberi kepuasan pada konsumen.
d. Mempunyai
ciri khas dari produk dari perusahaan lain.
e. Produknya
memiliki dayaguna dan serbaguna.
f. Menghasilkan
produk dengan harga bersaing.
2.
Kewirausahaan
Tahun
1997 Indonesia mengalami krisis ekonomi yang mengakibatkan
keadaan perekonomian sampai saat belum membaik
sepenuhnya. Banyak perusahaan yang gulung tikar karena tidak mampu bersaing
dengan produk dari Negara lain, dan pada saat memasuki era perdagangan bebas
maka rasanya tidak salah kalau kita harus mempersiapkan sumber daya manusia
yang siap bekerja. Begitu kalian selesai sekolah di SMP, apa yang dapat kamu
lakukan untuk memenuhi
kehidupan kamu ? Tidak semua anak bernasib sama yaitu
dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dengan
demikian mulailah dari sekarang untuk
dapat mengembangkan diri dengan gagasan kreatif.
Disamping kita dapat membuka lapangan kerja sendiri juga
dapat membuka lapangan kerja bagi
orang lain. Pengangguran setiap
hari semakin bertambah oleh karena hal itu diperlukan
suatu penanganan yang serius untuk dapat membantu masalah
penciptaan lapangan kerja. Untuk
mengatasi masalah ini gagasan kreatif sangat diperlukan
dalam kehidupan ekonomi. Karena gagasan ini para pelaku
ekonomi muncul suatu ide yang
inovatif yang akhirnya dapat menjadi pendorong dalam
meningkatkan kegiatan ekonomi. Munculnya gagasan-gagasan
yang kreatif diharapkan
menimbulkan kemampuan melakukan kegiatan ekonomi. Salah satu caranya yaitu
menunjukkan kemampuan kemandirian itu. Seorang wirausaha adalah orang-orang
yang mempunyai kemampuan melihat dan menangkap peluang bisnis, mengumpulkan
sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan mengambil tindakan
yang tepat, serta memastikan keberhasilan. Seorang wirausaha tidak hanya mampu berbuat sesuatu yang baik bagi dirinya
melainkan bagi orang lain. Peranan wirausaha juga mampu
membuka lapangan kerja baru, sehingga dapat
membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran.
Ciri–ciri
wirausaha adalah orang yang memiliki potensi untuk berprestasi. Ia senantiasa memiliki motivasi yang besar
untuk maju dan berprestasi. Dalam kondisi dan situasi
yang bagaimanpaun, ia mampu menolong dirinya
dalam mengatasi permasalahan hidupnya. Dengan kekuatan
yang ada pada dirinya, manusia
wirausaha mampu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya.
Disamping itu, manusia wirausaha mampu mengatasi
kemiskinan, tanpa menunggu pertolongan
orang lain. Seseorang wirausaha juga memilki semangat, sikap, perilaku dan
kemampuan dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari,
menciptakan, serta merupakan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan
efisiensi.
Ciri-ciri manusia wirausaha:
1.
Mempunyai
kepribadian yang kuat
2.
Memiliki
sikap mental seorang wiraswasta
3.
Memiliki
kepekaan terhadap arti leingkungan
4.
Memiliki
keterampilan wiraswasta
5.
Memiliki
kemampuan untuk mencari informasi
3.
TANTANGAN UKM DALAM MENGHADAPI
MEA
Tahun 2015 merupakan tahun mulai diberlakukannya kesepakatan antara para
pemimpin ASEAN yang telah dirintis sejak 2003 yang dikenal dengan MEA
(Masyarakat Ekonomi ASEA).
Tujuan adanya MEA ini sebenarnya adalah untuk memberdayakan negara-negara
anggota ASEAN agar lebih aktif, produktif, dan berkembang lebih pesat di Dunia
karena diperkirakan Negara ASEAN akan menjadi engine of growth bagi
ekonomi Dunia. Tepatnya pada tanggal 31 Desember 2015 mendatang, tatanan
kehidupan ekonomi masyarakat ASEAN akan berubah dengan adanya MEA ini yaitu
terjadinya integrasi yang berupa “free trade area” (area perdagangan bebas),
penghilangan tarif perdagangan antar negara ASEAN, serta pasar tenaga kerja dan
pasar modal yang bebas. Hal ini akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan
pembangunan ekonomi negara ASEAN dengan persaingan ketat produk dalam dan luar
negeri.
Era MEA akan membawa suatu peluang sekaligus tantangan bagi ekonomi setiap
negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia. Bagaimana cara menghadapi MEA atau
era pasar bebas ASEAN tersebut mempengaruhi pertumbungan ekonomi negara.
Di Indonesia, UKM memiliki peran strategis dan kontribusi sangat besar bagi
perekonomian Nasional dengan menyumbang 53,3% dari total PDB (Pendapatan
Domestik Bruto). Jumlah UKM di Indonesia mencapai sekitar 56,2 juta unit dan
mampu menyerap 97,2% tenaga kerja dari total angkatan tenaga kerja yang ada.
Maka penguatan UKM juga menjadi fokus pemerintah dalam menghadapi MEA, salah
satunya dengan pembentukan Komite Nasional Persiapan MEA 2015 yang berfungsi
merumuskan langkah antisipasi serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan
KUKM mengenai pemberlakuan MEA pada akhir 2015. Banyak tantangan yang harus
dihadapi oleh UKM dalam menghadapi MEA tersebut antara lain yaitu:
1.
Pola pikir masyarakat Indonesia masih lebih cenderung
mengkonsumsi produk atau jasa dari luar negeri dibandingkan dari dalam negeri.
Oleh karena itu UKM harus memiliki daya saing sebagai industri kreatif dan
inovatif serta meningkatkan kualitas produk agar sesuai dengan ketentuan ASEAN
dan siap menghadapi MEA. Selain itu harus memiliki strategi diversifikasi
output dan menjaga stabilitas pendapatan usaha makro. Menentukan harga yang
bersaing dan terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk merupakan tantangan
tersendiri bagi UKM.
2.
Masih lemahnya infrastruktur seperti akses
transportasi menyebabkan biaya ekonomi menjadi lebih tinggi terutama juga bagi
sektor produksi dan bagi pasar. Sinkronsasi program dan kebijakan pemerintah
pusat dan daerah sangat perlu dilakukan agar birokrasi menjadi efisien dan
dapat berpihak pada pebisnis sehingga UKM pun siap menghadapi MEA.
3.
UKM menghadapi keterbatasan akses finansial karena
masih adanya keraguan bank terhadap UKM dalam memberikan pinjaman. Beberapa hal
yang menjadi pertimbangan bank dalam memberikan pinjaman serta menentukan suku
bunga adalah biaya dana, keuntungan perusahaan, profil risiko calon debitur,
dan sektor usaha. Banyak UKM yang belum dapat memenuhi beberapa persyaratan
tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah pun perlu proaktif memberikan penyuluhan
dan pelatihan serta memberikan ruang bagi para pengusaha UKM untuk saling
berbagi pengalaman. Sehingga UKM pun akan siap menghadapi MEA.
4.
Keterbatasan UKM dalam memanfaatkan teknologi karena
kurangnya pengetahuan dan akses sehingga aktivitas promosi terbatas dan menjadi
penghambat bagi UKM untuk memperluas target pasarnya dalam menghadapi MEA.
Mahalnya biaya untuk menyesuaikan standar dan sertifikasi internasional juga
menjadi penghambat untuk memperluas akses pasar. Hal Ini juga ada hubungannya
dengan SDM yang masih kurang berkompeten dalam mengembangkan UKM. Masih banyak
pelaku UKM yang belum memahami implikasi dan manfaat dari perdagangan bebas
ini.
5.
Investasi UKM pada pengembangan dan penelitian produk
atau jasa masih sangat rendah karena UKM lebih fokus kepada pemasaran atau
kebutuhan operasionalnya.
6.
Banyak UKM yang belum memiliki perencanaan bisnis yang
belum matang. Salah satu cara untuk membuat perencanaan yang baik bisa dengan
menggunakan jasa konsultasi dan informasi. Banyak pemilik UKM yang belum
mengetahui adanya layanan konsultasi bisnis dan belum memahami pentingnya
konsultasi bisnis untuk perencanaan jangka pendek dan jangka panjang. Kegagalan
bisnis UKM banyak disebabkan oleh perencanaan bisnis yang buruk, tidak
realistis, dan tidak spesifik. Namun biaya sewa konsultan bisnis dan pelatihan
pun masih tergolong mahal.
Peran UKM sebagai kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar dan
cukup dominan dalam perekonomian mempengaruhi pencapaian kesuksesan MEA 2015
mendatang. Oleh karena itu UKM harus dipersiapkan dengan serius dalam
menghadapi tantangan tersebut.
3.4. Memahami
berpikir kronologi, peruba han dan kesinambungan dalam kehidu pan bangsa
Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya, geografis, dan pendidikan sejak
masa pra-aksara sampai masa Hindu-Buddha dan Islam.
A. Mendefinisikan masa para aksara
Masa pra-aksara
merupakan salah satu periode dalam kehidupan manusia ketika manusia yang belum
mengenal tulisan. Pra-aksara berasal dari gabungan kata, yaitu pra dan aksara.
Pra artinya sebelum dan aksara berarti tulisan. Dengan demikian, yang dimaksud
masa pra-aksara adalah masa sebelum manusia mengenal tulisan. Masa pra-aksara
disebut juga dengan masa nirleka (nir artinya tidak ada, dan leka
artinya tulisan), yaitu masa tidak ada tulisan. Masa praaksara dikenal pula
dengan masa prasejarah.
Masa praaksara
dimulai sejak manusia ada, itulah titik dimulainya masa pra-aksara. Adapun
waktu berakhirnya masa praaksara adalah setelah manusia mulai mengenal tulisan.
Berakhirnya masa praaksara tidak sama bagi tiap-tiap bangsa. Misalnya bangsa
Mesir dan Mesopotamia, mereka telah mengenal tulisan kira-kira 3.000 tahun
sebelum Masehi. Artinya, mereka telah meninggalkan masa praaksara kira-kira
3.000 tahun sebelum Masehi.
Adapun masyarakat
di Indonesia mulai mengenal tulisan sekitar abad ke-5 Masehi. Hal ini diketahui
dari Yupa (batu bertulis peninggalan kerajaan Kutai) yang terdapat di Muara
Kaman, Kalimantan Timur. Dengan demikian, bangsa Indonesia meninggalkan masa
praaksara pada abad ke-5 Masehi.
B. Mendeskripsikan
kriteria/ciri-ciri masa pra-aksara
a.
Manusia masih hidup
mengembara (nomaden)
b.
Masyarakat belum mengenal
bercocok tanam
c.
Makanan yang diperoleh dari
alam
d.
Alat yang dibuat masih
sangat kasar
C. Mendeskripsikan periodisasi masa
pra-aksara secara geologis
1) Zaman
Arkaikum
Zaman
Arkaikum merupakan zaman tertua, zaman ini berlangsung kira-kira sejak 2.500
juta tahun yang lalu. Pada waktu itu kulit bumi masih sangat panas, sehingga
belum terdapat kehidupan diatasnya.
2) Zaman
Palaeozoikum
Zaman
kehidupan tua, berlangsung kira-kira sejak 340 juta tahun yang lalu. Zaman ini
sudah ditandai dengan munculnya tanda-tanda kehidupan, antara lain munculnya
binatang-binatang kecil yang tidak bertulang punggung, berbagai jenis ikan,
amfibi dan reptil.
3) Zaman
Mesozoikum
Zaman
kehidupan pertengahan, berlangsung sejak kira-kira 140 juta tahun lalu. Pada
zaman ini, kehidupan di bumi makin berkembang. Binatang-binatang mencapai
bentuk tubuh yang besar sekali. Kita mengenalnya sebagai Dinosaurus. Disamping
itu, juga mulai muncul berbagai jenis burung. Zaman mesozoikum disebut pula
dengan zaman reptil karena pada zaman ini jenis binatang reptil yang paling
banyak ditemukan
4) Neozoikum
atau Kenozoikum
Zaman kehidupan
baru, berlangsung sejak kira- kira 60 juta tahun yang lalu. Zaman ini dibagi
menjadi dua, yaitu zaman tertier dan zaman kuartier.
a) Zaman Tertier
Pada zaman tertier
jenis-jenis reptil besar mulai punah dan bumi umumnya dikuasai oleh hewan-hewan
besar yang menyusui. Contohnya adalah jenis gajah purba (mammuthus) yang
pernah hidup di Amerika Utara dan Eropa Utara.
b) Zaman Kuartier
Zaman kuartier berlangsung sejak
kira-kira 3.000.000 tahun yang lalu. Zaman ini sangat penting bagi kita, karena
merupakan awal kehidupan manusia pertama kali di muka bumi.
D. Mengidentifikasi hasil kebudayaan
masa pra-aksara secara geologis
-
Fosil
Adalah sisa-sisa atau bekas makhluk hidup yang menjadi batu atau mineral
-
Artefak
Adalah benda-benda seperti alat, perhiasan yang menunjukkan kecakapan
kerja manusia dan senjata atau perkakas yang digunakan
E.
Proses
perubahan bentuk muka bumi
Bentuk
muka bumi kita tercinta ini ternyata telah banyak mengalami perubahan dan tidak
langsung terbentuk seperti yang kita saksikan pada saat ini. Proses perubahan
bentuk muka bumi yang disebabkan oleh adanya tenga endogen dan eksogen. Berikut
adalah penjelasan tentang proses perubahan bentuk muka bumi.
Pada
dasarnya perubahan bentuk muka bumi disebabkan oleh dua macam tenaga geologi.
Kedua tenaga geologi tersebut adalah sebagai berikut :
Tenaga
Endogen :Tenaga yang berasal dari dalam bumi yang memiliki sifat membangun.
Yang termasuk kedalam tenaga ini adalah :
·
Tektonisme
: perubahan letak lapisan kulit bumi yang disebabkan oleh tenaga endogen
dengan arah horizontal dan vertikal. Menurut kecepatan geraknya dibedakan
menjadi dua yaitu epirogenesa yang berarti perubahan letak lapisan kulit bumi
yang gerakannya lambat pada wilayah yang luas dan orogenesis yang berarti suatu
gerakan tenaga endogen yang relatif cepat dan meliputi wilayah yang relatif
sempit.
·
Vulkanisme
adalah gerakan magma dari dalam bumi yang terdiri dari dua macam yaitu Intrusi
magma atau plutonisme yang berarti aktivitas magma yang tidak sampai ke
permukaan bumi dan Ekstrusi magma yang berarti akivitas magma yang sampai ke
permukaan bumi dan menghasilkan gunung berapi atau vulkan.
·
Gempa
Bumi atau seisme adalah getaran kulit bumi yang disebabkan oleh kekuatan dari
dalam bumi. Menurut peristiwa yang menyebabkannya gempa bumi dibedakan menjadi
3 jenis, yaitu gempa tektonik yang disebabkan oleh gerakan tektonik berupa
retakan atau patahan, gempa vulkanik yang disebabkan oleh letusan gunung
berapi, dan gempa runtuhan atau terban yang disebabkan oleh runtuhnya atap gua
yang terdapat di dalam litosfer.
Tenaga eksogen adalah tenaga yang
berasal dari luar bumi. Yang termasuk tenaga eksogen adalah sebagai berikut :
·
Erosi
adalah suatu proses pelepasan atau pemindahan massa batuan secara alamiah dari
suatu tempat ke tempat yang lain oleh suatu zat pengankut yang bergerak
dipermukaan bumi. Menurut zat pelarutnya erosi dibedakan menjadi erosi air,
erosi angin, erosi gletser, dan erosi air laut.
·
Sedimentasi
adalah proses pengendapan batuan atau tanah yang dilakukan oleh air, angin dan
es. Sedimentasi digolongkan menjadi 3 jenis yaitu sedimentasi fluvial yaitu
dimana adanya proses pengendapatan materi-materi yang diangkut oleh air
sepanjang aliran sungai yang contohnya adalah delta dan bantaran sungai,
sedimentasi eolis yaitu sedimentasi yang sering ditemukan didaerah gurun atau
pantai contohnya adalah guguk pasir, dan sedimentasi morin yaitu yang dilakukan
oleh gelombang air laut yang terdapat disepanjang pantai contohnya adalah
beach, bor dan tembolo.
F.
menjelaskan
periodisasi masa pra aksara secara arkeologi dengan benar
G.
mengidentifikasi
hasil kebudayaan pada zaman batu secara lengkap
1.
Zaman Batu Tua (Paleolithikum)
Ø Kapak Genggam : berfungsi untuk menggali umbi, memotong dan
menguliti binatang
Ø Kapak Perimbas : berfungsi untuk merimbas kayu, memecahkan
tulang, dan sebagai senjata yang banyak ditemukan di Pacitan.
Maka Ralph Von Koeningswald menyebutkan
kebudayaan Pacitan. Dan pendukung kebudayaan Pacitan adalah jenis
Phitecantropus.
Ø Alat-alat dari tulang dan tanduk binatang : berfungsi sebagai
alat penusuk, pengorek dan tombak. Banyak ditemukan di ngandong. Pendukung
kebudayaan ini adalah Homo Wajakensis, dan Homo Soloensis.
Ø Alat Serpih
(flakes) – terbuat dari batu bentuknya kecil, ada juga yang terbuat dari batu
induk (kalsedon) : berfungsi untuk mengiris daging atau memotong umbi-umbian
dan buah-buahan. Pendukung kebudayaan ini adalah Homo soloensis dan Homo
wajakensis.
2.
Zaman Batu Madya (Mesolithikum)
Pada zaman ini
alat-alat dari batu sudah mulai digosok, tetapi masih belum halus. Manusia
pendukung ini adalah homo sapiens, khususnya Papua Melanesoide.
Ø Kapak Sumatra (Pebble)
Sejenis kapak genggam yang sudah digosok, tetapi
belum sampai halus. Terbuat dari batu kali yang dipecah atau dibelah.
Ø Kjokenmoddinger
Dari bahasa denmark yang artinya sampah dapur.
Ø Abris Sous Roche
Adalah tempat tinggal yang berwujud goa-goa dan
ceruk-ceruk di dalam batu karang untuk berlindung.
Ø Batu Pipisan
Terdiri dari batu penggiling dan landasannya.
Berfungsi untuk menggiling makanan, menghaluskan bahan makanan.
3.
Zaman Batu Baru (Neolithikum)
Peralatan batu pada
zaman ini sudah halus karena manusia pendukung sudah mengenal teknik mengasah
dan mengupam.
Ø Kapak Persegi
Adalah kapak yang penampang lintangnya berbentuk
persegi panjang atau trapesium. Ditemukan di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
Tenggara, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan. Sebutan kapak persegi diberikan
oleh Von Heine Geldern.
Ø Kapak Lonjong
Adalah kapak yang penampangnya berbentuk lonjong
memanjang. Ditemukan di Irian, seram, Gorong, Tanimbar, Leti, Minahasa, dan
Serawak.
Ø Kapak Bahu
Adalah kapak persegi namun pada tangkai diberi
leher sehingga menyerupai botol persegi. Kapak bahu hanya ditemukan di
Minahasa, Sulawesi Utara.
4.
Zaman
Batu Besar (Megalithikum)
1. Menhir : tugu batu yang didirikan sebagai pemujaan roh nenek
moyang memperingati arwah nenek moyang.
2. Dolmen : meja batu, merupakan tempat sesaji dan
pemujaan kepada roh nenek moyang. Ada pula yang digunakan untuk kuburan.
3. Sarchopagus atau keranda : bentuknya seperti lesung yang
mempunyai tutup atau ada juga seperti telur dibelah dua.
4. Kubur Batu : peti mati yang terbuat dari batu besar yang
masing-masing papan batunya lepas satu sama lain
5. Punden Berundak : bangunan tempat pemujaan yang tersusun
bertingkat-tingkat seperti tangga.
6. Waruga : peti kubur peninggalan budaya Minahasa pada zaman
megalitikum. Didalam peti pubur batu ini akan ditemukan berbagai macam jenis
benda antara lain berupa tulang- tulang manusia, gigi manuisa, periuk tanah
liat, benda- benda logam, pedang, tombak, manik- manik, gelang perunggu,
piring.
H.
mengidentifikasi
hasil kebudayaan pada zaman logam dengan benar
a.
Zaman
Perunggu
Ø Candrasa adalah kapak corong yang satu
sisinya memanjang. Candrasa ini biasanya digunakan sebagai tanda kebesaran dan
alat upacara saja. Banyak ditemukan di Yogyakarta dan Roti.
Ø Bejana Perunggu : bentuknya seperti periuk
tapi langsung dan gepeng. Ditemukan di tepi danau Kerinci dan juga di Madura.
Ø Nekara: genderang dari perunggu yang berfungsi sebagai alat
upacara, yaitu ditabuh untuk memanggil arwah/roh nenek moyang. Ditemukan di
Jawa, Bali, Roti, Selayar, dan Kei. Nekara terbesar tan ditemukan dibali yang
dikenal dengan Nekara Bulan Pejeng. Ada juga nekara berukuran kecil yang
disebut dengan Moko dietmukan di daerah Alor. Moko dapat difungsikan sebagai pustaka
atau mas kawin.
b.
Zaman
Besi
Pada masa ini manusia telah dapat melebur besi untuk dituang
menjadi alat-alat yang dibutuhkan, pada masa ini di Indonesia tidak banyak
ditemukan alat-alat yang terbuat dari besi.
• Mata kapak, yang
dikaitkan pada tangkai dari kayu, berfungsi untuk membelah kayu
·
Mata Sabit, digunakan
untuk menyabit tumbuh-tumbuhan
·
Mata pisau
· Cangkul, dll
I.
membuat
perbandingan kehidupan social masyarakat pada masa zaman batu dengan zaman
logam dalam bentuk table
J.
Menjelaskan
nilai religius (Kepercayaan) masyarakat pra aksara
Masayarakat pra aksara mempercayai
adanya yangdipandang keramat ditempati roh halus atau makhluq ghaib (animisme)
dan benda memiliki kekuatan (dinamisme)
K.
Menjelaskan
nilai budaya gotong royong masyarakat pra aksara
Nilai gotong royong
masyarakatpraaksara terlihat dalam membangun rumah yang dikerjakan secara
bersama-sama
L.
Mencontohkan
nilai musyawarah masyarakat pra aksara
Ditunjukkan dengan ditunjuknya
pemimpin yang dianggap paling tua yang mengatur masyarakat
M.
Menunjukkan
nilai keadilan yang sudah diterapkan masyarakat pra aksara
Ditunjukkan adanya pembagian tugas
sesuai dengan kemampuan dan keahlian misalnya tugas laki-laki berbeda dengan
tugas perempuan
N.
Mengindentifikasi
alat-alat yang digunakan bercocok tanam masa masyarakat pra aksara Beliung
persegi, kapak perimbas dan alat serpih
O.
Menjelaskan
tradisi bahari masa masyarakat pra aksara
Masyarakt pra aksara telah melakukan
pelayaran antar pulau dengan emmakai perahu yang sanga tsederhana seperti
perahu bercadik
P. Menunjukkan
asal usul nenek moyang bangsa Indonesia
Nenek moyang bangsa Indonesia
adalah manusia leluhur
bangsa Indonesia yang menghasilkan keturunan seperti manusia Indonesia sampai
saat ini. Asal usul nenek moyang suatu bangsa tidak terlepas dari masalah ras (keturunan). Ada
beberapa ras besar dunia seperti ras kaukasoid, mongoloid dan negroid. Ras
khusus bangsa Indonesiatermasuk ras mongoloid terutama Melayu Mongoloid.
•
Nenek
moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah Yunan di Cina Selatan.
•
Mereka
termausk rumpun bangsa Austronesia.
•
Bangsa
Austronesia yang masuk ke Indonesia disebut bangsa Melayu, dibedakan menjadi
bangsa Proto Melayu dan bangsa Deutero Melayu.
Persebaran
nenek moyang Bangsa Indonesia
Menurut Kern dan Heldern , nenek
moyang bangsa Indonesia berasal dari dataran Asia terutama Dataran
Tinggi Yunan (Hindia Belakang). Persebaran nenek moyang bangsa Indonesia
melalui peiode :
•
Periode persebaran tahun 1500 SM (Proto
Melayu) melalui dua jalur yaitu : Jalur barat/selatan : dari Yunan
melalui Malaya-Sumatera-Jawa–Kalimantan dan jalur timur /utara : dari
Yunan Kepulauan Ryuku Jepang – mengarungi lautanmenuju Taiwan - Vietnam - Filipina-Sangir-masuk Sulawesi
dan Papua.
Proto Melayu Membawa perkakas dari batu
berupa Kapak Persegi dan Kapak Lonjong. Kapak Persegi dibawa oleh Proto Melayu yang
bermigrasi melalui jalur barat. Sedangkan kapak lonjong dibawa oleh Proto
Melayu yang bermigrasi melalui Jalur Timur.
•
Periode persebaran tahun 500 SM (Deutero
Melayu), persebarannya melalui Dataran Asia-Semenanjung Malaya, Sumatera,
dan Jawa yang membawa kebudayaan logam yang pusatnya di Dongson. Bangsa
Indonesia termasuk keturunan proto melayu seperti : suku Toraja, Mentawai
dan Dayak, sedangkan keturunan Deutero Melayu seperti suku : Melayu,
Minang, Jawa dan Bugis.

Menganalisa proses
masuknya Hindu Budha di Indonesia
Hubungan dagang antara
India dan Cina semula dilakukan melalui
jalur darat yang dikenal dengan jalur sutera.
Jalur ini membentang dari Cina, melewati Asia
Tengah, sampai
ke Eropa. Komoditi utama yang diperdagangkan adalah kain sutera dari Cina, itulah mengapa
jalur tersebut dinamakan
sebagai Jalur Sutera. Selain kain sutera,
wawangian dan rempah-rempah juga menjadi komoditas
yang sangat laris di Eropa. Akan tetapi
sejak awal abad Masehi
jalur itu dialihkan melalui laut karena situasi
jalan darat di Asia Tengah
sudah tidak aman. Jalan laut yang terdekat
dari India ke Cina, yaitu melalui Selat Malaka.
Peralihan rute perdagangan ini telah membawa
keuntungan bagi masyarakat di Indonesia. Kepulauan Indonesia
menjadi daerah transit
(pemberhentian) bagi pedagang-pedagang Cina dan pedagang-pedagang India. Masyarakat di Indonesia juga ternyata ikut aktif dalam
perdagangan tersebut sehingga terjadilah kontak
hubungan di antara
keduanya (Indonesia-India dan
Indonesia- Cina).
Hubungan dengan kedua bangsa itu menyebabkan pengaruh Hindu- Buddha yang berasal
dari India berkembang di Indonesia. Namun demikian,
tidak diketahui secara
pasti mengenai kapan dan bagaimana
proses masuknya kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia. Sampai saat ini masih ada perbedaan
pendapat mengenai cara dan proses
masuknya kebudayaan Hindu-Buddha ke Kepulauan Indonesia.
Sejak abad pertama masehi wilayah Indonesia
sudah banyak menarik bangsa-bangsa asin, terutama pedagang untuk
mengunjunginya, hal ini disebabkan oleh :
1.
Letaknya
sangat strategis, karena berada pada jalur perdagangan
laut antara India dan Cina.
2.
Tanah
Indonesia sangat subur sehingga banyak hasil bumi yang
dapat dijadikan barang dagangan.
3.
Indonesia
dilalui angina musim yang dapat dimanfaatkan untuk pelayaran.
Menurut para ahli sejarah, cara
masuk dan proses penyebaran agama Hindu-Budha di Indonesia terbagi menjadi 2,
yaitu:
·
Masyarakat
Nusantara berperan pasif
Maksudnya adalah masyarakat Nusantara mempelajari agama
Hindu dan Buddha melalui masyarakat India dan China yang datang ke Nusantara.
·
Masyarakat
Nusantara berperan aktif
Masyarakat Nusantara belajar langsung ke India dan China
untuk mempelajari agama tersebut secara mendalam kemudian kembali ke Nusantara
sebagai penyebar agama tersebut.
Dari 2 cara tersebut, muncul 5 teori
tentang masuknya agama Hindu-Buddha. 3 untuk yang berperan pasif (1 – 3) dan
2 untuk yang berperan aktif (4 – 5). Berikut ini adalah teori-teorinya:
Membedakan teori – teori
masuknya Hindu Budha di Indonesia
1. Teori Waisya
Pengaruh Hindu-Budha
dibawah oleh pedagang India yang menikah dengan Penduduk asli. Mereka menikah
karena harus menunggu minimal 6 bulan sambal menunggu pergantian musim untuk
kembali kenegaranya. Pendapat ini dikemukakan oleh N.J. Krom dan Purbacaraka.
2. Teori Kesatria
Pengaruh Hindu-Budha dibawah oleh para kesatria yang kalah perang
di India. Mereka mendirikan koloni di Nusantara dan menyebarkan agama
Hindu-Budha. Pendapat ini dikemukakan oleh C.C. Berg dan Majumdar
3. Teori Brahmana
Pengaruh Hindu-Budha
dibawa oleh para Brahmana yang diundang oleh para penguasa untuk menobatkan
para raja, pemimpin upacara keagamaan, danmengajarkan ilmu pengetahuan. Dari
istana kemudian menyebar keseluruh kerajaan. Pendapat ini dikemukakan oleh JC.
Van Leur.
4. Teori Arus Balik.
Pengaruh Hindu-Budha
dibawa oleh pedagang dan orang-orang Indonesia yang sengaja pergi ke India
untuk belajar Agama Hindu dan Budha, setelah mereka kembali, mereka menyebarkan
agama Hindu dan Budha. Pendapat ini dikemukakan oleh F.D.K Bosch dan George
Ceodes.
5. Teori Sudra
Para budak dari India dan China datang ke Nusantara
karena dibawa oleh pemiliknya atau karena mencari kehidupan yang lebih baik.
Pada saat mereka menetap di Nusantara, mereka berasimilasi dan berakulturasi
dengan penduduk sekitar. Hal tersebut membawa perubahan pada penduduk yang pada
awalnya memeluk Animisme dan Dinamisme, berganti memeluk agama Hindu atau
Buddha. Teori ini dikemukakan oleh van Faber.
Kebudayaan Hindu dan Buddha
tidak hanya memengaruhi cara beribadah masyarakat Nusantara pada jaman itu,
tetapi juga memberikan beberapa peninggalan lain. Misalnya kerajaan
yang pernah berkuasa, tempat keagamaan, prasasti,
cara hidup, dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah
nama-nama kerajaan Hindu-Buddha:
Mendeskripsikan pengaruh
hindu budha terhadap masyarakat di Indonesia dibidang pemerintahan, sosial,
ekonomi agama dan kebudayaan.
1.
Bidang
Pemerintahan
Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh
orang-orang India. Dalam sistem ini kelompok-kelompok kecil masyarakat bersatu
dengan kepemilikan wilayah yang luas. Kepala suku yang terbaik dan terkuat
berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. Oleh karena itu, lahir
kerajaan-kerajaan, seperti Kutai, Tarumanegara, dan Sriwijaya.
2.
Bidang
Sosial
Dalam bidang sosial, terjadi bentuk perubahan dalam
tata kehidupan sosial masyarakat. Misalnya dalam masyarakat Hindu diperkenalkan
adanya sistem kasta.
3.
Bidang
Ekonomi
Sejak terbentuknya jalur perdagangan laut yang menghubungkan India dan Cina, kegiatan
perdagangan di Kepulauan Indonesia berkembang pesat. Daerah pantai timur Sumatra menjadi jalur perdagangan yang ramai dikunjungi
para pedagang. Kapal-kapal dagang dari India dan Cina banyak
yang singgah untuk menambah persediaan makanan dan minuman, menjual
dan membeli barang dagangan, atau menanti
waktu yang baik untuk berlayar.
Kemudian, muncul pusat-pusat perdagangan yang berkembang
menjadi pusat kerajaan.
4.
Bidang
Agama dan kepercayaan
Ketika memasuki zaman sejarah,
masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animism dan dinamisme.
Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru, yaitu agama Hindu-Buddha
sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Budaya barutersebut membawa
perubahan pada kehidupan keagamaan, misalnya dalam hal tata krama,
upacara-upacara pemujaan, dan bentuk tempat peribadatan Bangsa Indonesia mulai
menganut agama Hindu dan Budha walaupun tidak meninggalkan kepercayaan aslinya,
seperti pemujaan terhadap roh nenek moyang.
5.
Bidang
Kebudayaan >>>>>> Menguraikan proses akulturasi hasil kebudayaan Hindu Budha dan
Indonesia
Sebelum masuknya unsur
kebudayaan dan agama
Hindu-Buddha, telah
berkembang kebudayaan asli Indonesia. Kemudian,
setelah masuknya unsur kebudayaan dan agama Hindu-Buddha terjadilah proses perpaduan
antara dua kebudayaan tersebut.
Pepaduan itu disebut
akulturasi. Hasilnya adalah kebudayaan baru yang memiliki ciri khas dari masing-masing kebudayaan. Contoh hasil akulturasi antara kebudayaan Hindu-Buddha dengan kebudayaan asli Indonesia antara lain sebagai berikut.
1) Seni Bangunan
Bentuk bangunan candi
di Indonesia pada umumnya merupakan bentuk akulturasi antara unsur budaya Hindu-Buddha dengan unsur budaya asli
Indonesia.Bangunan yang megah, patung-patung perwujudan dewa atau Buddha, serta
bagian-bagian candi
dan stupa adalah
unsur dari India.
Bentuk candi-candi di Indonesia
pada hakikatnya adalah punden berundak
yang merupakan unsur Indonesia asli.
Bangunan punden berundak
sebenarnya sudah berkembang dari masa praaksara, sebagai
penggambaran dari alam semesta yang bertingkat-
tingkat. Tingkat paling atas adalah tempat persemayaman nenek moyang. Punden berundak menjadi
sarana khusus untuk pemujaan terhadap
roh nenek moyang.
2) Seni Rupa dan Seni Ukir
Masuknya pengaruh Hindu-Buddha membawa perkembangan dalam bidang seni rupa, seni pahat dan seni ukir.Hal ini dapat dilihat pada relief atau seni ukir yang dipahatkan pada bagian dinding
candi.Misalnya, relief yang dipahatkan pada dinding-dinding pagar langkan di Candi Borubudur
yang berupa pahatan riwayat
Sang Buddha. Di sekitar Sang Buddha terdapat
lingkungan alam Indonesia
seperti rumah panggung
dan burung merpati.
3) Sastra dan Aksara
Berkembangnya karya sastra
terutama yang bersumber dari Mahabrata dan Ramayana, melahirkan seni pertunjukan wayang kulit. Isi dan cerita
pertunjukan wayang banyak mengandung nilai-nilai yang bersifat mendidik.
Cerita dalam pertunjukan wayang berasal
dari India, tetapi wayangnya asli dari Indonesia.
13. Mengidentifikasi Kerajaan-kerajaan
Hindu-Budha di Indonesia
A. Kerajaan Kutai, kerajaan Hindu
pertama di Indonesia
a.
terletak di Kalimantan Timur daerah Muara
Kaman di tepi sungai Mahakam.
b.
Kutai merupakan kerajaan pertama di
Indonesia.
c.
Peninggalannya adalah 7 prasasti ditulis
dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta, yang ditulis pada Yupa.
d.
Yupa yaitu tugu dari batu berfungsi
sebagai tiang untuk menambatkan hewan yang akan dikorbankan.
e.
Isi prasasti Yupa di Kutai yaitu:
1) silsilah:
Kundungga berputera Acwawarman yang seperti dewa matahari. Acwawarman berputera
tiga – seperti api tiga. Dari ketiga putra tersebut, Mulawarman raja yang baik,
kuat dan kuasa. Sang Mulawarman telah mengadakan kenduri (selamatan),
mengadakan korban, maka didirikanlah tugu oleh para Brahmana.
2) Tempat sedekah: Sang Mulawarman, raja yang
mulia dan terkemuka telah memberi sedekah 20.000 ekor lembu kepada para
Brahmana di tempat tanah yang sangat suci “Waprakecvara”.
3)
Macam-macam sedekah yang lain seperti: wijen, malai bunga, lampu, dll.
f. Dari
berita prasasti Yupa dapat diketahui tentang keadaan pemerintahan, sosial, dan ekonomi
di kerajaan Kutai yaitu:
1) Secara pemerintahan, Raja Mulawarman
disebut sebagai raja terbesar di Kutai, sebab dapat menaklukkan raja-raja
sekitarnya.
2) secara sosial, masyarakat mengenal
kasta-kasta karena pengaruh India. Keluarga Kundungga pernah melakukan upacara
Vratyastoma yaitu upacara penyucian diri untuk masuk kasta Ksatria.
3) secara ekonomi: disebutkan raja
menghadiahkan 20.000 ekor lembu, berarti peternakan maju, begitupun dalam
bidang pertanian, karena Kutai terletak di tepi sungai, maka merupakan kerajaan
yang makmur meskipun luput dari perhatian Cina.
B. Kerajaan Tarumanegara, kerajaan
tertua di Pulau Jawa
a. terletak di
Jawa Barat diantara tiga daerah yaitu Karawang, Jakarta, Bogor.
b. peninggalannya
berupa 7 buah prasasti berhuruf Pallawa berbahasa Sansekerta. Tidak berangka
tahun, dilihat dari langgam hurufnya atau bentuk hurufnya prasasti tersebut
ditulis ± abad 5 M.
c. Sumber
sejarahnya: prasasti dan berita dari luar negeri, terutama dari Cina.
1) Nama ketujuh prasasti sebagai sumber sejarah
kerajaan Tarumanegara yaitu:
v
Prasasti Ciaruteun, ditemukan di Ciampea,
daerah Bogor.
v
Prasasti Kebon Kopi di Cibungbulang,
daerah Bogor.
v
Prasasti Jambu di Bukit Pasir Koleangkak,
daerah Bogor
v
Prasasti Tugu, di Desa Tugu, Cilincing
(Jakarta Utara)
v
Prasasti Lebak, ditepi Sungai Cilincing di
Lebak, daerah Banten.
v
Prasasti Pasir Awi, di Pasir Awi, daerah
Bogor.
v
Prasasti Muara Cianten, di Muara Cianten,
daerah Bogor.
2) berita
Cina yang menggambarkan keadaan di wilayah nusantara berasal dari musafir Cina
bernama Fa-Hein, yang menyebutkan adanya kerajaan bernama To-lo-mo dan beberapa
kali mengirim utusan ke Cina.
d.
berdasarkan sumber sejarah kerajaan
Tarumanegara dapat diketahui tentang keadaan:
1) Pemerintahan dan kehidupan masyarakat yaitu:
v Kerajaan
Taruma berkembang pada abad 5 M.
v Rajanya
yang terkenal Purnawarman.
v Penganut
agama Hindu aliran Vaisnawa.
v Purnawarman
memerintah dalam waktu cukup lama, terkenal sebagai raja yang dekat Brahmana,
dan memikirkan kepentingan rakyat (penggalian sungai Gomati sepanjang 11 km,
dari prasasti Tugu).
e. secara sosial:
kehidupan rakyatnya aman dan tenteram.
f. secara
ekonomi: pertanian merupakan mata pencaharian pokok.
g. perdagangan
sudah berkembang.
h. sudah
mengenal penanggalan (/tanggal 8 paro petheng bulan Palguna sampai tanggal 13
paro terang bulan Caitra/).
i. perekonomian
maju, raja memberikan sedekah 1.000 ekor lembu pada para Brahmana.
C. Kerajaan Sriwijaya, abad ke-7 M
a.
Letak kerajaan Sriwijaya di
Sumatra Selatan dekat Palembang sekarang, berdiri abad ke 7 M.
b.
Pusat kerajaan belum dapat
dipastikan, tetapi sebagian besar para ahli berpendapat bahwa Palembang sebagai
pusat kerajaan Sriwijaya.
c.
Sriwijaya merupakan pusat agama
Buddha di Asia Tenggara, seperti yang diberitakan I Tsing seorang musafir Cina
yang belajar /Paramasastra Sansekerta/ di Sriwijaya.
d.
Beberapa prasasti peninggalan
Sriwijaya:
1) Prasasti Kedukan
Bukit (683 M)
2) Prasasti Talang
Tuo (684 M)
3) Prasasti Kota
Kapur di Bangka (686 M)
4) Prasasti Telaga
Batu (683 M)
5) Prasasti Ligor di
tanah genting Kra (755 M)
6) Prasasti Karang
Brahi (686 M)
7) prasasti Bukit
Siguntang
8) prasasti Palas
Pasemah
e. Sumber-sumber
kerajaan Sriwijaya dari berita Cina, Arab dan India. I Tsing bekerjasama dengan
Sakyakirti menulis kitab Hastadandasastra dan tahun 711 M disalin oleh I Tsing
dalam bahasa Cina. Sumber lain kerajaan Sriwijaya yaitu dari tambo dinasti
T’ang, dinasti Sung, dan Chau You Kwa dalam bukunya Chu Fan Chi, dan
lain-lain.
f.
Perkembangan Kerajaan Sriwijaya
1)
Faktor-faktor yang menguntungkan
Perkembangan Sriwijaya menjadi kerajaan besar dan kerajaan maritim nasional
Indonesia yaitu:
Ø Faktor geografis, letaknya yang strategis dalam
jalur dagang antara India dan Tiongkok, lebih ramai setelah jalan darat India –
Tiongkok terputus.
Ø Muara sungai di Sumatera lebar dan landai mudah
dilayari.
Ø Faktor ekonomis, di Sumatera banyak hasil untuk
diperdagangkan, misalnya penyu, gading, kapur barus, dll.
Ø Keruntuhan
kerajaan Funan di Vietnam akibat serangan Kamboja, yang dulunya sangat berperan
di Asia tenggara, pada abad 7 M runtuh, dan digantikan Sriwijaya, sehingga
cepat berkembang sebagai negara maritim.
2)
Sistem pemerintahan dan perluasan
daerah
Ø Kerajaan
Sriwijaya terus melakukan perluasan wilayah, dengan raja yang terkenal adalah
Balaputradewa (merupakan keturunan Dinasti Syailendra).
Ø
Sriwijaya pada masa pemerintahan
Balaputradewa mencapai jaman keemasan.
Ø
Sriwijaya sudah mengadakan
hubungan dengan Cina dan India. hubungannya dengan India, tertulis dalam
prasasti Nalanda, isinya menyebutkan bahwa “sebuah biara telah dibangun oleh
Raja Dewapaladewa dari Benggala, atas perintah Raja Balaputradewa, Maharaja di
Suwarnadwipa”.
3) Agama yang
berkembang di Sriwijaya
Ø Berita
I Tsing mengatakan bahwa Sriwijaya maju dalam agama Budha dan berperan sebagai
pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan agama Budha. I Tsing belajar tata
bahasa Sansekerta selama 6 bulan di Sriwijaya. Ilmu keagamaan (teologi) Buddha
di pelajari di Sriwijaya.
Ø Pendeta
Budha yang terkenal adalah Sakyakirti. Mahasiswa dari luar negeri datang di
Sriwijaya dulu, sebelum belajar lebih lanjut ke India. Peninggalan candi di
Sriwijaya terletak di Muara Takus dekat sungai Kampar di daerah Riau, juga di
Bukit Siguntang ditemukan Arca Buddha
4) Segi atau bidang ekonomi
Ø Sriwijaya
sebagai pusat perdagangan menjadi negara yang makmur bagi rakyatnya.
Ø Sebagai
pelabuhan yang dilewati kapal-kapal dagang mendapat pemasukan dari pajak.
Ø
Hasil Sriwijaya yang banyak
diperdagangkan adalah: gading, beras, rempah-rempah, kayu manis, kemenyan, emas
dan sebagainya.
Ø
Sriwijaya sebagai negara maritim
mengandalkan perekonomian dari kegiatan perdagangan dan hasil laut.
Ø Untuk
menciptakan stabilitas kerajaan Sriwijaya, maka membentuk armada laut yang kuat
supaya dapat mengatasi gangguan di jalur pelayaran perdagangan.
g. Faktor
Kemunduran dan Keruntuhan Sriwijaya
a.
Faktor Ekonomi:
Sriwijaya mengalami kemunduran pada abad ke-10 M, setelah
terjadi persaingan ekonomi antara Kerajaan Sriwijaya dengan Kerajaan Medang di
Jawa Timur.
b.
Faktor Politik:
Sriwijaya semula menjalin hubungan baik dengan Colamandala,
akhirnya terjadi permusuhan, Colamandala menyerang dua kali (tahun 1023 M dan
1068 M) ke Sriwijaya, serangannya tidak mengakibatkan Sriwijaya hancur, tetapi
memperlemah keadaan pemerintahan di Sriwijaya.
c.
Faktor wilayahyang makin
memperlemah posisi Sriwijaya yaitu:
Ø
Banyak daerah kekuasaan Sriwijaya melepaskan diri.
Ø Kerajaan
Singasari di Jawa Timur menyerang Sriwijaya lewat ekspedisi Pamalayu (1275 M).
Ø Serangan
hebat dari kerajaan Majapahit tahun 1377 M, kemungkinan besar mengakhiri
riwayat Sriwijaya.
D. Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Mataram Lama (berpusat di
Jawa Tengah)
a.
Kerajaan Mataram Lama bercorak
Hindu-Buddha dikenal sebagai kerajaan yang toleran beragama, dibuktikan
kerajaan diperintah dua dinasti yaitu Dinasti Sanjaya beragama Hindu dan
Dinasti Sailendra beragama Buddha.
b. Berdasarkan
interpretasi terhadap prasasti-prasasti, kedua dinasti saling mengisi
pemerintahan dan kadang-kadang memerintah bersama-sama. Kerajaan Mataram Lama
yang diperintah oleh dua dinasti secara bersamaan, yaitu ketika Rakai Pikatan
dari dinasti Sanjaya menikah dengan Sri Pramodhawardhani dari dinasti
Syailendra. Pada masa kekuasaannya banyak membangun candi-candi bercorak
Hindu-Buddha.
c.
Prasasti-prasasti kerajaan Mataram yaitu:
1)
Prasasti Canggal (732 M),
terletak di Kecamatan Salam Magelang, diketahui bahwa raja pertama dinasti
Sanjaya adalah Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang.
2)
Prasasti Kalasan (778 M) terdapat
di sebelah timur Yogyakarta, menyebutkan Raja Panangkaran bergelar Syailendra
Sri Maharaja Dyah Pancapana Rakai Panangkaran.
3)
Prasasti Kedu atau Prasasti Mantyasih (907 M) mencantumkan silsilah
raja-raja yang memerintah di kerajaan Mataram. Prasasti Kedu dibuat pada masa
Raja Rakai Dyah Balitung. Silsilah raja-raja yang pernah memerintah di kerajaan
Mataram Lama:
1. Rakai Mataram Sang
Ratu Sanjaya
2. Sri Maharaja
Rakai Panangkaran
3. Sri Maharaja
Rakai Panunggalan
4. Sri Maharaja
Rakai Warak
5. Sri Maharaja
Rakai Garung
6. Sri Maharaja
Rakai Pikatan
7. Sri Maharaja
Rakai Kayuwangi
8. Sri Maharaja
Rakai Watuhumalang
9. Sri Maharaja
Rakai Dyah Balitung.
d.
Menurut prasasti Kedu diketahui
Raja Sanjaya digantikan oleh Rakai Panangkaran. Selanjutnya seorang keturunan
raja Dinasti Sailendra bernama Sri Sanggrama Dhananjaya berhasil menggeser
kekuasaan Dinasti Sanjaya dipimpin Rakai Panangkaran tahun 778 M. Sejak saat
itu Kerajaan Mataram dikuasai sepenuhnya oleh Dinasti Sailendra. Tahun 778 -
856 M sering disebut sebagai pemerintahan selingan, karena antara Dinasti
Sailendra dan Dinasti Sanjaya silih berganti berkuasa di Mataram. Dinasti
Sailendra yang beragama Buddha mengembangkan kerajaan Mataram Lama berpusat di
Jawa Tengah bagian selatan, sedangkan Dinasti Sanjaya yang bergama Hindu
mengembangkan kerajaan berpusat di Jawa Tengah bagian Utara.
e.
Puncak kejayaan Dinasti Sanjaya
terjadi masa pemerintahan Raja Balitung yang menguasai Jawa Tengah dan Jawa
Timur. Ia mendirikan candi Prambanan dan Loro Jonggrang. Masa pemerintahan
raja-raja Mataram setelah Dyah Balitung tidak terlalu banyak sumber yang
menceritakannya. Tetapi dapat diketahui nama-nama raja yang memerintah, yaitu
Daksa (913-919 M), Wawa (919-924 M), Tulodhong (924-929 M), dan Mpu Sindok
(929-948 M). Pada tahun 929 M ia memindahkan ibukota kerajaan dari Medang ke
Daha (Jawa Timur).
Kerajaan Mataram Lama (berpusat di
Jawa Timur)
a.
Mpu Sindok memindahkan ibukota
kerajaan Mataram dari Medang (Jawa Tengah) ke Daha (Jawa Timur). Selanjutnya
Mpu Sindok mendirikan dinasti baru bernama Isanawangsa dan menjadikan
Walunggaluh sebagai pusat Kerajaan. Mpu Sindok memerintah tahun 929 - 948 M.
Mpu Sindok kemudian digantikan Sri Isana Tunggawijaya memerintah sebagai Ratu
dan menikah dengan Raja Sri Lokapala, dikaruniai seorang putra bernama Sri
Makutawang Swardhana.
b. Berdasarkan
Prasasti Pucangan (1019 M), Pada akhir abad ke-10 M, Mataram selajutnya
diperintah Sri Dharmawangsa yang memerintah tahun 1016 M, Ia adalah salah
seorang keturunan Mpu Sindok. Berdasarkan berita dari Cina, disebutkan bahwa
Dharmawangsa pada tahun 990 M mengadakan serangan ke Sriwijaya sebagai upaya mematahkan
monopoli perdagangan Sriwijaya. Serangan gagal, bahkan Sriwijaya berhasil
menghasut Raja Wurawari (sekitar Banyumas di Jawa Timur) untuk menyerang istana
Dharmawangsa tahun 1016 M.
c. Dari
sini mulai terjadi kehancuran Dharmawangsa, setelah Wurawari melakukan
penyerangan ke istana. Peristiwa ini menewaskan seluruh keluarga raja termasuk
Dharmawangsa sendiri, dan hanya Airlangga berhasil menyelamatkan diri bersama
Purnarotama, kemudian bersembunyi di Wonogiri (hutan gunung) untuk hidup
sebagai seorang pertapa.
d. Pada
tahun 1019 M, Airlangga (menantu Dharmawangsa) dinobatkan menjadi raja
menggantikan Dhamawangsa oleh para pendeta Buddha. Ia segera mengadakan
pemulihan hubungan baik dengan Sriwijaya. Airlangga membantu Sriwijaya ketika
diserang Raja Colamandala dari India Selatan. Tahun 1037 M, Airlangga berhasil
mempersatukan kembali daerah-daerah yang pernah dikuasai Dharmawangsa.
Airlangga kemudian memindahkan ibukota kerajaan dari Daha ke Kahuripan.
e.
Tahun 1042 M, Airlangga
menyerahkan kekuasaanya pada putrinya bernama Sangrama Wijaya Tunggadewi. Namun
putrinya menolak dan memilih menjadi seorang petapa dengan nama Ratu Giriputri.
Selanjutnya Airlangga memerintahkan Mpu Bharada membagi kerajaan menjadi dua
yaitu:
1)
kerajaan Janggala di sebelah
timur diberikan kepada putra sulungnya bernama Garasakan (Jayengrana)/
beribukota di Kahuripan (Jiwana) meliputi daerah sekitar Surabaya sampai
Pasuruan
2) Kerajaan
Panjalu (Kediri) di sebelah barat diberikan kepada putra bungsunya bernama
Samarawijaya (Jayawarsa), beribukota di Kediri (Daha), meliputi daerah sekitar
Kediri dan Madiun. Perkembangan selanjutnya yang memerintah di Kediri yaitu
raja Jayawarsa, Jayabaya, Sarwewara, Gandara, Kameswara, dan Kertajaya.
Kerajaan Kediri pada masa Kertajaya, akhirnya dapat dikalahkan oleh Bupati dari
Tumapel (daerah kekuasaan Kediri) tahun 1222 M dalam pertempuran di Ganter,
sehingga berakhirlah kekuasaan Kerajaan Panjalu (Kediri).
E. Kerajaan Medang
Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa Mpu Sindok
memindahkan ibukota kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Ibu kotanya terletak di dekat Jombang
di tepi Sungai
Brantas. Selanjutnya, Mpu Sindok ini mendirikan
dinasti baru yang bernama dinasti Isyana menggantikan dinasti Syailendra.
Sumber sejarah
yang berkenaan dengan kerajaan Medang di Jawa Timur antara lain Prasasti Pucangan,
Prasasti Anjukladang dan Pradah, Prasasti Limus, Prasasti Sirahketing, Prasasti Wurara,
Prasasti Semangaka, Prasasti
Silet, Prasasti Turun Hyang,
dan Prasasti Gandhakuti. Sumber yang lain adalah
berita dari India dan Cina
Pendiri Kerajaan Mataram (di Jawa Timur) adalah Mpu Sindok sekaligus sebagai
raja pertama dengan gelar Sri Maharaja Rakai Hino Sri Isana Wikrama Dharmatunggadewa. Mpu Sindok memerintah tahun 929-948 M. Setelah Mpu Sindok meninggal, ia digantikan oleh anak perempuannya bernama Sri Isyanatunggawijaya. Ia menikah dengan Sri Lokapala dan dikaruniai
seorang putra yang bernama
Sri Makutawang Swardhana yang kemudian naik tahta
menggantikan ibunya.
Sri Makutawang Swardhana
digantikan oleh Sri Dharmawangsa Teguh Anantawikrama. Berdasarkan berita dari Cina, disebutkan
bahwa Dharmawangsa pada tahun 990 M mengadakan serangan ke Sriwijaya sebagai upaya mematahkan monopoli perdagangan Sriwijaya akan tetapi upaya
ini mengalami kegagalan.
Pada tahun 1016, Raja Wurawari menyerang
Dharmawangsa. Diduga penyerangan ini terjadi atas dorongan kerajaan
Sriwijaya. Serangan ini terjadi
pada saat Dharmawangsa sedang melaksanakan perkawinan antara puterinya dengan Airlangga, putra Raja Udayana dari Bali. Peristiwa
ini menewaskan seluruh keluarga raja termasuk Dharmawangsa sendiri. Hanya Airlangga yang berhasil menyelamatkan diri. Bersama seorang pengikutnya yang bernama Norotama, Airlangga
bersembunyi di Wonogiri (hutan
gunung) dan hidup sebagai
seorang pertapa.
Pada tahun 1019, Airlangga dinobatkan menjadi raja menggantikan Dhamawangsa oleh para pendeta
Buddha.Ia segera mengadakan pemulihan hubungan baik dengan Sriwijaya. Airlangga membantu Sriwijaya ketika diserang Raja Colamandala dari India Selatan.
Selanjutnya tahun 1037, Airlangga berhasil
mempersatukan kembali daerah-daerah yang pernah dikuasai oleh Dharmawangsa. Airlangga
juga memindahkan ibukota kerajaannya dari Daha ke
Kahuripan.
Pada tahun 1042, Airlangga menyerahkan kekuasaanya pada putrinya yang bernama Sangrama Wijaya Tunggadewi. Namun, putrinya itu menolak dan memilih untuk
menjadi seorang petapa
dengan nama Ratu Giriputri.
Selanjutnya Airlangga memerintahkan Mpu Bharada untuk membagi dua kerajaan, yaitu Panjalu dengan ibu kota Daha dan Jenggala yang ber ibukota di Kahuripan. Hal itu dilakukan
untuk mencegah terjadinya perang saudara di antara kedua putranya yang lahir dari selir.
Kehidupan ekonomi kerajaan Medang
banyak bergantung kepada pelayaran dan perdagangan. Kerajaan Sriwijaya menjadi saingan berat
bagi kerajaan Medang
karena waktu itu Sriwijaya menguasai
jalur perdagangan laut India - Indonesia - Cina. Hal inilah yang menyebabkan Raja Dharmawangsa
berusaha mematahkan monopoli
perdagangan Sriwijaya. Selanjutnya pada masa pemerintahan Airlangga, pelabuhan Hujung
Galuh di Muara
Kali Brantas diperbaiki. Pelabuhan Hujung Galuh kemudian menjadi Bandar perdagangan
yang ramai. Banyak pedagang
asing singgah di kedua pelabuhan itu, seperti pedagang
dari India, Burma, Kamboja, dan Champa.
Selain itu, dibangun pula bendungan Waringin Sapta. Bendungan ini berguna untuk mengairi
sawah-sawah penduduk dan mencegah luapan kali brantas yang mengganggu
aktivitas perdagangan.
Bidang sastra juga mendapat perhatian. Pada masa pemerintahan
Dharmawangsa kitab Mahabarata
disadur dalam bahasa Jawa Kuno. Selanjutnya pada masa pemerintahan Airlangga, Mpu Kanwa
menggubah kitab Arjunawihaha.
F. Kerajaan Kediri
Munculnya Kerajaan Kediri
berawal dari pembagian kerajaan oleh
Airlangga menjadi Janggala
dan Panjalu (Kediri). Kedua kerajaan ini dibatasi
oleh Kali Brantas. Tujuan Airlangga membagi
kerajaan adalah untuk
mencegah perpecahan antara
kedua putranya. Akan tetapi
upaya tersebut mengalami kegagalan. Setelah Airlangga
wafat pada tahun 1049 M, terjadi perang antara
Janggala dan Panjalu (Kediri). Perang ini berakhir
dengan kekalahan Janggala. Kerajaan kembali dipersatukan di
bawah kekuasaan Panjalu (Kediri).
Sumber sejarah kerajaan
Kediri antara lain prasasti Padlegan, prasasti Panumbangan, prasasti Hantangatau Ngantang, prasasti Talandan Prasasti
Desa Jepun.Raja-raja yang memerintah di Kediri antara lain Jayawarsa,
Jayabaya, Sarwewara, Gandara, Kameswara dan Kertajaya. Pada masa Jayabaya kerajaan Kediri mencapai puncak
kejayaan. Awal masa pemerintahan Jayabaya, kekacauan akibat pertentangan dengan Janggala terus berlangsung.
Baru pada tahun 1135 M Jayabaya
berhasil memadamkan kekacauan
itu. Sebagai bukti, adanya prasasti Hantang yang memuat tulisan panjalu jayati, artinya panjalu
menang. Hal itu untuk mengenang kemenangan Panjalu atas Jenggala.Setelah itu, Jayabaya mulai
menata dan mengembangkan kerajaannya.
Kehidupan ekonomi kerajaan
Kediri bersumber dari usaha pertanian, pelayaran dan perdagangan. Hasil utama pertanian
masyarakat Kediri adalah beras. Pelayaran dan perdagangan juga berkembang, hal ini ditopang oleh armada laut Kediri yang cukup tangguhDalam perdagangan benda-benda
yang diperdagangkan antara lain adalah emas, perak, gading, kayu cendana, dan hasil bumi lainnya.
Perkembangan seni pada masa kerajaan
Kediri ditandai dengan ditulisnya
beberapa kitab sastra.
Kitab-kitab tersebut antara lain Kitab Baratayuda, Kitab Kresnayana, Kitab Smaradahana, dan
Kitab Lubdaka
Kekuasaan Kediri berakhir pada masa Kertajaya. Pada masa
pemerintahannya, terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana karena Kertajaya berlaku
sombong dan berani melanggar adat. Para Brahmana kemudian mencari perlindungan kepada Ken Arok yang merupakan
penguasa di Tumapel. Pada tahun 1222 M, Ken Arok dengan dukungan
kaum Brahmana menyerang Kediri. Kediri dapat dikalahkan
oleh KenArok.
G. Kerajaan Singasari (Tahun 1222 –
1292 M)
a.
Sumber sejarah tentang Singasari
terdapat dalam buku Pararaton dan Negarakertagama, serta prasasti-prasasti
peninggalannya.
b.
Pararaton atau Katuturanira Ken
Arok, isinya menceritakan riwayat Ken Arok dari lahir sampai menjadi raja dan
urutan raja-raja yang memerintah di Singasari.
c.
Negarakertagama ditulis oleh
Prapanca (seorang pujangga kraton Majapahit tahun 1365 M) berisi tentang
Pandangan filsafat, keindahan kraton Majapahit, perjalanan suci Hayam Wuruk ke
tempat percandian leluhurnya antara lain ke Singasari dan memuat riwayat Ken
Arok.
d.
Perkembangan kerajaan Singasari
diperintah oleh beberapa raja. Pertama adalah Ken Arok yang berhasil menjadi
raja pertama Singasari. Setelah membunuh Tunggul Ametung (Akuwu di Tumapel),
Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya Raja Kediri dalam pertempuran Ganter tahun
1222 M. Istri Tunggul Ametung bernama Ken Dedes dipersunting Ken Arok, menurut
ramalan Ken Dedes akan menurunkan raja-raja besar.
e.
Setelah Ken Arok meninggal karena
dibunuh Anusapati (anak tirinya), maka Anusapati menggantikan sebagai raja.
Tohjaya anak Ken Arok dengan Ken Umang membalas dendam dengan membunuh
Anusapati. Tohjaya hanya beberapa bulan saja memerintah karena terjadi
pemberontakan dan Tohjaya terbunuh. Ronggowuni dan Mahisa Campaka, sebagai raja
dan patih memerintah di Singasari ± 20 tahun dan pemerintahannya stabil.
f.
Putra Ronggowuni bernama Kertanegara,
menggantikan ayahnya menjadi raja Singasari, dan Singasari mencapai puncak
kejayaan di bawah pemerintahan raja Kertanegara.
g.
Kertanegara terkenal dengan
gagasannya menyatukan seluruh kerajaan-kerajaan di Nusantara di bawah payung
kekuasaan Singasari. Cita-cita ini dikenal sebagai Wawasan Nusantara I. Usaha
Kertanegara untuk melaksanakan cita-citanya yaitu :
1)
Melakukan perluasan daerah dan
hubungan dengan luar negeri. Pengiriman expedisi ke Sumatra yang terkenal
dengan ekspedisi Pamalayu 1275 M. Kertanegara mengadakan kerjasama dengan Campa
untuk bersama-sama menghadapi Ku Bilai Khan dari Cina, yang dianggap sebagai
ancaman oleh Kertanegara.
2) Struktur
pemerintahan Singasari sudah lengkap, yaitu pada masa pemerintahan Kertanegara,
raja sebagai penguasa tertinggi dan didampingi dewan penasehat. Dibawahnya
masih terdapat pegawai-pegawai yang mengawasi berbagai bidang yaitu bidang
agama, pertahanan, dan sebagainya.
3) Kehidupan
agama pada masa pemerintahan raja Kertanegara, agama Hindu dan Budha sama-sama
berkembang. Kertanegara sendiri memeluk Ciwa-Budha aliran Tantrayana, sehingga
terjadi sinkretisme antara agama Hindu-Buddha.
h.
Politik perluasan daerah yang
dicanangkan Kertanegara, mengakibatkan banyak tentara dikirim keluar daerah,
sehingga pada waktu sedang sepi penjaga, dan pasukan penjaga istana berkurang,
Singasari diserang melalui pemberontakan dari raja Kediri (daerah bawahan
Singasari) yaitu oleh Jayakatwang tahun 1292 M. Kertanegara meninggal dalam
peristiwa ini dan dicandikan di dua tempat yaitu di Candi Jawi dan candi
Singasari.
i. Raden
Wijaya dengan bantuan pasukan Tar-Tar (dari Cina) dapat mengalahkan
Jayakatwang, dan mendirikan kerajaan Majapahit. Kertanegara sebagai raja
terakhir dan terbesar dari kerajaan Singasari, diabadikan di beberapa tempat.
Arca Kertanegara terkenal bernama Joko Dolog di Surabaya. Dengan wafatnya
Kertanegara, maka berakhirlah riwayat kerajaan Singasari.
H. Kerajaan Majapahit, kerajaan
Hindu-Buddha terbesar di Indonesia
a. Sumber-sumber
sejarah Majapahit yaitu:
1)
Prasasti Kudadu
2)
Kitab Negarakertagama
3)
Kitab Pararaton
4) Buku-buku kidung, misalnya : Kidung
Ronggolawe dan Kidung Sundayana
5) Prasasti-prasasti yang merupakan
peninggalan raja Majapahit
6) Berita-berita
Cina, misalnya : kitab Ying Yai Sheng Lan karya Ma Huan dan catatan-catatan
dalam tambo dari dinasti Ming.
b. Berdirinya
Majapahit
1) Setelah kerajaan Singasari hancur, Raden
Wijaya bersama-sama pengikutnya lari karena dikejar tentara Kediri. Sampai di
desa Kudadu mendapat bantuan kepala desa di Kudadu, kemudian melanjutkan
perjalanan ke Madura minta perlindungan kepada Aria Wiraraja.
2) Raden Wijaya disuruh pura-pura menyatakan
takluk, sesudah dipercaya Jayakatwang agar minta daerah di hutan Tarik. Di
hutan Tarik tersebut Raden Wijaya mendirikan kerajaan yang kemudian dikenal
dengan kerajaan Majapahit.
c. Raja-raja yang
memerintah di Majapahit:
1) Raja pertama *Raden Wijaya* bergelar
Kertarajasa Jaya Wardana (1293-1309 M). Beliau menikah dengan ke 4 puteri
Kertanegara yaitu: Dyah Dewi Tribuwaneswari (permaisuri), Dyah Dewi
Narendraduhita, Dyah Dewi Prajnaparamita, Dyah Dewi Gayatri. Langkah Raden
Wijaya mengawini putri Kertanegara diduga berlatarbelakang politik agar tidak
terjadi perebutan kekuasaan.
2) Setelah Raden Wijaya meninggal, tahta
digantikan oleh ayanegara atau Kala Gemet/ *pada tahun 1309 M. Beliau merupakan
raja yang lemah, sehingga banyak terjadi pemberontakan, yaitu:
a) Pemberontakan
Ronggolawe (dapat diatasi)
b) Pemberontakan
Lembu Sora (dapat dipadamkan)
c) Pemberontakan
Nambi (dapat diatasi)
d) Pemberontakan Kuti tahun 1319 M, dapat
diatasi berkat jasa Gajah Mada dan jasanya tersebut Gajah Mada diangkat sebagai
Patih Kahuripan dan tahun 1321 Gajah Mada diangkat menjadi Patih Daha.
3) Tribuwanatunggadewi/
(1328-1350 M)
a) Jayanegara tidak mempunyai putra, maka tahta
seharusnya jatuh ke tangan Gayatri (karena Gayatri memilih menjadi Biksuni),
maka putrinya bernama Tribuwanatunggadewi ditunjuk sebagai wakil dan diangkat
menjadi raja ketiga bergelar Tribuwanatunggadewi Jayawisnuwardani. Di bawah
pemerintahannya terjadi pemberontakan Sadeng dan Keta, yang semuanya dapat
diatasi Gajah Mada yang telah diangkat sebagai patih Majapahit.
b) Pada saat upacara pelantikan Gajah Mada
sebagai Patih Majapahit tahun 1331 M, beliau mengucapkan sumpah yang terkenal
dengan nama “/Sumpah Palapa”/. Inti sumpah adalah Gajah Mada tidak akan makan
Palapa (arti palapa mungkin semacam rempah-rempah), tidak akan bersenang-senang
atau istirahat sebelum seluruh kepulauan Nusantara bersatu dibawah kekuasaan
Majapahit.
c) Tahun 1350 M Gayatri wafat, maka
Tribuwanatunggadewi yang merupakan wakil ibunya turun tahta, menyerahkan
tahtanya kepada putranya yaitu Hayam Wuruk.
4) Hayam Wuruk/
(1350-1389 M)
a) Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk,
Majapahit mencapai jaman keemasannya. Cita-cita Gajah Mada yang diucapkan lewat
Sumpah Palapa, disebut sebagai Wawasan Nusantara II dapat tercapai. Wilayah
Majapahit hampir sama dengan wilayah Republik Indonesia, maka Majapahit disebut
sebagai Negara Maritim Nasional II.
b) Selama pemerintahan Hayam Wuruk terjadi 3
peristiwa penting yaitu :
Ø peristiwa
Bubad tahun 1357 M
Ø perjalanan
suci Hayam Wuruk ketempat leluhurnya
Ø upacara Crada, diadakan untuk memperingati
wafatnya Rajapadni tahun 1362 M.
c) Dalam bidang ekonomi, Majapahit menjadi
pusat perniagaan di Asia Tenggara dengan hasil-hasil perdagangan yaitu beras,
rampah-rempah, dan garam. Maka terjadi hubungan dengan negara lain seperti
Siam, Ligor, Birma, Kamboja dan Annam.
d) Hasil sastra jaman Majapahit yaitu :
Ø Kitab Negarakertagama
karangan Prapanca
Ø Kitab Sutasoma
karangan Tantular .
Ø Terdapat Kitab
“Kutaramanawa” yang berisi aturan hukum di Majapahit.
e) Sepeninggal Hayam Wuruk dan Gajah Mada
Majapahit mengalami kemunduran. Pengganti Hayam Wuruk adalah puterinya yang
bernama Kusumawardhani.
5) Ratu
Kusumawardhani/ (1389-1429 M)
Pada masa pemerintahannya terjadi perang saudara dengan
Wirabhumi (disebut perang Paregreg) yang berakhir dengan terbunuhnya Wirabhumi.
6) Setelah
Kusumawardhani *berturut-turut adalah:
Ø Dewi Suhita/(1429-1447 M)
Ø Bhre Tumapel/(1447-1451 M)
Ø Bhre Kahuripan/(1451-1453 M)
Ø Purwawisesa/(1457-1467 M)
Ø Pandan Salas/(1467-1478 M)
Ø Giridrawardhana/.
d. Kerajaan Majapahit mulai mundur dan akhirnya
runtuh disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:
1) tidak
ada tokoh pengganti yang berwibawa sesudah Hayam Wuruk (1389 M) dan Gadjah Mada
(1364 M)wafat, sehingga daerah yang luas tak dapat dipertahankan.
2) terjadi
Perang Paregreg (1401 M-1406 M), yaitu perang saudara diantara pewaris kerajaan
yaitu Bhre Wirabumi dengan Wikramawardhana
3) banyak
negeri bawahan Majapahit berusaha melepaskan diri.
4) berkembangnya
agama Islam di pesisir pantai utara Pulau Jawa telah mengurangi dukungan
terhadap Kerajaan Majapahit.
Ada pendapat yang mengatakan runtuhnya Majapahit karena
serangan dari Demak. Dalam serat /Kondo dan Babad Tanah Jawi/, mengatakan bahwa
runtuhnya Majapahit ditandai dengan candra sangkala : “/Sirna Ilang Kertaning
Bumi”/ (tahun 1400 Caka = 1478 Masehi).
Mengidentifikasi peninggalan sejarah kerajaan masa Hindu-Buddha di
Indonesia
A. Kerajaan dan Peninggalan Hindu
di Indonesia
|
No |
Nama Kerajaan |
Nama Raja |
Thn. Berdiri |
Letak Kerajaan |
Peninggalan |
|
|
Pertama |
Terkenal |
|
|
|
||
|
1 |
Kutai |
Kudungga |
Mulawarman |
400 M |
Kaltim |
Yupa |
|
2 |
Tarumanegara |
- |
Purnawarman |
450 M |
Jabar |
Ciaruteun |
|
3 |
Mataram |
Sanna |
Sanjaya |
732 M |
Magelang |
Prasasti Canggul |
|
4 |
Kediri |
Bameswara |
Jayabaya |
1117 M |
Jatim |
Tulungagung |
|
5 |
Singosari |
Anusapati |
Panjitohjaya |
1222 M |
Jatim |
- |
|
6 |
Bali |
- |
Sricandra Bayasinga |
959 M |
Tampaksiring |
Tugu Senur |
|
7 |
Padjajaran |
- |
Srijaya Bupati |
1333 M |
Pakuan, Bogor |
Prasasti Horen |
B. Candi-candi Peninggalan Agama
Budha
|
No |
Nama Candi |
Letak |
Dibangun Abad ke - |
Kerajaan/Raja |
Ciri-Ciri Bangunan |
|
1 |
Mendut |
Kab. Magelang, Jawa Tengah |
Abad 9 M |
|
Ada patung Budha dari Emas |
|
2 |
Ngawen |
Kab. Magelang Jawa Tengah |
Abad 8 M |
Mataram Kuno, Dinasti Syailendra |
- Memiliki 5 buah candi - Candi ke 2 dan ke 4 terdapat patung snga di sudut |
|
3 |
Borobudur |
Kab. Magelang Jawa Tengah |
Tahun 760 SM |
Mataram Kuno, Dinasti Syailendra |
- Candi Budha terbesar di Indonesia - Banyak terdapat relief - Terdiri dari 3 bagian dasar (arupadatu, rupadatu
& bagian puncak |
|
4 |
Kalasan |
Desa Kalasan, Yogyakarta |
Akhir Abad 8 M (th. 778 M) |
Raja dari zaman Dinasti Syailendra |
- Tinggi candi 24 m - Ada ukiran yang dipahat dan dilapisi getah yang berfungsi
sebagai pelindung lumut - Pondasinya dibangun dengan bentuk Greek Cross |
C. Peninggalan-peninggalan Agama
Hindu dan Budha
1. Bidang agama :
a.
setelah masuknya pengaruh India
agama Hindu dan Buddha berkembang di Indonesia, kepercayaan asli bangsa
Indonesia berakulturasi dengan agama Hindu-Buddha sehingga terjadi akulturasi
antara animisme-dinamisme dan Hindu-Buddha.
b. Wujud
akulturasi pemujaan arwah leluhur dengan ajaran Hindu-Buddha diketahui dari
bentuk arca dan patung yang ditempatkan di candi memperlihatkan unsur
kepribadian dan budaya lokal dan tidak meniru dari India.
2. Bidang
politik dan pemerintahan, dibuktikan dengan lahirnya berbagai kerajaan yang
bercorak Hindu-Buddha di Indonesia.
3. Bidang
Pendidikan, yaitu muncul lembaga-lembaga pendidikan semacam asrama yang
mempelajari bidang keagamaan.
4. Bidang
sastra dan bahasa, yaitu:
a. Pengaruh
Hindu-Buddha bidang bahasa adalah dikenal dan digunakannya bahasa Sansakerta
dan huruf Pallawa oleh masyarakat Indonesia. Pada masa kerajaan Hindu-Buddha di
Indonesia seni sastra sangat berkembang terutama pada zaman kejayaan kerajaan
Kediri.
b. Karya
sastra berupa kitab:
1) Masa Kerajaan Kediri
Ø
Kitab Kakawin Bharatayudha, karya
Mpu Sedah dan Mpu Panuluh
Ø
Kitab Kakawin Hariwangsa dan Gatotkacasraya,
karya Mpu Panuluh
Ø
Kitab Smaradhana, karya Mpu
Darmaja
Ø
Kitab Lubdaka dan Kitab
Wartasancaya, karya Mpu Tanakung
Ø
Kitab Kresnayana, karya Mpu
Triguna
Ø
Kitab Arjunawiwaha, karya Mpu
Kanwa, disusun pada masa pemerintahan Airlangga.
Ø Kitab
Gatotkacasraya, karya Mpu Panuluh disusun pada zaman kerajaan Kediri.
2) Masa Kerajaan Majapahit
Ø Kitab
Negarakertagama, karya Mpu Prapanca
Ø Kitab
Arjuna Wijaya dan Sutasoma, karya Mpu Tantular
Ø
Kitab Pararaton, menceritakan raja-raja Singosari dan Majapahit
Ø
Kitab Sundayana, menceritakan Peristiwa Bubat
Ø
Kitab Ranggalawe, menceritakan Pemberontakan Ranggalawe
Ø
Kitab Sorandaka, menceritakan Pemberontakan Sora
Ø Kitab
Usana Jawa, menceritakan penaklukan Bali oleh Gajah Mada dan Arya Damar
Ø
Kitab Wretta Sancaya dan Lubdhaka, karya Mpu Tanakung.
c. Hiasan
pada candi atau relief yang terdapat pada candi-candi di Indonesia didasarkan
pada cerita-cerita epik yang berkembang dalam sastra bercorak Hindu ataupun
Buddha. Epik pada relief candi Prambanan misalnya mengambil cerita Ramayana dan
relief candi Penataran mengambil epik kisah Mahabharata.
5. Bidang
seni tari: yaitu relief-relief pada candi-candi terutama candi Borobudur dan
Prambanan menunjukan adanya bentuk tari-tarian yang berkembang pada masa itu.
Tarian perang, tuwung, bungkuk, ganding, matapukan (tari topeng) merupakan
jenis tarian yang terlihat di relief candi tersebut. Alat gamelan digunakan
untuk mengiringi tarian tersebut. Alat-alat gamelan antara lain gendang, gong,
kecer, gambang, saron, dan kenong.
6. Bidang
seni pertunjukan terutama seni wayang: pada masa Hindu-Buddha, kebudayaan
pertunjukkan wayang mengambil epik cerita Ramayana dan Mahabharata. Cerita yang
dikembangkan merupakan perpaduan antara cerita Hindu-Buddha dan unsur-unsur
budaya asli. Adanya unsur budaya asli dapat terlihat dari adanya tokoh-tokoh
“baru” yaitu Punakawan. Tokoh-tokoh punakawan seperti Bagong, Petruk dan Gareng
(dalam seni wayang golek disebut Astrajingga atau Cepot, Dewala dan Gareng).
7. Peninggalan
sejarah berupa prasasti:
a. Yupa
(batu bertulis) peninggalan dari Kerajaan Kutai.
b. Tujuh
prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yaitu 5 ditemukan di Bogor, 1 di
Cilincing, dan 1 di Lebak Banten, yaitu Prasasti Ciaruteun, Prasasti Kebon
Kopi, Prasasti Jambu, Prasasti Tugu, Prasasti Pasir Awi dan Muara Ciaten, dan
Prasasti Lebak.
c. Prasasti
Tuk Mas (abad ke-5 M), peninggalan kerajaan Holing berisi tentang sumber air
dan lambang dewa.
d. Prasasti
Canggal (732 M), Prasasti Kalasan (778 M), Prasasti Karangtengah (824 M),
Prasasti Matyasih (907 M), Prasasti Argapura (963 M), merupakan sumber sejarah
dari Kerajaan Mataram Kuno.
e. Prasasti
Anjuk Ladang (937 M), sumber sejarah yang mengungkapkan keberadaan Mpu Sindok
(raja pertama Medang dan pendiri Dinasti Isyana).
f. Prasasti-prasasti
sebagai sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya di Sumatera (684 - 775M), antara lain
Prasasti Kedukan Bukit, Prasasti Talang Tuwo, Prasasti Telaga Batu, Prasasti
Kota Kapur, dan Prasasti Karang Berahi.
8. Bidang seni bangunan:
a. Bidang
seni bangunan peninggalan budaya Hindu-Buddha dari pengaruh India di Indonesia
yang sangat menonjol berupa bangunan candi dan stupa yang merupakan salah satu
wujud akulturasi budaya asli Indonesia dengan budaya dari India.
b. Bangunan
candi sebagian besar terdiri dari 3 tingkat (Triloka) artinya 3 dunia berupa
kesatuan alam semesta, yaitu:
1)
Bhurloka, yaitu kaki candi yang mewakili dunia manusia
2)
Bhuvarloka, yaitu tubuh candi yang mewakili dunia untuk disucikan
3)
Swarloka, yaitu atap candi yang mewakili dunia para dewa
c. Ada
3 corak candi di Pulau Jawa:
1) corak
candi Jawa Tengah bagian selatan: menggambarkan susunan masyarakat feudal dan
raja sebagai pusat.
2) Corak
candi di Jawa Tengah bagian utara: mengambarkan susunan masyarakat mendekati
demokratis.
3) Corak
candi di Jawa Timur: menggambarkan susunan masyarakat yang federal, sehingga
raja berdiri di belakanguntuk mempersatukan daerah-daerah dalam membentuk
negara kesatuan.
d. Candi-candi yang ditemukan di
Indonesia yaitu:
1) Candi
di Jawa Tengah dan Yogyakarta, antara lain: Candi Borobudur, Candi Mendut,
Candi Pawon, Candi Prambanan, Kelompok Candi Dieng, Candi Gedongsongo, Candi
Sukuh, Candi Sarjiwan Candi Lumbung Candi Sewu, dan Candi Sari atau Candi
Bendah.
2)
Candi-candi di Jawa Timur, antara
lain: Candi Badut, Candi Jago (Candi Jajaghu), Candi Kidal, Candi Panataran,
Candi Jajawa (Candi Jawi), Candi Singhasari, Candi Rimbi, Candi Bajang Ratu dan
Candi Sumber Awan.
3)
Candi di Jawa Barat, antara lain:
candi Cangkuang.
4)
Candi-candi di luar Jawa, antara
lain: di Sumatera terdapat beberapa candi seperti candi Muara Jambi, Candi
Muara Takus, Candi Tua, Candi Bungsu, Candi Mahligai, dan Candi Gunung Tua. Di
Bali terdapat Candi Padas atau Candi Gunung Kawi yang terletak di Desa Tampak
Siring Kabupaten Gianyar.
e.
Perbedaan/perbandingan candi-candi di Jawa Tengah dengan candi-candi di
Jawa Timur:

D. Banyaknya jumlah kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
mewariskan peninggalan sejarah yang banyak pula
Peninggalan-peninggalan itu antara lain adalah bangunan,
patung/arca, relief, prasasti
dan kitab- kitab.
a. Candi
dan Stupa
Bangunan candi dan stupa ada yang didirikan sebagai tempat pemujaan
dan ada pula yang didirikan sebagai
makam. Bangunan yang digunakan agama Hindu contohnya antara lain candi Prambanan,
candi Sukuh, candi Canggal,
candi Gedong Songo. Adapun bangunan
yang digunakan agama
Buddha contohnya antara lain Borobudur,
Mendut, Sewu, dan Plaosan.
b. Gapura
Gapura adalah bangunan berupa pintu gerbang. Gapura ada yang beratap
dan berdaun pintu dan ada yang menyerupai candi terbelah dua. Gapura yang
beratap disebut Paduraksa dan yang terbelah
dua disebut Bentar. Contoh
bangunan gapura diantaranya adalah Gapura Wringin Lawang di Trowulan peninggalan Kerajaan Majapahit.
c. Petirtaan
Petirtaan adalah
pemandian suci di kalangan
istana. Misalnya, petirtaan Tirtha Empul dan
Jolotondo.
d. Patung/Arca
Bentuk patung Hindu
tidak sama dengan
bentuk patung Buddha. Patung Hindu umumnya berbentuk
dewa-dewi, tokoh, dan makhluk
mistik. Misalnya, patung
Raja Airlangga berbentuk patung dewa Wisnu
sedang menunggang garuda,
dan patung Ken Dedes dalam wujud Dewi Prajnaparamita.Adapun patung Buddha, bentuknya
mewujudkan Sang Buddha Gautama
sendiri. Patung Buddha tampil
dalam berbagai posisi. Misalnya, sikap dhyana-mudra yaitu
sikap tangan sedang bersemadi atau sikap wara-mudra yaitu sikap tangan sedang memberi
anugerah.
e. Relief
Relief adalah seni pahat pada dinding suatu bangunan atau candi.
Relief itu melukiskan suatu cerita.
Contohnya adalah cerita Ramayana yang dipahat
pada dinding candi Prambanan.
f. Prasasti
Prasasti merupakan tulisan
pada batu yang memuat berbagai
informasi tentang sejarah,
dan peringatan atau catatan suatu
peristiwa. Misalnya, Prasasti
Canggal, Prasasti Ciaruteun, Prasasti Talang
Tuo, dan Prasati Kota Kapur,
dan lainnya.
g.
Kitab
Kitab merupakan karangan
berupa kisah, catatan,
laporan tentang suatu peristiwa atau sejarah.Isi kitab
tidak berupa kalimat
langung melainkan rangkaian puisi indah dalam sejumlah bait.Ungkapan dalam bentuk puisi ini
biasa disebut kakawin.Kitab-kitab peninggalan masa Hindu-Buddha antara lain adalah
Kakawin Bharatayuda karya
Mpu Sedah dan Mpu
Panuluh, Kitab Negara
Kertagama karya Mpu Prapanca, dan
Sutasoma karya Mpu Prapanca.
14. Persebaran Islam di Indonesia
A. Mendeskripsikan proses persebaran Islam di Indonesia
1. Teori Gujarat
Suryanegara (1996:75) mengemukakan
bahwa dasar dari teori ini kemungkinan berdasar kepada Snouck Hurgronje yaitu
di dalam bukunya “L’ Arabie et les Indes Neerlandaises, atau Revue de
I’Historie des Religious.” Ada tiga alasan Snouk Hurgronje lebih
menitikberatkan keyakinannya ke Gurajat yaitu:
·
Tidak
banyak fakta yang menerangkan peranan bangsa Arab terkait penyebaran Islam ke
Nusantara.
·
Sudah
lama terjalin hubungan dagang antara Indonesia dan India.
·
Terdapat
inskripsi tertua mengenai Islam di Sumatera sehingga memberikan gambaran
hubungan antara Sumatera dan Gujarat.
Teori ini juga didukung oleh pendapat
W.F. Stutterheim dalam bukunya “De Islam en Zijn Komst In de Archipel”. Ia
menyatakan bahwa Islam masuk ke Nusantara pada abad ke-13 Masehi. Hal itu
didasarkan pada batu nisan Sultan Malik As-Saleh, Sultan Pertama dari Kerajaan
Samudera Pasai yang wafat pada 1297. Snouch Hurgronje juga mengatakan bahwa
Islam masuk pada abad ke 13 M dari Gujarat.
Selain itu, alasan mengapa Islam
masuk ke Indonesia dari Gujarat adalah Islam disebarkan melalui jalur
perdagangan antara Indonesia – Cambay (Gujarat) – Timur Tengah – Eropa.
2. Teori Mekkah
Teori ini didukung oleh para sejarawan muslim seperti
Prof.Hamka yang mengatakan bahwa Islam sudah datang ke Indonesia pada abad
pertama Hijriyah yakni kurang lebih sekitar abad ke 7 M sampai 8 M yang
langsung dari Arab.
Hal itu didukung dengan sudah adanya jalur pelayaran yang
ramai dan bersifat Internasional jauh sebelum abad ke-13 M melalui Selat Malaka
yang menghubungkan Dinasti Tang di Cina (Asia Timur), Bani Umayyah (Asia Barat)
dan Sriwijaya (Asia Tenggara).
Selain itu, Hamka mengemukakan bahwa Islam masuk ke
Indonesia pada abad ke-7 M berdasarkan berita Cina Dinasti Tang yang mengatakan
bahwa ada daerah pemukiman pedagang Arab Islam di pantai Barat Sumatera.
Bukan hanya itu saja, J.C. Van Leur mengatakan dalam bukunya
“Indonesia: Trade and Society” bahwa pada 674 M di pantai Barat Sumatera
terdapat pemukiman Arab Islam dengan perkiraan bahwa bangsa Arab telah
membangun pemukiman perdagangannya di Kanton pada abad ke-4 M.
Sedangkan, teori yang menyatakan bahwa Islam masuk pada abad
ke-13 M yang ditandai dengan berdirinya Kerajaan Samudera Pasai, dikatakan
bukan sebagai awal masuknya Islam tapi merupakan perkembangan Islam di
Nusantara
3. Teori
Persia
Suryanegara (1996:90) mengatakan bahwa pelopor teori Persia
di Indonesia adalah P.A. Hoesein Djajaningrat. Hal itu didukung dengan adanya
kebudayaan yang ada di kalangan masyarakat Islam di Indonesia dirasakan serupa
dengan kebudayaan Persia sebagai contoh dalam hal arsitektur dan sebagainya
Berdasarkan ketiga teori di
atas dapat disimpulkan bahwa islam yang dating pada abad ke-7 M berasal dari
Arab. Sedangkan Islam yang dating pada abad ke-13 M berasal dari Gujarat.
B. Menjelaskan cara-cara persebaran Islam di Indonesia
1. Perdagagan
Dikarenakan Indonesia berada di posisi
yang strategis untuk jalur perdagangan dan juga merupakan penghasil
rempah-rempah sudah pasti Indonesia banyak disinggahi para pedangan dari segala
penjuru dunia termasuk pedagang Islam. Banyak dari pedagang Islam tersebut yang
tinggal
dan membangun pemukiman serta berdakwah.
2.
Pernikahan
Banyak para pengusaha lokal yang
menikahkan putri mereka dengan para pedangan Islam karena pada saat itu para
pedagang Islam dianggap sebagai kalangan yang terpandang. Perkawinan akan
berlangsung jika gadis tersebut memeluk agama Islam. Dengan begitu, semakin
banyaklah keluarga muslim dan keturunan muslim yang berada di Indonesia.
3.
Pendidikan
Para pedagang muslim juga membangun
pondok pesantren sebagai sarana mendakwahkan Islam di Indonesia yang dipmpin
langsung oleh para guru agama Islam dan para ulama. Para santri yang sudah
lulus belajar di pondok pesantren akan mendakwahkan agama Islam seketika mereka
kembali ke kampong halaman masing-masing.
4.
Kesenian
Dakwah di Indonesia juga dilakukan
dengan menggunakan kesenian dimana para pendakwah menggunakan media seni untuk
memperkenalkan Islam ke penduduk pribumi. Sebagai contoh Sunan Kalijaga
menggunakan wayang untuk berdakwah.
C. Menganalisis dampak persebaran Islam di Indonesia
1. Bidang Politik
v
Sistem
pemerintahannya masih berbentuk kerajaan tapi namanya berubah menjadi kerajaan
v
Raja berganti
gelar menjadi sultan
v
Para
pemimpinya disebut khalifah
2. Bidang Sosial
Pada masa
Hindu dan Budha masyarakat Indonesia digolongkan dalam beberapa kasta,
sedangkan pada masa islam masuk ke Indonesia sistem kasta dihapus.
3. Bidang Agama
Pengaruh
ini dapat dilihat dengan banyaknya pemeluk agama islam diIndonesia. Oleh sebab
itu Indonesia disebut negara bermayoritas agama Islam.
4. Bidang Kebudayaan
a. Seni Bangunan
Bentuk bangunan masjid kuno memiliki
unsur kemiripan dengan kebudayaan Hindu-Buddha.Kemiripan ini terlihat pada
hal-hal berikut.
1. Atap Tumpang
Atap tumpang merupakan atap yang
bersusun semakin ke atas semakin kecil, tingkat yang paling atas berbentuk
limas. Jumlah tumpang itu selalu ganjil, biasanya 3 sampai 5 tingkat. Atap
tumpang serupa dengan arsitektur Hindu. Atap tumpang sampai saat ini masih
banyak kita temukan di Bali. Namanya meru, dan khusus digunakan sebagai atap
bangunan-bangunan suci di dalam pura. Contoh masjid yang menggunakan atap
tumpang adalah Masjid Demak dan Masjid Banten.
2. Menara
Menara merupakan bagian bangunan masjid yang berfungsi untuk
mengumandangkan adzan ketika waktu shalat telah tiba. Pada masjid Kudus bentuk
menara mirip sekali dengan bentuk bangunan Candi Jawa Timur yang telah diubah
dan disesuaikan penggunaannya dan diberi atap tumpang.
3. Makam
Pembangunan makam bagi sebagian umat
Islam di Indonesia dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah
meninggal. Di Indonesia banyak ditemukan makan yang terletak di bukit atau
dataran tinggi. Misalnya makam Sunan Gunung Jati di gunung Sembung atau
kompleks pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri. Makam-makam yang terletak di
tempat-tempat tinggi atau di atas bukit masih menunjukkan kesinambungan tradisi
yang mengandung unsur kepercayaan kepada roh nenek moyang dan merupakan bentuk
perwujudan pendirian punden berundak megalithik.
b. Seni Ukir
Seni ukir yang berkembang pada masa
Islam merupakan modifikasi dari masa sebelumnya. Dalam ajaran Islam ada larangan
untuk membuat patung atau melukis makhluk hidup apalagi dalam bentuk manusia.
Meskipun demikian, seni ukir terus berkembang dengan menggunakan ragam hias
yang terdiri dari pola-pola daun-daunan, bunga-bungaan (teratai), bukit-bukit
karang, pemandangan, dan garis-garis geometri. Ragam hias ini kemudian ditambah
dengan ragam hias huruf arab (kaligrafi) yang kerap kali digunakan untuk
menyamarkan lukisan makhluk hidup
D. Menyebutkan peninggalan masa Islam di Indonesia hasil akulturasi antara
kebudayaan Islam dengan kebudayaan Hindu Budha!
15. Masa
Islam
A. Mengidentifikasi
masuknya Islam menurut:
1.
Buya Hamka
Menurut Buya Hamka, Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh
pedagang dari Makkah (Arab Saudi) pada abad ke-7 Masehi atau permulaan Hijriah,
yang kemudian diikuti oleh pedagang Gujarat (India) abad ke-13 M, maupun Cina
pada abad ke-10 M. Mereka (Arab, Gujarat, Persia, maupun pedagang Cina). Mereka
bukanlah anggota misi penyebaran Islam, namun mempunyai kewajiban untuk
mengenalkan Islam pada wilayah yang mereka datangi, termasuk Indonesia.
2.
Houesein Djayadiningrat
Hoessein Djajadiningrat. Dalam teorinya mengemukakan
bahwa Islam yang masuk ke Indonesia adalah Islam yang berasal dari Persia
(Iran). Islam diyakini dibawa oleh para perdagang Persia mulai pada abad ke 12.
teorinya dekenal sebagai "Teori persia"
berlandaskan pada bukti maraknya paham Syiah pada awal masuknya Islam ke
Indonesia
3.
Snouck Hurgronje
eori Gujarat adalah teori yang menyatakan bahwa Islam
masuk di Indonesia berasal dari Gujarat, India. Teori ini pertama kali
dicetuskan oleh dua orang sejarawan berkebangsaan Belanda, Snouck Hurgronje dan
J.Pijnapel. Menurut mereka, Islam masuk ke Indonesia sejak awal abad ke 13
Masehi bersama dengan hubungan dagang yang terjalin antara masyarakat Nusantara
dengan para pedagang Gujarat yang datang.
Teori masuknya Islam di Indonesia yang dicetuskan
Hurgronje dan Pijnapel ini didukung oleh beberapa bukti, di antaranya batu
nisan Sultan Samudera Pasai Malik As-Saleh tahun 1297 yang bercorak khas Islam
Gujarat, catatan Marcopolo, serta adanya warna tasawuf pada aliran Islam yang
berkembang di Indonesia.
B. Mengidentifikasi bukti
peninggalan masa Islam di Indonesia
1. Kerajaan Samudera
Pasai
Jejak sejarah
dari Kerajaan Samudera Pasai terdiri dari berbagai macam benda. Peninggalan
tersebut adalah Cakra Donya , Naskah Surat Sultan Zainal Abidin ,
Makam Sultan Malik al Saleh, Makam Zain al-Abidin Malik az-Zahir,
stempel Kerajaan Samudra Pasai, Makam Ratu Al-Aqla.
2. Kerajaan Aceh
Salah satu
peninggalan paling terkenal yang ditinggalkan oleh Kerajaan Aceh Darussalam
adalah Masjid Raya Baiturrahman. Peninggalan lainnya berupa Benteng Indrapatra,
Gunongan, Makam Sultan Iskandar Muda, Mariam Kerajaan Aceh Darussalam, dan uang
emas Kerajaan Aceh Darussalam.
3. Kerajaan Demak
Kerajaan Demak
meninggalkan berbagai benda peninggalan prasejarah. Peninggalan bersejarah
tersebut ialah yaitu Masjid Agung Demak, Pintu Bledek, Soko Tatal dan Soko
Guru, Bedug, Kentongan, Situs Kolam Wudhu, Makrusah, Dampar Kencana, Piring
Campa.
4. Kerajaan Banten
Terdapat
berbagai jenis peninggalan Kerajaan Islam Banten. Peninggalan bersejarah dari
Kerajaan Islam Banten berupa adalah Masjid Agung Banten, Istana Keraton
Kaibon Banten, Istana Keraton Surosowan Banten, Benteng Speelwijk, Danau
Tasikardi, Vihara Avalokitesvara, Meriam Ki Amuk, Mahkota Binokasih, Keris
Penunggul Naga, Keris Naga Sasra.
5. Kerajaan Makassar
Peninggalan
bersejarah Kerajaan Islam Makassar banyak berupa bangunan serta kompleks
pemakaman. Peninggalan tersebut adalah Benteng Ford Ratterdam, Batu
Pallantikang, Masjid Katangka, Kompleks Makam Katangka, Makam Syekh Yusuf.
6. Kerajaaan Mataram
Jika sebagian
besar peninggalan sejarah berupa bangunan atau pun kitab. Kali ini ada yang
sedikit berbeda dengan peninggalan Kerajaan Mataram yaitu Kue Kipo. Selain itu
terdapat peninggalan lain yang berupa Sastra Gendhing karya dari sultan Agung,
Tahun Saka, Kerajinan perak, Kalang Obong, Kue Kipo, Batu Datar, Pakaian kyai
Gundhil, Gapura Makan Kotagede.
7. Kerajaan Ternate
Peninggalan
bersejarah Kerajaan Islam Ternate terdiri dari berbagai macam bangunan dan
senjata. Peninggalan berupa bangunan adalah Istana Sultan Ternate, Masjid Jami
Sultan Ternate, Makam Tua, tempat berdoa, singgasana. Selain itu yaitu tombak,
pedang, senapan, tameng serta tulisan Raja dalam bahasa Arab.
8. Kerajaan Tidore
Kerajaan islam
Tidore banyak meninggalkan peninggalan berupa makanan tradisional. Makanan
tersebut adalah Lapis Tidore, Kue Bilolo, Kue Kale-kale, Kue Abu, Popeda.
Selain makanan, terdapat juga peninggalan berupa Benteng Torre dan Tahula serta
Istana Kie,
9. Kerajaan Banjar
Berbeda dengan
peninggalan bersejarah Kerajaan lainnya. Kerajaan Islam Banjar lebih sedikit
meninggalkan benda bersejarah. Peninggalan tersebut adalah Candi Agung Amuntai
dan Masjid Sultan Suriansyah.
C. Kesimpulan proses
masuknya Islam ke Indonesia
16. Pengaruh Islam
A. Menjelaskan pengaruh
Islam terhadap masyarakat di Indonesia dalam bidang politik
Pengaruh ini dapat
dilihat dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia seperti
konsep khilafah atau kesultanan yang sering kita jumpai pada kerajaan-kerajaan
seperti Aceh, Mataram. Demak, Banten dan Tidore
B. Menjelaskan pengaruh
Islam terhadap masyarakat di Indonesia dalam bidang sosial
Dalam ajaran agama Islam tidak menerapkan
sistem kasta serti agama Hindu. Hal ini menyebakan pengaruh Islam berkembang
pesat dan mayoritas masyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Begitu juga
dengan sistem penanggalan, pada awalnya masyarakat Indonesia mengenal kalender
Saka yang merupakan kalender Hindu. Dalam kalender Saka terdapat nama hari
pasaran seperti pahing, pon, wage, kliwon, dan legi.
Seiring perkembangan Islam, Sultan Agung dari kerajaan
Mataram menciptakan Kalender Jawa. Kalender itu menggunakan perhitungan seperti
Hijriah (Islam). Sultan Agung mengganti nama bulan seperti Muharram diganti
dengan Syuro, Ramadan diganti dengan Pasa. Nama-nama hari tetap menggunakan
hari-hari sesuai dengan bahasa Arab dan hari pasaran pada Kalender Saka juga
dipergunakan.
C. Menjelaskan pengaruh
Islam terhadap masyarakat di Indonesia dalam bidang agama
Pada masa Islam, sebagian
besar masyarakat di Indonesia menganut agama Islam. Meskipun demikian, masih
terdapat masyarakat yang menganut agama Hindu-Buddha, atau menganut kepercayaan
roh halus. Hingga saat ini, sebagaian besar masyarakat di Indonesia menganut
agama Islam.
D. Menganalisis pengaruh Islam terhadap masyarakat di Indonesia dalam
bidang kebudayaan
Adat istiadat dan
kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya Islam dapat berupa ucapan salam,
acara tahlilan, syukuran, yasinan dan lain-lain. Dalam hal kesenian, banyak
dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan sholawat.
Kita juga melihat pengaruh di bidang seni arsitektur rumah peribadatan atau
masjid di Indonesia yang banyak dipengaruhi oleh arsitektur masjid yang ada di
wilayah Timur Tengah.
17. Kerajaan Islam
A. Menjelaskan kerajaan – kerajaan Islam di
Indonesia (Samudera Pasai, Aceh, Demak, Banten, Makasar, Mataram, Ternate dan
Tidore dan Banjar)
1. Kerajaan Samudera Pasai
Pada abad ke 13 M
berdidirlah Kerajaan Samudera Pasai. Kerajaan ini didirikan oleh Sultan
Malik Al Saleh. Letak kerajaan Samudera Pasai sendiri berada di Aceh Utara
tepatnya di kabupaten Lhokseumawe. Pada tahun 1326 ketika Kerajaan Samudera
Pasai dipimpin oleh Sultan Malik Al Tahir, diberlakukanlah koin emas sebagai
mata uang kerajaan Samudera Pasai.
2. Kerajaan Aceh
Kerajaan ini berdiri pada
tahun 1514 yang dipimpin oleh Sultan Ibrahim. Beliau merupakan raja pertama
Kerajaan Aceh Darusalam yang memimpin selama 10 tahun. Kerajaan ini terletak di
daerah yang sekarang disebut dengan nama Aceh Besar. Kerajaan Aceh berjaya pada
tahun 1607-1636 dibawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda.
3. Kerajaan Demak
Kerajaan Demak merupakan
Kerajaan Islam pertama pulau Jawa yang berdiri pada tahun 1478 yang dipimpin
oleh Raden Patah. Tahun 1507 Raden Patah digantikan oleh putranya yakni Pati
Unus yang mendapat julukan sebagai Pangeran Sabrang Lor. Julukan tersebut
diberikan karena keberaniannya melawan Portugis di Malaka.
4. Kerajaan Banten
Didirikan oleh Hasanuddin
pada tahun 1552 di Banten. Pada masa kepemimpinannya Kerajaan Banten mengalami
masa kejayaan. Setelah Hasanuddin wafat kemudian digantikan oleh putranya yang
bernama Pangeran Yusuf. Kemunduran Kerajaan Banten terjadi pada masa
kepemimpinan Sultan Abdul Muffakir.
5. Kerajaan Makassar
Terdapat beberapa
Kerajaan yang berada di Sulawesi Selatan yaitu Kerajaan Gowa, Bone, Waju,
Luwu, Tallo, dan Soppeng. Diantara kerajan tersebut yang berkembang sangat
pesat hanya Kerajaan Gowa dan Tallo saja. Hal tersebut dikarenakan letak Gowa
dan Tallo yang berada ditengah jalur pelayaran yang strategis. Oleh
karena itu raja kedua Kerajaan maju itu memutuskan untuk bergabung dan
mendirikan Kerajaan Islam Makassar dengan raja pertamanya adalah Sultan
Alauddin.
Kerajaan Islam Makassar
ini gemar menyebarkan dakwah Islam. Masa puncak kejayaan Kerajaan Islam
Makassar ini ialah pada saat pemerintahan Sultan Hasanuddin. Sultan
Hasanuddin adalah cucu dari Sultan Alauddin.
6. Kerajaan Mataram
Didirikan oleh Sutowijoyo
pada tahun 1586. Kerajaan ini terletak di Kotagede, sebelah tenggara Kota
Yogyakarta. Setelah wafatnya Sutowijoyo pada tahun 1601, dipilihlah Mas Jolang
atau Panembahan Seda ing Krapyak. Kerajaan Islam Mataram mengalami masa
kejayaan pada masa pemeritahan Mas Rangsang atau Sultan Agung.
7. Kerajaan Ternate
Kerajaan Islam Ternate didirikan oleh
Sultan Marhum. Keberadaan Kerajaan ini adalah di Maluku Utara. Di Maluku
sendiri terdapat 4 Kerajaan yaitu Ternate, Tidore, Obi, dan Bacan. Dari keempat
Kerajaan tersebut Ternate dan Tidore merupakan Kerajaan yang berkembang cepet
karena sumber rempah-rempah yang sangat besar.
Banyak para saudagar yang datang
untuk melakukan perdagangan di Kerajaan Ternate, dan selain bertransaksi
perdagangan mereka juga menyebarkan agama islam. Setelah Sultan Mahrum wafat
digantikan oleh Sultan Harun. Sultan Harun kemudian digantikan oleh putranya
yang bernama Sultan Baabullah.
Pada
masa pemerintahan Sultan Baabullah, Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya.
Sultan Baabulah kemudian meninggal pada tahun 1583. Tampu kekuasaan kemudian
digantikan putanya yang bernama Sahid Barkat. Kerajaan Ternate mengalami
kemunduran karena tidak mampu melawan Spanyol dan VOC.
8. Kerajaan Tidore
Berdiri pada tahun 1801
yang dipimpin oleh raja Muhammad Naqil. Kerajaan Islam Tidore terletak di
sebelah selatan Kerajaan Ternate Agama islam menjadi agama resmi Kerajaan
Tidore dan disahkan oleh raja Tidore ke-11 yaitu Sultan Djamalludin berkat
dakwah dari Syekh Mansur dari Arab.
Kerajaan Tidore menjadi
pusat perdagangan karena banyaknya bangsa Eropa yang melakukan transaksi
perdagangan. Bangsa tersebut seperti Spanyol, Portugis dan
Belanda. Kerajaan Islam Tidore mencapai puncak kejayaan pada masa
pemerintahan Sultan Nuku (1780-1805 M).
9. Kerajaan Banjar
Kerajaan Islam Banjar
didirikan oleh Raden Samudra pada tahun 1520. Letak Kerajaan ini ialah di
provinsi Kalimantan. Di Kerajaan Islam Banjar terdapat tokoh ulama yang sangat
termashur yang bernama Syeh Muhammad Arsyad al-Banjari. Setelah wafatnya
Raden samudra, tahta Kerajaan pun digantikan oleh Sultan Rahmatullah
(1545-1570).
Carilah
persamaan dan perbedaan kehidupan masyarakat pada kesultanan kesultanan
samudera pasai, kesultanan aceh darussalam, kesultanan demak dan kesultanan
banten
B. Memahami persamaan kehidupan masyarakat di Kesultanan Islam di
Indonesia.
Persamaan
1. Bidang
Perdagangan
Kesultanan
itu semuanya mempunyai kesamaan pada kegiatan ekonominya yaitu pada bidang
perdagangan, seperti misalnya Samudera Pasai di sana karena mempunyai pelabuhan
yang menghubungkan pedagang dari luar negeri menuju ke wilayah nusantara
lainnya. Sama halnya dengan kerajaan Aceh yang menjadi tempat transit
pedagang-pedagang Islam yang mau berdagang ke Nusantara karena Malaka yang
sudah dikuasai Portugis. Sedangkan demak juga mempunyai pelabuhan-pelabuhan
kecil di beberapa wilayahnya misalnya: Tuban, Tasik dan Jepara yang
menghubungkan dengan wilayah-wilayah lain indonesia bagian barat maupun
Indonesia bagian timur. Banten juga mengambil peran yang besar dalam
perdagangan di mana ada salah satu wilayah pelabuhan yang sangat besar yaitu
Sunda Kelapa yang menjadi tempat perdagangan yang cukup besar untuk
menghubungkan Nusantara dengan luar negeri.
2. Bidang
Politik
Kesultanan-kesultanan itu mempunyai corak politik yang sama yaitu
kerajaan. Sistem pemerintahan kerajaan yang dipimpin langsung oleh seorang
Sultan, masa pemerintahan Sultan dihitung dari dia mulai naik tahta sampai pada
saat ia menyerahkan kekuasaannya kepada keturunannya, biasanya putra mahkota
sejarah turun temurun. Sultan mempunyai kekuasaan penuh terhadap kerajaan yang
dipimpinnya, biasanya kemakmuran rakyatnya tergantung pada Sultan nya, semakin
baik Sultan memerintah maka kesejahteraan rakyatnya juga baik, begitu pula
sebaliknya.
C. Memahami perbedaan kehidupan masyarakat di Kesultanan Islam di
Indonesia.
Perbedaan
Bidang Kebudayaan
Kerajaan Samudera Pasai dan Aceh berkembang di Sumatera maka budayanya
berbeda dengan kebudayaan Banten dan Demak yang masih terpengaruh budaya Jawa.
Sehingga kesenian dan hasil budaya lainnya juga berbeda. Misal di Aceh ada tari
saman, sedangkan di Jawa pada saat itu berkembang kesenian wayang kulit sebagai
media dakwah.
Untuk itu simaklah uaraian materi tentang nilai-nilai
peninggalan budaya masa prasejarah ini yang terdiri dari:
1. Nilai Religius/Keagamaan Nilai ini mencerminkan adanya kepercayaan terhadap
sesuatu yang berkuasa atas mereka, dalam hal ini mereka berusaha membatasi
perilakunya. Dari uraian tersebut, sikap yang perlu diwariskan adalah sikap
penghormatan kepada yang lain, mengatur perilaku agar tidak semaunya dan
penghormatan serta pemujaan sebagai dasar keagamaan.
2. Nilai Gotong Royong Masyarakat prasejarah hidup secara berkelompok, bekerja
untuk kepentingan kelompok bersama, membangun rumah juga dilakukan secara
bersama-sama. Hal ini dapat dibuktikan dari adanya bangunan-bangunan megalith
yang dapat dipastikan secara gotong royong/bersama-sama. Dengan demikian
patutlah ditiru bahwa hal-hal yang menyangkut kepentingan bersama hendaklah
dilakukan secara bersama-sama (gotong royong) dengan prinsip berat sama
dipikul, ringan sama dijinjing.
3. Nilai musyawarah Nilai ini sudah dikembangkan oleh masyarakat prasejarah
dalam hidupnya seperti dalam pemilihan pemimpin masyarakat dalam usaha
pertanian dan perburuan. Dari perilaku tersebut menjadi dasar bagi tumbuh dan
berkembangnya asas demokrasi.
4. Nilai Keadilan Sikap ini sudah diterapkan dalam kehidupan masyarakat
prasejarah sejak masa berburu yaitu adanya pembagian tugas sesuai dengan tenaga
dan kemampuannya sehingga tugas antara kaum laki-laki berbeda dengan kaum
perempuan. Sikap keadilan ini berkembang pada masa perundagian, yaitu pembagian
tugas berdasarkan keahliannya. Dari nilai tersebut mencerminkan sikap yang adil
karena setiap orang akan memperoleh hak yang sama/tugas yang sama apabila
didukung oleh kemampuannya. Demikianlah nilai-nilai peninggalan budaya masa
prasejarah yang patut untuk dibanggakan dan ditiru dalam kehidupan masyarakat
pada masa sekarang. Dalam rangka menambah wawasan berpikir Anda, maka
diskusikanlah dengan temanteman Anda untuk mencari contoh-contoh perilaku pada
masa sekarang yang mencermikan niali religius, nilai gotong-royong dan nilai
musyawarah serta nilai keadilan seperti yang dikembangkan oleh masyarakat
prasejarah. Hasil diskusi Anda dapat Anda tunjukkan pada guru bina Anda pada
saat tutorial. Setelah Anda memahami tugas di atas, maka kerjakanlah latihan
soal yang ada pada akhir kegiatan ini, agar kemampuan pemahaman Anda terukur.
Selamat mengerjakan latihan soal berikut ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar