Jumat, 23 Februari 2024

KERAGAMAN ALAM INDONESIAM, PELESTARIAN LINGKUNGAN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta Didik mampu menganalisis hubungan antara kondisi geografis daerah dengan karakteristik masyarakat serta memahami potensi sumber daya alam serta kaitannya dengan mitigasi kebencanaan

.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didi dapat memahami jenis-jenis pelstarian alam dan menganalsis upaya penaggulangan kerusakan alam dengan tetap bertahan pada prinsip kebinekaan yang globa, bernalar dan kreatif.

 

RUANG LINGKUP MATERI

Potensi sumber daya alam serta kaitannya dengan mitigasi bencana.

 

MATERI ESENSIAL

Keragaman alam Indonesia, pelestarian lingkungan alam.


KERAGAMAN ALAM INDONESIAM, PELESTARIAN LINGKUNGAN


Keragaman alam Indonesia

A.    KERAGAMAN ALAM

Keragaman alam merupakan keanekaragaman hayati atau flora dan fauna dalam suatu ekositem di area geografis tertentu. Keberagaman Alam di Indonesia adalah fenomena luar biasa yang mencakup keanekaragaman geografis, keanekaragaman hayati, serta keanekaragaman budaya. Berikut adalah penjelasan lengkap tentang keberagaman alam di Indonesia:

Keragaman alam Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis dan kondisi geologis bangsa Indonesia.

1.      Letak Geografis

Letak geografis merupakan posisi suatu wilayah beradasarkan kenyataannya di permukaan bumi. berdasarkan letak geografis, Indonesia terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Australia serta berada diantara dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Pasifik.

 

Posisi geografis Indonesia yang sangat strategis

Letaknya yang strategis membuat negara ini menjadi tempat pertemuan berbagai pengaruh iklim, oseanografi, dan geologi dari berbagai wilayah, sehingga menciptakan beragam kondisi geografis.

 

Letak geografis Indonesia membawa pengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat yaitu beragamnya budaya, memiliki dua musim yaitu musim hujan dan kemarau sehingga Indonesia menjadi negara agraris dengan potensi agrikultur terkemuka di dunia, menjadi persimpangan lalulintas dunia baik lalulintas udara maupun laut, menjadi titik persilangan perdagangan dunia.


2.     Letak Astronomis

Letak astronomis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Indonesia berada di antara 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT.

Letak astronomis Indonesia

Letak garis lintang Indonesia yang berada pada 6 derajat Lintang Utara - 11 derajat Lintang Selatan menjadikan Indonesia beriklim tropis dengan ciri-ciri:

v Intensitas curah hujan tinggi

v Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun

v Memiliki 2 musim yaitu kemarau dan penghujan

v Kelembaban udara yang tinggi

v Memiliki hutan hujan tropis

 

Letak garis bujur Indonesia yang berada pada 95 derajat Bujur Timur - 141 derajat Bujur Timur berpengaruh pada pembagian waktu di Indonesia, yaitu:

v   Waktu Indonesia Barat (WIB)

Daerah yang berada di Indonesia bagian Barat memiliki selisih waktu +7 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayah tersebut adalah seluruh Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Madura, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, dan pulau-pulau kecil  disekitarnya.


Daerah pembagian waktu di Indonesia

v   Waktu Indonesia Tengah (WITA)

Daerah Indonesia bagian tengah memiliki selisih waktu +8 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayah tersebut adalah Pulau Bali, Pulau Nusa Tenggara, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kalimantan Timur, Pulau Sulawesi, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.

v   Waktu Indonesia Timur (WIT)

Daerah Indonesia bagian timur memiliki selisih waktu +9 terhadap GMT (Greenwich Mean Time). Wilayah-wilayahnya adalah Kepulauan Maluku, Pulau Papua, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.

 

Keuntungan Letak Astronomis Indonesia

v   Memiliki hutan hujan tropis yang luas

Iklim tropis membuat Indonesia memiliki hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis merupakan penyumbang oksigen terbesar di dunia yang bisa mengurangi pemanasan global. Hutan hujan tropis juga merupakan habitat yang ideal untuk flora dan fauna.

v   Memiliki keragaman flora dan fauna yang bervariasi

Indonesia memiliki flora dan fauna yang beragam. Hal ini tidak terlepas dari kondisi iklim di Indonesia. Iklim tropis sangat ideal untuk pertumbuhan flora dan perkembangbiakan fauna.


Persebaran fauna di Indonesia

v   Lahan pertanian dan perkebunan yang subur

Intensitas curah hujan yang tinggi dan disinari matahari sepanjang tahun menyebabkan tanah di Indonesia sangat subur. Melimpahnya hasil pertanian dan perkebunan dapat membantu meningkatkan perekonomian negara.


3.    Letak Geologis

Letak geologis adalah posisi suatu wilayah berdasarkan struktur geologi atau susunan batuan disekitarnya. Letak geologis Indonesia yang berada di titik pertemuan dari tiga lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Di daerah pertemuan antar lempeng ini mengakibatkan bebarapa daerah di Indonesia rawan terjadi gempa bumi.

Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania

Secara geologis, Indonesia dilalui dua jalur pegunungan dunia yaitu pegunungan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik. Jalur pegunungan tersebut membentang hingga wilayah Indonesia. Hal tersebut menyebabkan wilayah Indonesia memiliki sebanyak 127 Gunung api katif.

Letak geologis Indonesia

Jalur pegunungan api di Indonesia membentang dari ujung utara Sumatra memanjang melalui pantai barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, dan Halmahera.

Letak geologis memberi pengaruh bagi alam Indonesia yaitu:

a.        Memiliki banyak gunung api aktif

b.       Sering terjadi gempa

c.        Kaya akan barang tambang

d.       Tanahnya subur

e.        Flora dan fauna beranekaragam

f.         Laut di Indonesia memiliki kedangkalan


Kondisi geologis Indonesia memberi pengaruh terhadap keragaman alam yang dapat ditemukan pada kekayaan sumber daya alam seperti flora dan fauna, barang tambang, dan sumber daya laut.


B.   Pelestarian Lingkungan

Manusia merupakan makluk ciptaan Tuhan dan diberi ruang untuk hidup dan tinggal di muka bumi. Manusia harus hidup selaras dengan alam. Oleh karena itu, alam harus dijaga atau dilestarikan demi kelangsungan hidupnya di bumi.

 

Seiring dengan isu-isu lingkungan yang ada saat ini, sudah banyak upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian alam, namun, sebenarnya upaya-upaya ini bukanlah hal yang baru.


Jenis-jenis pelestarian alam atau lingkungan

1. Tradisi Pelestarian Lingkungan

Kesadaran menjaga alam dan lingkungan sudah ada di masyarakat dan bahkan menjadi tradisi-tradisi yang khas. Penasaran apa saja tradisi-tradisi unik yang dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian alam yang ada di Indonesia? Berikut beberapa diantaranya.

a.   Ritual adat “Barong Wae”

Ritual adat "Barong Wae" adalah cara masyarakat Manggarai mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas segala yang telah mereka terima.

Upacara adat Barong Wae bertujuan untuk menjaga keharmonisan relasi antara manusia dengan alam. Masyarakat Manggarai percaya bahwa air merupakan sumber dari kehidupan segala makhluk hidup. Karena itu, agar airnya tidak surut, perlu diadakan upacara di mata air tersebut. Upacara di mata air ini, bukan hanya untuk mengundang roh-roh penjaga air, tetapi juga disampaikan syukur kepada Tuhan yang telah menciptakan mata air untuk kehidupan bagi seluruh warga kampung. Hewan kurban dalam upcara Barong Wae ini adalah ayam dan telur.



b.   Paca Goya (Tidore)

Merupakan tradisi dari masyarakat Kampung Kalaodi, Tidore. Upacara Paca goya memiliki makna untuk menjaga alam. Tradisi Paca Goya dilakukan untuk berdamai sekaligus bersahabat dengan alam sekitar. Melalui Tradisi ini warga Kolodi berupaya untuk tidak merusak dan mengambil berlebih dari alam.


c.   Tradisi “Mentari Bondar” Sumatra Utara

Tradisi ini bertujuan agar masyarakat menjaga hutan dan memastikan tidak ada kerusakan pada mata air sehingga aliran arus air lancar. Melalui tradisi ini, masyarakat Desa Hatabosi berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan dan konservasi air


d.   Tradisi Sasi (Maluku – Papua)

Tujuan dari Sasi Lompa adalah menjaga agar ikan dapat berkembang biak dan tidak punah sehingga masyarakat dapat terus menikmatinya. keindahan alam mereka masih terjaga dengan baik.



Melalui beberapa tradisi di atas menunjukkan bahwa masyarakat adat nusantara memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan alam. Dengan mengenal beberapa contoh tradisi di atas, kita diharapkan memiliki kesadaran untuk terus menjaga alam, dan tidak hanya menikmati keindahannya.


2.  Konsep Melestarikan Lingkungan

Lingkungan alam terdiri dari lingkungan biotik, lingkungan fisik, dan lingkungan sosial. lingkungan biotik meliputi flora-fauna dan mikroorganisme, lingkungan fisik mencakup tanah, air, dan udara. Sedangkan lingkungan sosial merupakan semua faktor yang berpengaruh terhadap perubahan lingkungan alam.

Lingkungan alam merupakan ciptaan Tuhan, oleh karena itu lingkungan harus dijaga kelestariannya. Manusia harus hidup selaras dengan alam, karena dari alam sumber energi utama untuk kelangsungan hidup manusia. Pengelolaan dan pemanfaatan alam tidak boleh melampui batas kebutuhan diri sendiri dan masyarakat, serta tidak boleh berdampak pada perusakan alam.

Ekosistem hutan yang tidak terganggu

Alam merupakan tempat hidup semua makhluk ciptaan Tuhan. Tuhan telah menciptakan alam dengan sedemikian rupa, maka tugas kita menjaga keseimbangan alam. Lingkungan alam tidak boleh dirusak, dan harus dijaga kelestariannya. Menjaga hubungan baik dengan alam sebagai wujud menjaga ciptaan Tuhan di Bumi.

Sikap menjaga keseimbangan dan kelestarian alam akan menjadi sangat mudah dan sangat indah apabila bersumber dari kebiasaan harian. Lingkungan alam memang anugerah Tuhan, tetapi tidak untuk dieksploitasi dan di eksplorasi secara berlebihan. Alam mampu mewujudkan kemakmuran dan keberlanjutan hidup manusia di bumi.

3.   Upaya Penanggulangan Kerusakan Alam

Lingkungan yang sudah di rusak akan mengakibatkan beberapa dampak buruk bagi manusia. Banyak bencana alam di Indonesia yang disebabkan oleh rusaknya lingkungan. Untuk mengurangi Dampak Kerusakan Lingkungan harus dimulai sejak dini. Penanaman sikap menjaga dan merawat lingkungan ditanamkan mulai dari anak-anak sebagai generai bangsa.

Banyak cara mengatasi dampak kerusakan lingkungan hidup yang biasa anda lakukan yaitu:

a.   Prinsip 4R

Prinsip ini berguna untuk menaggulangi adanya bencana banjir yang sering terjadi.

v Reduce yaitu mengurangi pemakian barang yang tidak berguna. 

Contoh penerapan prinsip reduce: mengurangi konsumsi makanan dan minuman berkemasan plastik, membawa sendiri kantong plastik ketika pergi berbelanja demi mengurangi sampah plastik di rumah.

v Reuse yaitu memakai ulang barang yang masih bisa digunakan. 

Contoh penerapan prinsip reuse adalah menggunakan kembali botol minuman menjadi beberapa fungsi, seperti pot tanaman, wadah minyak goreng, wadah ikan, dan sebagainya.

v Recycle yaitu mendaur ulang barang ataupun sampah untuk menjadi barang yang berguna. Contoh penerapan prinsip recycle adalah: mengolah sisa-sisa kain perca menjadi kain lap, keset kaki, selimut, dan sebagainya. Metode pembuatan kompos juga termasuk penerapan daur ulang.

v Replant  yaitu menimbun sampah organik untuk dijadikan kompos.

Contoh kegiatan replace adalah mengganti penggunaan kantong plastik dengan plastik biodegradable yang lebih eco-friendly karena mudah diuraikan. Contoh lainnya adalah menggunakan lap untuk mengelap keringat, alih-alih tisu; memakai tas kain untuk berbelanja, tidak lagi terus membeli kantong plastik; dan sebagainya.

 

Dengan menggunakan prinsip tersebut diharapkan sampah yang ada di berbagai daerah dikurangi dengan kesadaran masing-masing masyarakat.

 

b.  Reboisasi

Menanam kembali benih pohon pada hutan yang telah gundul. Lakukan tebang pilih jika ingin menebang pohon. Hutan merupakan paru-paru dunia. jika hutan rusak, maka kandungan oksigen disekeliling kita berkurang dan akan mengganggu kelangsungan hidup kita.

 

Reboisasi

c.   Bioremidiasi

Bioremediasi merupakan penggunaan mikroorganisme untuk membersihkan pencemaran yang disebabkan oleh limbah minyak terutama limbah industri. Jadi limbah yang akan dibuang harus di bersihkan dahulu kontaminasinya. Jadi dengan adanya bioremidiasi ini limbah yang akan dibuang tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan.

Bioremidiasi

d.   Rehabilitasi Lahan

Menjadi salah satu cara mengatasi dampak kerusakan lingkungan akibat pertambangan. Adanya rehabilitasi ini menjadi salah sat upaya untuk mengembalikan lahan secara ekologis. Rehabilitasi ini juga menjadi upaya untuk mengembalikan lingkungan fisik untuk bisa di fungsikan lagi. Tanggung jawab yang membuat rehabilitasi ini adalah pengusaha yang sudah melakukan penambangan di lahan tersebut. Jika hal ini tidak dilakukan, maka tanah akan menjadi tandus dan mati.

 

Rehabilitasi lahan kritis

e.   Reklamasi Pantai

Reklamasi pantai merupakan kegiatan pemulihan pantai untuk menyelamatkan lahan yang ktitis dan mati untuk menjadi lahan yang lebih produktif. Adanya lahan kritis dikarenakan ulah penambangan pasir yang dilakukan oleh manusia. Nah dengan reklamasi pantai dan penanaman bakau ini menjadi Cara Menanggulangi Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Ulah Manusia. Jika di perhitungkan antara penambnagan pasir dan biaya yang dibutuhkan untuk reklamasi pantai tidaklah seberapa. Justru lebih banyak biaya yang digunakan untuk mereklamasi pantai.

Reklamasi pantai

4.  Jenis-jenis Kerusakan Lingkungan

Kerusakan lingkungan banyak terjadi akibat aktivitas dan perilaku manusia. Kerusakan lingkungan ditandai dengan rusaknya tanah, air, udara, ekosistem terganggu dan banyaknya flora dan fauna yang punah.

Kerusakan lingkungan dapat dapat disebabkan oleh ulah manusia dan peristiwa alam. Peristiwa alam yang dapat merusak lingkungan alam adalah peristiwa gunung api meletus, gempa bumi, kekeringan, angin putting beling, dan lain-lain. Dampaknya bagi manusia yakni: rusaknya bangunan yang telah dibangun manusia, dan matinya flora dan fauna.

       Contoh kerusakan lingkungan akibat ulah manusia:

a.   Penebangan liar

Penebangan hutan secara liar yang dilakukan manusia untuk perluasan lahan, pemukiman, industri, dan komersil telah menyebabkan berkurangnya jumlah pohon di bumi. Padahal pohon sangat berperan dalam menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen.

b.   Pengambilan sumber daya alam secara berlebihan

Ulah manusia yang serakah dalam mengeksploitasi alam secara berlebihan tanpa memperhatikan kelestariannya telah merusak ekosistem di banyak tempat. Misalnya penambangan pasir besar-besaran sehingga terjadi abrasi pantai dan longsor.

c.   Pembuangan limbah ke laut

Banyak pabrik yang dengan sengaja membuang limbahnya ke laut karena dianggap lebih murah dan praktis. Padahal hal itu dapat merusak terumbu karang dan biota laut karena mengandung bahan kimia berbahaya dan sampah yang mencemari lingkungan laut.

d.   Pencemaran tanah

Pencemaran tanah terjadi akibat tumpahan limbah industri yang berbahaya dan sampah rumah tangga. Hal ini menyebabkan pengotoran tanah sehingga daya dukung lahan pun ikut menurun. Selain itu tanaman pertanian menjadi sulit untuk tumbuh. 

e.    Gas buang kendaraan bermotor

Asap kendaraan bermotor mengandung karbon monoksida dan nitrogen oksida yang menyebabkan polusi udara. Gas buang ini berkontribusi tinggi pada pemanasan global yang berdampak pada cuaca ekstrem dan perubahan iklim bumi.

f.     Penggunaan bahan perusak ozon

Bahan-bahan seperti CFC dan HCFC yang digunakan dalam AC, lemari es, dan kaleng semprot ternyata dapat merusak lapisan ozon. Menipisnya lapisan ozon menyebabkan sinar UV semakin tinggi mencapai bumi dan berbahaya bagi makhluk hidup.

g.   Pemanasan global

Pemanasan global terjadi karena meningkatnya emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia. Hal ini menyebabkan suhu bumi semakin meningkat dari tahun ke tahun yang dampaknya bisa sangat buruk bagi kehidupan.

Pemanasan global akibat menipisnya lapisan ozon

2.                      Langkah-langkah melestarikan ligkungan alam

a.   Tidak Membuang Sampah Sembarangan 

Sahabat IPS! membuang sampah sembarangan akan mengakibatkan kerusakan lingkungan. Sampah yang berserakan akan merusakan pemandangan lingkungan. Sampah menyebabkan timbulnya pencemaran tanah. Perhatikan lingkungan sekolah kalian. Apakah ada sampah di mana-mana? Jika ada pungutlah dan letakan pada tempat sampah yang telah disediakan.


b.    Tidak Membakar Sampah

Sahabat IPS! Pernahkan kalian membakar sampah? Sebenarnya membakar sampah merupakan aktivitas yang tidak disarankan. Kok bisa! Membakar sampah dapat melepaskan gas-gas yang menyebabkan kerusakan lapisan ozon. 


Lapisan ozon berfungsi mengatur jumlah atau porsi sinar ultraviolet yang masuk ke permukaan Bumi, melindungi Bumi agar sinar ultraviolet tersebut tidak langsung mengenai permukaan Bumi, menyerap sinar ultraviolet, menjaga suhu di Bumi agar tetap stabil, melindungi permukaan Bumi dari benda- benda langit yang jatuh.

 

c.     Menghemat Energi 

Untuk menjaga kebersihan lingkungan salah satu cara dengan menghemat penggunaan energi. Salah satu bentuk menghemat penggunaan energi adalah dengan mengurangi penggunaan BBM. Asap kendaraan bermotor dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara. Manusia membutuhkan udara bersih untuk melangsungkan hidupnya. Sahabat IPS! berjalan kakilah jika bepergian ketempat yang dekat.


d.    Menggunakan Produk Daur Ulang 

Menggunakan produk daur ulang dapat menjadi langkah yang membantu mengurangi sampah. Sahabat IPS! dapat mencoba membuat produk daur ulang dari sampah rumah tangga misalnya memanfaatkan kardus bekas menjadi wadah tempat penyimpanan. Saat ini Sobat SMP dengan cukup mudah bisa membeli produk-produk hasil daur ulang di pasaran. 

 

e.     Menanam Pohon

Sahabat IPS! disekitar kita sudah banyak hutan yang sudah rusak. Sebagian besar kerusakan hutan disebabkan oleh ulah manusia. Banyak hutan di babat dan dijadikan lahan pertanian. Kerusakan hutan menyebabkan debit air disekeliling kita berkurang. Tanamlah pohon dan jangan menebang pohon yang ada disekitar sumber mata air. Suhu udara dari tahun ketahun semakin panas. Tanamlah bibit pohon pada hutan yang telah rusak. Tanamlah beberapa pohon disekitar rumahmu. Kelak suhu udara disekitar rumahmu pasti sejuk.

 

f.       Mengurangi Sampah

Sahabat IPS! perhatikan sekeliling lingkungan rumah dan sekolah Kalian! pasti banyak sampah kan! pungutlah sampah-sampah itu. Kurangi penggunaan sampah plastik. Siapkan kantong dari rumah jika ingin pergi belanja di toko. Gunakan kantung dari kain untuk menyimpan barang belanja kalian.


Sahabat IPS! langkah apa saja yang sudah Kalian lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan? Jangan lupa juga untuk mengajak keluarga atau teman terdekat agar ikut melestarikan lingkungan, ya. Karena dengan melestarikan lingkungan, artinya kita turut  menjaga masa depan bumi. 


Daftar Pustaka:

Selasa, 06 Februari 2024

PEMANFAATAN KONDISI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL DAN KEGIATAN MANUSIA

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta Didik mampu menganalisis hubungan antara kondisi geografis daerah dengan karakteristik masyarakat serta memahami potensi sumber daya alam serta kaitannya dengan mitigasi kebencanaan.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didi dapat memahami hubungan antara kondisi geografis daerah dengan karakteristik masyarakat.

 

RUANG LINGKUP MATERI

Hubungan antara kondisi geografis daerah dengan karakteristik masyarakat.

 

MATERI ESENSIAL

Pemanfaatan kondisi lingkungan tempat tinggal dan kegiatan manusia.

 

Bentuk muka bumi

Sahabat IPS! Tahukan kalian bahwa bentuk permukaan bumi tidak sama antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. Bentuk muka bumi ada gunung, lembah, dataran tinggi, perbukitan, dataran rendah, sungai, danau, laut, dan lain sebagainya.

Diantara bentuk muka bumi di atas, bentuk muka bumi apa yang kalian pernah lihat? Dan kegiatan apa yang dilakukan oleh masyarakat disana? Mengapa bentuk muka bumi berbeda-beda atau tidak sama?

Lingkungan tempat tinggal adalah suatu daerah yang dijadikan sebagai tempat pemungkiman dan tempat dimana seseorang berinteraksi dengan sesamanya. Kondisi lingkungan tempat tinggal kita tidaklah sama. Ada yang tempat tinggalnya di pesisir pantai, dataran rendah, dan ada yang tinggal di dataran tinggi.

Lingkungan tempat tinggal kita sangat berpengaruh terhadap upaya pemenuhan kebutuhan kita sehari-hari. Cara pemanfaatan lingkungan pun berbeda-beda ada yang dengan cara mengolah tanah untuk ditanami tanaman dan ada yang melaut untuk menangkap ikan.

 Secara umum kondisi lingkungan tempat tinggal kita terdiri dari:

1.      Gunung

Gunung adalah bentuk permukaan bumi yang menjulang tinggi dibandingkan dengan daerah disekitarnya. Pemanfaatan daerah gunung untuk kegiatan manusia sangat tergantung dari kebiasaan masyarakat sekitarnya.


Manfaat daerah gunung adalah

a.     Sebagai Tempat Tinggal dan Ketersedian Pangan atau Bahan Makanan

Ada banyak jenis makanan yang kita makan sehari-hari berasal dari daerah pegunungan. Jenis makanan tersebut terdiri dari jagung, kentang, shorgum, tomat, dan buah-buahan. Ada banyak makanan yang bernilai tinggi yang dihasilkan oleh masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan seperti kopi, kakao, madu, rempah-rempah.


Bunga Cengkeh

b.    Gunung Menyediakan Air Bersih

Gunung menjadi penyedia air bersih bagi warga disekitarnya. Air dari pegunungan mengandung banyak mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia terutama untuk menjaga kesehatan tulang dan jantung serta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Air terjun Pangka Dari di kecamatan Cibal Barat


Air mineral berasal air hujan yang turun dan meresap kedalam lapisan tanah di daerah pegunungan. Air hujan yang telah meresap tersebut muncul kembali ke permukaan tanah disekitar area gunung dan digunakan olah masyarakat sekitar sebagai sumber air bersih yang kandungan mineralnya tinggi.

 

c.     Gunung Menjaga Keanekaragaman Hayati

Gunung merupakan tempat hidup atau rumah bagi banyak hewan dan tumbuhan. Hewan dan tumbuhan tersebut dikelompokkan kedalam flora dan fauna. Flora merupakan dunia tumbuh-tumbuhan. Sedangkan fauna adalah dunia hewan.


Hutan pusat keragaman hayati


d.    Gunung untuk Tempat Pariwisata

Gunung memiliki pesona alam yang sangat indah sehingga banyak orang yang suka pergi berwisata ke gunung demi menikmati keindahan alamnya. Gunung yang sering dikunjungi para wisatawan di pulau Flores adalah Gunung Poco Likang, Gunung Ranaka, di Kabupaten Manggarai Gunung Inerie di Kabupaen Ngada, Gunung Mbeling di Manggarai Barat.


Gunung tempat pariwisata

2.      Lembah

Lembah adalah dataran yang lebih rendah dari daratan dan umumnya berada di kaki gunung. Lembah terbentuk karena proses geologis salah satunya adalah proses pengikisan tanah oleh angin dan air yang berlangsung sangat lama. Di Indonesia ada banyak lembah, beberapa lembah yang sangat terkenal adalah Lembah Ramma di kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Lembah Colol di kabupaten Manggarai Timur yang banyak menghasilkan kopi Colol.

Sawah lodok atau sawah berbetuk jaring laba-laba di Cancar


3.      Dataran Tinggi

Dataran tinggi merupakan dataran yang terletak pada ketinggian 200-700 mdpl. Dataran tinggi terbentuk dari hasil erosi dan sedimentasi. Dataran tinggi identik dengan suhu udara yang dingin. Pemanfaatan dataran tinggi oleh penduduk dilakukan dengan cara pertanian terasering yang mirip seperti tangga dengan tujuan menhan laju erosi tanah.


Dataran tinggi

Pada masyarakat Manggarai, pemanfaatan dataran tinggi untuk menunjang kehidupan dilakukan dengan cara membuat sawah bertingkat dilereng bukit. Selain itu juga ditanami tanaman jangka pendek seperti kedelai, kacang hijau, kacang tanah. Sedangkan tanaman jangka panjang yang biasa ditanam di dataran tinggi oleh masyarakat manggarai adalah pohon jati, pohon mahoni, kopi, cengkeh, kakao, kemiri, dan lain-lain.


Kota Ruteng  berada di dataran tinggi

Dataran tinggi yang terkenal di Indonesia dalah dataran tinggi Dieng, dataran tinggi Bromo, dataran tinggi Goya, dan lain-lain. Sedangkan dataran tinggi yang ada di Manggarai adalah dataran tinngi Mbeling di Manggarai Barat, dataran tinggi Colol di kabupaten Manggarai Timur.


Kopi Colol


Sahabat IPS! Tahukan kalian bahwa Kabupaten Manggarai merupakan daerah dataran tinggi yang didominasi oleh bentuk permukaan daratan yang bergelombang dengan kemiringan lahan yang bervariasi.


4.      Perbukitan

Perbukitan adalah rangkaian bukit yang berjajar cukup luas disuatu daerah. Bukit sebagai bentuk wujud alam yang memiliki permukaan tanah lebih tinggi dibandingkan permukaan tanah disekililingnya namun dengan ketinggian relatif rendah jika dibandingkan dengan gunug.


Perbukitan


Bukit dapat dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi masyarakat disekitarnya yakni: pertanian, perkebunan, peternakan dan budidaya komoditas lainnya. Selain itu daerah perbukitan bisa dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata.


Sawah bertingkat di perbukitan


5.      Dataran Rendah

Dataran rendah adalah suatu hamparan tanah lapang yang luas dengan tingkat ketinggian yang di ukur dari permukaan laut adalah relatif rendah yaitu tidak lebih dari 200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah dikenal juga dengan sebutan aluvial.


Sawah di dataran rendah


Dataran rendah bagi masyarakat Indonesia sering dijadikan sebagai tempat tinggal atau pemukiman penduduk. Hal ini dikarenakan suhu udara di dataran rendah berkisar antara 23-28 derajad celcius, sehingga tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin bagi tubuh manusia.

Selain sebagai tempat tinggal dataran rendah juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat persawahan, tempat industri, pertanian, perkebunan dan peternakan.

 

6.      Sungai

Sungai adalah aliran air di permukaan tanah dan berbentuk memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Arah aliran sungai sesuai dengan sifat air mulai dari tempat yang tinggi ke tempat rendah. Sungai bermula dari gunung atau dataran tinggi menuju ke danau atau lautan.


Sungai digunakan sebagai irigasi untuk lahan pertanian


Sungai dapat dimanfaatkan sebagai irigasi untuk persawahan, sebagai sumber air minum. Sungai juga dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata bahkan bisa dimanfaatkan sebagai arus lalu lintas sungai untuk menghubungkan wilayah hulu dan hilir serta pesisir kiri dan kanan sungai.

 

7.      Danau

Danau adalah suatu wilayah yang berbentuk cekungan besar di permukaan bumi yang terisi oleh air, dan dikelilingi oleh daratan. Sumber air di dalam danau berasal dari mata air bawah tanah, air sungai, dan air hujan.


Danau Rana Mese di Manggarai Timur


Ada dua jenis danau yaitu danau alami dan danau buatan (waduk). danai alami terbentuk karena proses vulkanis, sedangkan danau buatan (waduk) dibuat dengan tujuan untuk mengairi lahan pertanian, pembangkit listrik tenaga air, perikanan darat, pengendali banjir dan erosi, serta smenjadi obyek wisata.


Danau Kelimutu

Manfaat danau banyak sekali. Contohnya:

1.   Untuk irigasi pengairan sawah, ternak, serta kebun

2.   Sebagai obyek pariwisata yang dapat meningkatkan ekonomi

3.   Penggerak PLTA atau pembangkit listrik tenaga air

4.   Tempat usaha perikanan darat

5.   Sumber penyediaan air bagi makhluk hidup 

6.   Sebagai pengendali banjir dan erosi

7. Dapat djadikan sebagai sarana olahraga air, seperti dayung, perahu boat, memancing, dan lain-lain.

 

8.      Laut

Laut adalah wilayah perairan asin yang luas dan mengelilingi sebagian besar daratan Bumi. Laut membentang di antara benua dan memiliki kedalaman bervariasi, mulai dari beberapa meter hingga ribuan meter.


Laut sumber kehidupan


Laut merupakan sumber kehidupan di bumi,jantung dunia, tempat kehidupan bermula dan terus berkembang. Laut memberikan oksigen, makanan, dan sumber daya lainnya yang sangat penting bagi makhluk hidup.


Pantai Pink Labuan Bajo


Laut memiliki berbagai manfaat yang sangat penting bagi manusia dan lingkungan. Beberapa manfaat utama dari laut termasuk: Sumber Makanan tama bagi manusia, laut sebagai transportasi utama untuk menyalurkan barang dan jasa yang kita gunakan sehari-hari. Laut dapat digunakan sebagai tempat pariwisata karena memiliki ekosisten yang idah seperti terumbu karang, pantai berpasir putih atau pink. Laut sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan tenaga listrik bagi masyarakat. Laut sebagai pengatur iklim, dan sumber bahan kimia dan obat-obatan.



Sumber:

https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Kabupaten_Manggarai

https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Dataran_rendah

https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Sungai

https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Manggarai

https://www.kompas.com/skola/read/2023/04/04/200000169/danau--pengertian-jenis-dan-manfaatnya-

https://kumparan.com/pengertian-dan-istilah/pengertian-laut-manfaat-dan-contohnya-di-indonesia-21M0yu4xnnN/full/gallery/4 

Materi Kelas 7

MEMAHAMI LEMBAGA SOSIAL

  Materi IPS Kelas 8   PROSES TERBENTUKNYA LEMBAGA SOSIAL (IKTP 1) Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial, sebab t...