Jumat, 24 April 2026

MEMAHAMI UPAYA MITIGASI BENCANA UNTUK MENUNJANG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DALAM KONTEKS LOKAL, REGIONAL, DAN GLOBAL.

 

 MATERI IPS KELAS 7

Mitigasi bencana adalah upaya untuk mengurangi risiko dan dampak dari bencana alam. SDGs dan mitigasi bencana sangat penting karena membantu kita membangun masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Mitigasi perubahan iklim adalah semua upaya yang dilakukan untuk mengurangi atau mencegah dampak buruk dari perubahan iklim, terutama yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil, penebangan hutan, dan limbah industri

Mitigasi bersifat pencegahan, sedangkan adaptasi bersifat penyesuaian.

Bentuk-Bentuk Mitigasi Bencana Perubahan Iklim (IKTP 2)

1.  Mengurangi gas rumah kaca.

Fokus utama mitigasi adalah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Bajan bakar fosil tersebut melepaskan gas CO2 saat digunakan.

a.   Menggunakan kendaraan umum, sepeda, atau berjalan kaki saat bepergian

b.   Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi

c.   Beralih ke energi terbarukan seperti tenaga surya, kincir angin, dan tenaga air

d. Menggunakan perangkat elektronik yang hemat daya dan mematikan lampu saat tidak digunakan.

2.  Pelestarian hutan dan penanaman pohon.

Hutan berperan menyerap gas karbon dioksida (CO2) dan menghasilkan gas oksigen (O2) untuk pernapasan manusia.

a.   Reboisasi: penanaman kembali hutan yang telah gundul

b.   Afiliasi: penanaman hutan baru pada lahan yang sebelumnya bukan hutan

c.   Penghentian deforestasi: melindungi hutan yang masih ada dari penggundulan liar

d.   Penghijauan di lingkungan rumah dan sekolah

3.  Pengolahan limbah dan sampah.

Sampah yang menumpuk akan menghasilkan gas metana (CH4), yang jauh lebih berbahaya bagi atmosfer dibandingkan (CO2).

a.    Prinsip 3R: Reduce (mengurangi), Reuse (gunakan kembali), dan Recycle (daur ulang)

b.    Pengomposan: mengolah sampah organik menjadi pupuk

4.  Menghemat energi

a.    Mematikan listrik saat tidak digunakan

b.    Menggunakan lampu hemat energi (LED)

c.     Mengurangi penggunaan energi berdaya besar seperti kulkas, megicom, dan AC.

Urutan Upaya Mitigasi Bencana Akibat Perubahan Iklim (IKTP 3)

1.Pahami Masalah (Edukasi): mencari tahu penyebab perubahan iklim agar tahu cara menghadapinya.

2.Tanam Pohon (Penghijauan): menanam pohon untuk menyerap gas penyebab polusi dan mendinginkan suhu bumi.

3.  Kelola Sampah (3R): mengurangi, memakai kembali, dan mendaur ulang sampah agar tidak menyumbat saluran air.

4.  Hemat Energi: mematikan listrik dan air jika tidak digunakan untuk mengurangi polusi udara.

5. Siapkan Resapan Air: membuat lubang biopori atau sumur resapan agar tidak terjadi banjir saat hujan deras.

6.  Latihan Kebencanaan (Simulasi): rutin berlatih cara menyelamatkan diri jika bencana terjadi tiba-tiba

 

Contoh Aksi Mitigasi Perubahan Iklim (IKTP 4)

1. Lingkup Individu (Diri Sendiri)

Aksi yang bisa dilakukan oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari:

a.   Membawa botol minum sendiri untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.

b.   Mematikan lampu dan alat elektronik saat selesai digunakan untuk menghemat energi.

c. Menghabiskan makanan agar tidak menjadi sampah organik yang menghasilkan gas metana.

2. Lingkup Sekolah

Aksi yang dilakukan bersama teman-teman dan guru di lingkungan sekolah:

a.   Membuat kebun sekolah atau menanam pohon di area taman sekolah.

b.   Melakukan piket kebersihan dan pemilahan sampah (plastik, kertas, dan organik) di kelas.

c.   Membuat lubang biopori di halaman sekolah untuk membantu penyerapan air hujan.

3. Lingkup Masyarakat

Aksi yang dilakukan bersama tetangga atau warga di lingkungan tempat tinggal:

a.   Kerja bakti membersihkan saluran air agar tidak tersumbat dan menyebabkan banjir.

b.   Membangun Bank Sampah untuk mengelola limbah rumah tangga secara kolektif.

c.   Gerakan menanam sejuta pohon atau pembuatan taman kota di lahan kosong.

 

SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan terdiri dari 17 tujuan utama. Agenda global ini memiliki 169 target yang disepakati oleh PBB untuk dicapai pada tahun 2030, bertujuan mengakhiri kemiskinan, mengurangi ketimpangan, dan melindungi lingkungan. 

 Berikut adalah ke-17 tujuan SDGs tersebut: (IKTP 5)

1.      Tanpa Kemiskinan: Menghapus kemiskinan di mana pun.

2.      Tanpa Kelaparan: Mengakhiri kelaparan dan mencapai ketahanan pangan.

3.      Kehidupan Sehat dan Sejahtera: Menjamin kehidupan sehat.

4.      Pendidikan Berkualitas: Menjamin pendidikan inklusif dan merata.

5.      Kesetaraan Gender: Mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan.

6.      Air Bersih dan Sanitasi Layak: Menjamin akses air bersih.

7.      Energi Bersih dan Terjangkau: Akses energi terbarukan.

8.      Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Pertumbuhan ekonomi inklusif.

9.      Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: Membangun infrastruktur tangguh.

10.   Berkurangnya Kesenjangan: Mengurangi ketimpangan.

11.   Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan: Kota aman dan inklusif.

12.   Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab: Konsumsi berkelanjutan.

13.   Penanganan Perubahan Iklim: Bertindak cepat mengatasi iklim.

14.   Ekosistem Laut: Melestarikan laut dan samudera.

15.   Ekosistem Daratan: Mengelola hutan dan keanekaragaman hayati.

16.   Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh: Masyarakat damai.

17.   Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: Kemitraan global

 

Hubungan Upaya Mitigasi Terhadap Perubahan Iklim Dengan SDGs (IKTP 6)

Aksi Mitigasi (Sebab)

Hubungan Langsung

Hasil di SDGs (Akibat

Hemat Energi

Mengurangi polusi asap

Dunia dapat Energi Bersih (SDG 7) & Suhu bumi stabil (SDG 13).

Menanam Pohon

Menyerap racun CO2​

Alam jadi Sehat (SDG 15) & Udara segar untuk manusia (SDG 13).

Kelola Sampah

Saluran air lancar

Kota Aman dari Banjir (SDG 11) & Lingkungan bersih (SDG 12).

 

Kesimpulan Mitigasi terhadap SDG 11 (Kota & Pemukiman) (IKTP 7)

a.  Upaya Mitigasi: Membuat ruang terbuka hijau dan memperbaiki saluran air/biopori di kota.

b.  Kesimpulan: Mitigasi membuat kota aman dari bencana. Jika kita rajin membersihkan selokan dan menanam pohon di kota, maka saat cuaca ekstrem (hujan lebat), kota tidak akan banjir.

c.   Hasil: Kota menjadi tempat tinggal yang nyaman dan berkelanjutan bagi penduduknya.

Kesimpulan Mitigasi terhadap SDG 13 (Penanganan Iklim) (IKTP 8)

a.  Upaya Mitigasi: Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menghemat listrik.

b. Kesimpulan: Mitigasi adalah rem untuk pemanasan global. Dengan mengurangi asap dan polusi, kita sedang berusaha menghentikan kenaikan suhu bumi.

c.   Hasil: Dampak buruk perubahan iklim (seperti kekeringan atau badai) bisa berkurang.

Kesimpulan Mitigasi terhadap SDG 15 (Ekosistem Darat) (IKTP 9)

a.  Upaya Mitigasi: Melakukan reboisasi (menanam hutan kembali) dan tidak membuang sampah plastik ke tanah.

b.  Kesimpulan: Mitigasi adalah cara melindungi rumah makhluk hidup. Hutan yang terjaga akan menyerap karbon sekaligus menjadi tempat tinggal hewan.

c.   Hasil: Tanah tetap subur, hewan tidak punah, dan ekosistem darat tetap lestari.

Mitigasi bencana adalah kunci keselamatan. Tanpa mitigasi, kota kita hancur (SDG 11), iklim makin panas (SDG 13), dan hutan kita gundul (SDG 15). Jadi, melakukan mitigasi berarti kita sedang menjamin masa depan dunia.

 

Daftar Pustaka

1.Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

2.Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

3.Nusa, I. M. (2026). Memahami Upaya Mitigasi Bencana untuk Menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Konteks Lokal, Regional, dan Global. (Modul Ajar SMP).

4.Pusat Komunikasi Publik Universitas Airlangga. (2023). Kenali 17 Tujuan SDGs dan Penjelasannya. Diakses dari https://unair.ac.id/kenali-17-tujuan-sdgs-dan-penjelasannya.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan Anda!

Materi Kelas 7

LKPD IPS KELAS 8: TANGGAP DARURAT BENCANA GEMPA

  A.    PEMAHAMAN KONSEP MATERI     1. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan (Studi Kasus Gempa Manggarai) Kebutuhan manusia ...